Claim Missing Document
Check
Articles

Meta Analisis Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Student Team Achievement Divisions terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Sekolah Dasar Kristiani, Kezia Febri; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1328

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran model Cooperative Learning tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) dapat diterapkan terhadap siswa dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan mengetahui pengaruh model pembelajaran terseut terhadap hasil belajar kemampuan kognitif siswa. Pada penelitian ini menggunakan metode Meta Analisis. Dengan pedoman data secara kuantitatif. penelitian ini menggunakan perhitungan dengan teknik analisis besaran pengaruh (effect size). Sampel yang diambil adalah 21 artikel publikasi ilmiah tentang pembelajaran Cooperative Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa sekolah dasar. Sedangkan hasil penelitian dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) berpengaruh sangat besar dalam meningkatkan hasil belajar siswa kognitif siswa sekolah dasar. Hal ini dapat dilihat bahwa model pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar kognitif di sekolah dasar. Terdapat peningkatan hasil belajar dengan rata-rata sebesar 34,52% mulai dari peningkatan terendah 7,13 % sampai yang tertinggi 42,80 %. sehingga bisa dikatakan dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD (Student Team Schievement Divisions) berpengaruh sangat besar dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa sekolah dasar
Pengembangan Flashcard untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan pada Siswa Kelas I Mata Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Alvita, Alvita; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flashcard dengan tema “Parts of My body” untuk mengenalkan kosa kata bahasa inggris pada siswa kelas 1 SD untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan pada pembalajaran bahasa Inggris. materi Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Uji validasi draf produk merupakan rubrik penilaian yang diberikan oleh 3 ahli materi dan media. Hasil validasi ahli materi pertama memperoleh skor 75% tergolong dalam kategori “Tinggi”. Hasil validasi ahli materi kedua memperoleh skor 84% dan ahli materi ketiga memperoleh skor 91% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil validasi ahli media pertama memperoleh skor 80% dengan kategori “Tinggi”. Hasil validasi ahli media kedua 94%, ahli media ketiga 100% yang tergolong dengan kategori “Sangat Tinggi
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning dan Problem Solving terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Sekolah Dasar Santoso, Farhan Aldino; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2715

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran Discovery Learning dan Problem Solving terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD . Penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi Eksperimental Research.  Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N 3 Pulokulon dan SD N 5 Pulokulon Berdasarkan hasil analisis pre-test dan posttest menunjukkan  bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada menjadi lebih baik dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning  pada saat pembelajaran berlangsung dibandingkan dengan nilai pretest yang tidak disertai dengan pemberian treatment, didapatkan nilai rata-rata posttest sebesar  89,50 sedangkan pada model Problem Solving didapatkan nilai rata-rata sebesar 82,44 Dengan demikian telah terbukti bahwa model pembelajaran Discovery Learning  efektif untuk meningkatkan  hasil belajar IPA siswa kelas V SD. 
Pengembangan Video Klip Lagu Materi Sistem Pernapasan Manusia untuk Siswa Sekolah Dasar Kusuma, Prajna Angger; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3899

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran video klip lagu untuk siswa sekolah dasar kelas V (lima) dan untuk mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Hasil studi pendahuluan, media yang digunakan guru dalam pembelajaran kurang bervariasi sehingga siswa menjadi tidak aktif dan proses belajar tidak maksimal. Peneliti bermaksud mengembangkan media video klip lagu materi sistem pernapasan manusia untuk siswa sekolah dasar. Media yang dikembangkan menggunakan model ADDIE meliputi Analysis, Design, Develop, Implement and Evaluate. Hasil uji ahli diperoleh sebagai berikut: 1) Presentase yang diperoleh dari uji validasi ahli media sebesar 86% dengan kriteria penilaian masuk pada kategori “Sangat Tinggi”, 2) Presentase yang diperoleh dari uji validasi ahli materi sebesar 93,33% dengan kriteria penilaian masuk pada kategori “Sangat Tinggi”. Berdasarkan hasil uji validasi ahli media dan ahli materi dapat disimpulkan bahwa media video klip lagu materi sistem pernapasan manusia untuk siswa sekolah dasar layak digunakan untuk menunjang pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Rahmawati, Shintya; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6332

Abstract

Mata pelajaran IPA umumnya sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan menerapkan ilmu pengetahuan alam dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas produk untuk melakukan Penelitian Eksperimen media interaktif berbasis power point pada mata pelajaran IPA tentang siklus air pada siswa kelas V terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis siswa kelas V SD Negeri 1 Katong. Penelitian ini menggunakan penelitian Eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan Eksperimen metode kuantitatif untuk merangkum, mereview, dan menganalisis beberapa penelitian yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD kelas V. Hasil analisis statistik dari penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran efek yang ditemukan adalah sebesar 0,7, yang merupakan ukuran efek yang sedang. H0 yang menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan antara penggunaan model problem based learning dan Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dalam mata pelajaran IPA kelas V SD tidak terbukti. Ha yang menyatakan terdapat perbedaan antara penggunaan model problem based learning dan Project Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dalam mata pelajaran IPA kelas V SD terbukti. Hasil uji hipotesis setelah perlakuan menunjukkan nilai yang signifikan sehingga Ha diterima.
Efektivitas Model Problem Based Learning dan Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran IPAS Susanto, Florentinus Susanto; Airlanda, Gamaliel Septian
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6353

Abstract

Pada saat ini Pendidikan di Indonesia menerapkan kurikulum Merdeka dimana dalam penerapannya membebaskan para pendidik dan peserta didik melaksanakan proses pembelajaran yang mampu meningkatkan pemikiran kritis peserta didik. Meskipun demikian masih banyak peserta didik yang belum mampu berpikir kritis dalam pembelajaran IPAS karena pembelajaran tersebut baru diterapkan pada kurikulum Merdeka saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivitas model Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di sekolah dasar pada mata pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pada kelas kontrol sebesar 91,07 dan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 87,50. Dan dengan hasil uji Independent Sample T-tes dan uji hipotesis setelah perlakuan dengan nilai Sig (2-tailed) adalah 0,059 pada kelas eksperimen dan 0,60 pada kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Solving lebih efektif daripada model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas IV SD.
Peningkatan Hasil Belajar Kognitif pada Pembelajaran IPAS dengan Model Discovery Learning Melalui Media Solar di Sekolah Dasar Nugroho, Imam Wahyu; Airlanda, Gamaliel Septian; Rochman, Abdi; Hasyim, Hastiningsih Moch
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8625

Abstract

Masalah dalam penelitian ialah hasil belajar kognitif mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial materi tata surya rendah dan belum mencapai KKM, selain itu pembelajaran berpusat pada guru dan kurang memanfaatkan media pembelajaran. Tujuan dari penelitian adalah menerapkan model discovery learning melalui media SolAR untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VI. Metode penelitian mengguanakan Penelitian Tindakan Kelas, serta menggunakan teknik tes dengan instrumen soal pilihan ganda dan non tes dengan instrumen observasi serta angket. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VI sejumlah 7 anak. Hasil dari penelitian ialah peningkatan rata rata hasil belajar peserta didik dari pra siklus - siklus 2 mulai dari 67,1 menjadi 71,1 dan terakhir menjadi 86,4, perolehan tersebut sudah melebihi KKM sekolah yaitu 75. Sedangkan rata rata presentase ketuntasan dari pra siklus - siklus 2 sebesar 71%. Kesimpulan penelitian adalah model discovery learning dan media SolAR pada peserta didik kelas VI SDN Pulutan 2 Kota Salatiga efektif meningkatkan hasil belajar kognitifnya
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI DENGAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V Ambar Indraswari; Gamaliel Septian Airlanda
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.4327

Abstract

The purpose of this study is to improve students’ collaboration skills on the material comparing two dimentional shape (triangle and quadrilateral) using the learning model Team Games Tournament (TGT). The low skills of student collaboration skills marked when they are discussing or working in a group, they tend to do their own duties without discussing with its group members. The subject in this study were the students of grade V of SDN Bugel 02. This study was a study of classroom actions carried out in two cycles, namely the I cycle and the II cycle, each cycle consists of planning, actions, observations, and reflection. The study instruments used are observation and documentation’s sheet. Data analysis techniques using qualitative and quantitative descriptive data analysis. Qualitative and quantitative descriptions in this study were used to describe the increase in the results of student collaboration skills. The results showed an initial 61% increase in the cycle I and improve to 85% in the cycle II. This enchancement occurred because the TGT model encouraged students to be more active during learning activity, so that their collaboration skills increased. And it can be concluded that the use of cooperative learning models TGT manages to improve collaboration skills.
Peningkatan Karakter Gotong Royong Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Pada Pembelajaran IPAS SD Asrian; Gamaliel Septian Airlanda
JANACITTA Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jnctt.v6i2.2596

Abstract

Abstract This research was conducted with the aim of improving students' mutual cooperation character through the implementation of the teams games tournament (TGT) learning model in Class V science and science learning at SDN Tegalrejo 04 Salatiga. This research is classroom action research (PTK) which consists of two action cycles with the Kemmis & McTaggart spiral model cycle, where each cycle has 4 stages, namely planning, implementation, observation and reflection, with the implementation and observation stages carried out simultaneously. Researchers collected quantitative and qualitative data using non-test data collection techniques through observation, questionnaires and documentation. Data analysis was carried out using comparative descriptive analysis which was carried out by comparing pre-cycle, cycle I and cycle II data. Researchers set a success indicator of 75% of students completing with a KKTP >70. The results of the research show that the teams games tournament learning model has been proven to be able to improve the mutual cooperation character of students in science learning, where it is shown that in the pre-cycle the students' mutual cooperation character was only 39% which then increased to 67% in the first cycle and experienced increased again in cycle II to 78%. This research has been said to be successful because the percentage of students' character completion has reached a success indicator of 75% of the total number of students in class V with a KTTP >70. Based on these results, research using the teams games tournament learning model can improve the mutual cooperation character of students.   Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan karakter gotong royong peserta didik melalui implementasi model pembelajaran teams games tournament (TGT) pada pembelajaran IPAS Kelas V SDN Tegalrejo 04 Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus tindakan dengan siklus spiral model Kemmis & McTaggart, dimana setiap siklus mempunyai 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dengan tahap pelaksanaan dan pengamatan dilakukan secara bersamaan. Peneliti mengumpulkan data kuantitatif dan kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data non tes melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yang dilakukan dengan membandingkan data pra siklus, siklus I dan siklus II. Peneliti menetapkan indikator keberhasilan 75% peserta didik tuntas dengan KKTP >70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran teams games tournament  telah terbukti dapat meningkatkan karakter gotong royong peserta didik pada pembelajaran IPAS, dimana hal tersebut ditunjukkan bahwa pada pra siklus karakter gotong royong peserta didik hanya sebesar 39% yang kemudian meningkat menjadi 67% pada siklus I dan mengalami peningkatan lagi di siklus II sehingga menjadi 78%. Penelitian ini telah dikatakan berhasil karena persentase ketuntasan karakter peserta didik telah mencapai indikator keberhasilan sebesar 75% dari jumlah keseluruhan peserta didik di kelas V dengan KTTP >70. Berdasarkan hasil tersebut maka penelitian dengan model pembelajaran teams games tournament dapat meningkatkan karakter gotong royong peserta didik peserta didik.
Analysis of the Suitability of Implementing Project Based Learning for Elementary School Teacher in Salatiga Septian Airlanda, Gamaliel; Yari Dwikurnaningsih; Agustina Tyas Asri Hardini
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 15 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2025.v15.i1.p68-75

Abstract

Project Based Learning (PjBL) has been successfully identified as an effective learning model in the 21st century. This model has become popular among elementary school teachers. However, there are doubts about the suitability of implementing learning activities using PjBL. The ideal PjBL standard becomes too high for elementary school students. Therefore, the aim of this research is to do academic supervision steps that are able to prove these doubts. Quantitative descriptive is the type of research taken to obtain data. The research subjects were taken from four public and private schools in Salatiga City. Research data is divided into three components, therefore: the basic understanding of PjBL, suitability of model implementation, and self-reflection after implementation. It was concluded that the implementation of learning using the PjBL model by elementary school teachers was not appropriate. The research results suggest follow-up action in the form of action research to improve the abilities of elementary school teachers.
Co-Authors Adiyatma, Yohanes Bhirowo Agustina Tyas Asri Hardini Agwianndini, Grace Aletha Gloria Latunussa Almahida Aureola Dywan Alvita Alvita Alvita, Alvita Ambar Indraswari Ambaryani Ambaryani Ananda Novita Riski Andri Wiyogo Ani Sri Susanti Asrian Cahyaningsih, Ratna Indah Cahyaningsih, Ratna Indah Choiriyah, Izma Nurul Choiriyah, Izma Nurul Christian Plenden, Di Ohanes Richi Christiani, Laurentia Cahyaning Cristian Aditya Tanwuijaya Damasus Fajar Nugroho Desy Fajar Priyayi Devina Inka Dewi Candra Wulansari Dewi, Intan Silvia Di Ohanes Richi Christian Plenden Dina Candra Anugrahwati Dina Rotua Valentina Banjarnahor Dwi Ajeng Febrina Dwi Yulianti Dyana Indri Hapsari Dyana Indri Hapsari Dywan, Almahida Aureola Efi Trianingrum Elisabeth Lanny Wijayaningsih Elvira Hoesein Radia Erika Ayu Anggraini Eunice Widyanti Setyaningtyas Faisal Miftakhul Islam Farhan Aldino Santoso Firosalia Kristin Fransiska Gadis Marcella Guntur Hendra Pamungkas Hardjono, Nyoto Hasyim, Hastiningsih Moch Hesti Jamiliyah Ikhwandari, Lely Afni Indri Anugraheni Intan Budiarti Ketut Gede Bendesa Kezia Febri Kristiani Krisma Widi Wardani Kristiani, Kezia Febri Kusuma, Prajna Angger Laksono, Tri Laras Erninda Saputro Lely Afni Ikhwandari Lestari, Yunita Retnani Mariska Lauterboom Marlinda Putri Maharani Martha Rumbarak Maulida Ilfin Muasaroh Mawardi Meike Paranna Melania Wahyu Novita Sari Mozes Kurniawan Muhammad Sholeh Novita Agnes Putrislia Nugroho, Alycia Novena Nugroho, Imam Wahyu Nyoto Hardjono Nyoto Harjono Nyoto Harjono, Nyoto Pamungkas, Guntur Hendra Pancaningrum, Dian Pandan Sari, Wuni Prajna Angger Kusuma Pramesthi, Dewi Widya Puji Anjaswari Puspitasari, Ripka Yuspin Putri Aryanti, Virli Dian Putri, Alfa Reza Silvia Putri, Febriana Sholikhah Putrislia, Novita Agnes Rahmawati, Shintya Ria Budi Astuti Ripka Yuspin Puspitasari Riski Tri Widyastuti Riski, Ananda Novita Risya Pramana Situmorang Rizki Sofyan Rizal Rochman, Abdi Rofiatun, Indah Rumbarak, Martha Safaah, Sekar Maula Santoso, Farhan Aldino Saputro, Laras Erninda Setyaningtyas, Eunice Widyati setyowati, wiwit tri setyowati, wiwit tri Sonia, Agata Elsa Suciati Sudarisman Susanto, Florentinus Susanto Susiani Susiani Talia, Nadia Terinathe, Jullienchy Irenne Thomas Andre Setiawan Tutut Rahmawati Tuzzahra, Lega Zulfi Fatma Wahyu Ferdiansyah Wahyudi Widyastuti, Riski Tri Wiyogo, Andri Yari Dwikurnaningsih Yusuf Darmawan