Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Publika

KUALITAS LAYANAN NASABAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DI BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) KANTOR CABANG PEMBANTU KETINTANG, SURABAYA Bella Nofita Ramadani; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas layanan perbankan menjadi aspek penting dalam membangun kepuasan dan loyalitas nasabah,khususnya mahasiswa yang memiliki karakteristik dan kebutuhan unik. Salah satu contoh kualitas layanannasabah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor CabangPembantu Ketintang, Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kualitaslayanan yang diberikan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Pembantu Ketintang kepadamahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptifdengan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Nurdin (2019), yaitu sarana pelayanan, keandalan,jaminan, harga, dan empati. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa UNESA,pihak manajemen bank, dan petugas layanan, serta didukung oleh observasi lapangan dan studidokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan BTN KCP Ketintang secara umumsudah cukup baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pada dimensi saranapelayanan, fasilitas dasar telah tersedia namun masih terdapat keterbatasan kapasitas ruang tunggu dankeandalan mesin ATM, terutama saat lonjakan pengunjung. Dimensi keandalan menunjukkan pelayananyang terstruktur sesuai SOP, namun ditemukan inkonsistensi prosedur dan informasi antar petugas.Dimensi jaminan telah terpenuhi dari segi keamanan institusional, namun profesionalitas petugas belumsepenuhnya konsisten. Dimensi harga dinilai terjangkau, namun transparansi informasi biaya masih perluditingkatkan. Dimensi empati menunjukkan sikap ramah petugas, namun belum konsisten terutama padakondisi pelayanan padat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan fasilitas inklusif,konsistensi prosedur, transparansi informasi, serta penguatan profesionalisme dan empati petugas untukmeningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
ANALISIS STRATEGI KEPEMIMPINAN WANITA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PRIMA UNTUK CIVITAS AKADEMIKA (Studi Kasus Fakultas Kedokteran UNESA) Muhaiyinatun Masturo; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan wanita dalam organisasi publik, khususnya di lingkungan perguruan tinggi, masih seringdipersepsikan melalui sudut pandang stereotip gender yang meragukan kapasitas perempuan dalammengelola birokrasi dan memberikan pelayanan prima. Padahal, dalam praktiknya, kepemimpinan wanitamemiliki karakteristik khas yang berpotensi mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis strategi kepemimpinan wanita dalam meningkatkan pelayanan prima bagi civitasakademika di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi pimpinan fakultas, dosen, tenagakependidikan, serta civitas akademika terkait. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisisSWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapan strategikepemimpinan wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita di Fakultas KedokteranUNESA memiliki kekuatan pada gaya kepemimpinan yang humanis, komunikatif, disiplin, kolaboratif,dan berorientasi pada pelayanan. Strategi kepemimpinan yang diterapkan mampu meningkatkan efektivitasbirokrasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif dan inklusif.Peluang yang ada berupa meningkatnya kesadaran kesetaraan gender dan dukungan institusi, sementaratantangan utama berasal dari beban peran ganda dan persepsi stereotip gender. Secara keseluruhan,penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepemimpinan wanita berperan signifikan dalammeningkatkan kualitas pelayanan prima bagi civitas akademika dan berkontribusi pada penguatan tatakelola fakultas secara berkelanjutan.