Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENINGKATAN MUTU BATA MERAH PRODUKSI INDUSTRI KECIL DAN RUMAH TANGGA DI DESA SABAH BALAU KECAMATAN TANJUNG BINTANG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Karami, Muhammad; Iswan, Iswan; Alami, Fikri; Irianti, Laksmi
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.32

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas produk bata merah yang dibuat oleh industri kecil dan rumah tangga di Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan, dengan cara mencampurkan bahan aditif dalam komposisi tertentu dengan tanah bahan baku bata merah. Metode pengabdian berupa partisipasi masyarakat dengan indikator kesertaan masyarakat dalam kegiatan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan pembinaan. Materi sosialisasi meliputi pengenalan dan manfaat bahan aditif untuk meningkatkan kualitas bata merah serta manfaat ekonomi bagi pengrajin. Selanjutnya, kegiatan pelatihan meliputi persiapan alat dan bahan, simulasi proses pencampuran bahan aditif, pemadatan dan pencetakan bata merah. Kemudian pendampingan kepada pengrajin bata merah selama enam bulan sampai pengrajin dapat melakukan proses pembuatan bata merah dengan baik dengan cara mengawasi proses, mengambil sampel untuk diuji untuk mengetahui kualitas.
Implementasi Sustainable Edible Landscaping Untuk Mitigasi Urban Heat Island. Pilot Project: Pemukiman Kebun Bibit, Kelurahan Hajimena, Lampung Selatan Khotimah, Siti Nurul; Istiyanti, Lita; Alami, Fikri; Martinus; Lisa, Diana; Fadillah, Ihsanuddin; Amelia, Ananda; Ristanti, Dina Endang; Wulandari, Qanita
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.154

Abstract

Urban Heat Island (UHI) is a phenomenon that causes the surface temperature of a city to be higher than the surrounding area due to changes in land cover. To overcome the negative impacts of UHI, especially in the Kebun Bibit Settlement, Hajimena Village, South Lampung, a Community Service program was implemented with the implementation of Sustainable Edible Landscape (SEL). This program consists of two main parts: education about UHI and SEL and implementation of SEL. Education is carried out using interactive media to increase public understanding of UHI and the benefits of SEL in mitigating it. Furthermore, the implementation of SEL involves land preparation, preparation of planting media, sowing seeds, and planting vegetables with the aim of mitigating UHI and increasing food security and the local economy. Evaluation was carried out with pre-tests and post-tests, showing a significant increase in public understanding of UHI and SEL. This activity is expected to improve environmental conditions and improve community welfare.
Bantuan Teknik Pembuatan Septik Tank Ferosemen Rumah Tinggal di Kelurahan Labuhan Ratu Khotimah, Siti Nurul; Alami, Fikri; Martinus
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v5i1.172

Abstract

Bandar Lampung City, Indonesia, still necessitates proper and safe sanitation infrastructure. Particularly, related to blackwater that is stored in the septic tank. A proper and safe septic tank must meet the requirement, preventing leakage and should be designed for periodic emptying. In this community services, the septic tank is designed to be emptied within 3 years. The septic tank infrastructure is designed using ferrocement. The consideration is the technology already common in the usage of water infrastructure as it is strong, leakage resistance, lightweighted and more affordable comparing to concrete. Based on the design, the ferrocement septic tank is designed by two compartment, with 2 meter length, 1 meter width and 1.95 meter in height.
Studi Numerik pada Balok Beton Bertulang dengan Perkuatan Hybrid Menggunakan GFRP (Glass Fiber Reinforced Polymer) dan Wiremesh Isneini, Mohd; Alami, Fikri; Surahman, Ridho
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i1.3

Abstract

Dalam pengujian eksperimental yang telah dilakukan, balok beton bertulang yang diberi perkuatan secara hybrid menggunakan GFRP dan wiremesh dengan kombinasi GFRP+wiremesh+wiremesh+GFRP (GWWG) dapat meningkatkan kapasitas beban maksimum yang dapat ditahan hingga mencapai 135%. Selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan software berbasis elemen hingga untuk melihat hasil berdasarkan kedua cara tersebut. Dimensi balok yang dimodelkan berukuran panjang 1,7 m, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm. Tebal GFRP yang digunakan adalah 1,33 mm/lapis sedangkan wiremesh adalah tipe kawat jala yang dilas berbentuk segi empat dengan diameter kawat sebesar 0,55 mm dan lebar bukaan 7 mm x 7 mm. Dengan mengandalkan geometri dan pembebanan yang simetris, balok hanya dimodelkan seperempat bagiannya saja. Persentase selisih hasil antara pemodelan dan eksperimental yang ditinjau di tengah bentang pada balok normal (BN) adalah 2,94% untuk lendutan, 17,30% untuk regangan serat atas dan 3,00% untuk regangan serat samping. Pola retak yang terjadi pada balok BN dalam pemodelan dan eksperimental menghasilkan pola retak yang sama yaitu retak lentur. Persentase selisih hasil antara pemodelan dan eksperimental yang ditijau di tengah bentang pada balok GWWG adalah 30,60% untuk lendutan, 17,42% untuk regangan serat atas dan 8,26% untuk regangan serat samping. Perkuatan yang diaplikasikan pada balok mengalami debonding sebelum regangan tekan beton mencapai regangan ultimitnya. Hal ini terjadi baik dalam pemodelan maupun eksperimental.
Analisis Numerik Perilaku Lentur Balok yang Diperkuat dengan GFRP dan Wiremesh Isneini, Mohd; Alami, Fikri; Agustina, Nadya
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i2.4

Abstract

Penelitian ini menggunakan tiga jenis balok yaitu balok tanpa perkuatan (B1), balok dengan perkuatan kombinasi GFRP dan Wiremesh (B2) dan balok dengan perkuatan Wiremesh saja (B3) dengan analisis numerik elemen hingga. Dalam memodelkan beton dan GFRP dideskripsikan sebagai elemen solid, kemudian untuk model tulangan dan wiremesh sebagai elemen truss dan model epoksi sebagai elemen cohesive. Interaksi yang diberikan pada hubungan antara tulangan dan beton serta hubungan antara epoksi dan wiremesh menggunakan teknik interaksi embedded region kemudia pada hubungan lapisan perkuatan dan lapisan epoksi menggunakan teknik interaksi tie constraint. Berdasarkan input beban maksimum hasil eksperimental, perbedaan persentase regangan pada model balok B1 sebesar 2% antara model numerik dan eksperimental, pada balok B2 adalah sebesar 30% dan pada balok B3 adalah sebesar 30%.
Desain balok beton menggunakan penulangan lembaran continue fiber reinforced polymer (FRP) Alami, Fikri
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 24 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v24i1.6

Abstract

Fiber Reinforced Polymer (FRP) sudah banyak dipergunakan untuk perkuatan konstruksi beton bertulang maupun untuk penulangan internal beton. Namun penggunaan FRP sebagai penulangan internal pada struktur beton, masih didominasi dengan penggunakan tulangan Bar (FRP Bars). Sementara penggunaan FRP tipe lembaran (FRP Sheet) masih terbatas dikarenakan kesulitan dalam pemahaman metode desain dan juga permasalahan debonding antara lembaran FRP dan beton. Tulisan ini membahas cara mendesain balok beton dengan menggunakan penulangan lembaran FRP, baik berupa lembaran FRP tipe pelat, maupun lembaran FRP yang kontinyu yang dapat dipergunakan sebagai kombinasi penulangan lentur dan geser. Hasil penelitian yang sudah diseleksi juga ditampilkan dalam tulisan ini sebagai perbandingan dengan teori yang dikembangkan.
Review Jembatan Sutami di Bandar Lampung Nosya, Akhmad Dendi; Alami, Fikri; Sebayang, Surya
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 6 No. 2 (2018): Edisi Juni 2018
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v6i2.868

Abstract

Many structural systems are available to build a bridge. One of them is prestressed concrete bridge. The purpose of this research is to review the design of prestressed concrete bridge using SAP 2000 ver. 14 software.This research use elastic method on prestressed concrete, and ultimate method on the design of the other structures on the bridge. Whereas finite element analysis (FEA) with SAP 2000 ver.14 is used on traffic load analysis . From the analysis results, the longitudinal girder requires bending reinforcement of 12 D13, skin reinforcement of 6 ∅13, and 18 strand with dia. of 0.5" in each tendon. There is a difference with existing design which use bending reinforcement under the minimum requirement, whereas the strand used, meets the recent code.Slab requires bending reinforcement of ∅16-200, shrinking reinforcement and temperature of ∅13-250, however the existing design used denser reinforcement, this difference is due to changes in the bending reduction factor which follows the recent code of 2013 .Diaphragms requires bending reinforcement of 2 D28, skin reinforcement of 5 ∅13, and shear reinforcement of ∅13-500. this difference is due to changes in the reduction as well. Whereas in the shear reinforcement used by the existing design has met the recent code.Barrier wall requires bending reinforcement of ∅19-150 for the thickening area below the wall, ∅13-150 for the above area, and shear reinforcement of 10 ∅13, thus the reinforcement used by the existing design has met the recent code. The conclusion that can be taken is that the reinforcement used for the main structure component is correct, but some bending reinforcement are used under the need of ρmin and concrete standard of 2013. Keyword : bridge, prestressed concrete, SAP 2000 ver. 14
Studi Eksperimental Perkuatan Balok Beton Bertulang dengan Kombinasi GFRP dan Wiremesh Akbar, Candra Fauzan; Alami, Fikri; Isneini, Mohammad
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v7i1.1091

Abstract

Penelitian pada skripsi ini merupakan studi eksperimental untuk menyelidiki perilaku lentur elemen balok beton bertulang yang diperkuat dengan kombinasi GFRP dan wiremesh terhadap balok normal tanpa perkuatan. Balok beton dengan total panjang 1700 mm, lebar dan tinggi 150 mm sebanyak 6 buah dipergunakan dengan kuat tekan beton 26,43 MPa. Dua balok tanpa perkuatan (BN) dan 2 buah dengan perkuatan wiremesh 2 lapis (BW) dan 2 balok lagi dengan perkuatan kombinasi 2 lapis GFRP dan 1 lapis wiremesh (BGW).Balok diuji diatas dua perletakan sederhana terhadap 2 beban titik diatasnya dilakukan secara bertahap sampai balok runtuh/gagal. Hasil eksperimen  menunjukkan bahwa kapasitas beban pada BW 2 meningkat sebesar 11,32% terhadap BN 1 dan meningkat 27,71% terhadap BN 2, sedangkan BGW 1 mengalami peningkatan sebesar 69,81% terhadap BN 1 dan 94,80% terhadap BN 2, sementara untuk balok BGW 2 mengalami peningkatan sebesar 75,47% terhadap BN 1 dan 101,30% terhadap BN 2. Dari hasil penelitian balok yang menggunakan perkuatan, hanya balok BW 1 yang mengalami penurunan kapasitas beban yaitu sebesar 24,15% terhadap BN 1 dan 12,99% terhadap BN 2.Kata kunci: beton bertulang, perkuatan, GFRP , wiremesh, kapasitas beban.
Perilaku Respon Lekatan Tarik Antara FRP (Fiber Reinforced Polymer) dengan Beton Normal Putri, Farida Rahma Hadi; Alami, Fikri; Purwanto, Eddy
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v7i1.1097

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang panjang efektif lekatan dan beban utimit antara komposit FRP dan wiremesh pada beton normal yang dilekatkan dengan resin. Variasi panjang lekatan komposit dengan beton yaitu 5 cm, 10 cm, 15 cm, dan 20 cm, dengan kombinasi lapisan komposit yaitu 2 fiber glass 1 wiremesh, 2 fiber glass 2 wiremesh, 4 fiber glass 1 wiremesh, dan 4 fiberglass 2 wiremesh. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik single shear dengan benda uji sebanyak 32 sampel. Metode penelitian yang digunakaan untu menganalisis hasil penelitian yaitu metode eksperimental berdasarkan hasil pengujian di laboratorium, dan metode teoritis berdasarkan persamaan yang sudah ada.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang efektif lekatan berkisar pada angka 40 mm – 60 mm, dengan beban ultimit terbesar yaitu pada kombinasi 4 fiber glass 2 wiremesh dengan beban ultimit 22,01 kN. Diketahui bahwa debonding yang terjadi disebabkan karena pengaruh permukaan beton tanpa perlakuan khusus seperti tingkat kekasaran pada permukaan.  Kata kunci : beton normal, debonding, glassfiber reinforced polymer, panjang efektif lekatan, beban maksimum.
Studi Eksperimental Perkuatan Balok Beton Bertulang dengan Wiremesh dan GFRP Vernanda, Dedi; Alami, Fikri; Issneini, Mohd
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v7i1.1100

Abstract

Balok beton bertulang adalah elemen struktur yang dapat mengalami kerusakan dan kegagalan akibat momen lentur. Kerusakan pada elemen ini dapat diperbaiki dengan perkuatan yang salah satunya adalah menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP).Penelitian ini membahas perkuatan elemen balok dengan menggunakan perkuatan hybrid yaitu gabungan antara FRP dan wiremesh yang diikat dengan lem epoxy resin. Balok mempunyai bentang diantara dua tumpuan sederhana 1,5 m, lebar dan tinggi 15 cm. Balok diuji dengan dua beban titik secara bertahap dari nol sampai dengan runtuh. Balok yang diuji ada 6 buah, 2 buah balok tanpa perkuatan, 4 buah balok dengan perkuatan 2 lapis GFRP dan 2 lapis wiremesh.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa balok dengan perkuatan mampu meningkatkan kapasitas beban sampai dengan 200% dibandingkan balok tanpa perkuatan. Beban retak awal (Pcr) balok dengan perkuatan juga meningkat 100% dibandingkan dengan balok tanpa perkuatan. Namun, balok tanpa perkuatan lebih daktail dibandingkan dengan balok dengan perkuatan.