Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Instalasi Panel Surya bagi Masyarakat di Sekitar Politeknik Penerbangan Palembang Sukahir, Sukahir; Soleh, Asep Muhammad; Callista, Annisa Baby; Alamsyah, Muhammad
Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Vol. 5 No. 1 (2024): Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Penerbangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52989/darmabakti.v5i1.180

Abstract

Panel surya adalah teknologi yang memanfaatkan sinar matahari untuk menghasilkan listrik. Teknologi ini tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi sehingga menjadikannya sumber energi berkelanjutan. yang  ramah lingkungan. Namun, rendahnya pengetahuan dan keterampilan teknis menjadi kendala utama dalam pemanfaatan panel surya secara luas. Oleh karena itu, pelatihan instalasi panel surya bagi masyarakat menjadi langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya energi yang berkelanjutan. Kegiatan ini memiliki peran penting bagi masyarakat guna meningkatkan keterampilan memasang dan memelihara panel surya secara mandiri sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi saja. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan instalasi panel surya adalah membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis tentang cara kerja, instalasi, dan pemeliharaan panel surya. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan tersebut adalah kombinasi dari beberapa pendekatan yaitu ceramah, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan instalasi panel surya di SMK Penerbangan Sriwijaya Palembang menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami cara kerja, instalasi, dan pemeliharaan panel surya sehingga mendukung upaya pemanfaatan energi yang berkelanjutan
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MONITORING REAL- TIME PM2.5 DAN CO2 DI AREA TERMINAL BANDAR UDARA: LOW- COST SENSOR, INTERNET OF THINGS (IOT) DAN PENGUKURAN POLUTAN UDARA Alamsyah, Muhammad; Putra Darsana, Made; Amalia, Direstu; Komalasari, Yeti; Fazal, M. Rafli
Jurnal Penelitian Vol. 9 No. 4 (2024): Jurnal Penelitian Desember 2024
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46491/jp.v9i4.1853

Abstract

Air pollution poses a serious threat to human health, especially in public areas such as airport terminals. Levels of PM2.5 and CO2 are increasing due to heavy activities and vehicle emissions. This phenomenon is exacerbated by poor air ventilation, constant aircraft movement, an increase in the number of passengers, the use of fossil fuels, and uncontrolled construction and passenger vehicle activities. This article reviews the factors that influence the real-time monitoring of PM2.5 and CO2 at airport terminals, focusing on the use of low-cost sensors and Internet of Things (IoT) technology, as well as air pollutant measurement techniques. The research results indicate that low-cost sensors can provide significant monitoring results, although proper calibration is required to ensure optimal accuracy. The implementation of IoT technology allows for the integration of various sensors into a connected network, increasing efficiency in data collection and analysis. Real-time air pollutant measurements are essential for maintaining air quality in terminal areas, positively impacting the health and comfort of airport visitors and staff. This article concludes that the use of low-cost sensors and IoT technology can enhance the reliability and responsiveness of air quality monitoring systems. The literature review findings affirm that: 1) Low-cost sensors are significant for real-time monitoring of PM2.5 and CO2; 2) IoT is significant for real-time monitoring of PM2.5 and CO2; and 3) Real-time measurement of PM2.5 and CO2 air pollutants is significant for monitoring at airport terminal areas. Keywords: Monitoring real- time, Low- Cost Sensor, Internet of Things, PM2.5, CO2
Building a Literacy Culture in Elementary Schools: Implementation of a Student Illiteracy Eradication Program: Membangun Budaya Literasi di Sekolah Dasar: Implementasi Program Pemberantasan Buta Aksara Siswa Alamsyah, Muhammad; Ardani, Muhammad Ridho; Ichwan, Ainun Muthaharah; Nurhayani; Warka Syachbrani
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 2 February 2025: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v2i2.258

Abstract

Indonesia, despite being rich in human resources (HR) and natural resources (SDA), still faces major challenges in improving the quality of HR, especially related to low interest in reading and illiteracy problems. Education is the main key in overcoming this problem, with literacy as an important foundation for the development of students' cognitive abilities. This study focuses on the implementation of the illiteracy eradication program at SD Negeri 011 Rappogading through Literacy Strengthening Training for Teachers. This program aims to improve teacher competence in teaching basic literacy and creating a sustainable literacy culture in schools. The results of the study showed a significant increase in teacher competence, changes in the literacy environment in schools, and an increase in student literacy skills by 25%. This program proves that strengthening teacher competence, parental involvement, and creating a conducive literacy environment are very important in overcoming the challenge of illiteracy. Based on these findings, it is recommended to improve educational infrastructure, extend ongoing training for teachers, and involve the community in strengthening literacy culture. With these steps, it is hoped that Indonesia can improve the quality of HR and accelerate the transformation process into a developed country. ABSTRAK Indonesia, meskipun kaya akan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA), masih menghadapi tantangan besar dalam peningkatan kualitas SDM, khususnya terkait dengan rendahnya minat baca dan masalah buta aksara. Pendidikan menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah ini, dengan literasi sebagai fondasi penting untuk perkembangan kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini berfokus pada implementasi program pemberantasan buta aksara di SD Negeri 011 Rappogading melalui Pelatihan Penguatan Literasi untuk Guru. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar literasi dasar dan menciptakan budaya literasi yang berkelanjutan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru, perubahan lingkungan literasi di sekolah, serta peningkatan kemampuan literasi siswa sebesar 25%. Program ini membuktikan bahwa penguatan kompetensi guru, keterlibatan orang tua, dan penciptaan lingkungan literasi yang kondusif sangat penting dalam mengatasi tantangan buta aksara. Berdasarkan temuan ini, disarankan untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, memperpanjang pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta melibatkan masyarakat dalam memperkuat budaya literasi. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kualitas SDM dan mempercepat proses transformasi menjadi negara maju.
Large Epignathus Teratoma: A Rare Case with Ominous Prognosis Razianti, Cut; Alamsyah, Muhammad; Setiawan, Dani
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume 13. No. 2 April 2025
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32771/inajog.v13i2.2175

Abstract

Introduction: The prevalence of epignathus teratomas is found to be less than 1% of all congenital teratomas. Incidence of female fetuses compared to male fetuses (ratio 3:1). Method : This case study was conducted at Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung between September - December 2022. Case Report : We presented three cases of large epignathus teratoma with different complications each, with the same outcome, 2 cases of large epignathus teratoma were likely caused due to risk factors of poor environmental influence. The first case, large epignathus teratoma was referred with a suspicion of conjoined twin, the second case was accompanied by pulmonary tuberculosis with intracranial expansion, the third case was large epignathus teratoma with A Umbilical revered of end-diastolic flow and MCA absent end diastolic flow accompanied by scalp edema. Conclusion: These three cases are very rare, describing large epignathus teratomas with a poor prognosis based on size and their location associated with perinatal complications. The establishment of the diagnosis is enough to carry out an ultrasound examination. It is important to determine the time and type of labor to be chosen. Inform consent parents is important, especially to know the outcome of the baby and the recurrence in the next pregnancy
Comparison Of Progesterone-Induced Blocking Factor Serum Levels In Preterm Labor And Preterm Pregnancy Bayu, Patrick; Mose, Johanes C; Alamsyah, Muhammad
Medicinus Vol. 7 No. 2 (2018): February 2018 - May 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/med.v7i2.1793

Abstract

Preterm labor is a multifactorial phenomenon involving inflammatory processes that will affect the balance of Th1 to Th2 by increasing dominance of pro-inflammatory Th1 cytokines and also lead to functional progesterone withdrawal.Progesterone maintains pregnancy mainly by promoting myometrial quiescence and labor is initiated by progesterone withdrawal. Progesterone also has antiinflammatory properties and as an immunomodulator. While it has been postulated that the effect of progesterone on preterm birth is related to its anti-inflammatory properties, the spesific mechanism of action remains unclear.The biological effects of progesterone are mediated by a 34-kDa protein named the progesterone-induced blocking factor (PIBF). PIBF is synthesized by lymphocytes of healthy pregnant women in the presence of progesterone. PIBF inhibits arachidonic acid production, reduced NK cell activity, and modifies the cytokine balance.The objective of this study was to compare serum concentrations of PIBF of women with preterm labor with those women with normal pregnancy. A comparative analytical study with cross-sectional design was conducted. This study consisted of 16 women in each group. All the subjects met the inclusion criteria and were admitted to the Dr . Hasan Sadikin hospital and it’s district hospital. This study conducted from July until November 2013. Serum PIBF concentrations were measured by enzyme-linked immunosorbent assay ( ELISA) .Mean PIBF concentrations in serum of patients with preterm labor were significantly lower (391.4051 ± 1021.162 ng/mL ) than in those of normal pregnancy (174.2165 ± 1297.675 ng/mL) with p = 0.029 . It was concluded that the levels of serum PIBF preterm labor is lower than in normal pregnancy.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PLANNING PROGRAMMING BUDGETING SYSTEM (PPBS) PADA PENYUSUNAN ANGGARAN DI BAZNAS Aysa, Imma; Ma'rifah, Selah; Alamsyah, Muhammad
AL-MANSYUR Vol 2 No 1 (2022): MENGUATKAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah (ES) STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BAZNAS adalah lembaga pengelola zakat tingkat nasional yang berfungsi mengelola seluruh dana zakat yang ada di Indonesia. Ruang lingkup pengelolaan yang luas dan potensi dana zakat yang sangat besar mengingat struktur masyarakat Indonesia didominasi oleh muslim mendorong pemerintah mengeluarkan regulasi yang memperbolehkan pendirian LAZ sebagai organisasi yang membantu BAZNAS dalam menghimpun, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Dengan potensi dana zakat di Indonesia tahun 2021 berada di kisaran 327 triliun setiap tahunnya. Namun ternyata penyerapan oleh lembaga pengelola zakat masih belum maksimal. Maka dari itu untuk memaksimalkan penyerapan dana zakat di Indonesia diperlukan lembaga pengelola zakat dengan manajemen zakat yang baik. Anggaran merupakan salah satu instrumen utama dalam proses manajemen. Maka dari itu penganggaran mempengaruhi keberhasilan suatu lembaga dalam mencapai sasaran dan tujuan Dalam hal ini, maka penulis memilih BAZNAS sebagai lembaga yang memegang peranan penting dalam pengoptimalan potensi zakat yang ada di Indonesia untuk diteliti. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif tipe deskriptif Dengan jenis penelitian lapangan (field research) menggunakan teknik pengumpulan data observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Data diperoleh dan dua sumber yaitu primer yakni karyawan BAZNAS dan sekunder yakni berita elektronik dan penelitian terdahulu. Anggaran yang dilakukan oleh BAZNAS setiap periodenya adalah anggaran biaya yakni anggaran yang memuat seluruh pendapatan dan pengeluaran biaya. Karena kegiatan utama BAZNAS adalah menghimpun dana zakat dan menyalurkannya kembali kepada mustahik zakat. Dalam penyusunan anggaran di BAZNAS terdiri dari empat kelompok aktifitas yaitu: pertama, aktifitas penentuan rencana target dan strategi. Kedua, aktifitas pembuatan program sebagai upaya pencapaian aktifitas nomor satu. Ketiga, aktifitas penganggaran, dan keempat,  adalah evaluasi dan pemeriksaan. Selain itu pendekatan yang digunakan dalam penyusunan anggaran pada BAZNAS adalah dengan pendekatan Planning Programming Budgeting System (PPBS).
Blind Safety Belt to Detect Obstacles Using Ultrasonic Sensors and GPS Alamsyah, Muhammad; Anshory, Izza; Ahfas, Akhmad; Rasjid, Dwi Hadidjaja
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v5i2.6168

Abstract

In modern times, everything has rapidly developed, including public facilities provided by the government for the comfort of everyone. One of them is facilities for visually impaired individuals. In terms of language, guiding blocks are blocks used as directional markers. These facilities are built as an effort by the government to enable visually impaired individuals to walk independently. However, these facilities are often misused by others who disregard the needs of visually impaired individuals. As a result, the facilities get damaged, and the visually impaired individuals are the ones affected. Therefore, researchers have created an innovative tool to assist visually impaired individuals in their daily activities, which is easy to use. "Safety Belt to Detect Obstacles Using Ultrasonic Sensors and GPS" is a device capable of detecting obstacles or objects in front and producing a sound when the object is in close proximity to the user. It has a minimalist design and is equipped with a GPS module to help determine the user's location. This device utilizes ultrasonic sensors implemented on Arduino and is equipped with a buzzer that can sound an alert when the distance between the user and an object is close. We hope that the creation of this device can improve the quality of life for its users.
Pemantapan Aplikasi Game Wordwall Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VII-2 di SMP Negeri 4 Samarinda Latifah, Anis; Ratu Lia, Alpriani; Alamsyah, Muhammad; Askia, Putri; Laili, Noor
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3074

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu hal yang perlu dibangun dalam diri peserta didik untuk keberhasilan pembelajaran.. Faktanya minat belajar peserta didik kelas VII-2 SMP Negeri 4 Samarinda masih perlu ditingkatkan. Peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai upaya untuk menciptakan suatu pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif yang dapat meningkatkan minat belajar melalui pemanfaatan media wordwall dalam pembelajaran. PTK dilakukan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, tindakan, pegamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan media games edukasi wordwall dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VII-2 SMP Negeri 4 Samarinda ditunjukkan dengan peningkatan presentase pemenuhan indikator minat belajar peserta didik. Peningkatan minat belajar peserta didik dapat dilihat berdasarkan hasil analisis lembar observasi yang memperoleh presentase 78% masuk dalam kategori baik pada siklus I, 83,6% pada siklus II masuk kategori sangat baik, dan 91% pada siklus III masuk dalam kategori sangat baik.
Pelatihan Akrilik Guna Memberikan Keterampilan Baru Dan Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Kelas X SMAN 3 Samarinda Alamsyah, Muhammad; Putri, Mita Ilana; Utami, Riska Reskia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Profesi Guru Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpmpg.v2i1.3670

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipicu oleh meningkatnya permintaan produk akrilik, namun diimbangi oleh kekurangan pekerja terampil dalam mengelola materi tersebut. Siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) memiliki potensi besar untuk memahami serta menguasai teknik pembuatan kerajinan akrilik. Tujuan latihan ini yaitu memberikan keterampilan baru, mengembangkan kreativitas, menyemai semangat berwirausaha, serta memberikan bantuan kepada sekolah dalam menjalankan proyek berkesinambungan. Implementasi latihan ini mengadopsi metode workshop dan praktikum yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, sesi tanya jawab, praktik langsung, dokumentasi, pameran karya, dan sesi testimoni. Kegiatan latihan terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup koordinasi dengan pemilik usaha mikro di bidang akrilik, permohonan izin, persiapan peralatan dan materi, serta penyiapan tempat. Tahap pelaksanaan melibatkan penerimaan peserta, pembukaan dan perkenalan kegiatan, penyampaian materi workshop, demonstrasi dan praktik, bimbingan dan pengawasan, evaluasi, dan penutupan. Hasil latihan menunjukkan bahwa 97% peserta memahami teori dengan baik, 91% peserta menguasai sepenuhnya proses pembuatan akrilik, 79% peserta menunjukkan kerjasama yang sangat baik, dan 83% peserta memiliki tingkat kreativitas desain akrilik yang sangat baik. Tantangan dalam pelaksanaan latihan adalah keterbatasan ruang untuk kegiatan akrilik dan ibadah sholat. Untuk mengatasinya, diperlukan upaya mencari ruang tambahan atau menyesuaikan waktu pelatihan dengan seoptimal mungkin.
Pengaruh Kualifikasi Akademik dan Pengalaman Mengajar terhadap Profesionalisme Guru Alamsyah, Muhammad; Ahmad, Syarwani; Harris, Helmi
Journal of Education Research Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joe.v1i3.19

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji: pengaruh kualifikasi akademik terhadap profesionalisme guru; pengaruh pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru; dan  pengaruh kualifikasi akademik dan pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis dapat diambil kesimpulan: kualifikasi akademik berpengaruh terhadap profesionalisme guru; pengalaman mengajar berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru; kualifikasi akademik dan pengalaman mengajar bersama–sama berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme guru.