Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Percepatan Literasi Kritis dalam Bahasa Inggris pada Santriwati MTs Mu'allimat NWDI Pancor Melalui Kemitraan Perguruan Tinggi, Badan Otonom, dan Madrasah Zamzam, Ahmad; Junaidi, Ahmad; Putera, Lalu Jaswadi; Elmiana, Dewi Satria; Safitri, Lia; Rizqiani, Annisa Isdiana; Arfah, Hajriana; Ramli, Muh.; Udin, Udin; Lail, Husnul
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5356

Abstract

Literasi kiritis merupakan kebutuhan dasar dalam kehidupan akademik dan interaksi sosial pada era globalisasi informasi dan komunikasi dewasa ini. Melalui aktivitas literasi kiritis dengan bahan ajar yang di sekitar peserta didik, bapak/ibu guru dapat merancang pengalaman belajar (learning experiences) yang interaktif lintas mata pelajaran. Sebagai salah satu kata kunci dari rumusan tujuan Pendidikan Nasional, kritis dan kreatif dapat diwujudkan melalui lintas mata pelajaran, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dengan melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam English Speaking Club, guru mata pelajaran Bahasa Inggris, guru pembina asrama santri, dan beberapa orang santri, kesempatan belajar (learning opportunity) yang lebih luas dapat diciptakan untuk memfasilitasi kesuksesan pemerolehan bahasa Inggris seiring dengan perkembangan literasi santri di MTs Mu’allimat NWDI Pancor. Pendekatan pengabdian ini dilaksanakan melalui workshop. Kegiatan workshop ini diselenggarakan secara bauran (blended) minimal 32 jam. Target luaran wajib pengabdian ini adalah artikel yang dipublikasikan pada jurnal nasional (accepted), publikasi di sosial media. Adapun luaran tambahan, yakni naskah program dan surat pernyataan pemaanfaatan produk oleh pihak pengelaola asrama santriwati MTs Mu’allimat NWDI Pancor dalam hal pengembangan budaya asrama dalam percepatan literasi kritis sebagai kegiatan santri di luar jam sekolah.
The Effects Of Cognitive-Emotional Dialectics On L2 Development To Increase Speaking For Efl Learners Hidayati, Nurul; Wati, Laila; Nazri, M. Adib; Arfah, Hajriana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13815

Abstract

Penelitian ini menguji dampak dialektika kognitif-emosional terhadap keterampilan berbicara bahasa Inggris bagi pembelajar bahasa, dengan fokus pada pembelajar bahasa Inggris tingkat pemula di Royal Training Center di Lombok Timur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, yang mengungkapkan bahwa ekspresi emosional berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi dan berbicara. Meskipun sebagian besar responden menunjukkan tanggapan positif, analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami perspektif mereka yang memberikan tanggapan negatif. Studi ini menekankan pentingnya memasukkan emosi ke dalam pengajaran bahasa untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi pelajar EFL dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kemahiran berbicara. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya mengatasi faktor kognitif dan emosional dalam pembelajaran bahasa untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris.
LINKING STUDENTS’ THINKING STYLES WITH LANGUAGE LEARNING STRATEGIES Mulia, Lalu Ferryawan Wahyu; Usuluddin, Usuluddin; Arfah, Hajriana; Prasetyaningrum, Ari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.33722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya berpikir siswa dalam belajar Bahasa Inggris dan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru. Penelitian ini dilakukan di SMPN 01 Sakra Barat. Subjek dari penelitian ini adalah 25 siswa kelas delapan dan seorang guru Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menikmati pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah. Mereka merasa bahwa pelajaran tersebut menarik dan tidak membosankan. Penelitian ini juga menyoroti beberapa strategi yang diterapkan oleh guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, seperti memahami karakteristik dan gaya belajar siswa, mengenali gaya berpikir mereka, melakukan pemanasan sebelum pelajaran dimulai, menggunakan metode dan lokasi pembelajaran yang bervariasi, memberikan apresiasi terhadap partisipasi siswa, dan menghindari menyalahkan siswa ketika mereka membuat kesalahan saat mencoba belajar.