Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Transformasi Administrasi

Pemilu Tanpa Pelanggaran: Asas Netralitas Demi Mewujudkan ASN Berintegritas: Elections Without Violations: The Principle of Neutrality Realizes Civil Servants with Integrity nurul kamaly
Jurnal Transformasi Administrasi Vol 13 No 02 (2023): Jurnal Transformasi Administrasi
Publisher : Puslatbang KHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56196/jta.v13i02.279

Abstract

Neutrality is a crucial aspect of elections that has an important role in ensuring that the election process is carried out fairly, transparently, and openly for all election participants. Neutral elections can also ensure that every voter's vote is counted accurately and provide equal opportunities for all participants to compete fairly in elections. Many demands were made by the community for the creation of civil servants who were neutral and did not side with anyone in practical politics. Field facts have proven that in the 2019 election alone there were 1536 alleged violations of the neutrality of civil servants with a division of 914 alleged violations in elections and around 1398 in regional elections. This article is prepared using a qualitative approach. Qualitative study method is a method that seeks to produce information in the form of records and data that are descriptive in research, In the data collection technique, this research uses literature studies or library research, namely by using primary sources in the form of reading materials such as books, journals, documents, official websites, and other literature. As a matter of comparison in the application of the principle of neutrality, regulations in Singapore have limited the relationship between civil servants and political officials aimed at minimizing violations of the Code of Conduct for Ministers of 2005.
Transformasi digital merupakan s PERCEPATAN E GOVERNMENT DALAM PELAYANAN KEIMIGRASIAN MELALUI LAYANAN M-PASPOR DI KOTA BANDA ACEH : PERBANDINGAN PEMERINTAHAN Kamaly, Nurul; Elvira, Suci; Nining Sumarni, Desrian; Alqarni, Wais; Faraidiary, Maghfirah; Maryam, Maryam
Jurnal Transformasi Administrasi Vol 15 No 02 (2025): Jurnal Transformasi Administrasi
Publisher : Puslatbang KHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56196/jta.v15i02.485

Abstract

Transformasi digital merupakan sebuah proses penggunaan teknologi digital untuk menciptakan suatu memodifikasi secara fundamental proses bisnis, budaya, dan pengalaman pelanggan guna untuk memenuhi perubahan kebutuhan bisnis dan pasar. Sehingga dapat menerapkan teknologi baru, transformasi digital melibatkan pemikiran ulang tentang bagaimana sebuah organisasi beroperasi dan memberikan nilai kepada pelanggannya. Transformasi digital juga berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk mencapai tujuan strategis yang melibatkan integrasi teknologi digital ke dalam semua aspek bisnis yang menghasilkan perubahan mendasar dalam cara organisasi beroperasi dan berinteraksi. Kemudahan akses, efisiensi waktu, dan transparansi menjadi tuntutan utama. Sektor keimigrasian, sebagai garda terdepan dalam pengaturan lalu lintas orang dan pengawasan keberadaan warga negara asing, memiliki peran krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga keamanan negara. Oleh karena itu, adaptasi terhadap kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melalui percepatan e-government menjadi sebuah kemajuan. Investasi dalam pengembangan kompetensi SDM di bidang teknologi dan keimigrasian menjadi krusial untuk memastikan M-Paspor dapat terus beroperasi secara efektif, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Pelatihan, pengembangan professional, dan rekrutmen SDM yang kompeten adalah Langkah-langkah penting dalam mendukung keberhasilan transformasi digital pelayanan keimigrasian melalui M-Paspor. Dengan memanfaatkan teknologi digital secara strategis dan mengubah budaya organisasi, Perusahaan dapat meningkatkan daya saing, efisiensi, pengalaman pelanggan, dan membuka peluang bisnis baru di era digital ini. Meskipun terdapat tantangan, manfaat jangka Panjang dari transformasi digital menjadikannya sebuah keharusan bagi organisasi yang ingin tetap relevan dan sukses dimasa depan.