Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Enhancing Disaster Mitigation Efforts Through Community Engagement at Lampuyang Public Elementary School, Pulo Aceh As – Syifayatul Amalia; Rahmah Ulfa; Nurul Kamaly; Nofriadi; Ismatur Rahmi; Zulfa Harirah
Dedikasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Dedikasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Riset Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64126/dedikasisosial.v1i01.1

Abstract

Pulo Aceh is highly vulnerable to natural disasters, including earthquakes and tsunamis. The lack of awareness and limited knowledge among the community, particularly elementary school students, regarding disaster mitigation efforts poses a serious challenge in fostering local community resilience. This community service activity aims to enhance students' disaster awareness and preparedness at Lampuyang. Public Elementary School, Pulo Aceh. The methods used include interactive education, evacuation simulations, and emergency response training tailored to local conditions and participant age. The results show an increase in students' understanding of types of disasters, initial self-rescue steps, and the importance of individual and school preparedness in facing emergencies. Strengthening disaster mitigation capacity at the elementary school level has proven effective as an initial strategy for cultivating a disaster-aware culture from an early age. This activity is expected to serve as a model for school-based disaster education that can be implemented in other disaster-prone areas.
Disaster Mitigation Education for Children and Adolescents in Banda Aceh City Putri Azhari; Nurul Kamaly; Afrijal; Wais Alqarni
Dedikasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Dedikasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Riset Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64126/dedikasisosial.v1i01.3

Abstract

This study aims to develop an effective disaster mitigation education model for children and adolescents in Banda Aceh City, focusing on enhancing awareness and preparedness against the threats of earthquakes and tsunamis. A qualitative research method was applied, utilizing contextual and emic approaches, combined with role-playing and various interactive media such as animations, educational games (SERGANA), disaster-themed songs, disaster simulations, and short educational videos. The program was implemented in several primary and secondary schools across Banda Aceh. The results indicate a significant improvement in students’ understanding of mitigation steps, risk awareness, and emergency decision-making abilities. These findings suggest that engaging and adaptive educational approaches can effectively foster a culture of disaster awareness from an early age.
Pelestarian Ekosistem Mangrove di Istana Manggrove Syiah Kuala Melalui Pengabdian Masyarakat Meiroza, Tasya; Salmina, Salmina; Kamaly, Nurul; Mukhrijal, Mukhrijal
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan pesisir Kota Banda Aceh, khususnya Istana Mangrove di Kecamatan Syiah Kuala, menghadapi tekanan ekologis akibat rendahnya kesadaran masyarakat serta alih fungsi lahan yang merusak ekosistem mangrove. Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada peningkatan kesadaran kolektif terhadap pentingnya fungsi ekologis mangrove sebagai benteng alami pesisir dan habitat biota laut. Tujuan utama kegiatan adalah menumbuhkan kepedulian serta membangun partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat, perangkat desa, kelompok pelestarian mangrove, dan mahasiswa dalam seluruh tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi. Kegiatan mencakup edukasi lingkungan, penyemaian bibit, gotong royong penanaman, serta pemantauan partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran ekologis masyarakat, keterlibatan lintas elemen dalam pelestarian, serta pemulihan ekologis awal kawasan mangrove. Kegiatan ini juga membangun kapasitas sosial dan mendorong keberlanjutan konservasi berbasis komunitas.