Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sosialisasi Kemitraan dan Pendampingan Proses Budidaya untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Jagung di Desa Pandanmulyo Herlin, Mariana; Amalia, Firda; Wifana, Aura Mega; Nor oqmariyah
Journal of Empowerment Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/jei.v1i2.81

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan mitra dengan harga yang sesuai dan petani mendapatkan pengetahuan tentang kemitraan. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan partisipatif pada grower meeting, pendampingan petani winmar, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program sosialisasi kemitraan agribisnis di Desa Pandanmulyo berhasil membangun kolaborasi antara petani jagung dan perusahaan mitra. Program ini terbukti membuat usaha tani jadi lebih efisien dan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Selain itu, harga yang didapatkan petani sesudah mengikuti kemitraan lebih menguntungkan dari sebelumya. Namun, terdapat kendala persiapan lahan yang kurang optimal dan kepastian waktu pembayaran hasil panen, sehingga perlu adanya ketegasan dari petugas lapang dan peningkatan dalam hal kepastian waktu pembayaran untuk mendukung keberlanjutan program.
PERAN HUKUM AGRARIA DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK TANAH ANTARA MASYARAKAT ADAT DAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN DI INDONESIA Adam, Chelsea Kairadinda; Rahayu, Cantika Tresna; Senandung Vazkya, Ni Komang Revalina; Amalia, Firda; C. R., Amanda Aurelia
Van Java Law Journal Vol 2 No 01 (2025): APRIL
Publisher : Zhata Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64578/vjlj.v2i01.109

Abstract

Konflik agraria antara masyarakat adat dan perusahaan perkebunan di Indonesia mencerminkan ketegangan antara kepentingan budaya dan sosial masyarakat lokal dengan kebutuhan ekonomi nasional. Artikel ini mengeksplorasi peran hukum agraria, khususnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960, dalam menyelesaikan sengketa tanah yang seringkali melibatkan hak ulayat masyarakat adat. Studi kasus di Desa Talang Jerinjing, Riau, dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menunjukkan bahwa tumpang tindih kebijakan, kurangnya pengakuan formal terhadap hak ulayat, dan ketimpangan kekuatan antara masyarakat adat dan perusahaan merupakan hambatan utama dalam penyelesaian konflik. Artikel ini merekomendasikan reformasi hukum agraria yang lebih inklusif, penguatan mekanisme mediasi dan arbitrase, serta pemberdayaan masyarakat adat melalui pendidikan hukum untuk menciptakan keadilan sosial dan pembangunan yang berkelanjutan.    
Karakterisasi Bone Graft dengan X-Ray Diffraction Amalia, Firda; Florencia
Jurnal Kedokteran Gigi Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran Gigi Terpadu
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jkgt.v6i2.22360

Abstract

Bone grafts are biomaterials that act as a scaffold for bone regeneration. It is used to fill voids and provide support. Due to its high demand, researchers have been investigating bone grafts as well as potential alternatives in order to enhance bone regeneration. A material must first be properly analysed for its characteristics as it could affect the results. One of the most commonly used characterization tools is X-Ray Diffraction, which is used to analyse the crystallinity of a material. Crystallinity is an important characteristic to analyse as it could affect degradation and bone regeneration. This article aims to provide information about bone grafts as well as the characterization of materials using X-ray Diffraction (XRD).