Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMETAAN KONSEP BUDAYA PELAYANAN, PELAYANAN PRIMA, DAN KEPUASAN PELANGGAN: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Ilhami, Ilhami; Fajri, Ahmad; Maharani, Amanda Dwi; Asihani, Asihani; Yudistira, Ayuni; Septiwi, Indah; Ramadhani, Nabila; Salsabilah, Rani; Alvia, Refy; Iglana, Rohta; Safitri, Rosalinda Nur; Baladah, Salva Sakha; Putri, Tasya Devita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28001

Abstract

Budaya pelayanan mengacu pada nilai-nilai, sikap, norma-norma, dan perilaku yang mendorong individu atau organisasi untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pelanggan atau pemangku kepentingan lainnya. Hal ini mencakup kesadaran akan kebutuhan pelanggan, keramahan, responsivitas, kejujuran, kerjasama tim, inovasi, dan komitmen untuk memberikan pengalaman positif kepada pelanggan. Pelayanan prima adalah kegiatan untuk memberikan nilai tambah agar dapat memenuhi atau melampaui harapan pelanggan. Pelayanan prima merupakan terjemahan istilah "excellent service" yang secara harfiah berarti pelayanan terbaik atau sangat baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan teoritis (literature review). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, budaya layanan yang kuat, pelayanan prima, dan kepuasan pelanggan merupakan tiga aspek yang saling terkait dan saling mempengaruhi dalam menciptakan kesuksesan sebuah organisasi atau perusahaan. Secara keseluruhan, perusahaan yang berhasil menerapkan budaya layanan yang kuat dan pelayanan prima cenderung memiliki pelanggan yang lebih puas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, citra positif perusahaan, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, budaya layanan yang kuat, pelayanan prima, dan kepuasan pelanggan saling terkait dalam menciptakan nilai dan keberhasilan yang berkelanjutan bagi perusahaan.
Efektivitas program kemandirian harian terstruktur terhadap peningkatan keterampilan merawat diri Anak Hambatan Intelektual Pratiwi, Hardiyanti Purna; Ramadhani, Nabila; Nareswara, Briani Wikan; Purwandari, Ernisa
Literal: Disability Studies Journal Vol. 3 No. 02 (2025): October 2025 ( In Press)
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/literal.v3i02.221

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of a structured daily independence program in improving self-care skills among students with intellectual disabilities living in the dormitory of SLB Negeri Pembina Yogyakarta. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest. The participants were 10 students with intellectual disabilities aged 12–17 years. The research instrument was developed based on the adaptive behavior domains of the American Association on Intellectual and Developmental Disabilities (AAIDD), focusing on five aspects of self-care skills: mopping the floor, sweeping the floor, washing hair, ironing clothes, and doing laundry. Data were collected through observation, tests, and documentation, and analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test at a significance level of 0.05. The findings revealed a significant improvement in all aspects of self-care skills after the implementation of the structured daily independence program. This was evidenced by the calculated Thitung values being greater than the Ttabel values, and Zhitung > Ztabel (1.96) for all tested skills. Therefore, the structured daily independence program was proven effective in enhancing the independence of students with intellectual disabilities in the dormitory.