Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

SOSIALISASI PROGRAM BEBAS DENDA DAN DISKON PAJAK KENDARAAN MELALUI LAYANAN DIGITAL DI KANTOR SAMSAT MAKASSAR Yustina Yustina; Renita Ratte; Anastasia Anastasia; Clara Dwiyen Rombeallo; Jumarti Jumarti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosialisasi Program Bebas Denda dan Diskon Pajak Kendaraan melalui layanan digital Bapenda Sulsel di Kantor Samsat Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah upaya pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dengan memanfaatkan inovasi pelayanan berbasis digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pegawai Samsat Makassar serta pengguna layanan. Data dianalisis menggunakan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sosialisasi yang diterapkan melalui aplikasi Bapenda Sulsel Mobile dan media digital lainnya mampu memperluas jangkauan informasi serta mempermudah masyarakat memahami manfaat program keringanan pajak. Sosialisasi juga dilakukan melalui pemasangan banner, pemberian informasi langsung oleh petugas, serta pendampingan kepada wajib pajak yang belum familiar dengan layanan digital. Meskipun demikian, penelitian menemukan beberapa kendala seperti tingkat literasi digital pengguna yang bervariasi dan penyampaian informasi yang belum merata. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi berbasis digital efektif dalam mendukung peningkatan layanan dan penyebaran informasi, namun perlu peningkatan edukasi digital serta penguatan koordinasi antarunit layanan untuk hasil yang lebih optimal.
Tradisi Attowana Lemba pada masyarakat Makassar di Desa Boddia Kabupaten Takalar (Analisis Semiotika Roland Barthes): The Attowana Lemba Tradition in the Makassar community in Boddia Village, Takalar Regency (Roland Barthes' Semiotic Analysis) Anastasia, Anastasia; Hajrah, Hajrah; Asri, Aswati
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 2 No. 2 (2025): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Attowana Lemba pada masyarakat Makassar di desa Boddia Kabupaten Takalar (Analisis Semiotika Roland Barthes). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mitos dalam ritual Attowana Lemba masyarakat makassar di desa Boddia Kabupaten Takalar memiliki makna (1) denotasi yaitu unti tekne, bente, kanrejawa buaja, dupa, kaluku, leko passili, jajjakkang, sikuyu, umba-umba, jangang kebo, taibani, bayao. Makna (2) konotasi yaitu unti tekne, songkolok, jajjakkang, jangang kebo melambangkan harapan akan keselamatan, kesehatan, rezeki yang lancar, serta kehidupan yang manis. Makna (3) mitos yaitu beberapa benda diyakini membawa penyakit dan pertanda buruk, seperti rake-rake dimaknakan sebagai pembawa penyakit, unti tekne sebagai tanda bencana berturut-turut, bente menandakan kekurangan rezeki, dan kanrejawa kalotorok sebagai pertanda hal buruk. Namun ada pula yang bermakna positif, seperti dupa sebagai penolak bala dan kaluku sebagai lambang hati yang bersih.