Claim Missing Document
Check
Articles

The Impact Of Quality And Cost On Tenant Satisfaction And Loyalty Agung Ibrahim; Jerry Heikal
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 04 (2024): Education and Sosial science, September-December 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of quality and cost on tenant satisfaction and loyalty. In an increasingly competitive business environment, retaining loyal customers is a major challenge, especially in the rental property industry. This study uses a quantitative approach with a survey method, collecting data from tenants in the Bakrie Tower building. The Effect of Quality and Cost on Tenant Satisfaction, the results of the study indicate that quality does not have a significant effect on tenant satisfaction, while cost does not have a significant effect on tenant satisfaction. The Effect of Quality and Cost on Tenant Loyalty, The study found that quality does not have a significant effect on tenant loyalty and cost does not have a significant effect on tenant loyalty. However, the results of the study indicate that satisfaction has a positive and significant effect on tenant loyalty. The implications of these findings indicate that tenant satisfaction is a key factor that has a significant effect on tenant loyalty. Tenants who are satisfied with the quality and cost provided are more likely to extend their rental contracts and recommend the building to others. Meanwhile, quality and cost, although not showing a significant direct effect on satisfaction or loyalty, still play an important role in shaping the overall tenant perception and experience. This means that even though tenants are not directly affected by quality or cost, these two factors must still be managed well in order to meet or even exceed tenant expectations.
Hybrid Model Of Structural Equation Modeling Pls And Rfm (Recency, Frequency And Monetary) Model To Improve Bank Average Balance Jerry Heikal; Vitto Rialialie; Rivelino, Deva; Ign Agus Supriyono
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 4 No 1 (2022): March
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v4i1.221

Abstract

As a business players, entrepreneurs certainly need bank products and supports that provide fast and easy services with wide-spread network in Indonesia. In this study, Structural Equation Model (SEM) identify the transaction that influence the average balance. The objects of the RFM segmentation on the selected transaction is to understand customer segment score and build a marketing strategy for each segment with different levels of loyalty for the Financial result of higher Average Balance. The segmentation results found three driver categories, High Recency, Mid Recency and Low Recency category. High Recency is considered Active customer where campaign category can be cross/up-selling and promotional accordingly with their Frequency and Monetary category. Mid Recency category is considered Risky customer where campaign category can be retention program accordingly with their Frequency and Monetary. Last, Low Recency is considered already Churn customer where campaign category is to conduct reactivation.
ANALISIS KESETARAAN GENDER DI DALAM DUNIA KERJA DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KEPERCAYAAN DAN NORMA BUDAYA PARTRIARKI PADA ETNIS BETAWI DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN ETNOGRAFI Marlina; Savira Nurviriana; Dimas Hindrawan; Jerry Heikal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 10 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Oktober
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i10.852

Abstract

Isu ketidaksetaraan gender masih menjadi sebuah permasalahan yang tidak pernah hilang di Indonesia, salah satunya di dunia pekerjaan. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti norma sosial, budaya partriarki, dan kurangnya akses pendidikan dan kesempatan bagi perempuan. Budaya partriarki di Indonesia merupakan realitas yang masih deeply ingrained dalam masyarakat. Sistem ini menempatkan kontrol sebagai pemegang otoritas dan kontrol utama dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini memicu berbagai ketidakadilan dan ketimpangan gender yang merugikan perempuan dan menghambat kemajuan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat masyarakat mengenai budaya patriarki dan shared value yang dapat mempengaruhi keputusan individu dalam meningkatkan kesetaraan gender di dalam dunia kerja pada etnis Betawi di Indonesia dengan metode pendekatan etnografi. Tehnik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berfokus pada wawancara kepada responden yang dipilih berdasarkan purposive sampling melalui pertimbangan dan seleksi khusus. Hasil penelitian menemukan 2 shared value yaitu ketidaksetaraan gender karena laki-laki adalah seorang pemimpin dan shared value kesetaraan gender, dimana shared value yang dapat mempengaruhi etnis Betawi adalah pentingnya empati dalam menekankan pentingnya memahami satu sama lain, serta tantangan yang dihadapi oleh perempuan dalam dunia kerja. Hal ini mencakup kesadaran akan berbagai hambatan dan diskriminasi yang mungkin dihadapi oleh perempuan Betawi dalam mencapai kesetaraan gender. Dengan menguatkan nilai-nilai empati, diharapkan dapat memperluas dukungan dan mempercepat perubahan menuju kesetaraan gender yang lebih baik bagi perempuan Betawi di Indonesia. Selain itu, perlu juga adanya upaya yang dilakukan untuk mencapai kesetaraan gender didunia kerja dengan dibutuhkannya komitmen dan kerjasama dari semua pihak, termasuk pemerintah, perusahaan dan individu. Dengan terus bekerja sama untuk menantang stereotip gender, menghapus diskriminasi dan menciptakan peluang yang sama bagi perempuan dan laki-laki, sehingga dapat membangun dunia kerja yang adil dan inklusif bagi semua.
PERILAKU POLA ASUH PASANGAN MUDA YANG MEMBERIKAN GADGET KEPADA ANAK BALITA. STUDY ETHNOGRAPHY KEPADA KEDUA ORANG TUA MUDA YANG SAMA-SAMA BEKARJA Retno santoro; Jerry Heikal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.868

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku orang tua muda dalam memberikan gadget kepada anak balita di tengah kesibukan mereka sebagai pasangan yang sama-sama bekerja. Dengan metode observasi dan wawancara, penelitian ini melibatkan empat responden dari latar belakang pekerjaan yang beragam, mulai dari pegawai swasta hingga pegawai negeri. Semua responden memiliki kesamaan pola aktifitas yaitu sama-sama bekerja, yaitu aktifitas bekerja dengan berangkat di pagi hari dan pulang pada malam hari. Dalam keterbatasan waktu untuk mendampingi anak, mereka cenderung menggunakan gadget sebagai sarana untuk mengalihkan perhatian anak dan memberi waktu bagi orang tua untuk beristirahat sejenak setelah seharian bekerja. Selain itu, gadget juga dipandang sebagai media edukatif alternatif yang mampu mengisi kekosongan peran orang tua dalam mengedukasi anak di rumah. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dari analisis shared value di antara masing-masing orang tua, didapatkan shared value seperti pendidikan (Education), egoisme (Egois), hiburan (Entertainment), manajemen waktu (Time Management), manajemen stres (Stress Management), serta adaptasi terhadap teknologi (Adaptive Technology). Selain itu, pola asuh ini juga menunjukkan keterhubungan (Interconnected) antar orang tua dan anak, memberikan informasi (Informative), serta pemanfaatan teknologi (Technology) secara efektif dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para orang tua tentang cara memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu dalam pengasuhan anak yang efektif, tentunya dengan pemahaman yang tepat, kotrol yang ketat, sehingga tetap memberikan nilai edukatif bagi anak, tanpa mengorbankan kebutuhan interaksi sosial dan aktivitas fisik.
SOCIAL IMPACT OF SHIFT-BASED WORKER IN NETWORK OPERATION CENTER An Ethnographic Research Berman J Hutabarat; Sayuti; Jerry Heikal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.1017

Abstract

Penelitian etnografi ini dilakukan karena melalui pengamatan kami bahwa pekerja shift adalah bagian dari team yang sangat penting dalam menjalankan operasional Network Management di PT Linknet. Sebagai bagian dari team, kami melihat  fenomena bahwa pekerja shift cenderung berkeluh kesah akan sulitnya menyesuaikan jadwal kerja dan jadwal libur mereka terhadap kegiatan-kegiatan keluarga inti, ataupun keluarga besar.  Adapun kegiatan-kegiatan hobi responden juga banyak yang terganggu karena jam kerja shift yang berbeda dengan pekerja kantoran umumnya. Tujuan studi ini adalah untuk mempelajari tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para pekerja shift perusahaan telekomunikasi. Dari kendala-kendala yang dikemukakan, kami berusaha mencari benang merah akan kesulitan yang dihadapi baik akan waktu bersama keluarga inti, keluarga besar, maupun kegiatan hobi bersama teman ataupun strata social lainnya. Temuan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang pekerja shift mengisi waktu liburnya, dan Bagaimana reponden beradaptasi kepada umumnya pekerja kantoran, dampaknya terhadap kehidupan pribadi dan menyarankan adanya kebijakan tempat kerja yang lebih mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan bagi para pekerja shift. Melalui wawancara mendalam dan pengamatan partisipatif pada lima responden, temuan menunjukkan bahwa pekerja shift sering mengalami gangguan dalam rutinitas keluarga tradisional dan acara sosial, yang menyebabkan perasaan terisolasi dan berkurangnya waktu dengan orang terdekat. Akibatnya, banyak peserta mendefinisikan ulang persepsi mereka tentang waktu berkualitas, dengan lebih menghargai interaksi singkat namun bermakna bersama keluarga dan teman berdasarkan seberapa sering mereka dapat berinteraksi dengan pasangan, anak, keluarga besar, dan dalam acara bersama teman.
PROSPECTS IP MULTICAST TECHNOLOGY IN THE ERA OTT DOMINANCE: A GROUNDED THEORY ANALYSIS Lisdyanto; Ali Sudrajat; Jeffry Kurniawan; Jerry Heikal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i11.1066

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi prospek teknologi IP Multicast (IPTV) dibandingkan dengan IP Unicast (OTT) dalam distribusi konten TV di era digital. Seiring dengan meningkatnya adopsi layanan OTT, di mana pengguna dapat mengakses konten TV secara on-demand melalui internet, IP Multicast tetap memainkan peran penting dalam skenario tertentu, terutama dalam penyiaran langsung (live broadcasting) yang menuntut stabilitas dan latensi rendah. Dalam penelitian ini, Metode grounded theory digunakan untuk menganalisis wawancara mendalam dengan pakar dari berbagai bidang terkait, seperti infrastruktur jaringan, perilaku pengguna, dan investasi teknologi. Berdasarkan data verbatim dari 5 pakar yang diwawancara diperoleh koding awal sebanyak 15 frekuensi yang kami grouping menjadi 5 kategori. Berdasarkan kategori-kategori tersebut dua tema utama muncul, yaitu: teknologi delivery video tergantung pada konteks kebutuhan serta pertimbangan biaya dan investasi sebagai faktor penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tren penggunaan OTT video streaming semakin populer dengan menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi dan skalabilitas yang lebih besar, namun IP Multicast tetap memiliki prospek dalam skenario yang membutuhkan stabilitas kualitas dan latensi rendah, seperti siaran langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pilihan teknologi yang optimal untuk delivery channel sangat bergantung pada sejumlah faktor, seperti efisiensi biaya operasional dan kapasitas investasi, preferensi kebutuhan pengguna akhir, fleksibilitas dan skalabilitas teknologi, serta dinamika pemasaran dan penetrasi pasar.
SHARED VALUE ANALYSIS YOUNG PROFESSIONALS ENJOYING VIDEO STREAMING: AN ETHNOGRAPHIC PERSPECTIVE Ali Sudrajat; Lisdyanto; Jeffry Kurniawan; Jerry Heikal
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1457

Abstract

Kalangan pekerja muda saat ini didominasi oleh Generasi Millennial dan Gen-Z. Mereka adalah generasi dikenal dengan generasi yang adaptif dengan teknologi. Mereka juga sangat memiliki preferensi kuat dalam fleksibilitas waktu dan tempat bekerja. Perkembangan teknologi telah berhasil mengubah cara nonton dari TV tradisional menjadi media video streaming melalui gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi values yang mempengaruhi kalangan pekerja muda dalam menikmati video streaming, dengan menggunakan pendekatan teori ethnografi untuk memahami nilai-nilai bersama (shared values) yang terbentuk dalam komunitas pekerja muda. Seiring dengan perkembangan teknologi dan aksesibilitas layanan digital, pekerja muda menunjukkan preferensi tinggi terhadap media video streaming sebagai sarana hiburan. Penelitian ini menggunakan metode etnografi realist melalui wawancara mendalam untuk memperoleh wawasan tentang perspektif pekerja muda dalam memilih konten streaming. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aspek-aspek yang mendorong kebiasaan menonton video streaming, meliputi fleksibilitas waktu, kemudahan akses, Preferensi konten dan biaya yang dikeluarkan serta pengaruh lingkungan sosial. Hasil ini diperoleh berdasarkan empat responden dari Sembilan pertanyaan, dengan 3 shared values yaitu flexible man time and location, haus akan hiburan, dan budget limit services. Pemahaman terhadap shared values ini dapat memberikan wawasan bagi pelaku bisnis video streaming untuk mengembangkan dan meningkatkan strategi bisnis dan produk yang tepat bagi kalangan pekerja muda.
Prediction Of Employee Disciplinary Punishment At The Departmen Of Agriculture Payakumbuh City Through Approach Binary Logistic Regression Susi Suheni; Jerry Heikal
Journal of Business Economics and Management | E-ISSN : 3063-8968 Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Payakumbuh City Agricultural Service is one of the regional apparatus organizations which plays a role in providing direct services to the farming community, which is responsible for increasing the production of agricultural products which are useful for food supply as well as in terms of improving the welfare of farmers. Implementing work discipline is an important element in maintaining organizational quality and efficiency. Work discipline is the main foundation in creating an effective and efficient organization. Discipline reflects an employee's commitment to his responsibilities, including meeting work standards set by the organization. In the work environment, violations of organizational rules and policies cannot be avoided. Therefore, giving disciplinary punishment is an important instrument for handling these violations while preventing similar violations from occurring in the future. This research aims to predict employees within the Payakumbuh City Agriculture Service using Binnary Logistic Regression, which will later determine which employees will given disciplinary punishment and which employees will not be given disciplinary punishment. Disciplinary punishment aims to provide a deterrent effect and improve employee behavior. The data used in this research were 96 employee data from the Payakumbuh City Agriculture Service. Where there are 7 (seven) independent variables and 1 (one) dependent variable and from the processing results there are 2 (two) significant variables, namely Late and Fast Repeat.
K-Means Clustering: Customer Data Analysis in B2C Model at PT SCG Readymix Indonesia Lisdayanti, Dewi; Jerry Heikal
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7571

Abstract

PT SCG Readymix Indonesia merupakan perusahaan beton siap pakai dengan jaringan 33 batching plant yang tersebar di tiga wilayah utama Indonesia: West, Central, dan East. Perusahaan menyediakan beton dengan berbagai mutu, dari K150 hingga K450, serta produk khusus yang melayani empat segmen utama: residensial, komersial, infrastruktur, dan industrial. Untuk meningkatkan layanan, perusahaan menggunakan platform digital yaitu aplikasi Betonku dan e-commerce Tokopedia. Penelitian ini menggunakan algoritma K-Means Clustering untuk menganalisis data dari 100 pelanggan B2C di aplikasi Betonku dan Tokopedia guna mengelompokkan pelanggan berdasarkan karakteristik seperti usia, jenis kelamin, domisili, jenis proyek, nilai transaksi, dan metode pembayaran. Hasil analisa mengidentifikasi empat cluster utama, di mana Cluster 1 mendominasi segmen komersial dan residensial dengan rata-rata transaksi Rp. 67 juta, sementara Cluster 4 fokus pada proyek residensial dengan nilai transaksi Rp. 39 juta. Berdasarkan hasil yang didapatkan, online value proposition yang dapat direkomendasikan yaitu Monitoring Pengiriman Real-Time, One-Click Order, dan program loyalitas berbasis diskon. Integrasi teknologi Augmented Reality (AR) juga disarankan untuk membantu pelanggan memvisualisasikan lokasi proyek. Analisa ini membantu PT SCG Readymix Indonesia dalam mengembangkan layanan berbasis data, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan memperluas pangsa pasar
Analysis of Factors Influencing the Decision to Resubscribe to Spotify Premium Using Binary Logistic Regression Method Indah Nur Syamsi Aguston; Jerry Heikal
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8107

Abstract

Keputusan untuk kembali berlangganan (resubscribe) layanan Spotify Premium merupakan tantangan yang menarik untuk dianalisis, terutama dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor- faktor utama yang memengaruhi keputusan resubscribe Spotify Premium menggunakan pendekatan Marketing 8P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence, dan Partnership) sebagai kerangka analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi logistik biner dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 102 konsumen Spotify yang dipilih secara acak. Variabel independen meliputi berbagai aspek seperti kualitas audio, fitur, promosi, harga, dan kemitraan, sementara variabel dependen adalah keputusan pembelian ulang. Data survei diolah menggunakan Microsoft Excel, dinormalisasi, dan variabel berbentuk teks seperti "YA" dan "TIDAK" dikonversi menjadi nilai biner (1 dan 0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ulang adalah kualitas audio Spotify yang memuaskan dan paket bundling dengan provider telekomunikasi. Faktor lainnya tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ulang. Berdasarkan analisis terhadap 102 responden, model regresi logistik berhasil memprediksi bahwa sebanyak 99 konsumen akan melakukan pembelian ulang dan 3 konsumen tidak akan melakukannya, dengan tingkat akurasi model sebesar 86,3%. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi Spotify dan penyedia layanan serupa untuk memfokuskan strategi pemasaran pada kualitas layanan dan kemitraan strategis guna meningkatkan retensi pelanggan.
Co-Authors Abhiyoga Deyandra Putra Achmad Ichsan Adevi, Isye Rahayu Adhy Priyo Adi Setiawan Aditya Rachman Zarkasih ADRIAN PRATAMA Agung Ibrahim Agung Pribadi Agus Sugiono Ahmad Ilham Bachrie Harahap Alex Fernando Hasahatan Ali Sudrajat Andara Rahma Danurisa Anggini, Dewi Anjar Asmara Putra Annisa Liestiani Annisa Nurwanda Putri Antoni Irawan AYU WULANDARI Bachrie Harahap, Ahmad Ilham Bambang Permadiyansach Berman J Hutabarat Budiyanto Hariandja Desy Maya Indriana Dewi Anggini Dewi Lisdayanti Dimas Hindrawan Doni Magat Harahap Dzaki Zakaria E. N. Budiyanto Hariandja Edoward N. Budiyanto Elisa Purnawati Elja Salwa Enny Enny Erni Susanty Erwan Hendrawan Fajar Hartanto Siswanto Fajar Kristianto Fanjili Gratia Mamonto Fetri Nelfa Ganang Kartiko Aji Gilang Kharisma Ramadhan Ibrahim Gulfi Oktariani Heidi Yanti Anggraeni Putri Helga Meilany Ign Agus Supriyono Indah Nur Syamsi Aguston Irma Nur Wanty Isfan Ferli jeffry kurniawan Lisdayanti, Dewi Lisdyanto Lucia Rainy Betari Marc Giulio Richard Marlina Maysheilla Chandra Mega Yunita Gayo Metta Karunia Michael Milastri Muzakkar Moh Masnur Monica Pongsibidang Mufti Kusuma Firdaus Muhammad Feyzel Khalfani Putra Ardanesworo Muhammad Ikhsan Nurseha MUHAMMAD YUSUF Mutia Karunia Antap Wulan Nandi Andrian Kurnia Putra Nayla Azkia Oci Citra Maharani Panka Gumilang Pratama Hadi Saputra Pratama, Renaldo Pratiwi Pratiwi Pratiwi Putri kirana Putri Syifa Humaira Raden Maart Adi Waskita Tjahjono Rafyon Sani Rayuli Wulandari Resman Yohanes Dolok Saribu Resman Yohanes Doloksaribu Retno Santoro Richard, Marc Giulio Rifko Sinaga Rinta Agustiani Dwiputri Riri Yunita Rivelino, Deva Rizki Agung Ramadani Rizky Feliana Devi Rudi Setiari samsul arifin Sari Riyani Satriya Perdana Savira Nurviriana Sayuti Shera Fanesha Siti Wulansari Sri Polya Kettipusem Susan Ratna Susan Ratna Salim Susi Suheni Suududdin, Suududdin Syakina Syakina, Syakina Tika Aldyah Tiyanda Hanti Arum Kusuma Vitto Rialialie Zahwa Nur Syahda Zahwa Nursyahda