Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Green Manufacturing in the Printing Industry: Research Trends, Implementation Challenges, and a Future Roadmap Rindi Antika Jubaedah; Dianta Mustofa Kamal
International Journal of Science and Society (IJSS) Vol. 2 No. 1 (2026): June
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/ijss.v2.i1.1

Abstract

The printing industry plays a vital role in communication, education, and the creative economy, yet it is also associated with considerable environmental impacts due to high energy consumption, reliance on petroleum-based raw materials, intensive water use, and significant waste generation. In response to increasing societal pressure, regulatory demands, and sustainability-oriented market expectations, Green Manufacturing has emerged as a critical paradigm to reduce the ecological footprint of the printing sector while maintaining its economic and social functions. This study aims to systematically review the existing body of knowledge on Green Manufacturing in the printing industry by identifying dominant research trends, examining key implementation challenges, and proposing a future-oriented research and policy roadmap. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following PRISMA guidelines, synthesizing 35 peer-reviewed international journal articles published between 2014 and 2024 and indexed in major scientific databases. The findings reveal three dominant research streams: (1) innovation in sustainable raw materials, including plant-based inks and recycled or bio-based substrates; (2) process and energy efficiency improvements through digital printing technologies and waterless printing systems; and (3) the adoption of circular economy principles for waste reduction and resource recovery. Despite technological progress, implementation remains constrained by high initial investment costs, technical performance gaps of green materials, fragmented sustainability standards, and limited awareness among consumers and small and medium-sized enterprises (SMEs). Based on identified gaps, this paper proposes a future roadmap emphasizing locally sourced eco-materials, integration of AI and IoT for process optimization, development of globally harmonized sustainability standards, and circular economy–driven business models. By positioning Green Manufacturing as a socio-technical transformation rather than a purely technological shift, this study contributes strategic insights for researchers, industry practitioners, and policymakers seeking to accelerate a sustainable transition in the printing industry. 
Systematic Literature Review: Analisis Dampak Kesalahan Pemasangan Timing Gear Pada Engine Diesel Randi Firmansyah; Dianta Mustofa Kamal
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 28, No 1 APR (2026): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelaah pengaruh kesalahan dalam pemasangan timing gear terhadap performa mesin diesel. Ketidaksesuaian seperti misalignment, celah gigi berlebih, serta kesalahan torsi pengencangan dapat menimbulkan kesalahan valve timing, getaran torsi, dan percepatan keausan komponen. Berdasarkan kajian literatur sistematis (2020–2025), deviasi sudut sekecil 1° dapat meningkatkan tegangan kontak hingga 35% dan berisiko menimbulkan benturan antara piston dan katup. Penerapan sistem pemantauan getaran serta algoritma kecerdasan buatan terbukti efektif mendeteksi kesalahan secara dini. Ketelitian dalam pemasangan dan penyetelan timing gear menjadi faktor utama menjaga efisiensi serta daya tahan mesin diesel.
Kajian Literatur Sistem PLTS Off-Grid untuk Aplikasi Pendinginan dan Mesin Pembuat Es di Wilayah Kepulauan Terpencil Dianta Mustofa Kamal; Yasmin Alifya Azfari
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 1 (2025): Ferbruari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i1.6

Abstract

Ketersediaan energi listrik yang terbatas di wilayah kepulauan terpencil masih menjadi kendala dalam mendukung sistem rantai dingin (cold chain) pada sektor perikanan, khususnya untuk pengoperasian mesin pembuat es dan sistem pendinginan. Kondisi tersebut mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perkembangan implementasi sistem PLTS off-grid pada aplikasi pendinginan dan mesin pembuat es di wilayah kepulauan terpencil melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan menggunakan metode PRISMA terhadap publikasi ilmiah periode 2018–2025 yang diperoleh dari Google Scholar, ScienceDirect, IEEE Xplore, dan SpringerLink. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif-komparatif berdasarkan konfigurasi sistem, kapasitas komponen utama, kebutuhan energi pendinginan, serta performa operasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem PLTS off-grid maupun sistem hibrida berbasis fotovoltaik mampu mendukung operasional mesin pembuat es pada daerah dengan keterbatasan akses listrik. Sistem hibrida memberikan keandalan yang lebih tinggi untuk beban pendinginan kontinu, sedangkan sistem off-grid lebih sesuai diterapkan pada wilayah tanpa jaringan listrik. Kajian ini memberikan rekomendasi bahwa optimalisasi desain sistem, kapasitas penyimpanan energi, dan karakteristik beban refrigerasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan keberlanjutan sistem rantai dingin pada sektor perikanan kepulauan.
Pengaruh Penambahan Limbah Kulit Jagung dalam Pembuatan Kertas terhadap Tekstur dan Kualitas Permukaan untuk Media Cetak Dianta Mustofa Kamal; Nadiah Tsabitah; Nayla Nazneen
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i2.2

Abstract

Indonesia, sebagai negara agraris dengan produksi jagung yang melimpah, menghasilkan volume limbah kulit jagung yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan limbah kulit jagung terhadap karakteristik fisik kertas daur ulang, khususnya tekstur dan kualitas permukaan sebagai media cetak. Limbah kulit jagung dipilih karena kandungan selulosanya yang cukup tinggi dan ketersediaannya melimpah di Indonesia. Proses pembuatan kertas dilakukan melalui tahap delignifikasi menggunakan NaOH, pemutihan dengan H₂O₂, dan pencampuran bubur kertas bekas dengan serat kulit jagung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa serat kulit jagung meningkatkan ketebalan, kekuatan tarik, serta memberikan tekstur permukaan yang lebih kasar namun tetap fungsional. Uji cetak mengindikasikan tinta masih dapat terserap dengan baik, meskipun terdapat sedikit penyebaran pada area kasar. Secara keseluruhan, kertas yang dihasilkan memiliki potensi sebagai alternatif ramah lingkungan untuk penggunaan sederhana seperti kerajinan tangan dan pencetakan non-komersial.
Identifikasi Pemborosan Menggunakan Metode Waste Assessment Model (WAM) pada Proses Produksi NC212 di Bagian Fuselage Assy dan Door Assy di PT Dirgantara Indonesia Dianta Mustofa Kamal; Yasmin Alifya Azfari
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i2.4

Abstract

Permintaan terhadap pesawat NC212 mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, mendorong PT Dirgantara Indonesia untuk meningkatkan target produksi dari 4 unit menjadi 6 unit per tahun pada 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pemborosan yang terjadi pada proses produksi di area Fuselage Assembly dan Door Assembly sebagai bagian dari upaya menurunkan cycle time dari 60 menjadi 41 work days. Metode yang digunakan adalah Waste Assessment Model (WAM) melalui Waste Assessment Questionnaire (WAQ) dan Waste Relationship Matrix (WRM), didukung dengan Value Stream Mapping (VSM) serta analisis Diagram Pareto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan paling dominan adalah waiting, disusul oleh motion dan inventory. Future VSM dirancang untuk mengatasi pemborosan utama melalui pengaturan ulang layout, sistem distribusi tools, dan penerapan sistem kanban. Implementasi strategi lean ini diharapkan mampu mendorong efisiensi waktu kerja dan mendukung pencapaian target produksi.
Improved of Process Production Disc Car Whell Type PSD3K (City Car Type) Herry Patria Hasan; Iwan Susanto; Belyamin; Dianta Mustofa Kamal; Ing-Song Yu
Recent in Engineering Science and Technology Vol. 2 No. 4 (2024): RiESTech Vol. 2 No. 4 Years 2024
Publisher : MBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59511/riestech.v2i04.71

Abstract

This research accelerates the production process with the aim of increasing productivity from Manufacturers engaged in the manufacture of automotive parts currently experiencing an increase in sales orders on the other hand facing problems in productivity due to cracked side dies in rim production to 1400 pcs. The cracking of the side die is due to thermal shock that occurs to accelerate the production process, as a result of which cracks occur in the side die. With the concept of conducting research in the field of direct production then analyzing the characteristics of mold materials, die characteristics, process characteristics, characteristics of finished products before and after changes by testing the results of the laboratory of measuring instruments and conducting trials of variations in machine setting parameters, variations in the production process and products produced. The experiment involved changing the standard temperature from 520 °C–545 °C to 532 °C–538 °C and reducing the immersion time from a minimum of 270–540 seconds to 332 seconds. It reduces the soaking time from 69 seconds to 46 seconds and the aging time from 190 seconds to 180 seconds, increasing the casting productivity from 194,870 Pcs/28 days to 213,311 Pcs/28 days from seven machines, thus meeting the customer's requirement of 200,000 Pcs/28 days without cracking side die. Durability testing on five product samples in accordance with TSD5605G standards confirms that the quality meets customer specifications. The results of this study prove that SKD6 matrial is much stronger than FCD550 against thermal shock. Keywords: thermal shock, die disc car wheel, manufacturing, automotive parts, casting productivity
Dampak Pelatihan Pengoperasian dan Perawatan Mesin Pencacah Sampah Plastik Bagi Komunitas Ciliwung Depok dan Warga RW 02 Pancoran Mas Depok Adi Syuriadi; Dianta Mustofa Kamal; Ahmad Bustomi; Arifia Eka Yuliana; Andy Permana Rusdja; Muhamad Hanhan Nugraha
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 1 (2026): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The issue of biomass waste along the Ciliwung River and household waste, poses significant environmental risks. Chopper technology has emerged as a potential solution to convert plastic waste into valuable products, in this case, plastic pellets. This community service initiative aims to enhance participants' skills in operating and maintaining chopper machine, which is used to convert plastic bottle waste into plastic pellets. The training was conducted over one day with 20 participants from the Ciliwung Depok Community and residents in RW 02, Pancoran Mas District, Depok City. The activities included theoretical presentations, equipment demonstrations, hands-on practice, and evaluations through pre-tests and post-tests. Data were analyzed using the Paired Two Sample for Means method. The training demonstrated a significant improvement in participants' knowledge and skills, as evidenced by a statistically significant difference in the average scores of the pre-test and post-test (p-value < 0.05). The results indicate that the training had a substantial impact on the participants' abilities before and after the training. Similar programs are expected to be implemented in other communities to raise environmental awareness and promote the use of eco-friendly technologies.
Penggunaan Pestisida dalam Pertanian: Resiko Kesehatan dan Alternatif Ramah Lingkungan: Pesticide Use in Agriculture: Health Risks and Environmentally Friendly Alternatives Fitriah Suryani Jamin; Dianta Mustofa Kamal; Restu Auliani; Mustar Rusli; Susatyo Adhi Pramono
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6342

Abstract

Penggunaan pestisida dalam pertanian merupakan praktik umum yang meningkatkan hasil panen, namun berpotensi menimbulkan masalah serius terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan pestisida, termasuk risiko kesehatan yang dihadapi petani dan masyarakat, serta pencemaran lingkungan yang ditimbulkannya. Penelitian ini menganalisis berbagai sumber data terkait dampak pestisida dengan menggunakan metode studi literatur, seperti gangguan kesehatan akut dan kronis serta penurunan keanekaragaman hayati. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun pestisida kimiawi dapat meningkatkan produksi pertanian, penggunaan yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan keracunan, pencemaran air, tanah, dan udara, serta degradasi ekosistem. Penelitian ini menyarankan alternatif penerapan metode pengendalian hama terpadu (PHT) dan penggunaan bio-pestisida yang lebih ramah lingkungan. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi kebijakan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan serta lingkungan dari penggunaan pestisida di Indonesia.