Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian C/N Rasio Berbeda Terhadap Pembentukan Bioflok Dan Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Muhamad Wijaya; Rita Rostika; Yuli Andriani
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan sistem bioflok dengan rasio C/N berbeda terhadap rasio konversi pakan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup lele, menentukan jenis rasio C/N yang menghasilkan rasio konversi pakan dan pertumbuhan lele terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah penambahan karbon molase dalam media bioflok dengan rasio A C/N 12 (molase), B C/N 18 (molase), C C/N 24(molase) dan D C/N 30 (molase). Benih lele dengan bobot rata-rata individu sebesar 5,98 ± 6,64 g. Lele dipelihara pada aquarium dengan volume 25 L selama 30 hari dan pemberian pakan 5% dari berat biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh rasio C/N berbeda terhadap rasio konversi pakan dan pertumbuhan benih lele (Clarias sp.) namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap rasio konversi pakan (Clarias sp.) dalam media bioflok. Rasio C/N yang terbaik menghasilkan pertumbuhan dan rasio konversi pakan yaitu C/N 12. Laju pertumbuhan spesifik yang dicapai pada perlakuan A, B, D dan C berturut-turut adalah 4,40; 4,07; 4,04, dan 3,88%. Nilai FCR yang dicapai adalah 0,89; 0,92; 0,98 dan 1,02. Nilai kelangsungan hidup lele berkisar antara 45-90%. Penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh rasio C/N berbeda dalam media bioflok dapat meningkatkan biomassa sel bakteri yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan bernutrisi. Penelitian ini membuktikan bahwa rasio C/N yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap rasio konversi pakan dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan lele dalam media bioflok.
Pengaruh Kombinasi Sumber Protein pada Pakan Benih Ikan Patin Siam (Pangasius hypophthalmus) Di Keramba Jaring Apung Waduk Cirata Siti Aliyah; Titin Herawati; Rita Rostika; Yuli Andriani; Irfan Zidni
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. X No. 1/Juni 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.441 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi limbah ikan tongkol dan tepung bungkil kedelai sebagai sumber protein pakan yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi benih ikan patin stadia pendederan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2017 di Keramba Jaring Apung Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum dan Ikan Hias (BPPPUIH) Waduk Cirata – Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap  (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dan tiga kali ulangan. Kombinasi limbah ikan tongkol dan tepung bungkil kedelai yaitu berturut – turut pakan A (100%,0%), B (87,5%, 12,5%), C (75%, 25%), D (62,5%, 37,5%), E (50%, 50%), dan F (Pakan Komersial). Benih ikan patin siam yang digunakan berukuran 5,57 ± 0,23 g (stadia pendederan) dipelihara dalam 18 unit waring dengan padat tebar 40 ekor/waring selama 60 hari. Pengaruh setiap perlakuan terhadap parameter dianalisis menggunakan analisis ragam atau Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan uji dengan berbagai kombinasi limbah ikan tongkol dan tepung bungkil kedelai sebagai sumber protein memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap laju pertumbuhan harian (LPH) dan tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) benih ikan patin siam. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa kombinasi 75% limbah ikan tongkol dan 25% tepung bungkil kedelai pada pakan benih ikan patin stadia pendederan memberikan hasil terbaik terhadap laju pertumbuhan harian sebesar 3,34% dan efisiensi pemanfaatan pakan sebesar 55,82%.
EDUKASI PEMANFAATAN CANGKANG TELUR DENGAN METODE BLENDED DI MASA PANDEMI Atiek Rostika Noviyanti; Haryono Haryono; Yuli Andriani; Dickry Abil Barry Pratama
Al-Khidmat Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v4i2.14574

Abstract

Masa Pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa yang dikemas dalam Kuliah Kerja Nyata Virtual Integratif Universitas Padjadjaran dengan berbagai program yang disusun secara berkelompok. Salah satunya adalah program edukasi pemanfaatan cangkang telur agar memiliki nilai guna yang dilakukan dengan metode blended. Cangkang telur merupakan limbah makanan yang sangat sering dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari. Cangkang telur memiliki karakteristik fisik yang khas dan kandungan kalsium karbonat sangat tinggi, sehinggga sangat berpotensi untuk biopestisida, pupuk, dan penetral kondisi tanah. Masyarakat di Desa Cibalanarik Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya pada umumnya juga tidak luput dari kesalahan persepsi terhadap cangkang telur tersebut karena kurangnya pengetahuan warga tentang pemanfaatan cangkang telur sebagai pupuk. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa tentang pemanfaatan cangkang telur sebagai pupuk. Intervensi yang dilakukan berupa edukasi tentang komposisi dan manfaat cangkang telur, hingga penayangan video tutorial cara membuat pupuk dari cangkang telur. Setelah dilakukan intervensi, masyarakat kini mengetahui komposisi dan manfaat cangkang telur terhadap pemanfaatan cangkang telur sebagai pupuk yang terlihat dari peningkatan rata-rata nilai  postes terhadap pretes. Setelah mengikuti program KKN ini diharapkan masyarakat Desa Cibalanarik dapat menerapkan ilmu barunya sehingga limbah cangkang telur menjadi lebih bermanfaat.
Polyculture and Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA) in Indonesia: A Review Muhamad Dwi Cahya; Ayi Yustiati; Yuli Andriani
Torani Journal of Fisheries and Marine Science VOLUME 4 NOMOR 2, JUNI 2021
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v4i2.13668

Abstract

Polyculture is an aquaculture system that culture more than one species of fish in a single culture pond. The application of the concept of polyculture continues to develop rapidly and at its peak in the late 20th century, the application of integration in aquaculture activities resulted in a new polyculture system based on the integration of species with different trophic levels and having mutualistic relationships or better known as Integrated Multi-Trophic Aquaculture (IMTA ). Utilization of aquaculture waste from mainly species culture by secondary species is able to create an ecologically balanced aquaculture system, improve water quality, eliminate biological traces and provide better economic benefits compared to monoculture cultivation systems. Knowledge of trophic levels, feeding habits, placement of living space are things that must be mastered so that there is no competition between species that can cause failure in polyculture and IMTA activities. As developing science and public awareness of environmental quality generate demand for aquaculture activities can be more environmentally friendly and pay attention to aspects of sustainability of aquaculture activity. The Polyculture and IMTA systems are aquaculture systems that have the potential to be applied because they fulfill these two aspects.
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI PENYEDIA PROTEIN HEWANI MELALUI BUDIDAYA LELE KOLAM TERPAL DI DESA CIPACING, JATINANGOR, SUMEDANG, JAWA BARAT Irfan Zidni; Yuli Andriani; Zahidah Hasan; Setiawan BSN
Dharmakarya Vol 7, No 4 (2018): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.214 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i4.20010

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat dengan mengaplikasikan kegiatan perikanan bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah warga sebagai upaya penyediaan protein hewani melalui budidaya ikan pada kolam terpal. Program ini dilaksanakan selama 3 bulan sejak September hingga November 2018 bertempat di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode yang dilakukan pada program ini meliputi : survei dan observasi lapangan, sosialisasi, penyuluhan, pembuatan instalasi kolam terpal, dan pedampingan. Jenis ikan air tawar yang dibudidayakan pada kolam terpal yaitu benih ikan lele ukuran 5-7 cm sebanyak 100 ekor/kolam terpal dengan jumlah total kolam terpal di Desa Cipacing sebanyak 15 buaH. Hasil survei dan observasi lapangan menunjukkan bahwa Desa Cipacing memiliki potensi lahan pekarangan yang luas yang dapat dioptimalisasikan untuk kegiatan perikanan serta memiliki sumber daya manusia yang baik untuk melakukan kegiatan perikanan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran adalah para pengurus karang taruna dan pengurus RW di Desa Cipacing. Tahap pertama masyarakat diberikan penyuluhan mengenai teknik budidaya ikan lele dan pemasangan kolam terpal. Selanjutnya dilakukan pendampingan proses pemeliharaan ikan termasuk kegiatan pemberikan pakan, serta pengelolaan kualitas air secara baik dan berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Desa Cipacing dapat memproduksi ikan lele skala berkelanjutan dalam rangka pemenuhan kebutuhan protein hewani untuk skala rumah tangga.
INTENSIFIKASI BUDIDAYA PAKAN ALAMI SEBAGAI PENUNJANG PENINGKATAN PRODUKSI BENIH IKAN TAGIH (Mystus nemurus C.V.) Yuli Andriani
Dharmakarya Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v11i1.33084

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini telah dilaksanakan di Kelompok UPR Karper Mina, Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam membudidayakan pakan alami Chlorella dan Artemia sebagai salah satu jenis pakan alami untuk benih ikan. Metode yang dilakukan pada program ini meliputi : survei dan observasi lapangan, sosialisasi, penyuluhan, pembuatan media budidaya pakan lami, budidaya pakan alami dan pendampingan. Penyediaan pakan alami untuk kegiatan budidaya benih ikan selama ini dilaksanakan dengan cara menangkap dari alam, sehingga pembudidaya sebaiknya memiliki kemampuan berbudidaya secara mandiri untuk menjada kuantitas dan kualitas pakan alami. Hasil survei dan observasi lapangan menunjukkan terdapat potensi sumber pakan alami serta sumber daya manusia yang dapat dioptimalisasikan untuk mendukung kegiatan perikanan diantaranya budidaya pakan alami untuk meningkatkan produksi benih ikan. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran terdiri para pembenih ikan yang tergabung dalam Kelompok UPR Karper Mina. Tahap pertama yaitu penyuluhan mengenai potensi dan peran penting pakan alami dalam kegiatan pembenihan ikan. Setelah dilakukan penyuluhan tentang jenis-jenis pakan alami dan media yang digunakan untuk budidaya selanjutnya dilakukan praktek budidaya pakan alami jenis Chlorella dan Artemia. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami urgensi pakan alami untuk pertumbuhan benih ikan, megetahui jenis-jenis pakan alami dan dapat membudidayakan pakan alami secara mandiri.
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PENYULUHAN PEMANFAATAN JAHE MERAH SEBAGAI TANAMAN BERKHASIAT ANTIRADANG BAGI KADER PKK DI DESA CIKIDANG KECAMATAN LEMBANG Jutti Levita; Sri Adi Sumiwi; Mutakin Mutakin; Tiana Milanda; Irma Meylani Puspitasari; Yuli Andriani; Ellin Febrina; Riezki Amalia; Ahmad Muhtadi
Dharmakarya Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v9i2.22883

Abstract

Hasil penelitian kami tentang pencarian tanaman berkhasiat anti radang telah membuktikan bahwa jahe merah dapat menurunkan laju pembentukan prostaglandin secara in vitro, bahkan senyawa kimia di dalam jahe merah terbukti dapat menghambat enzim siklo oksigenase, yaitu enzim yang berperan penting pada terjadinya radang, melalui pembentukan ikatan hidrogen dengan residu asam amino penting di dalam enzim tersebut. Oleh karena itu, jahe merah dipilih sebagai tanaman yang akan dipopulerkan oleh Tim Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, kepada kader PKK di Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan PPM ini meliputi (1) konsultasi kesehatan dan pemeriksaan tekanan darah peserta; (2) pendidikan masyarakat tentang radang dan pemanfaatan jahe merah sebagai swamedikasi radang; (3) difusi ipteks berupa demo pembuatan jahe merah instan sebagai minuman nutrisi. Dari sejumlah tujuh puluhun dangan yang disebarkan, kegiatan PPM dihadiri oleh empat puluh delapan peserta, terdiri dari 46 peserta wanita (95,83%) dan 2 peserta pria (4,17%). Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembekalan pemanfaatan jahe merah kepada kader PKK di Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dapat meningkatkan pengetahuan mereka.
PENGGUNAAN Lemna sp SEBAGAI PAKAN DALAM BUDIDAYA IKAN GURAME (Osphronemus gourami Lac.) DI KABUPATEN PANGANDARAN Yuli - Andriani; Iskandar -; Irfan zidni
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.424 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14656

Abstract

Ikan gurame (Osphronemus gouramy Lac.) merupakan jenis ikan unggulan Jawa Barat yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satu kelompok yang melakukan pembudidayaan ikan gurame adalah Kelompok pembudidaya ikan gurame Kawungsari di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Selain sebagai mata pencaharian melalui budidaya ikan secara umum, kelompok ini bermaksud mengembangkan ikan gurame sebagai komoditas unggulan daerah. Salah satu alternatif penyediaan pakan hijauan untuk ikan gurame adalah Lemna sp. Lemna sp adalah tanaman air yang berukuran kecil yang mengapung di atas air dan berpotensi sebagai pakan segar ataupun bahan pakan karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Kandungan protein berkisar 10–45 %, serat 7-14%, karbohidrat 35%, lemak 3-7%, dan kandungan vitamin dan mineral yang cukup tinggi. Tanaman air ini memiliki produktivitas yang tinggi. Dalam kondisi optimal jenis tumbuhan ini dapat menggandakan biomassanya hanya dalam waktu dua hari.  Produksi Lemna sp. dapat mencapai hingga 30 ton berat kering/ha. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilam para petani ikan tentang cara membudidayakan Lemna sp sebagai sumber pakan hijauan sehingga diharapkan dan meningkatkan produksi ikan gurame di Kelompok pembudidaya ikan gurame Kawungsari di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.
Lettuce and water spinach growth in silver catfish (Pangasius Sp) culture using aquaponic system Yuli Andriani; Zahidah Zahidah; Yayat Dhahiyat; Herman Hamdani; Ristiana Dewi
Jurnal Agro Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/8724

Abstract

Solid and liquid wastes from feces and fish feed residues can affect water quality, which in turn affect fish physiological processes, behavior, growth and mortality. So it is necessary to have water quality management in the aquaponic system. This study aimed to observe the growth of lettuce and water spinach as biofilters in silver catfish culture (Pangasius sp) using aquaponic system. The study was conducted at the Laboratory of Fisheries, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Universitas Padjadjaran, from March to April 2018. This was an experimental study using Randomized Block Design (RBD) with two treatments and six repetitions to compare between combination of silver catfish and water spinach with silver catfish and lettuce combination. The parameters observed were fish growth, fish survival, increase in  stem length, and increase in the number of leaves. The results show silver catfish and water spinach combination produced the highest crop with a stem length of 38.7 cm and more leaves with an addition of 16 leaves. A higher absolute growth of 7.79 grams fish-1 and 100% survival are also seen in this combination. Furthermore, water spinach is more effective as biofilter for aquaponic systems than lettuce.Limbah padat dan cair dari feses dan sisa pakan ikan dapat mempengaruhi kualitas air, yang selanjutnya memengaruhi proses fisiologis ikan, perilaku, pertumbuhan, dan angka kematian. Sehingga perlu adanya manajemen kualitas air pada sistem akuaponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pertumbuhan selada dan kangkung sebagai biofilter pada budidaya ikan lele (Pangasiussp) dengan sistem aquaponik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran dari bulan Maret hingga April 2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua perlakuan dan enam ulangan untuk membandingkan kombinasi Ikan Patin dan kangkung dengan kombinasi lele dan selada. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan ikan, kelangsungan hidup ikan, pertambahan panjang batang, dan pertambahan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan Kombinasi lele perak dan kangkung menghasilkan tanaman tertinggi dengan panjang batang 38,7 dan daun lebih banyak dengan penambahan 16 helai daun. Pertumbuhan absolut yang lebih tinggi sebesar 7,79 g ikan-1 dan kelangsungan hidup 100% juga terlihat pada kombinasi ini. Dengan demikan kangkung merupakan biofilter yang lebih efektif untuk aquaponik dibandingkan selada.
Peningkatan Kualitas Ikan Koi (Cyprinus carpio) di Kelompok PBC Fish Farm di Kecamatan Cisaat, Sukabumi Yuli Andriani; Asri Peni Wulandari; Rusky Intan Pratama; Irfan Zidni
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2019): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.5.1.33-38

Abstract

Various ornamental fish, such as koi and comet is a mainstay commodity from Nagrak Village, Cisaat District, Sukabumi Regency, West Java. The ornamental fish farmers in this village have been grouped in the form of pokdakan called “Pokdakan PBC Fish Farm”, which is chaired by Ikral Panutan. The main problem faced by members of this group is the color of the ornamental fish which still in low grade in quality. The purpose of this activity was to improve the quality of koi ornamental fish by using additional powder feed spirulina so that it can give added value to the production of ornamental fish produced. Community empowerment activities have been conducted for 4 months from July to October 2016. Steps of implementation include: 1) Socialization and initiation stage; 2) Training about fish culture management, spirulina culture method and feeding method using discussion method and demonstration plots; and 3) Evaluation and monitoring phase. The results obtained are generally these activities get the response and good results from the extension participants, as evidenced by the ability of farmers in cultured spirulina henceforth be applied as a mixture of fish feed can result in improved color quality of koi. Use of spirulina powder feed additional material on Cyprinus carpio of PBC Fish Farm proven to improve color quality, and provide value-added economy by 50–100 with the selling price ranging from IDR 3.000, per head to IDR 4.500–6.000 per tail.
Co-Authors Abi Muhamad Abdillah Abun Abun Achmad Rizal Ahmad Muhtadi Aisyah . Alan Alamsyah Alfian Raymondo Sinurat Ammar Fatalattof. A Andreas A. Hutahaean Anggi Adrian Hutapea anggi nugraha anggi nugraha Arini Nurisydayanti Gumilar Asri Peni Wulandari Atiek Rostika Noviyanti Aufa Aulia Kanza Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayi Yustiati Ayu Mardhiana Cahya, Muhamad Dwi Demas Faisal Derin Farhatu Shiyam Dian Yuni Pratiwi Dickry Abil Barry Pratama Drian Alif Anando Ellin Febrina Evi Liviawaty Fadilah Amelia Firman Setiawan Fittrie Mellyanawatie Pratiwy Fittrie Meyllianawaty Pratiw Fittrie Meyllianawaty Pratiwy Fittrie Meyllianawaty Pratiwy Gema Wahyudewantoro Gun Gun Cahyadi Handaka, Asep Agus Haryono Haryono Hasna Nabila Shobihah Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Herman Hamdani Heti Herawati Ibnu Bangkit Bioshina Suryadi Ibnu Dwi Buwono In In Hamidah Indri Nuraeni Irfan Herdiawan Irfan Rhamadhan Irfan Zidni Irma Meylani Puspitasari Iskandar - Iskandar - Iskandar - Iskandar - - Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Izza Mahdiana Apriliani Junianto - - Jutti Levita Katisya Abrina Prastyanti Kelvin Jonathan Pardede Kiki Haetami Lantun Paradhita Dewanti Masjamsir - Mayapada Fajarwati Mega L. Syamsudin Mia Miranti Rustama Mimin Fatimah Muhamad Dwi Cahya Muhamad Fatah Wiyatna Muhamad Fatah Wiyatna Muhamad Rozaq Nur Fauzi Muhamad Wijaya Muhammad Fatah Wiyatna Muhammad Raihan Gemilang Mulyawan - Mutakin Mutakin Naomi Masnida Yunisia Siregar Ratu Safitri Rheki Wulansari Rian Ramadan Rida Himyati Ridwan Ariyo Nugroho Riezki Amalia Rioaldi Sugandhy Risdiana Risdiana Ristiana Dewi Rita Rostika Rocella - Viernanda Rosa - Handayani Rosidah - Rosidah - - Rosidah Rosidah Rosidah Rosidah Rusky I Pratama Rusky I. Pratama Rusky I. Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Ruth Mawar Sagita - Yudhitstira Salim Ibrahim Setiawan BSN Siti Aliyah Sofiya Hasani Sri Adi Sumiwi Sukaya Sastrawibawa Sunarto Sunarto Syawaludin A. Harahap Taufik Ikhsan Kamil Tia Rostiana Siti Maesaroh TIANA MILANDA Titin Herawati Tri Puspita Ujang Subhan Walim Lili Yayat Dhahiyat Yayat Dhahiyat Yuniar Mulyani Zahidah - Zahidah Hasan Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah