Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Synergy of the young generation in prioritizing the use of Indonesian in public spaces Rusdiono Rusdiono; Fuzy Firda Zhan; As’ad Albatroy Jalius; Dina Nur Shadrina
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i2.11802

Abstract

Indonesia is an archipelagic country with ethnic and linguistic diversity. Through the Sumpah Pemuda (Youth Pledge), the Indonesian people agreed on Indonesian as a unified language to facilitate communication between people who have different local languages. However, in the current era of globalization, the existence of the Indonesian language is starting to be eroded. Many foreign languages are preferred in public spaces. Even though this is not in line with the mandate of the Indonesian constitution. Therefore, strengthening efforts are needed through the synergy of the younger generation in prioritizing the Indonesian language in public spaces through community service activities. This activity was carried out targeting the younger generation of 11th-grade students of SMA Negeri 1 Sungai Raya in Kubu Raya Regency as many as 30 people, through socio-political studies that focus on regulations and synergy. The forms of activity used in implementing this activity are in the form of giving a pre-test, giving material and face-to-face discussions accompanied by practice, and giving a post-test. The result of this activity is an increased understanding of the younger generation regarding the constitutional mandate of prioritizing the Indonesian language in public spaces through synergy between the younger generation and synergy between related actors such as the government, business sector, media, and academics.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBUDAYAAN GEMAR MEMBACA OLEH DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT wanday, tegar Oktavianus; Rusdiono, Rusdiono; RAHIM, ABDUL
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3079

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan kinerja Implementasi Kebijakan Pembudayaan Gemar Membaca Oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu capaian kinerja dan target yang telah direncanakan tidak sesuai harapan dalam memenuhi tujuan kebijakan yang ingin meningkatkan minat baca di Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian deskriptif melalui pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi melalui pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori dari van Meter & van Horn dalam Leo Agustino (2016:133) yang didasarkan pada variabel-variabel yang mempengaruhi implementasi kebijakan yaitu 1) Ukuran dan Tujuan Kebijakan, kesimpulanya masih belum mencapai tujuan meningkatan minat baca di kalimantan Barat, 2) Sumber Daya, kesimpulannya penggunaaan sumber daya yang belum berhasil mencapai tujuan kebijakan, 3) Karakteristik Agen Pelaksana, kesimpulannya pelaksana sudah melaksanakan tugas fungsi dan sesuai standar prosedur sebagaimana mestinya, 4) Sikap atau Kecenderungan Para Pelaksana, kesimpulannya sangat antusias dan menjalankan kebijakan dengan cukup baik, 5) Komunikasi Antar Organisasi dan Aktivitas Pelaksana, kesimpulannya sudah menjalankan komunikasi dengan baik antar pelaksana , 6) Lingkungan Sosial, Ekonomi, Politik kesimpulannya keadaan ekonomi yang sulit mempengaruhi minat baca masyarakat. Adapun saran yang direkomendasikan oleh peneliti adalah meningkatkan kinerja dengan baik dengan maksimalkan potensi sumber-sumber daya dengan baik.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SAMPAH OLEH BANK SAMPAH BERKAH MENDAWAI DI KELURAHAN BANSIR LAUT KOTA PONTIANAK MAULIDIA, NURUL RAHMADATUN; Rusdiono, Rusdiono; Triyono, Joko
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pengelolaan Sampah Oleh BankSampah Berkah Mendawai di Kelurahan Bansir Laut Kota Pontianak. Penelitian menggunakanmetode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Proses pengumpulan data yang dilakukanmelalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalahteori Kreitner dan Kinicki (dalam Soetopo, 2010), yang memiliki aspek pengukuran efektivitas yaitu:1) Pencapaian Tujuan, Bank Sampah Berkah Mendawai dinilai belum sepenuhnya efektif karena darisisi kualitas produksi dan standarisasi pupuk organik cair belum sesuai dengan target pengurus. 2)Tersedianya Sumber Daya, bank sampah belum efektif, hal ini dilihat dari kurangnya jumlah SDMdan belum adanya sejumlah peralatan yang mendukung untuk proses pengelolaan sampah. 3) ProsesInternal dalam sisi kepuasan kerja, bank sampah juga belum efektif. Anggota belum dapat menerimabagi hasil dari operasional dikarenakan keuntungan bank sampah belum mencukupi untuk menggajikaryawan, hal ini menyebabkan anggota tidak merasa puas. 4) Kepuasan Anggota, bank sampahdinilai belum efektif karena masih kurangnya sosialisasi dari bank sampah sehingga menyebabkanrendahnya partisipasi masyarakat dalam memberikan dan memilah sampah secara mandiri. Agarpengelolaan sampah oleh Bank Sampah Berkah Mendawai dapat berjalan efektif, maka pihak banksampah perlu memperbaiki manajemen dengan merumuskan sistem perencanaan, produksi,pemasaran, dan pengawasan yang lebih baik dalam pengelolaan sampah.
Implementasi Program “Jendela Pontianak Integrasi” sebagai Bentuk Penerapan Masterplan Smart City di Kota Pontianak Ananda Pratiwi, Putri; Patriani, Ira; Pardi, Pardi; Rusdiono, Rusdiono; Habib Padilah, Ahirul
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2024.010.02.7

Abstract

This article aims to describe the Implementation process of the Jendela Pontianak Integrasi (JePin) Program as a form of Smart City  Masterplan Implementation in Pontianak City based on Pontianak Smart City  Masterplan 2019-2028. The issue regarding the Implementation  process of the Jendela Pontianak Integrasi (JePin) Program is interesting to research, considering that the services provided by Jendela Pontianak Integrasi (JePin) are not well utilized by the people of Pontianak City. In writing this article, it uses Charles O. Jones' theory in the implementation process which consisted of Organization, Interpretation and Application with a qualitative approach method with descriptive research type. The results of this study show that the Implementation of Jendela Pontianak Integrasi (Jendela Pontianak Integrasi (JePin)) as a form of Smart City  Masterplan Implementation in Pontianak City has a fairly good impact on the Pontianak City Government in implementing Smart City  and also has a good impact on the people who use it. The suggestion for this research is that the government can be more intensive in providing socialization and develop better features in Jendela Pontianak Integrasi (JePin) so that the desired goals can be achieved.
Reinventing Cooperative Power: Institutional Strengthening of The Koperasi Merah Putih, Parit Baru Village Rusdiono, Rusdiono; Zhan, Fuzy Firda; Jalius, As'ad Albatroy; Shadrina, Dina Nur
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.37792

Abstract

Abstract: Parit Baru Village, Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province, already has a Red and White Cooperative established based on Presidential Instruction of the Republic of Indonesia Number 9 of 2025. However, the institution faces several obstacles including weak governance and institutions within it. Therefore, this community service activity was carried out with the aim of supporting the improvement of insight, knowledge, and procedures for cooperative management in supporting the strengthening of the Red and White Cooperative institution with the principles of good cooperative governance. This activity was carried out in stages, namely with a systematic method: (1) conducting potential mapping, (2) providing counseling regarding the institution and governance of the Red and White Cooperative, and (3) formulating strategies for strengthening the institution and governance through SWOT analysis. The results of this activity are an increased understanding of the management and strengthening of the institution and its governance. In addition, the Collective Participation-Based Strengthening Model is also formulated in four main principles: (1) increasing member capacity through continuing education; (2) transparent, accountable, and participatory cooperative governance; (3) diversification of productive businesses based on local potential; and (4) the use of digital technology and Artificial Intelligence (AI). This model can be used as a basis for developing more systematic and sustainable community empowerment methods for the Merah Putih Cooperative, even on a national scale.Abstrak: Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, telah memiliki Koperasi Merah Putih yang didirikan berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025. Namun, lembaga tersebut mengalami beberapa kendala termasuk masih lemahnya tata kelola dan kelembagaan di dalamnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mendukung peningkatan wawasan, pengetahuan, dan prosedur pengelolaan koperasi dalam mendukung penguatan lembaga Koperasi Merah Putih dengan prinsip tata kelola koperasi yang baik. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap yakni dengan metode sistematis: (1) melakukan pemetaan potensi, (2) memberikan konseling mengenai lembaga dan tata kelola Koperasi Merah Putih, dan (3) merumuskan strategi penguatan lembaga dan tata kelola melalui analisis SWOT. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman tentang pengelolaan dan penguatan lembaga serta tata kelolanya. Selain itu, Model Penguatan Berbasis Partisipasi Kolektif juga dirumuskan dalam empat prinsip utama: (1) peningkatan kapasitas anggota melalui pendidikan berkelanjutan; (2) tata kelola koperasi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif; (3) diversifikasi usaha produktif berdasarkan potensi lokal; dan (4) pemanfaatan teknologi digital dan Kecerdasan Buatan. Model ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan metode pemberdayaan masyarakat yang lebih sistematis dan berkelanjutan untuk Koperasi Merah Putih bahkan dalam skala nasional.