Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH FINGER PAINTING CAT HOMEMADE TERHADAP KREATIVITAS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Aqillah, Lavicha Syasha; Suningsih, Taruni
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i1.4744

Abstract

ABSTRAKKreativitas merupakan kemampuan penting yang perlu distimulasi sejak usia dini karena menjadi dasar dalam berpikir orisinal dan pemecahan masalah. Namun, di beberapa lembaga PAUD, kreativitas anak belum tergali secara optimal. Finger painting  menggunakan cat homemade merupakan salah satu cara untuk menstimulasi kreativitas anak melalui aktivitas eksploratif yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh finger painting menggunakan cat homemade terhadap kreativitas anak usia 5–6 tahun di PAUD Ladas Berendai, Kota Prabumulih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif melalui desain One Shot Case Study. Sampel berjumlah 15 anak dari kelas B5 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji-t satu sampel. Hasil analisis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 4,32 ? t-tabel 2,145, sehingga H? ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa finger painting menggunakan cat homemade berpengaruh terhadap kreativitas anak usia 5–6 tahun, dan dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kemampuan kreativitas anak.Kata Kunci: Finger painting, Cat Homemade, Kreativitas, Anak Usia DiniABSTRACTCreativity is an essential ability that should be stimulated from an early age as it serves as the foundation for original thinking and problem-solving. However, in some early childhood education institutions, children's creativity ability has not been optimally stimulated. Finger painting using homemade paint is one way to stimulate children's creativity through fun and exploratory activities. This study aims to determine the effect of finger painting using homemade paint on the creativity of children aged 5–6 years at PAUD Ladas Berendai, Prabumulih City. This study employed an experimental research method with a quantitative approach using a One Shot Case Study design. The sample consisted of 15 children from class B5, selected through purposive sampling. Data were collected through observation and documentation, and analyzed using a one-sample t-test. The results showed a t-value of 4.32 ? 2.145, indicating that H? is rejected. Therefore, it can be concluded that finger painting using homemade paint has an effect on children's creativity, and can be used as an effective learning strategy to stimulate children's creativity ability.Keywords: Finger painting, Homemade Paint, Creativity, Early Childhood
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Alat Permainan Edukatif Pada IKM Bermain Bagi Guru TK di Kabupaten Lahat Rukiyah, Rukiyah; Suningsih, Taruni; Rantina, Mahyumi; Akbari, Akbari; Khotimah, Khusnul; Rahmawati, Rahmawati; Fuspita, Della
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The implementation of the Merdeka Curriculum for Play has not been implemented properly by Kindergarten Teachers in Lahat Regency, because they have not been able to create and optimize Educational Game Tools that are in accordance with implementation of Merdeka Curriculum for Play at the Early Childhood Education level. Also, as a form of collaboration between the Lahat Regency Government and Sriwijaya University in building superior Human Resources, especially Kindergarten Teachers, to be more qualified, competitive, and have character in improving competence as Kindergarten Teachers. The aim of this activity is to provide understanding in the form of training and mentoring in making educational game tools on the implementation of the Merdeka Curriculum for Play in Kindergarten Teachers at Lahat Regency. Method: This activity involved 20 Kindergarten Teachers in Lahat Regency, South Sumatra Province. The stages of this Community Service Activities are divided into 3, namely: 1) Planning; 2) Implementation; and 3) Evaluation. Result: Increase in teacher knowledge after participating in this activity with pre-test and post-test results of 32,25 points and an N-gain value of 77,24% in the Effective category. There is an increase in the ability of Kindergarten Teachers in Lahat Regency to make educational game tools on the implementation of the Merdeka Curriculum for Play. Conclusion: That activities were carried out effectively, received a positive response, and increased new knowledge for Kindergarten Teachers in Lahat Regency.
Coaching Clinic Penyusunan Modul Ajar Berbasis P5 Bagi Guru TK Di Kabupaten Lahat Hasmalena, Hasmalena; Syafdaningsih, Syafdaningsih; Rantina, Mahyumi; Suningsih, Taruni; Ayu Pagarwati, Lia Dwi; Mauidah, Mauidah; Alpionita, Putri Eksi; Yani, Dia Fitri; Ramada, Pasya Zafa; Fitriani, Ira
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13175

Abstract

Background: Kurikulum merdeka belajar merupakan wujud pengembangan kurikulum yang memudahkan peserta didik dalam pembelajaran. Proses pembelajaran berpusat pada materi yang mendasar untuk menumbuhkan keunikan dan meningkatkan keahlian serta kemampuan peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru di Kabupaten Lahat. Metode: Pengabdian dibuat dalam bentuk workshop /pelatihan, coaching clinic dan pendampingan dalam membuat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Hasil: Adanya peningkatan dari pengetahuan terlihat berdasarkan pre-test dan post-test yang telah diberikan dimana hasil pre-test mendapatkan rata-rata sebesar 55,5 dan rata-rata post-test peserta sebesar 85 dengan rata-rata kenaikan sebanyak 31. Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kurikulum merdeka dan penyusunan modul ajar berbasis P5.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK SAINS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5-6 TAHUN Sakinah, Sakinah; Suningsih, Taruni
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5614

Abstract

ABSTRAKKemampuan pemecahan masalah merupakan proses penting dalam kehidupan dan pendidikan, khususnya di bidang sains, yang melibatkan langkah-langkah sistematis untuk menemukan solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek sains terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menanam tomat ceri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas dengan total 46 anak. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar checklist dan dokumentasi. Kemampuan pemecahan masalah diukur berdasarkan empat indikator, yaitu memahami masalah, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi. Hasil analisis uji-t menunjukkan thitung = 2,713 > ttabel = 2,015 pada taraf signifikan 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek sains berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pada anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina Tanjung Batu, dan dapat dijadikan rekomendasi secara konkret tentang model pembelajaran terutama yang menstimulasi dalam kegiatan yang bertujuan mengasah pemecahan masalah seperti kegiatan menanam.Kata Kunci: Pembelajaran berbasis proyek sains, pemecahan masalah, anak usia 5-6 tahunABSTRACTProblem-solving skills are an important process in life and education, especially in science, which involves systematic steps to find solutions. This study aims to determine the effect of science project-based learning on the problem-solving skills of 5-6 year old children through cherry tomato planting activities. The study used a quantitative approach with a non-equivalent control group design quasi-experimental design. The research subjects consisted of two classes with a total of 46 children. Data were collected through observation using a checklist and documentation. Problem-solving skills were measured based on four indicators, namely understanding the problem, planning, implementing, and evaluating. The results of the t-test analysis showed that tcount = 2.713 > ttable = 2.015 at a significance level of 0.05, so Ho was rejected and Ha was accepted. Thus, science project-based learning has a significant effect on problem-solving skills in 5-6-year-old children at the Pembina Tanjung Batu State Kindergarten, and can be used as a concrete recommendation for learning models, especially those that stimulate activities aimed at honing problem-solving skills, such as planting activities.Keywords: Science project-based learning, problem solving, 5-6 year old children