Articles
Implementasi Pendekatan CRT Sunda Manda Pada Pembelajaran Lompat Tinggi untuk Meningkatkah Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI SMK N 2 Semarang
Hutomo, Moh Alfin;
Ardiyanto, Asep
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lompat tinggi melalui pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) pada siswa kelas XI SMK N 2 Semarang. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMK N 2 Semarang yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Indikator yang digunakan untuk menilai tes lompat tinggi yaitu 1) awalan, 2) tolakan/tumpuan 3) gaya gunting dan 4) mendarat. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian ini yaitu penerapan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik yang dapat dilihat dari ketuntasan klasikal. Ketuntasan klasikal pada siklus 1 sebesar 37%, sedangkan pada siklus 2 ketuntasan klasikal sebesar 80%. Melalui pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) peserta didik terlibat aktif dan lebih berani dalam melakukan lompatan.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENERAPKAN BUDAYA LITERASI FISIK SISWA KELAS 2 DI SD NEGERI PANDEAN LAMPER 01 SEMARANG
Mustaqim, Achmad;
Dewi Sagala, Anita Chandra;
Ardiyanto, Asep
Jurnal Cerdas Mendidik Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/cm.v1i1.12408
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran guru dalam menerapkan budaya Literasi Fisik siswa kelas 2 di SDN Pandeanlamper 01 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Penelitian yang dilakukan peneliti yaitu melakukan analisis peran guru dalam menerapkan budaya Literasi Fisik siswa kelas 2 di SDN Pandeanlamper 01 Semarang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) wawancara, (2) observasi, (3) angket, dan (4) dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas II, guru PJOK dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian siswa kelas II belum memiliki kebiasaan menerapkan aktifitas fisik secara melek fisik. Maka guru perlu mengembangkan supaya siswa mempunyai ketrampilan untuk bisa beraktifitas fisik, mempunyai kepercayaan diri untuk berpatisipasi dalam aktifitas fisik, mempunyai pemahaman akan pentingnya hidup aktif dan sehat. siswa yang belum paham tentang pentingnya literasi fisik maka peran guru diharapkan dapat menerapkan aktivitas fisik dan menjaga kesehatan di sekolah.
PENGEMBANGAN DESAIN PERMAINAN BERBASIS ADVENTURE EDUCATION DALAM KEMAMPUAN KOMUNIKASI DI KELAS 5 SEKOLAH DASAR
Sri Aprilia, Arifina;
Ardiyanto, Asep;
Fita Asri Untari, Mei
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i4.17144
Adventure is an interesting and challenging activity, such as engaging in explorative activities that uncover new things never previously discovered. Education is a learning process aimed at developing students' potential and improving the learning process. Communication skills refer to a process of interaction or reciprocal relationships between individuals who send and receive messages from one another. Based on this research, after students received an adventure-education-based game design, they became more interested in enhancing their communication skills. SDN 2 Cepokomulyo achieved a 90% interest rate, SDN 2 Triharjo reached 94%, and SDN 1 Sojomerto reached 95%. From this, it can be concluded that these elementary students are highly interested in learning activities developed using adventure-education-based games, making this approach highly effective.
Analisis Miskonsepsi Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Pada Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Kayen
Lizza, Fida Syarofiyatul;
Purnamasari, Iin;
Ardiyanto, Asep
Pena Edukasia Vol. 2 No. 3 (2024): Pena Edukasia
Publisher : CV. Supernova Office Stationary and Printing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research context that drives this research is the finding of misconceptions made by teachers in PJOK learning in elementary schools. PJOK learning in elementary school generally experiences a lot of obstacles, one of which is the learning model applied by many undisciplined elementary school teachers. Applied by many undisciplined elementary school teachers. The problem in this study is the factors that influence the occurrence of misconceptions and how patterns that allow misconceptions to occur in PJOK teachers. the purpose of this study is to analyze the problem factors why misconceptions occur in PJOK learning and analyze how the pattern of misconceptions in PJOK learning. This type of research uses qualitative methods. The research subjects in this study were principals and PJOK teachers in Kayen District. The sample used in this study amounted to 38 informants. Data collection techniques were carried out using observation, interviews, questionnaires and documentation. The results showed that the factors that influence misconceptions in PJOK learning based on the results of data analysis, are activities carried out, teaching concepts by teachers, and the ability and learning methods applied by teachers. Other factors that cause misconceptions experienced by students arise from within students and outside students. Factors from outside students include a lack of understanding of the new curriculum, lack of use of varied and interactive learning methods, and lack of understanding of student characteristics and stages of development.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERMUATAN WAYANG KULIT PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGEMBANGKAN DIMENSI BERKEBINEKAAN GLOBAL KELAS IV SEKOLAH DASAR
Fernanda, Puput Amellia;
Sundari, Riris Setyo;
Ardiyanto, Asep
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24150
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan dan kelayakan bahan ajar bermuatan wayang kulit pada mata pelajaran matematika untuk mengembangkan dimensi berkebinekaan global kelas IV sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Lamper Lor Semarang. Dari subjek penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan sampel sebanyak 25 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan ADDIE dengan tahapan: analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pendahuluan dengan teknik observasi dan wawancara, validasi oleh ahli media dan ahli materi, angkret respon guru dan angket respon siswa terhadap produk bahan ajar Tahap hasil yang persentase yang diperoleh dari validator ahli materi sebesar 96% dan 100% sedangkan validator media persentase yang diperoleh sebesar 97,14% dan 100%. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit yang telah dikembangkan termasuk dalam kriteria sangat baik dan sangat layak digunakan. Sedangkan rata-rata persentase respon guru kelas IV terhadap pengembangan bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit adalah sebesar 100%. Kemudian persentase angket tanggapa siswa memeproleh persentase sebesar 94,8%, hasil ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan menunjang kebutuhan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar dan mengembangkan dimensi berkebinekaan global.
Pengaruh Kerjasama Dalam Model Pembelajaran NHT Berbantu Media TTS Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Bilangan Cacah Kelas V SD
Zakia, Amelia Fatkhu;
Sulianto, Joko;
Ardiyanto, Asep
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24007
Penelitian ini bertujuan u ntuk mendeskripsikan apakah ada pengaruh kerjasama dalam model pembelajaran NHT berbantu media TTS terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa dan u ntuk mendeskripsikan apakah siswa dapat mencapai ketuntasan belajar di atas 75 menggunakan model pembelajaran NHT berbantu media TTS . Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. D esain penelitian menggunakan korelasional kuantitatif dalam model one-group posttest only . Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan angket dan tes. Hasil analisis data uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05 berarti terdapat pengaruh dari variabel kerjasama (X) terhadap variabel kemampuan pemecahan masalah (Y). Hasil nilai posttest menunnjukkan 100% siswa mendapatkan nilai 75, didukung hasil uji one sample T-Test mendapat nilai signifikasi 0,000 0,05 artinya nilai rataan sampel berbeda dengan rataan asumsi populasi sebesar 75 yang berarti tuntas. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh dari kerjasama dalam pembelajaran NHT berbantu media TTS terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa serta menggunakan model pembelajaran NHT berbantu media TTS siswa dapat mencapai ketuntasan belajar .
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SDN LIMPUNG 01
Pinasti, Mutiara Sekar;
Yosohartono, Aloysius Yohanes Soegeng;
Ardiyanto, Asep
Indonesian Journal of Elementary School Vol 6, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/ijes.v6i1.23868
Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh positif yang signifikan pembelajaran menggunakan model Make a Match terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SDN Limpung 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode pre-eksperimental dengan tipe one grup pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Limpung 01. Sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN Limpung 01 berjumlah 18 peseta didik. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik nonprobability sampling dengan jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian hasil nilai pretest menunjukkan rata-rata 54,44444 dan hasil posttest menunjukkan rata-rata 87,5. Maka siswa mengalami peningkatan sebanyak dari KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil uji-t dengan taraf signifikan 5% diperoleh sebesar 12,0389 dengan df = N-1 = 17 diperoleh 2,109816 maka dapat diketahui bahwa nilai yaitu 12,0389 artinya ditolak dan diterima. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya pengaruh positif yang signifikan pembelajaran menggunakan model Make a Match terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SDN Limpung 01.
Pengaruh Kerjasama Dalam Model Pembelajaran NHT Berbantu Media TTS Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Bilangan Cacah Kelas V SD
Zakia, Amelia Fatkhu;
Sulianto, Joko;
Ardiyanto, Asep
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24007
Penelitian ini bertujuan u ntuk mendeskripsikan apakah ada pengaruh kerjasama dalam model pembelajaran NHT berbantu media TTS terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa dan u ntuk mendeskripsikan apakah siswa dapat mencapai ketuntasan belajar di atas 75 menggunakan model pembelajaran NHT berbantu media TTS . Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. D esain penelitian menggunakan korelasional kuantitatif dalam model one-group posttest only . Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan angket dan tes. Hasil analisis data uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05 berarti terdapat pengaruh dari variabel kerjasama (X) terhadap variabel kemampuan pemecahan masalah (Y). Hasil nilai posttest menunnjukkan 100% siswa mendapatkan nilai 75, didukung hasil uji one sample T-Test mendapat nilai signifikasi 0,000 0,05 artinya nilai rataan sampel berbeda dengan rataan asumsi populasi sebesar 75 yang berarti tuntas. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh dari kerjasama dalam pembelajaran NHT berbantu media TTS terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa serta menggunakan model pembelajaran NHT berbantu media TTS siswa dapat mencapai ketuntasan belajar .
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERMUATAN WAYANG KULIT PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGEMBANGKAN DIMENSI BERKEBINEKAAN GLOBAL KELAS IV SEKOLAH DASAR
Fernanda, Puput Amellia;
Sundari, Riris Setyo;
Ardiyanto, Asep
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jwp.v6i1.24150
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan dan kelayakan bahan ajar bermuatan wayang kulit pada mata pelajaran matematika untuk mengembangkan dimensi berkebinekaan global kelas IV sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Lamper Lor Semarang. Dari subjek penelitian yang dilakukan peneliti menggunakan sampel sebanyak 25 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan ADDIE dengan tahapan: analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pendahuluan dengan teknik observasi dan wawancara, validasi oleh ahli media dan ahli materi, angkret respon guru dan angket respon siswa terhadap produk bahan ajar Tahap hasil yang persentase yang diperoleh dari validator ahli materi sebesar 96% dan 100% sedangkan validator media persentase yang diperoleh sebesar 97,14% dan 100%. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit yang telah dikembangkan termasuk dalam kriteria sangat baik dan sangat layak digunakan. Sedangkan rata-rata persentase respon guru kelas IV terhadap pengembangan bahan ajar matematika bermuatan wayang kulit adalah sebesar 100%. Kemudian persentase angket tanggapa siswa memeproleh persentase sebesar 94,8%, hasil ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan menunjang kebutuhan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar dan mengembangkan dimensi berkebinekaan global.
ANALISIS UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA SISWA KELAS II SD PT ULUL ABSHOR KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG
Nova, Sabina Gushe;
Ysh, A. Y. Soegeng;
Ardiyanto, Asep
Literasi Vol 6, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/literasi.v6i1.24670
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah adanya kesulitan membaca yang dialami siswa khususnya siswa kelas II di SD PT Ulul Abshor yang akan berdampak serius pada pencapaian akademik dan perkembangan belajar siswa ke jenjang selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya tindakan guru, kendala yang dialami guru, dan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas II SD PT Ulul Abshor. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian menemukan hasil bahwa upaya yang diterapkan guru, meliputi penggunaan metode pembelajaran kartu huruf, memberikan jam tambahan khusus kepada siswa yang terindikasi kesulitan membaca, penyediaan buku khusus latihan membaca. Penelitian ini menguatkan bahwa peran guru sangat penting dalam mengatasi kesulitan membaca melalui tindakan atau upaya yang tepat dan konsisten. Kemudian dapat disimpulkan bahwa penerapan upaya pembelajaran yang bervariasi tepat untuk meningkatkan kemmpuan membaca siswa. Saran yang dapat disampaikan, diharapkan bagi guru untuk dapat melakukan perencanaan upaya baru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa yang lebih efektif dan merencanakan pula cara untuk mempertahankan kemampuan membaca siswa.