Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kandungan Logam Berat Tanah TPA Antang Makassar Menggunakan Metode XRF Vistarani Arini Tiwow; Sulistiawaty Sulistiawaty; Meytij Jeanne Rampe; Mulyana Mulyana
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.581 KB)

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang analisis kandungan logam berat tanah TPA Antang Makassar menggunakan metode XRF. Pengambilan sampel pada dua titik mewakili zona tumpukan sampah lama dan zona tumpukan sampah baru. Pengujian sampel menggunakan X-Ray Flourescence (XRF) untuk mengetahui kandungan logam berat pada tanah di TPA. Kandungan logam berat pada tanah di area timbunan sampah baru TPA Antang  yang dominan adalah besi (Fe), mangan (Mn), zirkonium (Zr), dan seng (Zn). Sementara, kandungan logam berat pada tanah di area timbunan sampah lama TPA Antang yang dominan adalah besi (Fe), zirkonium (Zr), seng (Zn), tembaga (Cu). Dan timbal (Pb).  Logam berat ini diindikasikan berasal dari limbah rumah tangga, limbah industri, dan hasil pembakaran. Kata Kunci: Tanah, Logam Berat, XRF, TPA Antang
Analisis Sifat Magnetik Residu Tanah Pertanian Sebagai Solusi Menjaga Ketahanan Pangan Sulistiawaty Sulistiawaty; Vistarani Arini Tiwow; Usman Usman
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.21 KB)

Abstract

Abstrak. Ketahanan bahan pangan di Indonesia mulai memprihatinkan karena devisit akan ketersediaan beras akibat gagal panen saat terjadi bencana, apalagi jika ditambah dengan kesuburan tanah pertanian yang terganggu akibat adanya kandungan logam berat pada tanah pertanian. Salah satu sumbangan terbesar logam berat pada lahan pertanian dikarenakan penggunaan pestisida yang berlebihan. Keberadaan logam berat dapat diketahui dengan menelusuri sifat magnetik pada sedimen. Telah dilakukan penelitian di Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan yang merupakan salah satu daerah swasembada beras di Indonesia, tepatnya pada 6 kecamatan dan 10 desa yaitu Kecamatan Kulo Desa mario, Kecamatan Baranti Desa Panreng, Kecamatan Pancarijang Desa Kadidi, Kecamatan Maritengngae Desa Kanie, Kecamatan Pitu Riawa Desa Lasiwala dan Kecamatan Watang Sidenreng Desa Talawali, Desa Empagae, Desa Kanyuara, Desa Aka-akae, Desa Damai. Pengambilan sampel dan analisis Suseptibilitas magnetik tanah dilakukan pada lapisan atas sebagai parameter kesuburan tanah pertanian, dengan tujuan untuk menganalisis nilai suseptibilitas magnetik pada residu tanah pertanian dan menganalisis sifat mineral magnetik pada residu tanah pertanian. Hasil analisis kualitatif menunjukan rentang nilai suseptibilitas magnetik frekuensi rendah 10,4 x 10-8 m3/kg sampai 71,5 x 10-8m3/kg. Hasil nilai χFD (%) yang diperoleh berada pada rentang 1,26% - 3,42%, Lahan dengan nilai χFD (%) kurang dari 2% mengindikasikan bahwa sampel tanah tersebut mengandung bulir multi domain (MD) dan masih memiliki kesuburan tanah yang baik untuk bercocok tanam, sedangakan  tanah dengan nilai χFD (%) 2-10% mengindikasikan bahwa sampel tanah tersebut memiliki domain superparamagnetik (SP) dan mengandung bulir stable single domain (SSD), sehingga telah mengalami penurunan kesuburan tanah untuk bercocok tanam.Kata Kunci: Tanah pertanian, Residu, Suseptibilitas magnetik
ANALISIS KARAKTERISTIK CURAH HUJAN DENGAN MENGGUNAKAN KLASIFIKASI SCHMIDT-FERGUSSON DI KOTA MAKASSAR Juliati Juliati; Sulistiawaty Sulistiawaty; Vistarani Arini Tiwow
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 19, No 2 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v19i2.44069

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Analisis Karakteristik Curah Hujan dengan menggunakan Klasifikasi Shmidt-Fergusson di Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola curah hujan dan menganalisis karakteristik curah hujan berdasarkan metode Schmidt-Fergusson di Kota Makassar. Data yang digunakan berupa data sekunder tahun 2012-2021 yang diperoleh dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar, Stasiun Klimatologi Kelas I Maros, dan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Paotere Makassar. Hasil analisis menunjukkan pola curah hujan di Kota Makassar periode tahun 2012-2021 mempunyai pola curah hujan monsun, yang ditandai dengan terjadinya peningkatan curah hujan pada akhir dan awal tahun yaitu pada bulan Desember, Januari, dan Februari. Sementara itu curah hujan mengalami penurunan pada bulan Juli, Agustus hingga September yang merupakan terjadinya musim kemarau dengan intensitas curah hujan sangat rendah, sebaliknya pada bulan Desember, Januari,  dan Februari merupakan waktu terjadinya musim hujan sehingga intensitas curah hujan sangat tinggi. Berdasarkan klasifikasi Schmidt-Fergusson karakteristik curah hujan di Kota Makassar berada pada tipe C (agak basah) dengan nilai Q sebesar 55,7.
The Effects of El Nino Southern Oscillation on Rainfall in the Karst Area of Maros, National Park Bantimurung Bulusaraung South Sulawesi and its Impact on Flood Disasters Muhammad Arsyad; Fitriani Fitriani; Vistarani Arini Tiwow; Pariabti Palloan; Sulistiawaty Sulistiawaty; Agus Susanto
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.772-780

Abstract

The aims of this study were to describe rainfall profiles, to analyze the effect of the El Nino Southern Oscillation (ENSO) on rainfall and its impact on flood disasters in the karst area of Maros, National Park Bantimurung Bulusaraung South Sulawesi. The data used were monthly data of ENSO parameters and monthly data on rainfall of Karst Maros TN Babul area in the range of 2011-2020. The monthly data of ENSO parameters consist of Oceanic Nino Index (ONI) data, namely Nino Index 3.4 and Southern Oscillation Index (SOI) obtained from the official website of NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) and from the official website of BOM (Bureau of Meteorology), respectively. Whereas, the monthly data of rainfall of Karst Maros TN Babul area was obtained from Maros Climatology Station, South Sulawesi. The data was analyzed (i.e. graph analysis and simple linear regression) using Microsoft Excel 2010 Software and ArcGIS Software for map creation. The results showed that the rainfall profile of the karst Maros TN Babul region for the period 2011-2020 has a monsoon rainfall pattern with the highest rainfall in December, January, and February, while the lowest rainfall occurs in June, July, and August. The significant effect of ENSO on rainfall in the Karst Maros TN Babul Area for the period 2011-2020 was categorized as a moderate with an ONI correlation coefficient value of 0.521 and SOI of 0.465. The effect of ENSO on rainfall is in the range from 25.9 to 33.1% which result in flood disasters in the karst Maros TN Babul area such as Bantimurung, Tompobulu, Camba, and Simbang districts. The flood disasters mostly occurs in January and December with rainfall intensity from high to very high category.
Peningkatan Literasi Numerasi Siswa dengan Simulasi Permainan Ular Tangga Sulistiawaty - Sulistiawaty; Ridwansyah Ridwansyah; Vistarani Arini Tiwow; Usman Usman; Sri Putri Wahyuni
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v3i1.47101

Abstract

Sasaran pendidkan di Indonesia saat ini berpusat pada peningkatan literasi dan numerasi siswa, terkhusus juga untuk Pendidikan dasar. Bukan tanpa alasan kenapa pemerintah perlu menekankan peningkatan literasi dan numerasi siswa, karena banyaknya siswa sekolah khususnya sekolah dasar masih kurang dalam pemahaman literasi dan numerasi, hal ini juga terjadi di sekolah SD Negeri Mawas yang menjadi sasaran pengabdian. Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan pengabdian ini adalah melakukan peningkatan pemahaman literasi numerasi siswa dengan simulasi permainan ular tangga. Metode yang digunakan berupa ceramah, demontrasi dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh adalah siswa memiliki tambahan pengetahuan dan pemahaman tentang literasi numerasi, kemudian siswa juga merasa tertarik dengan pembelajaran literasi numerasi ini karena disajikan dalam bentuk permainan dan dilakukan di luar kelas.
ANALISIS MINERAL MAGNETIK GUANO GUA KAWASAN KARST MAROS TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG Imam Ashari Sandi; Muhammad Arsyad; Vistarani Arini Tiwow
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v20i1.51365

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisis nilai suseptibilitas magnetik dan sifat guano Gua Mimpi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Sampel diperoleh di Gua Mimpi pada koordinat 05°01'10,6" S 119°41'11,3" E dengan mengambil sampel pada 30 titik yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode suseptibilitas magnetik dan XRD. Nilai suseptibilitas magnetik guano di Gua Mimpi bervariasi dengan rentang 2,867×10-6m3/kg hingga 85,507×10-6m3/kg. Hal ini mengindikasikan bahwa sampel mengandung mineral magnetik yang bersifat paramagnetik. Hasil analisis jenis mineral magnetik berdasarkan pola difraksi menunjukkan mineral yang dominan adalah Al(OH)3Aluminium (III) Hydroxide, Na2Al2Si3O102H2O Natrium Aluminosilikate, AlO(OH) Aluminium Oxide Hydroxide, Al2032Si4.2H2O Aluminium Silikate Hydrat, AlKO8Si3 Kalium Feldspar sementara mineral dalam jumlah minor terkandung pada sampel guano Fe3O4  Iron (II,III) Oxyde dan Si3O2 Quarzt.
Analisis mineral magnetik sedimen sungai Jeneberang berdasarkan data suseptibilitas magnetik Tiwow, Vistarani Arini; Saputra, M Reski; Susanto, Agus
Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jtf.2023.6.2.10022

Abstract

Telah dilakukan penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai suseptibilitas magnetik sedimen Sungai Jeneberang. Sampel diperoleh di Sungai Jeneberang pada koordinat 05°17'06,5" S 119°34'49,1" E dengan mengambil sampel pada 30 titik yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode suseptibilitas magnetik. Hasil menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik sedimen Sungai Jeneberang bervariasi dengan rentang 254,3×10-8 m3/kg hingga 4507,8×10-8 m3/kg. Hal ini mengindikasikan bahwa sampel mengandung mineral magnetit (Fe3O4) yang bersifat ferrimagnetik. Fe3O4 diduga bersumber dari litogenik (secara alami) hasil pelapukan batuan beku dan proses pedogenik serta juga antropogenik (aktivitas manusia) yaitu hasil pembakaran.
HUBUNGAN SUSEPTIBILITAS MAGNETIK DAN LOGAM BERAT PASIR BESI PANTAI SAMPULUNGAN, TAKALAR, SULAWESI SELATAN Tiwow, Vistarani Arini; Rampe, Meytij Jeanne; Sulistiawaty, Sulistiawaty; Palloan, Pariabti
ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 9, No 2 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/orbita.v9i2.17326

Abstract

ABSTRAKPantai Sampulungan merupakan salah satu pantai di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan sebagai kawasan wisata. Aktivitas pengunjung di pantai ini dapat mempengaruhi kualitas pasir besi. Dengan demikian, perlu dilakukan investigasi sifat magnetik pasir besi dan hubungannya dengan logam berat. Studi ini bertujuan menganalisis sumber mineral magnetik serta hubungan suseptibilitas magnetik dan logam berat pasir besi Pantai Sampulungan. Pengukuran parameter magnetik seperti suseptibilitas magnetik menggunakan alat Bartington Susceptibility Meter dilengkapi sensor MS2B. Metode XRF digunakan untuk identifikasi logam berat. Hasil menunjukkan bahwa mineral yang terkandung pada pasir besi bersifat ferimagnetik. Sumber mineral magnetik pada pasir besi dominan berasal dari proses pelapukan batuan secara alami atau litogenik. Hubungan suseptibilitas magnetik dan logam berat memiliki korelasi positif kuat. Kata kunci: suseptibilitas magnetik; logam berat; korelasi positif; litogenik; pantai sampulungan. ABSTRACTSampulungan Beach is one of the beaches in Takalar Regency, South Sulawesi, as a tourist area. Visitor activities on this beach can affect the quality of the iron sand. Thus, it is necessary to investigate the magnetic properties of iron sand and its relationship with heavy metals. This study aims to analyze the magnetic mineral resources and the relationship between magnetic susceptibility and the heavy metal iron sand of Sampulungan Beach. Measurement of magnetic parameters such as magnetic susceptibility uses a Bartington Susceptibility Meter equipped with an MS2B sensor. The XRF method is used to identify heavy metals. The results show that the minerals contained in the iron sand are ferrimagnetic. Iron sand's dominant magnetic mineral source comes from natural or lithogenic rock weathering processes. The relationship between magnetic susceptibility and heavy metals has a strong positive correlation. Keywords: magnetic susceptibility; heavy metal; positive correlation; lithogenic; sampulungan beach.
Karakterisasi Mineral Magnetik Sedimen Sungai Jeneberang Berdasarkan Analisis Morfologi Magnetik Tiwow, Vistarani Arini; Rampe, Meytij Jeanne; Susanto, Agus; Sulistiawaty, Sulistiawaty; Palloan, Pariabti; Saputra, M Reski
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Aktivitas pada daerah aliran Sungai Jeneberang menimbulkan permasalahan seperti pencemaran. Dengan demikian, perlu dilakukan monitoring kondisi lingkungan Sungai Jeneberang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis morfologi mineral magnetik sedimen Sungai Jeneberang, sehingga dapat diketahui sumber mineral magnetiknya. Metode yang digunakan adalah Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS). Hasil menunjukkan bahwa bulir magnetik pada sedimen Sungai Jeneberang berbentuk oktahedral tidak sempurna, spherule tidak sempurna, bersudut, dan tidak beraturan. Topografinya tidak rata dan bertekstur kasar. Bulir magnetik yang berbentuk oktahedral dan bersudut merepresentasikan bulir alami dari mineral magnetik dan bulir berbentuk bulat (spherule) merepresentasikan bulir magnetik akibat hasil oksidasi/pembakaran dan proses diagenesis karena kehadiran material antropogenik. Kandungan unsur Fe dan O yang dominan serta sedikit kandungan Ti mengindikasikan sedimen Sungai Jeneberang mengandung mineral titanomagnetit.  Kata Kunci: sedimen, mineral magnetik, morfologi magnetik
Analisis Neraca Air Sungai Bantimurung Kawasan Karst Maros Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Putriani, Putriani; Arsyad, Muhammad; Susanto, Agus; Tiwow, Vistarani Arini
Wahana Fisika Vol 9, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v9i2.74168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil curah hujan Kawasan Karst Maros Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dan menganalisis besar surplus dan defisit air DAS Bantimurung. Data penelitian yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah pada penelitiaan ini adalah data curah hujan dan suhu udara 33 tahun (1991-2023) diperoleh dari data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Hasil analisis data menunjukkan pola curah hujan rata-rata bulanan selama tiga puluh tiga tahun (1991-2023) di Kawasan Karst Maros Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung memiliki tipe hujan berpola monsun dengan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember, Januari dan Februari ini dikarenakan pada bulan tersebut dilalui oleh angin monsun barat sedangkan curah hujan terendah terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus ini dikarenakan pada bulan tersebut dilalui oleh angin monsun timur. Analisis besar surplus dan defisit menggunakan metode Thronthwhaite. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode Thornthwaite, surplus tertinggi terjadi pada bulan Januari sebesar 428,21 mm/bulan dan surplus terendah terjadi pada bulan Mei sebesar 19,52 mm/bulan. Kemudian pada bulan selanjutnya terjadi defisit air pada bulan Juni sebesar 0,37 mm/bulan dan tertinggi terjadi pada bulan September sebesar 73,39 mm/bulan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adi Prasetiyo, Adi Agus Susanto Anastacya Boroallo Andi Bida Purnamasari Angmalisang, Ping Astony Apita, Anastasya Arie Arma Arsyad Armstrong F. Sompotan Arsyad, Fahmiady Arsyad, Muhamad Bobanto, Maria D. Bunga Dara Amin Derek, Glladyvio Donny Royke Wenas Duhri, Nur Inayah Eko Hadi Sujiono Ferdy . Fitriani Fitriani Fuady, Syafiqatul Gerald Tamuntuan Heindrich Taunaumang Henny Lieke Rampe Henny Lieke Rampe Herman, Nurul Muthmainnah Imam Ashari Sandi Irfandy, Jeszy Wan Jasruddin Daud Malago Jeane V. Tumangkeng Jeilen Gabriela Nikita Nusa Jeszy Wan Irfandy Juliati Juliati Loding, Intan Eka Audrey Lucas, Bill Ryan Maureen Kumaunang Meytij Jeanne Rampe Moniaga, Wilson Marthin Muhammad Arsyad Muhammad Arsyad Mulyana Mulyana Nasrul Ihsan Nasrul Ihsan Nurul Muthmainnah Herman Pandara, Dolfie Paulus Pangkey, Mipantria Gabriela Pariabti Palloan Pariabti Palloan Pontororing, Henny Hesky Putriani, Putriani Rampe, Henny Lieke Ridwansyah Ridwansyah Saleh Saleh Sambolangi, Arise Saputra, M Reski Sari, Rati Puspita Sayenne Givenshe Pungus Sembiring, Rinawati Soma, Armanto Zet Tandi Sorongan, Christina Sri Putri Wahyuni Sulistiawaty - Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty, Sulistiawaty Sulistiawaty, S. Arini Syamsul Wahid Tabita, Novelita Tineke Makahinda Treesje K. Londa Unso, Kristina Usman Usman Virgin, Meyke Wewengkang, Pingkan Seila Wiwik Handayani Zulfikar Zulfikar