Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penilaian Kebijakan Publik dalam Akselerasi Transformasi Data Melalui Uji Statistik Nugraha, Billy; Ikatrinasari, Zulfa Fitri; Nugroho, Yamandito Mario
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 16, No 2 (2024): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v16i2.2329

Abstract

Tujuan penelitian saat ini untuk melakukan perancangan data bank terpadu (DBT) sebagai media perantara guna meningkatkan akselerasi transformasi data saat ini. Regresi linier berganda adalah metode statistik yang sesuai dengan penelitian saat ini, selain itu dipertimbangkan melalui analisis kuantitatif dan uji asumsi klasik yang dilakukan. Maka penelitian ini akan menghasilkan pernyataan (hipotesis) dari responden perihal kebijakan publik saat ini mengenai akselerasi transformasi data. Beberapa variabel independen pada penelitian saat ini yaitu: Data (X1), Strategi (X2), Perubahan Budaya (X3), Mengoptimalkan Proses (X4), dan Teknologi (X5). Sehingga dalam variabel independen tersebut akan menjadi parameter dalam mengetahui variabel apa yang berpengaruh terhadap akselerasi transformasi data. Kesimpulan yang dapat diambil pada penelitian saat ini adalah setiap variabel independen akan menghasilkan hipotesis dan perancangan penerapan DBT nantinya. Selain itu sebagai saran guna penelitian berikutnya dengan mengimplementasikan DBT yang menyesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini, maka akselerasi transformasi data meningkat secara signifikan
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pemesanan Produk Oleh Pelanggan di Internal Perusahaan Manufaktur Sihombing, Rustam; Juliastuti, Ovi Dwi; Ikatrinasari, Zulfa Fitri
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v8i1.3970

Abstract

Abstrak___ Penelitian ini dilakukan di salah satu perusahaan manufaktur otomotif dimana di perusahaan tersebut terdapat satu Departemen Supporting Machinery  yang bertugas untuk membuat produk-produk mesin produksi dan perlengkapan lainnya khusus untuk kebutuhan internal perusahaan. Disadari bahwa loyalitas pelanggan adalah hal yang sangat penting bagi keberlangsungan suatu usaha maka Departemen Suporting Machinery tersebut melakukan survey untuk memetakan faktor-faktor yang mengakibatkan pelanggan melakukan pemesanan produk tersebut dan bahkan menjadi pelanggan yang loyal. Penelitian dilakukan dengan melakukan survey terhadap para pelanggan atau responden terkait di lingkungan internal perusahaan. Hasil penelitian terhadap 40 responden dengan metode analisa faktor menunjukkan bahwa dari 16 variabel pernyataan terkait produk dan pelayanan menghasilkan empat faktor utama sebagai umpan balik untuk melakukan pelayanan terbaik kepada pelanggan tersebut. Keempat faktor tersebut adalah Kualitas Produk dan Pelayanan, Harga dan Nilai Tambah, Kemudahan Akses serta Respon dan Empati. Kata Kunci : Analisa Faktor; Produk dan Layanan; Pelanggan Loyal.
Pengaruh Pelatihan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Industri Baja (Studi Kasus Operator Crane) yang Dimediasi Oleh Variabel Kompetensi Hayyin, Fajar; Ikatrinasari, Zulfa Fitri
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 4 (2022): RENEWABLE ENERGY TOWARD SUSTAINABILITY OF SUPPLY CHAINS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2022.007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan Industri Baja (studi kasus operator Crane). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 136 responden, pengumpulan data menggunakan metode angket dan diuji dengan metode analisis data terkomputerisasi SEM-PLS. Penelitian ini menggunakan analisis data uji validitas, uji realibilitas, uji R Square dan Uji hipotesis yaitu Uji Path Coefficients untuk menguji pengaruh secara langsung maupun tidak langsung antara variabel independen terhadap variabel dependen. Sedangkan uji F untuk menguji apakah variabel independen secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan atau tidak signifikan dengan variabel dependen. Hasil Uji Path Coefficients Direct Effects untuk pelatihan (X1) terhadap Kinerja Karyawan (Y) diperoleh nilai = 3,077, Pelatihan (X1) terhadap Kompetensi (Z) = 5,331, Pengalaman Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) = 3,918, Pengalaman Kerja (X2) terhadap Kompetensi (Z) = 3,073, Kompetensi (Z) terhadap Kinerja Karyawan (Y) = 3,637, hasil ini menunjukan bahwa variabel independen secara langsung berpengaruh positif dan signifikan variabel dependen. Hasil Uji Path Coefficients Indirect Effects untuk pelatihan (X1) terhadap Kinerja Karyawan (Y) yang dimediasi Kompetensi (Z) diperoleh nilai = 2,858, Pengalaman Kerja (X2)terhadap Kinerja Karyawan (Y) yang dimediasi Kompetensi (Z) = 2,195, hasil ini menunjukan bahwa variabel independen secara tidak langsung (dimediasi kompetensi) berpengaruh positif dan signifikan variabel dependen. Serta untuk usulan perbaikan (Improvement) dipilih dari 5 indikator yang paling berpengaruh dari masing-masing Variabel.
Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) Dan Rapid Entire Body Assessesment (REBA) Pada Pekerja Welder Workshop Lembaga Penyiaran Sudibyo, Gimawati; Ikatrinasari, Zulfa Fitri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 18, No 1 (2024): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2024.v18i1.009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja pada pekerja Workshop di Lembaga Penyiaran. Kuesioner NMB disebarkan pada masing-masing section kerja, dan ditemukan bahwa pekerja section Welder memiliki nilai tertinggi sebesar 86. Setelah itu, dilakukan analisa lebih lanjut melalui metode analisis REBA dan OWAS, ditemukan bahwa pekerja Welder menghadapi tingkat risiko postur kerja dan tingkat MSDs yang sangat tinggi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan perancangan alat bantu berdasarkan data antropometri pekerja dan melalui FGD dengan berbagai pihak terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa perancangan alat bantu berhasil menurunkan nilai REBA dan OWAS secara signifikan. Pada pekerja Welder 1, nilai REBA menurun dari 11 (sangat tinggi) menjadi 5 (sedang), dan nilai OWAS menurun dari 4 (sangat tinggi) menjadi 2 (sedang). Pada pekerja Welder 2, nilai REBA menurun dari 10 (tinggi) menjadi 3 (rendah), dan nilai OWAS menurun dari 3 (tinggi) menjadi 1 (rendah). Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di Workshop Lembaga Penyiaran melalui perancangan alat bantu yang sesuai dengan kebutuhan pekerja Welder.