Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Simulasi Robot Inline Untuk Peningkatan Ketrampilan Teknologi Di SMK 10 Nopember Jakarta Selatan Widayat, Puspita Dewi; Ariyanti, Silvi
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 3 No 2 (2025): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v3i2.194

Abstract

The inline robot simulation training at SMK 10 Nopember, South Jakarta, aims to enhance students' technological skills and digital literacy to meet modern industry demands. The rapid development of information technology, including robotics, requires vocational schools to update their competencies. Limited access to basic robotics knowledge poses a significant challenge. This community service program includes simulation-based training that replicates real industrial conditions. Teachers also gain innovative teaching enrichment. The Industrial Engineering Department of Universitas Mercu Buana provides educational support through knowledge transfer. The training focuses on understanding and evaluating the inline robot simulation in digital industries. Expected outcomes include improved student understanding, academic publications, video documentation, and media articles. This program is designed to strengthen SMK graduates' competitiveness with industry-relevant skills.
PENINGKATAN KAPASITAS KEWIRAUSAHAAN BERKELANJUTAN MELALUI PELATIHAN HARGA POKOK PENJUALAN: SEBUAH INTERVENSI BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Prabowo, Herry Agung; Farida; Ariyanti, Silvi
ABDIMAS Vol 5 No 05 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v5i05.2408

Abstract

Anggota Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang, yang sebagian besar bekerja di sektor informal dengan akses terbatas pada pelatihan bisnis, menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan potensi kewirausahaan mereka karena adanya kesenjangan dalam manajemen keuangan dan kesadaran akan keberlanjutan. Intervensi dilakukan melalui lokakarya terstruktur selama satu hari yang mencakup aspek teknis, bisnis, dan pemasaran dalam kewirausahaan berkelanjutan. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan kewirausahaan berkelanjutan bagi pekerja migran Indonesia di Malaysia. Program ini berfokus pada pelatihan peserta dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dan menentukan strategi penetapan harga yang menguntungkan untuk produk daur ulang dan ramah lingkungan. Modul pelatihan utama meliputi perhitungan HPP, pengendalian biaya, strategi penetapan harga, dan analisis pasar. Penilaian sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata meningkat dari 58% menjadi 86%. Namun, sebagian peserta masih mengalami kesulitan dalam alokasi biaya overhead dan penyesuaian harga berbasis pasar, yang menunjukkan perlunya penyempurnaan lebih lanjut dalam metode pelatihan. Program ini berhasil memberdayakan anggota PERMAI dengan keterampilan manajemen keuangan yang esensial, sehingga mendorong praktik bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan. Program ini berkontribusi pada tujuan yang lebih luas dalam meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi pekerja migran Indonesia melalui kewirausahaan berkelanjutan.
A Systematic Review of Barriers to the Implementation of Iron Tablet Distribution in Indonesia Ariyanti, Silvi; Misnaniarti, Misnaniarti; Idris, Haerawati
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 4 No 12 (2025): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v4i12.438

Abstract

Introduction: Anemia in adolescent girls is a public health problem that requires serious attention. One recommended intervention is the regular administration of iron-fortified iron tablets (IBF). Objective: This study aims to evaluate the implementation of the TTD distribution program in Indonesia. Methods: The research method uses a systematic review using the PRISMA guidelines. After deduplication and screening, 10 articles met the inclusion criteria for analysis. Results and Discussion: Health education, cadre empowerment, and school environmental support have been shown to be effective in improving knowledge, attitudes, and some adherence to iron supplement consumption among adolescent girls. Barriers in urban areas include low adherence due to perceived side effects and unsupportive dietary patterns, while in rural areas, the main obstacles are limited access to distribution and healthcare resources. Conclusion: Program success is influenced by communication, resources, implementer disposition, and bureaucratic structure. Therefore, intervention strategies must be tailored to regional characteristics to maximize the effectiveness of anemia prevention in adolescent girls in Indonesia.
Rancang Bangun Sistem Administrasi Nilai Praktikum Berbasis Web di Laboratorium Teknik Industri Universitas Mercu Buana fauzi; Ariyanti, Silvi; Nurul Alfa , Bonitasari; Mishbah Habibillah, Gibran
Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (JURSISTEKNI) Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/jursistekni.v7i3.508

Abstract

Administrasi nilai praktikum di laboratorium Teknik Industri sering menghadapi tantangan dalam pencatatan dan pengelolaan data secara manual. Untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan nilai, dikembangkan sistem administrasi nilai praktikum berbasis web menggunakan Scriptcase, sebuah platform pengembangan low-code. Penelitian ini menerapkan metode pengembangan perangkat lunak berbasis Waterfall untuk memastikan sistem yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data nilai praktikum, mengurangi kesalahan input, serta mempermudah akses bagi dosen dan mahasiswa. Implementasi Scriptcase juga mempercepat proses pengembangan tanpa mengorbankan fleksibilitas dan fungsionalitas sistem.
Analisa Beban Kerja Dengan Metode Full Time Equivalent DAN NASA-TLX Untuk Menentukan Jumlah Tenaga Kerja Optimal Pada Unit Assy-Disassy (TVP-1) Engine Services PT. GMF Aeroasia Tbk Raharjo, Yoyok Muji; Ariyanti, Silvi
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 2 (2020): ARAH PENGEMBANGAN RISET ENGINEERING DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. GMF AeroAsia is a company engaged in aircraft maintenance or MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul). The problem in this research is the high overtime in the Assist-Disassy Unit (TVP-1) caused in completing the treatment process as much as possible in accordance with the predetermined Turn Around Time (TAT). The research method used is Full Time Equivalent (FTE) and NASA-TLX which aims to measure physical and mental workload, calculate the optimal number of employees and determine proposed improvements to improve these conditions. Based on the results of the FTE analysis, the physical workload received from a total of 15 were 6 people in the overload category consisting of 2 Engineers and 4 Senior Technicians. Meanwhile, from the results of the NASA-TLX analysis, the mental workload accepted by the Engineer position with an average score of 79.92 is categorized as High mental workload. While in the position of Senior Technician with an average score of 83.86, the mental workload category is Very High. The optimal number of Assy-Disassy Unit (TVP-1) manpower. 
PELATIHAN PEMBUATAN SOUVENIR BERBASIS BAHAN RESIN BAGI MASYARAKAT DI KREO LARANGAN TANGERANG Lubis, Sobron; Lam, Silvester; Putri A, Alifya; Ardiansyah, M. Irsal; Diputera H, Ayra; Ariyanti, Silvi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.25466

Abstract

The high unemployment rate after post-covid 19 has become a concern for the government, not only at the central government, but even in the regions to the sub-district level. Various efforts were made by the government to restore the economy, both from providing jobs and preparing human resources by conducting skills training. In addition to limited job opportunities, low ability/skills and education are one of the factors that make it difficult for people of productive age to get jobs. Kelurahan Kreo, which is located in the Banned sub-district, consists of 41RT and 13 RW that have potential productive age human resources, but have not been fully absorbed into the existing jobs. The minimum level of education, the average of which is high school graduation and the lack of skills makes it difficult to get a job, for this reason skills need to be given as a provision so that they can produce innovative works that can be commercialized. Based on this, community service activities will be carried out for the community in the Banned Kreo area, especially in RW 06. Activities will be carried out in the form of training making souvenirs made from resin, the training provided covers the theory and practice of making molds and pouring resin into molds. Participants consist of people of productive age and youth organizations and are divided into four groups. The shape of the product to be made is in accordance with the creations/innovations of the participants. It is hoped that this activity can increase the competence of the productive age community. Tingginya angka pengangguran setelah paca covid 19 menjadi perhatian pemerintah tidak hanya di pusat bahkan didaerah hingga di tingkat kelurahan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memulihkan perekonomian, baik dari penyediaan lapangan pekerjaan maupun mempersiapkan SDM dengan melakukan pelatihan ketrampilan. Disamping lapangan pekerjaan yang terbatas, kemampuan/skill dan pendidikan yang rendah merupakan salah satu faktor yang menyebabkan sulitnya masyarakat usia produktif untuk mendapatkan lapangan pekerjaan. Kelurahan kreo yang terletak dikecamatan larangan terdiri dari 41 rukun tetangga dan 13 rukun warga memiliki SDM usia produktif yang potensial, namun belum sepenuhnya terserap dalam lapangan pekerjaan yang ada. Minimnya tingkat pendidikan yang rata-rata tamat SMA dan kurangnya ketrampilan/skill menyebabkan sulit untuk mendapatkan pekerjaan, untuk itu perlu diberi ketrampilan agar sebagai bekal agar dapat menghailkan karya- karya innovasi yang dapat di komersialkan. Berdasarkan hal tersebut, maka kegitan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan kegiatan kepada masyarakat di kawasan kreo larangan khususnya di RW 06. Kegiatan yang akan dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan souvenir berbahan resin, pelatihan yang diberikan meliputi teori dan praktik pembuatan cetakan dan penuangan bahan resin kedalam cetakan. Peserta terdiri dari masyarakat usia produktif dan karang taruna dan dibagi dalam empat kelompok.Bentuk produk yang akan dibuat sesuai dengan kreasi/innovasi dari para peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi masyarakat usia produktif tersebut.
PELATIHAN DAN PENERAPAN MESIN MIXING PADA PEMBUATAN EMPEK-EMPEK PALEMBANG DI KREO LARANGAN TANGERANG Lubis, Sobron; Diputra, Ayra; P.A, Alifya.; Irsal, M.; Ariyanti, Silvi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26149

Abstract

Makanan khas Palembang yang merupakan kuliner Nusantara begitu popular di masyarakat, yaitu empek-empek. Bahannya terbuat dari ikan dan tepung sagu di sajikan bersamaan dengan semangkuk kuah pedas dan agak asam yang berwarna coklat kehitaman yang di sebut dengan cuko. Seorang pembuat dan penjual empek-empek di kawasan Kreo Larangan Tangerang telah memulai usahanya kurang lebih empat tahun. Usahanya saat ini sudah banyak peminatnya, empek-empek yang di buat, di jual dalam bentuk mentah dan matang, di jual di pasar Cipulir Kebayoran lama Jakarta dan juga secara online. Tim PKM telah melakukan survei dan wawancara kepada pemilik usaha empek-empek Needo yaitu Bapak Sukirman yang beralamat di jalan Kejaksaan III no 34 Kreo Larangan Tangerang, menurut beliau bahwa produksinya perhari sekitar 6 kg. Bahan baku seperti tepung, ikan Tenggiri, dan bumbu lainya dicampur dan di aduk untuk menjadi adonan dilakukan secara konvensional menggunakan tangan, sehingga untuk memproses empek-empek hanya bisa di lakukan sebanyak 1 kg untuk setiap pengadukan, waktu pengadukan sekitar 40 menit. Jadi jika produksinya 6 kg/hari, maka proses pembuatannya di lakukan 6 kali pengadukan di kalikan dengan 40 menit yaitu 240 menit , dan tentunya waktu dan tenaga yang di perlukan begitu besar. Hal ini yang menjadi permasalahan Bapak Sukirman dalam pengolahan empek-empek tersebut. Ada keinginan untuk meningkatkan produksinya, namun belum bisa memenuhinya di karenakan proses pengolahannya yang masih konvensional tersebut. Maka berdasarkan hasil survey tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk membantu usaha empek-empek Palembang agar proses pengolahan adonan menjadi lebih singkat dan kapasitas produksi lebih meningkat
PENGARUH INFILL DENSITY DAN WALL LOOPS TERHADAP AKURASI DIMENSI CETAK 3D BAHAN POLIMER Sobron Lubis; Heru Budi Kusuma; Didi Widya Utama; Gerard T.; Rayland; SIlvi Ariyanti
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vz0j7770

Abstract

Teknologi 3D printing berkembang pesat dan menjadi solusi inovatif dalam berbagai industry yang diawali dari pembuatan prototipe sehingga produksi massal. Material ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) dan PLA (Polylactic Acid) digunakan karena memiliki karakteristik fisik yang kuat dan simplification of the printing process. Namun, tantangan utama dalam 3D printing adalah akurasi dimensi hasil cetakan, yang dapat dipengaruhi oleh parameter proses seperti infill density dan wall loops. Kedua parameter ini memberi pengaruh bagaimana material disusun selama proses pencetakan, yang berdampak langsung pada dimensi akhir produk. Ketidakakuratan ini dapat menyebabkan kerugian materi, waktu, dan biaya, serta mempengaruhi kualitas produk akhir. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh parameter proses tersebut terhadap akurasi dimensi hasil cetakan, guna mengidentifikasi kombinasi optimal yang menghasilkan cetakan terbaik. Metode yang dilakukan secara eksperimental menggunakan 3D printing, bahan fillamen PETG (Polyethylene Terephthalate Glycol) dengan melakukan variasi parameter proses dan pengukuran akurasi dimensi hasil cetakan. hHasil cetakan berupa prototype funnel air velocity karburator sepeda motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infill density relative kecil memberi pengaruh terhadap perubahan pada dimensi luar, namun pada dimensi ketebalan cenderung meningkat dengan peningkatan jumlah densitas. wall loops memberi pengaruh kestabilan dimensi dan mendekari dengan dimensi referensi diameter funnel air velocity pada 6 wall loops sebesar 72,09 mm.
Pemilihan Parameter Proses Pembubutan Dalam Menentukan Kekasaran Permukaan N7 Baja ST 41 Lubis, Sobron; Kusuma , Heru Budi; Widjaya, Alvian Hartanto; Wibowo, Harry; Ken, Richard; Ariyanti, Silvi
Jurnal Teknik Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/jt.v23i2.455

Abstract

The turning process is a machining process on a cylindrical workpiece to produce a material profile as designed. The surface of the workpiece being machined produces rough scratches. The surface roughness of the workpiece is an indicator of the quality of the resulting surface. In machine construction, the surface roughness value has been determined by the designer according to the construction needs.The manufacturing process must be capable of forming metal and producing predetermined surface roughness values. The surface roughness value of the workpiece is influenced by several factors such as cutting parameters, cutting tools, coolant system, etc. This research was conducted to determine cutting parameters, especially cutting conductivity on the resulting surface roughness value. The study was carried out using a lathe and a carbide-type cutting tool to cut ST 41 steel. The cutting parameters were cutting speeds of 200, 215, 230, 245, and 260 (m/min), feeding, and depth of cut. Before machining is carried out, the cutting possibility of N7 is determined, namely 1.6 microns, based on the design of the shaft construction. To determine the roughness value to be achieved, the turning process is carried out by varying the cutting speed, cutting pass 0.1, 0.2, and 0.3 (mm/rev), while the depth of cut is 0.5 mm. After the cutting process is carried out, the surface roughness of the workpiece is measured. From the results of observations and measurements, it was found that the parameters closest to the desired surface roughness N7 (1.6) were cutting speed (Vc) 245 (m/min), feeding (f) 0.1 (mm/rev), and depth of cut (a) 0.1 mm with a roughness value of 1.63 µm.
Analisis Pengendalian Kualitas Pada Produk Cable Ladder dengan Menggunakan Metode DMAIC dan FMEA di PT. Trias Indra Saputra Umi Nurul Solikhah; Silvi Ariyanti
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 3 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/10.22441/0.22441/10.22441/pasti.2025.v19i3.012

Abstract

PT. Trias Indra Saputra merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang produksi cable support system. Salah satu produk yang dihasilkannya adalah cable ladder. Permasalahan yang terjadi yaitu diketahui bahwa terdapat ketidaksesuaian standar kualitas (defect) pada produk cable ladder yang melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan perusahaan yaitu 5%. Dari total 45.876 bagian yang diproduksi, terdapat 3.344 unit cable ladder yang mengalami defect. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis defect paling dominan serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya untuk dilakukan prioritas penanganan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu DMAIC dan FMEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis defect paling dominan pada produk cable ladder adalah HDG terkelupas dengan persentase 52%. Pada tahun 2023 didapatkan nilai DPMO sebesar 14.500 dengan nilai level sigma sebesar 3,68. Berdasarkan perhitungan menggunakan FMEA didapatkan hasil faktor penyebab paling potensial yaitu temperatur dan durasi pencelupan tidak sesuai dengan nilai RPN 392 dan kondisi permukaan produk kurang bersih dengan nilai RPN 294. Usulan perbaikan yang direkomendasikan yaitu: membuat SOP pelapisan hot dip galvanized, membuat list ketentuan pelapisan hot dip galvanized berdasarkan ketebalan materialnya, serta temperatur dan durasi pencelupan,  membuat form inspection report, dan membuat control list SOP.
Co-Authors Abrar Riza Adhitian Adhitian Adhitian Adhitian Adianto Adianto Agasha Wiyoso Alif.A.H. Emilza Alifya Askolani Putri Alifya P. A Alifya Putri Askolani Alifya Putri Askolani Alifya Putri Askolani Alvian Hartanto Wijaya Andika, Fidiarta Andrea Sigit Sulaksono Andrian Andrian Andrian Andrian Anjasmara, Peggy Anthony Tanujaya Ardiansyah, M. Irsal Ary Gunaryono Asmirawati Ismail Atica Angelin Bonitasari Nurul Alfa Chandrasah Soekardi CITRA RAMADHANTI, LIFIA Didi Widya Utama Diputera H, Ayra Diputra, Ayra Erry Yulian T. Adesta Fajar Aulia Kurniawan Farida Farida Farida Farida FAUZI Fidiarta Andika Gerard T. Gerard Theodorus Gunaryono, Ary Haerawati Idris, Haerawati Harry Wibowo Harry Wibowo Hasim, Lim Bryant Hasnida Ab-Samat Herry Agung Prabowo Heru Budi Kusuma Husnur, Achmad I Wayan Sukania Irsal, M. Irvan Yapto januar Ismail, Asmirawati Iveline Anne Marie Jesselyn Octavia John Michel Ken, Richard Keven Poul Keven Poul Kevin Timotius Kiki Arifin Kusuma , Heru Budi Lam, Silvester lamto widodo LIFIA CITRA RAMADHANTI Lina Gozali Lina Gozali Lithrone Laricha Salomon Lithrone Laricha Salomon Mishbah Habibillah, Gibran Misnaniarti Misnaniarti Mohd. Zulkifly Abdullah Monika Tangel Muhamad Zaki Adika Muhammad Zulkarnain Muhammad Zulkarnain Nathaniel . Nofi Erni P.A, Alifya. Peggy Anjasmara Popy Yuliarty Puspita Dewi Widayat Putri A, Alifya Raharjo, Yoyok Muji Rama Dinara Raylan Alexander Rayland Resa Taruna Suhada Reynaldi Reynaldi Ricky Miharja Rifqi Andika Putra Sadikin, Michael Salma Khaula Bazla Silvester Lam Silvester. L Siti Rohana Nasution Sobron Lubis Sobron Lubis Sobron Lubis Sobron Lubis Sobron Y Lubis Sobron Yamin Lubis Steven Darmawan Steven Darmawan Timotius, Kevin Umi Nurul Solikhah Wardani, Ni Luh Putu Agung Chandra Kusuma Widjaya, Alvian Hartanto Wijaya, Franky Wildan Yoga Pratama Wilson Kosasih Yamin Lubis, M. Sobron Zaskia Azhar Yasmin