Claim Missing Document
Check
Articles

Manusia Sebagai Makhluk Pedagogis Dalam Filsafat Pendidikan Agama Islam Nashir, Muhammad Haidar; Amirudin, Noor
TADARUS Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia dalam Islam memiliki potensi dididik sekaligus mendidik atau pedagogi, bakat dan lingkungannya merupakan dua garis konveirgensi yang memperjuangkaan pengembangan manusia, selain itu juga sebagai makhluk yang dapat berkembang dan berpendidikan, manusia juga membutuhkan pendidikan untuk mengembangkan dirinya. Karena manusia pada hakekatnya memiliki kemampuan untuk mengetahui tingkat tertinggi, sekaligus menempatkannya sebagai makhluk individu, sosial dan budaya yang tumbuh dan berkembang pada budaya secara keseluruhan, termasuk pendidikan dan juga sebagai manusia memiliki kemampuan rasional, dari kemampuan rasional yang bisa dipelajari manusia dari apa yang dilihatnya. Manusia dengan potensi tersebut dapat mengembangkan dirinya sebagai abdulloh dan kholifatulloh yang memiliki keunggulan dari makhluk lain.
IMPLEMENTASI METODE TALKING STICK PADA PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS 2 SD MUHAMMADIYAH GKB 2 GRESIK Indriyati, Yunita Berlian; Amirudin, Noor
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode Talking Stick dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas 2 SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pembelajaran konvensional yang dominan ceramah sering menyebabkan siswa pasif dan bosan. Metode Talking Stick dipilih sebagai solusi karena sifatnya yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan (PAIKEM), sehingga dapat mendorong siswa berani dalam berpendapat, melatih konsentrasi, serta mengasah keterampilan mendengarkan dan berpikir cepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara dengan guru PAI dan observasi langsung. Subjek penelitian adalah guru PAI dan siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik. Hasil observasi dan wawancara pada penelitian ini menunjukkan dampak yang positif dan signifikan, dimana siswa menjadi lebih berani dalam menjawab dan berpendapat karena adanya elemen kejutan dan tanggung jawab. Selain itu suasana belajar menjadi tidak kaku dan lebih menyenangkan serta mengurangi kebosanan. Elemen permainan juga meningkatkan semangat dan antusiasme siswa. Guru beralih peran menjadi motivator dan fasilitator, meningkatkan interaksi dan partisipasi merata. Meskipun ada tantangan seperti manajemen waktu dan dominasi siswa, metode ini terbukti efektif menumbuhkan tanggung jawab dan memetakan pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Talking Stick efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar PAI siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik.This study aims to examine the implementation of the Talking Stick method in Islamic Religious Education (PAI) learning to increase the activeness of second-grade students at Muhammadiyah Elementary School GKB 2 Gresik. The problem underlying this study is that conventional learning, which is dominated by lectures, often causes students to be passive and bored. The Talking Stick method was chosen as a solution because of its active, innovative, creative, and fun nature (PAIKEM), so it can encourage students to be brave in expressing their opinions, train concentration, and hone listening and quick thinking skills. This study uses a qualitative approach with descriptive methods, through interviews with Islamic Religious Education teachers and direct observation. The research subjects were Islamic Religious Education teachers and second-grade students at Muhammadiyah Elementary School 2 GKB Gresik. The results of observations and interviews in this study showed a positive and significant impact, where students became more courageous in answering and expressing their opinions due to the elements of surprise and responsibility. In addition, the learning atmosphere became less rigid and more enjoyable and reduced boredom. The game element also increased student enthusiasm and enthusiasm. Teachers shifted roles to become motivators and facilitators, increasing interaction and equal participation. Despite challenges such as time management and student dominance, this method proved effective in fostering responsibility and mapping student understanding. This study concludes that Talking Stick is effective in increasing the activeness of Islamic Education learning in Muhammadiyah GKB 2 Gresik Elementary School students
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI KISAH NABI NUH DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS 1 SD ALMADANY Asfira, Milta Aza; Amirudin, Noor
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4400

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran penting dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik sejak dini. Pada jenjang pendidikan dasar, khususnya kelas I, penyampaian materi PAI harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak agar nilai-nilai moral dan agama dapat dipahami dan diterapkan dengan baik. Salah satu materi krusial adalah kisah Nabi Nuh a.s. yang mengandung pesan keimanan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah Swt. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran PAI tentang kisah Nabi Nuh a.s. dengan menggunakan video animasi pada siswa kelas I di SD Almadany Gresik, mengevaluasi keefektifan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa, serta mengetahui respon siswa terhadap penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dilaksanakan pada Juni 2025, dengan subjek 27 siswa kelas I sebagai populasi sekaligus sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterlibatan siswa. Video animasi berperan tidak hanya sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media penanaman nilai-nilai agama yang bermakna.Islamic Religious Education (PAI) is an important subject in shaping the character and morals of students from an early age. At the primary education level, especially grade I, the delivery of PAI materials must be adapted to the child's developmental stage so that moral and religious values can be understood and applied properly. One of the crucial materials is the story of Prophet Nuh a.s. which contains messages of faith, patience, and obedience to Allah SWT. This study aims to describe the implementation of PAI learning about the story of Noah a.s. using animated videos for grade I students at Almadany Gresik Elementary School, evaluate the effectiveness of the media in improving student understanding, and determine student responses to its use. The research used a qualitative approach of case study type, conducted in June 2025, with the subject of 27 grade I students as the population as well as the sample. The results showed that the use of animated video media was effective in improving students' understanding, motivation, and engagement. Animated videos act not only as a means of delivering material, but also as a medium for instilling meaningful religious values.
REVITALISASI MADRASAH DINIYAH MELALUI PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL DI MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWWALIYAH AL-IKHLASH DESA MENTARAS KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK Noor Amirudin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.941-947

Abstract

Madrasah diniyah takmiliyah awwaliyah sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang bersifat keagamaan dan non-formal menjadi perhatiaan khusus untuk saat ini. Madrasah tersebut sebagai awal pendidikan agama Islam ketika anak-anak Islam belajar tentang agama Islam di pedesaan maupun di perkotaan. Nyatanya menunjukkan bahwa madrasah diniyah tersebut rata-rata masih kurang mendapatkan perhatian yang sangat serius dari kalangan masyarakat setempat. Masyarakat setempat kurang menganggap penting bagi anak-anak mereka seusia sekolah dasar. Padahal pendidikan berbasis adab dimulai dari madrasah tersebut. Untuk itu perlu adanya tawaran solutif, yaitu dengan revitalisasi madrasah diniyah takmiliyah awaliyah melalui pendekatan kearifan lokal sebagai upaya mengembalikan marwahnya di masyarakat. Adapun metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, dan fgd. Hasil dari pengabdian ini adalah madrasah diniyah takmiliyah awwaliyah al-ikhlash mempunyai karakteristik kearifan lokal model pelajar ideal yang terpancar dalam lima langkah pelajar berakhlak mulia; dicontoh, dibiasakan, dimotivasi, ditegakkan aturan, dan didoakan.
Mosques as Community-Based Educational Institutions: A Prophetic Social Science Perspective on Sakinah Family Education in Urban Indonesia Katni Katni; Nurul Iman; Noor Amirudin; Hilma Rofi Mahfudzhah; Hilal Chamdi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.9175

Abstract

The movement to promote sakinah (harmonious) families in Indonesia has been implemented for more than two decades; however, its outcomes remain limited, as reflected in the persistently high rates of divorce and domestic violence. Institutions such as BP4 have not yet played an optimal role, and public participation in harmonious family programs remains relatively low. In addition, formal educational institutions have not fully accommodated family education, leading to the emergence of mosque-based family education initiatives. This study investigates the role of mosques in providing harmonious family education using a prophetic social science approach.This research employed a qualitative field research design. The study was conducted in three mosques in the urban area of Ponorogo: Baitul Mukhlisin Mosque, Nurul Hasan Mosque, and Al Manar Mosque. Research subjects included mosque administrators and congregants, supported by documentary analysis. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed both during and after fieldwork. Data validity was ensured through triangulation techniques.The findings indicate that mosques play a significant role in harmonious family education through three main dimensions: (1) a religious role, which strengthens spiritual and moral foundations of family life; (2) a humanization role, which fosters social awareness, mutual respect, and ethical family relations; and (3) an independence role, which empowers families through knowledge and social support networks.These findings demonstrate that mosques function as important social capital in urban communities. Mosque-based harmonious family education offers a strategic approach to addressing rising divorce rates, domestic violence, bullying, and socio-economic challenges such as poverty and unemployment within families.
The Role of Muhammadiyah Mosques in Forming Harmonious Families Through Islamic Education in Gresik Regency Noor Amirudin; Suyoto Suyoto
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 18, No 1 (2026)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/intiqad.v17i2.28623

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Islamic religious education in the formation of sakinah families at Masjid Ahmad Dahlan and to determine the outcomes of its implementation on the development of congregational families. This research employed an empirical study with a qualitative approach. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation, while the data were analyzed using descriptive analysis methods. The findings indicate that the development of sakinah families through Islamic religious education at Masjid Ahmad Dahlan includes the fulfillment of social, spiritual, and material needs. The guidance activities have created a harmonious social pattern that supports the formation of sakinah families. Furthermore, the results show an improvement in the spiritual aspects of the congregation, indicated by the fulfillment of both material and spiritual needs as characteristics of a sakinah family. Therefore, the implementation of Islamic religious education at Masjid Ahmad Dahlan contributes positively to the formation of sakinah families, although it has not yet reached the highest level of sakinah.
Pengaruh Metode Talaqi Dalam Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Di Tingkat Sekolah Dasar Nur aizah Ratih Ningtiyas; Noor Amirudin
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/r8ysqt38

Abstract

Sekolah Dasar merupakan lembaga pendidikan untuk anak-anak sekaligus sebagai rumah kedua bagi mereka untuk mengembangkan potensi, belajar beradaptasi dengan dunia luar, mengenal berbagai macam karakter terutama belajar al-Qur’an. Metode yang dapat digunakan dalam menghafal al-Qur’an tersebut harus tepat karena ditemukan permasalahan terkait metode, untuk itu penelitian ini difokuskan pada metode talaaqi dalam peningkatan kemampuan membaca al-Qur’an. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket yang akan dibagikan kepada siswa. Hasil penelitian ini dapat diungkapkan bahwa dari data kuisioner dan 10 responden siswa-siswi kelas 5 SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik, motode talaqqi dapat meningkatkan kemammpuan membaca al-Qur’an. 70% siswa menyatakan setuju dan 30% siswa menyatakan sangat setuju terkait metode talaqqi dapat meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an.
Application of The Student Teams Achievement Division Method in a Cooperative Learning Approach to Learning Islamic Education at SMP Muhammadiyah 4 Giri Indri Wulan Ramadhani P; Noor Amirudin
Ar-Fachruddin: Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2024): Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education
Publisher : CV. Zamron Pressindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7401/p5ezav71

Abstract

This research aims to explore the application of the Student Teams Achievement Division (STAD) method within a cooperative learning approach to Islamic Education (PAI) at SMP Muhammadiyah 4 Giri. Conducted during the Odd/Even semester of the 2023/2024 academic year, this classroom action research utilizes a descriptive qualitative paradigm. The subjects of the study are students from SMP Muhammadiyah 4 Giri. Data collection techniques include observation sheets, test results, and documentation, while data analysis involves data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that the STAD method effectively enhances student engagement and learning outcomes in Islamic Education by fostering collaboration and active participation among students. The study concludes that the cooperative learning approach, particularly the STAD method, significantly contributes to improving students' academic achievements and interest in Islamic Education
Peningkatan Motivasi Belajar PAI Siswa Kelas 2 Melalui Media Pembelajaran Interaktif Wordwall Di SD Muhammadiyah 1 Kebomas Fitra Andriani Nur Jannah; Noor Amirudin
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 8 No. 2 (2025): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v8i2.3801

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa kelas 2 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Muhammadiyah 1 Kebomas mendorong penelitian ini untuk mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall. Penelitian bertujuan mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan Wordwall, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan guru PAI sebagai instrumen utama. Satu kelas siswa kelas 2 PAI sebagai sampel. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan motivasi belajar siswa setelah penggunaan Wordwall pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Wordwall terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar PAI siswa. Media interaktif ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran PAI.
Co-Authors Adelya Indah Safirah admin admin AFIF AFANDI Aisyia, Dewy Nasyiatul Anggraeni, Tantri Aniswatun Nisa’ Asfira, Milta Aza Ashfarina, Indah Noer Aslich Maulana Assama Samantragool Ayun, Rohmania Qurrota Chakimuddin, Mochammad Damayanti, Nurindah Rahmahnita Dandi Anggriawan David Budi Santoso Endranul 'Aliyah Endranul ‘Aliyah Fatimatuz Zahro Fatirana Firdaus Fida Nur Kholidah Fitra Andriani Nur Jannah Fitrah Dwi Rahmawati haris, achmad Hasan Basri Hasby Izhari Nur Hibri, Hilal Hilal Chamdi Hilma Rofi Mahfudzhah Indri Priyanti Indri Wulan Ramadhani P Indriyati, Yunita Berlian Irawan, Ika Cindrawati Iswanto, Yogi Izhar Nur, Hasby Jamilatussholikhah Jauhari, Imam Katni Katni Khoirotunnisa’ Khoirotunnisa’ Ladamay, Man Arfa Ladamay, Man Arfa' Lhudin, Ervin Achmad M Ishak Fahlevi Man Arfa Ladamay Man Arfa’ Ladamay Man Ode Arfa Ladamay Mawaddatun Nisa' Mawarda Habibah Maziyah, Alif Mindarti Mochamad Fakhri Ariono Moh Tanjung Fajriansyah Mufarik Erianto Muhammad Al-Lail Qadri Muhammad Thobib Muhammad, Suaib Murni Muyasaroh MUYASSAROH Nafi'ah, Khoirul Nashir, Muhammad Haidar Nisaurrohmah, Hanifah Novita Anggraini Nur aizah Ratih Ningtiyas Nur Fauziyah Nurlesia Lewang Nurul Iman Nurullia Anggraini Ode Moh Man Arfa Ladamay Ode Moh. Man Arfa Ladamay Ode Moh. Man Arfa Ladamay Paslah, Roni Rizqiyah Novita Sari Rosidah, Amilatur Rosihan Zain Muhamma Sabrina, Aisyah Okta Samsul Ulum Satria, Muhammad Bagus Siti Khodijah Suaib Muhammad Sulistiyawati Sulistiyawati Suyoto Suyoto Sya'bani, Mohammad Ahyan Yusuf Tazkiyatul Aini Ulum, Samsul Umi Latifah Zahro’, Niswatuz Zuliyanti, Roisyah