Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA MELALUI PELATIHAN RETORIKA DAKWAH PADA MAJELIS TABLIGH PIMPINAN DAERAH AISYIYAH KABUPATEN GRESIK Amirudin, Noor; Muyasaroh, Muyasaroh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1638-1643

Abstract

Dakwah in Islam is an invitation to do good that is moderate, of course in preaching it must pay attention to the rhetoric so that there are no elements of criticizing, vilifying, inciting and provoking between religions. Dakwah rhetoric is the art of speaking to influence others through dakwah messages. Dakwah rhetoric is a branch of communication science that discusses how to convey messages to others through the art of speaking so that dakwah messages can be received. Dakwah rhetoric can be interpreted as a speech or lecture that contains a dakwah message. This condition is a special concern for women from Aisyiyah Wringinanom Gresik Branch through a series of service activities with the theme Religious Moderation Education Through Dakwah Rhetoric Training at the Tabligh Assembly of the Aisyiyah Regional Leadership (PDA) Gresik Regency. The methods used in this service are lectures, discussions, brainstorming, and role-playing. The result of this service is that by holding dakwah rhetoric training for women preachers of the Tabligh PDA Council of Gresik Regency, they can be accustomed/trained and brave to become preachers both to just deliver dakwah personally, or to preach in general in the recitation while still paying attention to the principles of dakwah. that is in the rhetoric of dakwah.
MANAJEMEN MUTU DI PENDIDIKAN ISLAM: STUDI PUSTAKA TENTANG KONSEP DAN IMPLEMENTASI Ahmad Shuwaifi; Amirudin, Noor
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 9 No 02 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v9i02.26800

Abstract

Quality management in Islamic education presents significant challenges and opportunities in the face of globalization. This study aims to explore the concept and implementation of quality management in Islamic education through a literature review. The study employs a descriptive-analytical approach by analyzing secondary data from relevant literature. The findings indicate that the application of quality management principles based on Islamic values, such as Panca Jiwa and Sharia principles, can enhance the quality of education in Islamic institutions. Additionally, strategies such as Total Quality Management and the integration of Islamic values into the curriculum strengthen institutional competitiveness. However, the study also identifies significant challenges, including resistance to change, limited funding, and the need for technological adaptation. The study concludes that Islamic education requires a balanced quality management approach that aligns religious values with the demands of globalization. This study provides theoretical contributions to developing a quality management system that is relevant to the needs of the modern era.
IMPLEMENTASI PROGRAM TAHFIDZ ON THE STREET DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KUALITAS HAFALAN SISWA SD MUHAMMADIYAH 1 KEBOMAS GRESIK Noris Subahul Munir; Amirudin, Noor
Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 9 No 02 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/sr.v9i02.27531

Abstract

The rise of social media and digital technology has altered elementary students’ learning habits, including their consistency in memorizing the Qur’an. Exposure to short-form video content and digital multitasking has been shown to reduce students’ prospective memory and impair learning focus. In response, SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SDMURI) initiated the Tahfidz On The Street program, a Qur’anic memorization activity conducted every Friday morning in the schoolyard. This study aimed to explore the program’s implementation, supporting and inhibiting factors, and its impact on students’ memorization consistency and academic achievement. Using a qualitative approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. Findings revealed that the program significantly improved students' memorization consistency, tajwid accuracy, and confidence in reciting, without disrupting academic performance. Interestingly, strong institutional support compensated for the lack of parental involvement in students’ spiritual development. This program presents a promising contextual model of tahfidz education adapted to digital-era challenges. Future research is encouraged to explore family and technology integration in strengthening students’ Qur’anic memorization.
Pengaruh Penggunaan Media Aplikasi Kahoot Terhadap Pembelajaran Asmaul Husna Di SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gresik Ayun, Rohmania Qurrota; Amirudin, Noor
TADARUS Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v14i2.29365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media aplikasi Kahoot terhadap pembelajaran asmaul husna kelas 3 di SD Muhammadiyah 1 Kebomas. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 siswa dengan jumlah kelas kontrol 24 siswa dan kelas eksperimen 24 siswa. Analisis data yang disajikan dalam penelitian ini dengan membandingkan nilai pretest dan postets dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa pada kelas kontrol adalah 67,08 dengan nilai minimum sebesar 30 dan nilai maksimum 100. Untuk rata-rata nilai yang diperoleh siswa pada kelas eksperimen 82,92 dengan nilai minimum 60 dan nilai maksimum 100. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan yang berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikasi diperoleh 0,000 yang berarti bahwa 0,000 < 0,05, maka ditolak dan diterima. Jadi, artinya ada perbedaan nilai rata-rata siswa yang diajarkan dengan menggunakan media aplikasi Kahoot terhadap pembelajaran asmaul husna.
Manusia Sebagai Makhluk Pedagogis Dalam Filsafat Pendidikan Agama Islam Nashir, Muhammad Haidar; Amirudin, Noor
TADARUS Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia dalam Islam memiliki potensi dididik sekaligus mendidik atau pedagogi, bakat dan lingkungannya merupakan dua garis konveirgensi yang memperjuangkaan pengembangan manusia, selain itu juga sebagai makhluk yang dapat berkembang dan berpendidikan, manusia juga membutuhkan pendidikan untuk mengembangkan dirinya. Karena manusia pada hakekatnya memiliki kemampuan untuk mengetahui tingkat tertinggi, sekaligus menempatkannya sebagai makhluk individu, sosial dan budaya yang tumbuh dan berkembang pada budaya secara keseluruhan, termasuk pendidikan dan juga sebagai manusia memiliki kemampuan rasional, dari kemampuan rasional yang bisa dipelajari manusia dari apa yang dilihatnya. Manusia dengan potensi tersebut dapat mengembangkan dirinya sebagai abdulloh dan kholifatulloh yang memiliki keunggulan dari makhluk lain.
IMPLEMENTASI METODE TALKING STICK PADA PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS 2 SD MUHAMMADIYAH GKB 2 GRESIK Indriyati, Yunita Berlian; Amirudin, Noor
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode Talking Stick dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas 2 SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pembelajaran konvensional yang dominan ceramah sering menyebabkan siswa pasif dan bosan. Metode Talking Stick dipilih sebagai solusi karena sifatnya yang aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan (PAIKEM), sehingga dapat mendorong siswa berani dalam berpendapat, melatih konsentrasi, serta mengasah keterampilan mendengarkan dan berpikir cepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara dengan guru PAI dan observasi langsung. Subjek penelitian adalah guru PAI dan siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik. Hasil observasi dan wawancara pada penelitian ini menunjukkan dampak yang positif dan signifikan, dimana siswa menjadi lebih berani dalam menjawab dan berpendapat karena adanya elemen kejutan dan tanggung jawab. Selain itu suasana belajar menjadi tidak kaku dan lebih menyenangkan serta mengurangi kebosanan. Elemen permainan juga meningkatkan semangat dan antusiasme siswa. Guru beralih peran menjadi motivator dan fasilitator, meningkatkan interaksi dan partisipasi merata. Meskipun ada tantangan seperti manajemen waktu dan dominasi siswa, metode ini terbukti efektif menumbuhkan tanggung jawab dan memetakan pemahaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Talking Stick efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar PAI siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik.This study aims to examine the implementation of the Talking Stick method in Islamic Religious Education (PAI) learning to increase the activeness of second-grade students at Muhammadiyah Elementary School GKB 2 Gresik. The problem underlying this study is that conventional learning, which is dominated by lectures, often causes students to be passive and bored. The Talking Stick method was chosen as a solution because of its active, innovative, creative, and fun nature (PAIKEM), so it can encourage students to be brave in expressing their opinions, train concentration, and hone listening and quick thinking skills. This study uses a qualitative approach with descriptive methods, through interviews with Islamic Religious Education teachers and direct observation. The research subjects were Islamic Religious Education teachers and second-grade students at Muhammadiyah Elementary School 2 GKB Gresik. The results of observations and interviews in this study showed a positive and significant impact, where students became more courageous in answering and expressing their opinions due to the elements of surprise and responsibility. In addition, the learning atmosphere became less rigid and more enjoyable and reduced boredom. The game element also increased student enthusiasm and enthusiasm. Teachers shifted roles to become motivators and facilitators, increasing interaction and equal participation. Despite challenges such as time management and student dominance, this method proved effective in fostering responsibility and mapping student understanding. This study concludes that Talking Stick is effective in increasing the activeness of Islamic Education learning in Muhammadiyah GKB 2 Gresik Elementary School students
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI KISAH NABI NUH DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS 1 SD ALMADANY Asfira, Milta Aza; Amirudin, Noor
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4400

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran penting dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik sejak dini. Pada jenjang pendidikan dasar, khususnya kelas I, penyampaian materi PAI harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak agar nilai-nilai moral dan agama dapat dipahami dan diterapkan dengan baik. Salah satu materi krusial adalah kisah Nabi Nuh a.s. yang mengandung pesan keimanan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah Swt. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran PAI tentang kisah Nabi Nuh a.s. dengan menggunakan video animasi pada siswa kelas I di SD Almadany Gresik, mengevaluasi keefektifan media tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa, serta mengetahui respon siswa terhadap penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dilaksanakan pada Juni 2025, dengan subjek 27 siswa kelas I sebagai populasi sekaligus sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterlibatan siswa. Video animasi berperan tidak hanya sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media penanaman nilai-nilai agama yang bermakna.Islamic Religious Education (PAI) is an important subject in shaping the character and morals of students from an early age. At the primary education level, especially grade I, the delivery of PAI materials must be adapted to the child's developmental stage so that moral and religious values can be understood and applied properly. One of the crucial materials is the story of Prophet Nuh a.s. which contains messages of faith, patience, and obedience to Allah SWT. This study aims to describe the implementation of PAI learning about the story of Noah a.s. using animated videos for grade I students at Almadany Gresik Elementary School, evaluate the effectiveness of the media in improving student understanding, and determine student responses to its use. The research used a qualitative approach of case study type, conducted in June 2025, with the subject of 27 grade I students as the population as well as the sample. The results showed that the use of animated video media was effective in improving students' understanding, motivation, and engagement. Animated videos act not only as a means of delivering material, but also as a medium for instilling meaningful religious values.
Implementasi Metode Bercerita Dalam Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Publik Speaking I'ismah, Nur; Amirudin, Noor
Aslama: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Aslama: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/ajpi.v2i2.10674

Abstract

Sekolah pada dasarnya mengubah mentalitas dan perilaku seseorang atau kelompok dengan tujuan akhir untuk mengembangkan orang melalui pendidikan atau persiapan. Salah satu teknik instruktif dalam pendidikan sekolah mencakup beberapa strategi, strategi ini adalah strategi bercerita. Eksplorasi ini diharapkan dapat menentukan pelaksanaan teknik bercerita dalam pelatihan Islam pada diskusi publik siswa kelas 7 di SMP NU 1 Gresik. Penelitian ini menggunakan strategi subjektif dengan jenis eksplorasi subjektif tersendiri yang memanfaatkan prosedur pengumpulan informasi melalui persepsi, pertemuan dan dokumentasi. Eksplorasi ini mengkaji penggunaan teknik bercerita dalam kesadaran sekolah Islam yang dipacu oleh pentingnya melibatkan strategi dalam mencari cara untuk membentuk kepribadian siswa dalam berbicara. Sebagai suatu jenis pengajaran yang memberikan model yang asli melalui tokoh-tokoh dalam narasi yang dibuat atau diceritakan. Strategi berdakwah Islam di SMP NU 1 Gresik dalam pembinaan siswa kelas 7 ini mempunyai unsur pendukung antara lain guru, iklim dan aset pembelajaran.
REVITALISASI MADRASAH DINIYAH MELALUI PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL DI MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWWALIYAH AL-IKHLASH DESA MENTARAS KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK Noor Amirudin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.941-947

Abstract

Madrasah diniyah takmiliyah awwaliyah sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang bersifat keagamaan dan non-formal menjadi perhatiaan khusus untuk saat ini. Madrasah tersebut sebagai awal pendidikan agama Islam ketika anak-anak Islam belajar tentang agama Islam di pedesaan maupun di perkotaan. Nyatanya menunjukkan bahwa madrasah diniyah tersebut rata-rata masih kurang mendapatkan perhatian yang sangat serius dari kalangan masyarakat setempat. Masyarakat setempat kurang menganggap penting bagi anak-anak mereka seusia sekolah dasar. Padahal pendidikan berbasis adab dimulai dari madrasah tersebut. Untuk itu perlu adanya tawaran solutif, yaitu dengan revitalisasi madrasah diniyah takmiliyah awaliyah melalui pendekatan kearifan lokal sebagai upaya mengembalikan marwahnya di masyarakat. Adapun metode yang dipakai dalam pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, dan fgd. Hasil dari pengabdian ini adalah madrasah diniyah takmiliyah awwaliyah al-ikhlash mempunyai karakteristik kearifan lokal model pelajar ideal yang terpancar dalam lima langkah pelajar berakhlak mulia; dicontoh, dibiasakan, dimotivasi, ditegakkan aturan, dan didoakan.
Mosques as Community-Based Educational Institutions: A Prophetic Social Science Perspective on Sakinah Family Education in Urban Indonesia Katni Katni; Nurul Iman; Noor Amirudin; Hilma Rofi Mahfudzhah; Hilal Chamdi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.9175

Abstract

The movement to promote sakinah (harmonious) families in Indonesia has been implemented for more than two decades; however, its outcomes remain limited, as reflected in the persistently high rates of divorce and domestic violence. Institutions such as BP4 have not yet played an optimal role, and public participation in harmonious family programs remains relatively low. In addition, formal educational institutions have not fully accommodated family education, leading to the emergence of mosque-based family education initiatives. This study investigates the role of mosques in providing harmonious family education using a prophetic social science approach.This research employed a qualitative field research design. The study was conducted in three mosques in the urban area of Ponorogo: Baitul Mukhlisin Mosque, Nurul Hasan Mosque, and Al Manar Mosque. Research subjects included mosque administrators and congregants, supported by documentary analysis. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and analyzed both during and after fieldwork. Data validity was ensured through triangulation techniques.The findings indicate that mosques play a significant role in harmonious family education through three main dimensions: (1) a religious role, which strengthens spiritual and moral foundations of family life; (2) a humanization role, which fosters social awareness, mutual respect, and ethical family relations; and (3) an independence role, which empowers families through knowledge and social support networks.These findings demonstrate that mosques function as important social capital in urban communities. Mosque-based harmonious family education offers a strategic approach to addressing rising divorce rates, domestic violence, bullying, and socio-economic challenges such as poverty and unemployment within families.
Co-Authors Adelya Indah Safirah admin admin AFIF AFANDI Ahmad Shuwaifi Aisyia, Dewy Nasyiatul Anggraeni, Tantri Aniswatun Nisa’ Asfira, Milta Aza Ashfarina, Indah Noer Aslich Maulana Assama Samantragool Ayun, Rohmania Qurrota Chakimuddin, Mochammad Damayanti, Nurindah Rahmahnita Dandi Anggriawan David Budi Santoso Endranul 'Aliyah Endranul ‘Aliyah Fatimatuz Zahro Fatirana Firdaus Fida Nur Kholidah Fitra Andriani Nur Jannah Fitrah Dwi Rahmawati haris, achmad Hasan Basri Hasby Izhari Nur Hibri, Hilal Hilal Chamdi Hilma Rofi Mahfudzhah I'ismah, Nur Indri Priyanti Indri Wulan Ramadhani P Indriyati, Yunita Berlian Irawan, Ika Cindrawati Iswanto, Yogi Izhar Nur, Hasby Jamilatussholikhah Jauhari, Imam Katni Katni Khoirotunnisa’ Khoirotunnisa’ Ladamay, Man Arfa Ladamay, Man Arfa' Lhudin, Ervin Achmad M Ishak Fahlevi Man Arfa Ladamay Man Arfa’ Ladamay Man Ode Arfa Ladamay Marno Marno Mawaddatun Nisa&#039; Mawarda Habibah Maziyah, Alif Mindarti Mochamad Fakhri Ariono Moh Tanjung Fajriansyah Mufarik Erianto Muhammad Al-Lail Qadri Muhammad Thobib Muhammad, Suaib Murni Muyasaroh MUYASSAROH Nafi'ah, Khoirul Nashir, Muhammad Haidar Nisaurrohmah, Hanifah Noris Subahul Munir Novita Anggraini Nur aizah Ratih Ningtiyas Nur Fauziyah Nurlesia Lewang Nurul Iman Nurullia Anggraini Ode Moh Man Arfa Ladamay Ode Moh. Man Arfa Ladamay Ode Moh. Man Arfa Ladamay Paslah, Roni Rizqiyah Novita Sari Rosidah, Amilatur Rosihan Zain Muhamma Sabrina, Aisyah Okta Samsul Ulum Satria, Muhammad Bagus Siti Khodijah Suaib Muhammad Sulistiyawati Sulistiyawati Sutiah Sutiah Suyoto Suyoto Sya'bani, Mohammad Ahyan Yusuf Tazkiyatul Aini Triyo Supriyatno Ulum, Samsul Umi Latifah Zahro’, Niswatuz Zuliyanti, Roisyah