Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Lex Publica

The Authority of State Agencies in Illegal Fishing Investigations: Harmonizing Enforcement and Addressing Jurisdictional Overlaps Sastera, I Gusti Bagus Yoga; Yasa, Putu Gede Arya Sumerta; Bagiastra, I Nyoman
Lex Publica Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : APPTHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58829/lp.10.2.2023.208

Abstract

Abstract. The location of Indonesia which is between two continents and two oceans makes Indonesia vulnerable to criminal acts in the field of fisheries. This study aims to investigate the authority of state agencies in the investigation stage of illegal fishing crimes in Indonesian territorial waters. Research approach used in this study is through a normative juridical approach or the study of literature and documents aimed at written regulations or other legal materials related to the guarantee of legal certainty for the investigation of illegal fishing crimes in Indonesia. The results showed that for the handling of these criminal acts, legal politics in the formulation of Law No. 31 of 2004 concerning Fisheries stipulates that investigations into fisheries crimes are carried out by Civil Servants of Fisheries Investigators, Investigating Officers of the Indonesian Navy, and Indonesian National Police. The law does not provide strict limitations on the investigative powers of these three agencies, even with Law No. 45 of 2009 as an amendment to Law No. 31 of 2004 also does not clearly regulate the limits of the investigative authority of the three agencies. Therefore, in its implementation there may be overlap of authority. Therefore, it is necessary to harmonize law enforcement in the investigation stage. Keywords: Criminal Investigation, Criminal Act, Law Enforcement, Illegal Fishing, Jurisdictional Overlaps Abstrak. Letak Indonesia yang berada di antara dua benua dan dua samudera menjadikan Indonesia rentan terhadap tindak pidana di bidang perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kewenangan lembaga negara dalam tahap penyidikan tindak pidana illegal fishing di wilayah perairan Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan yuridis normatif atau studi literatur dan dokumen yang ditujukan pada peraturan tertulis atau bahan hukum lainnya terkait dengan jaminan kepastian hukum dalam penyidikan tindak pidana illegal fishing di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk penanganan tindak pidana tersebut, politik hukum dalam rumusan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan mengatur bahwa penyidikan tindak pidana perikanan dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Penyidik TNI Angkatan Laut, dan Penyidik Perikanan. Kepolisian Negara Republik Indonesia. Undang-undang tidak memberikan batasan tegas mengenai kewenangan penyidikan ketiga lembaga tersebut, bahkan dengan adanya Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 sebagai perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 juga tidak mengatur secara jelas batasan kewenangan penyidikan ketiga lembaga tersebut. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya mungkin terjadi tumpang tindih kewenangan. Oleh karena itu, perlu adanya harmonisasi penegakan hukum pada tahap penyidikan. Kata kunci: Penyidikan Pidana, Tindak Pidana, Penegakan Hukum, Penangkapan Ikan Ilegal, Tumpang Tindih Yurisdiksi
Co-Authors A. A. Istri Chintya Paramitha A. A. Ngurah Wiradarma A.A Bagus Adhi Mahendra Putra Anak Agung Gede Manik Surya Wira Djelantik Anak Agung Istri Ari Atu Dewi Anom Eka Kusyadi Cait, Lamberton Cokorda Dalem Dahana Cokorde Dalem Dahana Dananjaya, A.A. Gde Agung Danial Kelly Dea Widya Karisma Desak Putu Dewi Kasih Dewa Ayu Anom Arini Dewa Ayu Febryana Putra Nuryanti Dewi, Ni Luh Sri Mahendra Francisco Amaral Da Silva Gede Yoga Satrya Wibawa Gusti Komang Surya Pratyaksa Irawan Hermanto, Bagus I Dewa Agung Yuda Tri Adnyana I Dewa Ayu Maheswari Adiananda I Dewa Bagus Dhanan Aiswarya I Dewa Gde Agung Oka Pradnyadana I Gede Handara Ratrya Pratama I Gede Yusa I Gst.Ngr.Gd.Ag. Mariswara I Gust i Ngurah Wairocana I Gusti Agung Ngurah Prawira Kukuh I Gusti Agung Putra Wiryawan I Gusti Ayu Putri Kartika, I Gusti Ayu I Gusti Ngurah Darma Paramartha I Gusti Ngurah Parikesit Widiatedja I Ketut Suardita I Made Arya Utama I Made Budi Arsika I Made Ega Prayoga Kusuma I MADE SUBAWA I Nengah Suharta I Nym. Yudi Anggara Wijaya, I Nym. Yudi I Nyoman Ari Kurniawan I Nyoman Bagiastra I Nyoman Suyatna I Putu Agus Eka Budiarta Yoga I Putu Chandra Riantama I Wayan Parsa I Wayan Wiryawan Ibrahim R IDA AYU ASTARINI Ida Ayu Kade Febriyana Dharmayanti Ida Ayu Made Dewi Antari Ida Bagus Dobi Suandika Ida Bagus Japa Suyoga Ivory, Jared Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi Kadek Sarna Kriviņš, Anatolijs Made Ayu Trisnawati Made Dharma Satya Varuni Made Putri Indra Prabawati Mega Rasnawati Mulyawarman, I Gede Adhi Nadirsyah Hosen Nengah Suharta Ni Ketut Devi Damayanti Ni Made Ayu Rastiti Ni Nyoman Nia Oktaviani Ni Putu Dian Putri Pertiwi Darmayanti Ni Putu Janitri Ni Putu Niti Suari Giri Nyoman Satyayudha Dananjaya Owen Dihardja Pande Putu Adhyatmika Putu Ayu Mas Sugihandari Putu Intan Puspitasari Reimon Simamora Rizka Rahmawati Sastera, I Gusti Bagus Yoga Seira Tamara Herlambang Shara, Made Cinthya Puspita Sugeng Santoso Sukmayoga Wiweka, Gede Rhama Syifa Namira Wijaya, I Ketut Reksa Yohanes Usfunan