Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGENALAN PLASMA NUTFAH PADI BERAS MERAH GALUR HARAPAN DESA SAPIT KECAMATAN SUELA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Anak Agung Ketut Sudharmawan; I Gusti Putu Muliarta Aryana; Dwi Ratna Anugrahwati; Uyek Malik Yakop
Jurnal Abdi Insani Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah melaksanakan demontrasi plot padi beras merah dan meningkatkan kesadaran petani akan manfaat padi beras merah bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan praktik lapang berupa demontrasi plot (Demplot) di sawah milik petani. Waktu pelaksanaan mulai bulan Juli hingga Nopember 2016. Kegiatan Diskusi dan demontrasi plot dilaksanakan di lahan petani di Dusun Batu Cangku Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur. Evaluasi kegiatan dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan pengabdian pada masyarakat melalui cara penilaian berbentuk angka yang nilainya berkisar dari 0-100 yang merupakan nilai rata-rata dua unit penilaian yaitu penilaian pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan para petani tentang pengenalan plasma nutfah dan pemuliaan padi beras merah di Dusun Batu Cangku Desa Sapit Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur meningkat dari 58,25 menjadi 76,50. Penyampaian materi penyuluhan sangat sesuai dengan waktu dan tempat pelaksanaan sehingga peserta sangat antusias dan aktif mengikuti maupun berdiskusi tentang materi yang disampaikan, tercermin pada hasil post test yang lebih baik daripada pre test; banyaknya pertanyaan antara lain tentang pengenalan plasma nutfah, pemuliaan padi, dan dapat membedakan antara plasma nutfah padi, sama halnya dari wanita tani yang menanyakan tentang manfaat beras merah untuk kesehatan dan kecantikan.. Pada kegiatan demontrasi plot, petani menyimak dan memahami proses pembentukan varietas melalui persilangan beras merah dan benih.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM MEMPRODUKSI BIOKOMPOS DAN APLIKASINYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL UMBI BAWANG MERAH DAN RUMAH PANGAN LESTARI Suwardji Suwardji; I Made Sudantha; I Gusti Putu Muliarta Aryana; Pramadya Sudantha
Jurnal Abdi Insani Vol 5 No 2 (2018): Jurnala Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Target KKN-PPM bagi Kelompok Tani adalah: (1) Masyarakat tani memiliki pengetahuan tentang pengembangan biokompos, budidaya tanaman bawang merah dan rumah pangan lestari. (2) Kelompok tani menjadi lebih berdaya dalam pengembangan biokompos, budidaya tanaman bawang merah, dan rumah pangan lestari. Metode yang diterapkan dalam melakukan pemberdayaan adalah pendekatan kaji tindak partisipatif aktif (partisipatory action research) sesuai dengan karakteristik, sosial dan budaya setempat. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ada 3 kelompok tani yang menjadi sasaran kegiatan ini yang berjumlah 45 orang, yaitu kelompok tani “Aiq Genit”, “Penyangget” dan “Senteluk II” yang mengembangkan biokompos, tanaman bawang merah dan rumah pangan lestari yang didampingi dan dibina oleh 46 orang mahasiswa KKN-PPM dengan kegiatan yang meliputi satu kegiatan penyuluhan, satu kegiatan bimbingan teknis, dan satu kegiatan pendampingan. Hasil kegiatan Program KKN-PPM di Desa Senteluk Lombok Barat menunjukkan bahwa: Mahasiswa KKN-PPM dan Kelompok Tani sasaran dapat meningkatkan hasil biokompos, hasil bawang merah, dan sayuran rumah pangan lestari. Aplikasi biokompos dapat meningkatkan hasil bawang merah 14 ton/ha dari target 12 ton/ha . Hasil biokompos yang diperoleh rata-rata sebanyak 4,0 ton dari target sebanyak 2,0 ton, dan hasil sayuran sawi untuk kebutuhan rumah tangga kelompok tani sebanyak 200 kg dari target 100 kg.
PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH BERAS MERAH DI DESA NYURLEMBANG KECAMATAN NARMADA LOMBOK BARAT Ni Wayan Sri Suliartini; I Gusti Putu Muliarta Aryana; AAK Sudharmawan; Wayan Sudika; Dwi Ratna Anugrawati
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i3.252

Abstract

Pengelolaan pertanian di kawasan Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada masih belum berjalan optimal. Berbagai komponen dalam pengelolaan tanaman terpadu padi sawah seperti jajar legowo 4:1, umur bibit di atas 21 hari, dan mutu benih yang rendah, masih belum diterapkan sehingga menyebabkan produksi padi yang dihasilkan berkisar 4,5 ton – 5 ton gabah kering panen. Penerapan pengelolaan tanaman terpadu padi sawah mampu meningkatkan produksi menjadi 6,9 ton gabah per hektar. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah : Menambah pengetahuan petani dalam penerapan pengelolaan tanaman terpadu padi sawah beras merah, dan melaksanakan Demplot Pengelolaan Tanaman Terpadu budidaya padi sawah beras merah sehingga terjadi peningkatan produksi. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi melalui penyuluhan dan demontrasi plot (demplot).Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di dDesa Nyurlembang Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Sasaran kegiatan ini adalah Kelompok Tani (Gapoktan) Subur Makmur yang berada di Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada Lobar. Hasil penyuluhan dan demplot adalah Kelompok Tani Subur Makmur Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat telah memahami makna penerapan pengelolaan tanaman terpadu padi sawah beras merah terutama penggunaan tanam sistem jajar legowo 4:1, manfaat penggunaan benih bermutu, kelemahan penggunaan bibit tua (>21 hari setelah semai) serta manfaat padi beras merah sebagai pangan fungsional. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dihasilkan produksi padi galur harapan beras merah lebih tinggi dibandingkan dengan sistem tegel
DESIMINASI VARIETAS INPARI UNRAM 1 BSP ( PADI FUNGSIONAL BERAS HITAM) DI DESA KARANG SIDEMEN KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH I Gusti Putu Muliarta Aryana; ni wayan sri suliartini; I Wayan Sudika; Anak Agung Ketut Sudhramawan; Dwi Ratna Anugrawati
Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v7i3.363

Abstract

Padi varietas Inpari Unram 1 BSP dengan kandungan antosianin tinggi merupakan salah satu padi fungsional beras hitam yang belum banyak dikenal petani dan masyarakat luas baik dalam hal budidaya maupun manfaatnya bagi kesehatan manusia. Tujuan dari kegiatan ini adalah : Memperkenalkan varietas Inpari Unram 1 pada kegiatan teknologi budidaya padi fungsional beras hitam dengan kandungan antosianin tinggi kepada para petani melalui demontrasi plot serta manfaatnya bagi manusia. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi dan praktik lapang berupa demontrasi plot (Demplot). Waktu pelaksanaan mulai Juni – September 2020. Demplot dilaksanakan di lahan sawah milik kelompok tani Briuk Girang yang berlokasi di desa karang Sidemen Kecamatan Batu Keliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Hasil kegiatan menunjukkan, bahwa anggota kelompok Tani Briuk Girang Kecamatan Batu Keliang Utara Kabupaten Lombok Tengah melalui kegiatan penyuluhan telah paham tentang kandungan dan manfaat dari beras hitam bagi kesehatan, paham tentang deskripsi dari padi beras hitam varietas Inpari Unram 1 BSP serta paham akan Teknologi Budidaya Padi Beras Hitam melalui Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PPT). Melalui kegiatan demplot para petani dapat melihat secara langsung penampilan varietas Inpari Unram 1 BSP mulai dari pertumbuhan vegetatif, generatif, saat panen, panen dan pascapanennya . Petani berkeinginan untuk menanam apabila ada pasar yang menampung
Pengenalan Paket Teknologi Varietas Jagung Komposit dan Hibrida pada Kondisi Cekaman Kekeringan di Lahan Kering Wayan Sudika, Dwi Ratna Anugrahwati, I Gusti Putu Muliarta Aryana, A.A. Ketut Sudharmawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.129 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat, yaitu meningkatkan pengetahuan di bidang karakteristik tanaman jagung lahan kering dan peranan bahan organik dalam tanah dan memperkenal paket teknologi penanaman jagung pada kondisi cekaman kekeringan di lahan kering dengan sumur pompa; khususnya tentang penggunaan pupuk organik pada varietas komposit dan hibrida. Metode yang digunakan dalam pengabdiankepada masyarakat adalah metode pendidikan orang dewasa (POD) dengan teknik partisipatif. Selain itu, dibuat pula demplot. Kegiatan dilakukan mulai awal bulan Mei hingga September 2018. Target luaran yaitu bertambahnya pengetahuan dan pemahaman petani tentang efisiensi pemberian air, peranan pupuk organik, karakteristik tanaman jagung lahan kering dan petani dapat menentukan paket teknologi yang akan diterapkan di lahannya serta tersusunnya artikel ilmiah yang akan diterbitkan dalam jurnal/prosiding. Hasil pengabdian bahwa pengetahuan petani dibidang, karakteristik tanaman jagung lahan kering dan peranan bahan organik dalam tanah telah bertambah. Paket teknologi yang dipilih petani adalah pemberian pupuk organik petroganik sebanyak 500 t/ha dengan varietas Lamuru/NK7328.
Penyuluhan Dan Demplot Padi Beras Hitam di Desa Selat Kecamatan Narmada Lombok Barat IGP Muliarta Aryana; I Wayan Sudika; AAK Sudhramawan; Ni Wayan Sri Suliartini; Dwi Ratna Anugrawati
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v4i3.290

Abstract

The new superior variety Inpari Unram 1 BSP is functional rice because the rice is black and beneficial for health. This variety needs to be introduced to the Patuh Karya farmer group. This introduction was carried out in an effort to empower farmer groups as implementers of correct and integrated cultivation technology. This is done so that West Nusa Tenggara can maintain its position as a national rice barn and maintain rice self-sufficiency nationally. The problem encountered in the Patuh Karya farmer group in Selat village, Narmada District, West Lombok Regency is that they are not familiar with this new superior variety, both regarding the description of the variety, benefits and cultivation technology. The purpose of this activity is to introduce black rice about the description, content, benefits, and cultivation technology to farmers through counseling and plot demonstrations. The method used is lecture method, discussion and field practice in the form of demonstration plots (Demonstration plots). The implementation time starts from June to September 2022. The demonstration plot is held in paddy fields belonging to the Patuh Karya farmer group in Montong Daya Hamlet, Selat Village, Narmada District, West Lombok. The results of the activity showed that members of the Patuh Karya farming group, Montong Daya hamlet, Selat village, Narmada sub-district, West Lombok, understood the description of black rice rice of the Inpari Unram 1 BSP variety, the content and benefits of black rice for health, and understood black rice cultivation technology with the Jajar pattern. Legowo 4:1 as a result of counseling. Farmers are able to practice cultivating black rice of the Inpari Unram 1 BSP variety starting from soaking seeds, seeding, planting to harvesting, through demonstration plot activities and mentoring. Farmers will plant black rice in the following season and it is hoped that the team will seek market opportunities for black rice.
Parameter Genetik Beberapa Genotipe Mutan Padi (Oryza sativa L.) Galur G10 Generasi Kedua Hasil Iradiasi Sinar Gamma 300 Gray: The Genetics Parameter Of Some Rice Mutant Genotype (Oryza sativa L.) Galur G10 As A Second Generation Which Is From 300 Gray Gamma Radiation Ni Wayan Sri Suliartini; Dea Puspamiya Rahayu; I Gusti Putu Muliarta Aryana
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v9i2.374

Abstract

This study aims to examine the genetic parameters of the G10 strain of second generation black  rice from gamma ray irradiation dose 300 Gray which includes the value of broad sense heritability, genetic coefficient, phenotype coefficient, and correlation. The study was conducted from May to September 2021 in Nyurlembang Village, Narmada district, West Lombok regency, West Nusa Tenggara. The experiment was conducted using Group random design (rack) in the expansion (augmented design). Comparison varieties used in this study as many as 2 varieties, namely G10 and Situ Patenggang, repeated 3 times and planted as many as 20 plants, comparison plants were taken 6 samples in each replication, while the genotype of mutant plants was repeated once consisting of 24 genotypes, each genotype was planted as many as 10 plants. The experimental results of all characters showed the value of genetic diversity coefficient (KKG) and phenotypic diversity coefficient (KKF) in all characters have a low value criteria except the number of characters containing grain and the number of empty grain. The character of plant height, flowering Age, Total tillering, productive tillering, the number of contained grain, the number of empty grain, the weight of 100 grains, and the weight of grain per clump has a high heritability value in the broadest sense. The value of medium heritability is indicated by the long character of the panicle. Productive saplings have a real positive relationship to the weight of grain per clump.
Parameter genetik padi beras merah (Oryza sativa L.) yang ditanam pada lahan kering dengan sistem gogo Kamalia Safitri, Devi; Aryana, I Gusti Putu Muliarta; Sudika, I Wayan
Jurnal Agrotek Ummat Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Agrotek Ummat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jau.v11i3.25041

Abstract

Crossing of F2BC4P19-36 promising line with IPB 3S variety resulted in red rice strains. These strains were selected until obtaining the F5 generation. The research aimed to determine the genetic diversity, heritability values, and genotypic correlation coefficients among quantitative traits for yield of red rice strains in dryland with a continuous cropping system. The study was conducted from May to September 2023 in Tampak Siring Village, Batukliang, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara. It employed a Randomized Complete Block Design (RCBD) with 14 genotypes, replicated three times, totaling 42 treatments. Data analysis was performed using Analysis of Variance (ANOVA) at a 5% significance level. Genetic diversity, assessed broadly, was indicated by traits such as the number of unproductive tillers, number of filled grains, and number of unfilled grains; moderately by traits such as number of productive tillers, total tillers, 100-grain weight, and grain weight per panicle; and narrowly by traits such as plant height, panicle length, flowering duration, and harvesting period. Heritability values were high for yield, moderate for total tillers, number of filled and unfilled grains, 100-grain weight, and flowering duration, and low for traits like plant height, number of productive and unproductive tillers, panicle length, grain weight per panicle, and harvesting period. Genotypic correlation coefficients showed positive associations with yield for traits such as panicle length, grain weight per panicle, and flowering duration, whereas negative correlations were observed with yield for the number of unproductive tillers. Genetic diversity, heritability values, and correlation coefficients serve as determinants for selection criteria
Introduksi Paket Teknologi Budidaya Jagung Lahan Kering Pada Kelompok Tani Lembah Telaga Desa Gumantar Kabupaten Lombok Utara I Wayan Sudika; I Wayan Sutresna; Dwi Ratna Anugrahwati; I Gusti Putu Muliarta Aryana; Ni Wayan Sri Suliartini
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i2.105

Abstract

Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah kelompok tani Lembah Telaga Desa Gumantar. Kelompok tani ini memiliki masalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan teknik budidaya menggunakan sistem tanam jajar legowo yang dikombinasikan dengan pupuk organik serta saat pemupukan anorganik. Oleh karenanya, pengabdian dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang penanaman jagung dengan sistem tanam jajar legowo 2:1, penggunaan pupuk organik dan saat pemupukan anorganik dan mengetahui perbedaan hasil jagung dengan paket yang diperkenalkan dibanding hasil jagung cara petani. Metode pendidikan orang dewasa dengan teknik partisipatif digunakan dalam pengabdian ini, yakni melalui demplot. Dalam demplot diterapkan dua paket, yaitu paket I (teknologi yang diperkenalkan) dan paket II (cara petani). Pengabdian diawali dengan penyampaian materi, kemudian dilanjut dengan kunjungan dan panen pada demplot. Data yang diamati pada demplot, meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol kering panen dan hasil. Uji t digunakan untuk pengujian kedua paket tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan petani di bidang penanaman dengan jajar legowo, penggunaan pupuk organik dan saat pemupukan dengan pupuk anorganik sebesar 36,99 persen. Hasil tanaman jagung lebih tinggi dengan paket teknologi dibanding cara petani, berturut-turut sebesar 3,565 kg per plot (6,366 t/ha) dan 1,613 kg per plot (2,880 t/ha) dan peningkatannya sebesar 121,04 persen.
PERUBAHAN SIFAT KUANTITATIF PADA GALUR-GALUR S2 POPULASI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN KERING Pratiwi, Neni Yunia; Sudika, I Wayan; Aryana, I Gusti Putu Muliarta
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1047

Abstract

Selfing menyebabkan terjadinya perubahan ke arah penurunan karakter kuantitatif. Selfing dapat merubah konstitusi genetik menjadi homozigot, sehingga penampilan tanaman lebih jelek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat kuantitatif dan keragaman genetik galur-galur S2 populasi tanaman jagung. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini dengan percobaan di lahan kering. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Jumlah perlakuan sebanyak 31 genotipe; terdiri atas 30 galur S2, dan satu genotipe F2. Setiap perlakuan diulang 2 kali, sehingga terdapat 62 unit percobaan. Data hasil percobaan dianalisa menggunakan analisis sidik ragam pada taraf nyata 5%. Apabila sumber ragam perlakuan berbeda nyata, maka diuji lanjut menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perubahan pada 10 karakter kuantitatif. Keragaman genetik kriteria luas diperoleh pada bobot biji kering pipil per plot; kriteria sedang diperoleh pada tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, luas daun, panjang tongkol, bobot tongkol kering panen per tanaman, dan bobot 1.000 butir biji. Karakter lainnya memiliki kriteria sempit. Selfing generasi ketiga perlu dilakukan agar dipeoleh keragaman genetik hasil lebih sempit.