Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PENGELOLAAN USAHA LABORATORIUM LAPANG TERPADU FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG MENGGUNAKAN METODE LINEAR PROGRAMMING Wahyu Ratnaningsih; Sandi Asmara; Winda Rahmawati; Agus Haryanto; Dwi Dian Novita
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 1 (2018): April
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.288 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i1.25-34

Abstract

ABSTRAKLaboratorium lapang terpadu (Lab. LT.) merupakan salah satu laboratorium yang terdapat di Fakultas Pertanian Universitas Lampung.  Memiliki luas 67.000 m², yang terbagi menjadi 5 bagian utama yaitu lahan usaha, lahan penelitian dan praktikum, lahan ternak, kolam ikan, dan lahan tidak terpakai.  Penelitian ini menggunakan model linear programming berdasarkan metode simpleks dengan bantuan software QM For Windows.  Tujuan dari penelitian ini yaitu merumuskan formulasi matematika model linear programming dan menghitung nilai keuntungan optimal bagi pengelolaan Lab. LT.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai keuntungan data asumsi lebih besar dari data asli berdasarkan kondisi Lab. LT.  Keuntungan yang diperoleh setiap tiga bulannya jika nilai Zmax (x2) sama dengan nol yaitu Rp.22.200.370, dengan ketentuan luas lahan usaha ditambah 0,52% dari luas sebelumnya dan untuk kolam ikan ditambah 2,22% dari luas sebelumnya.  Sedangkan berdasarkan nilai asumsi keuntungan yang akan diperoleh setiap tiga bulannya yaitu Rp.34.810.000, dengan ketentuan luas lahan penelitian dan praktikum ditambah 1% dari luas lahan sebelumnya dan untuk kolam ikan ditambah 2,33% dari luas kolam yang digunakan sebelumnya.  Selisih keuntungan yang diperoleh dari data asli dan data asumsi yaitu sebesar Rp. 14.821.850 setiap 3 bulannya.__________________________________________________________________Kata kunci: Optimalisasi, riset operasional, linear programming, metode simpleks, QM for windows.
UJI KINERJA ALAT PENGERING SILINDER VERTIKAL PADA PROSES PENGERINGAN JAGUNG (Zea mays ssp. mays) Made Aditya Putra; Sandi Asmara; Cicih Sugianti; Tamrin Tamrin
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.257 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i2.88-96

Abstract

Jagung (Zea mays ssp. mays) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting selain gandum dan padi. Namun permasalahan yang dihadapi petani yaitu kadar air awal jagung yang tinggi dan cuaca yang tidak mendukung menjadi kendala yang dihadapi dalam proses pengeringan. Salah satu alternatif alat yang dapat digunakan untuk proses pengeringan jagung yaitu alat pengering tipe silinder vertikal. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik pengeringan jagung dan megetahui efisiensi total alat pengering silinder vertikal selama proses pengeringan. Tahapan penelitian meliputi modifikasi alat dengan penambahan besi plat berbentuk segitiga pada bagian bawah ruang pengering untuk mengurangi titik kritis serta tahap pengujian yang dilakukan 3 kali berdasarkan kadar air 29% bb, 27,5% bb basis basah dan 26% bb. Hasil penelitian menunjukan waktu yang digunakan untuk mengeringkan jagung hingga mencapai kadar air 12-14 % pada setiap uji berbeda-beda. Uji kinerja 1 membutuhkan waktu 8 jam, uji kinerja 2 membutuhkan waktu 7 jam dan uji kinerja 3 membutuhkan waktu 6 jam. Tetapi laju pengeringan untuk setiap uji kinerja hampir memiliki nilai yang sama sekitar 5 kg H2O/Jam. Sehingga efisiensi total pengeringan pada uji kinerja 1 sebesar 23,56%, uji kinerja 2 sebesar 26,90% dan uji kinerja 3 sebesar 23,57%. Kata kunci : pengering silinder vertikal; jagung; suhu; kadar air
PERTUMBUHAN AKAR STEK SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) HASIL PENGERATAN DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PENGERAT BIBIT SINGKONG (RABIKONG) Sandi Asmara; R. A. Diana Widyastuti; Purba Sanjaya
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 2 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, MEI 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i2.5969

Abstract

Umumnya bahan tanam Singkong berasal dari stek batang yang diambil dari sisa panen penanaman sebelumnya. Jumlah akar yang tumbuh pada stek batang dan menjadi umbi adalah salah satu faktor yang menentukan tinggi rendahnya produksi singkong. Beberapa literatur menyatakan bahwa beberapa sistem pelukaan batang atau pengeratan akan mempegaruhi pertumbuhan dan jumlah akar yang tumbuh dari batang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengeratan pada pertumbuhan akar (panjang dan jumlah) dan produksi umbi Singkong. Peneltian ini berlangsung pada bulan Juli sampai November 2020 di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan pengeratan akan meningkatkan panjang akar, dan jumlah akar singkong hingga umur 8 minggu setelah tanam, tetapi kemudian menurun pada 16 miggu setelah tanam. Pertumbuhan akar singkong optimum yang terjadi pada umur 8 minggu ditandai dengan panjang akar maksimum sepanjang 17.97 cm dan jumlah akar sebanyak 41,42 buah. Dalam aspek produksi, pada minggu ke 16 setelah tanam terjadi penurunan jumlah umbi singkong dari 7,25 buah pada perlakuan kontrol menjadi 4,375 buah pada perlakuan keratan. Hal ini diduga karena penerapan teknik budidaya yang kurang tepat terutama pada kegiatan pemupukan dan pemangkasan.
Rancang Bangun dan Uji Kinerja Alat Pengasap Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Tipe Drum Chandra Pranata; Sandi Asmara; Oktafri Oktafri; Warji Warji
Jurnal Agricultural Biosystem Engineering Vol 1, No 2 (2022): J. Agricultural Biosystem Engineering
Publisher : abe.fp.unila.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.062 KB)

Abstract

This study aims to design, manufacture, and test a drum-type tilapia smoker (Oreochromis niloticus) with smoking material in the form of coconut shell with a tool capacity of > 8 kg, which is easy to move, shorter smoking time and can save fuel as much as 50%. during the curing process. This study uses the method of design, assembly or manufacture of tools, testing the results of the design, observation, and data analysis. Tilapia smoker (Oreochromis niloticus) drum type consists of several parts, namely smoking tube, exhaust funnel and thermometer, upper and lower doors, wheels, clamp hook, tube handle, fish clamp. This smoker can make smoked tilapia in less than 4 hours with coconut shell fuel, the capacity of the tool is > 8 kg. This tool smokes fish weighing 1.441 kg and consumes fuel, namely coconut shells weighing 2.9 kg. Theoretically, this tool can save energy by 67%, compared to traditional tools and 39.1% more efficient than similar tools, namely the cabinet system.
Pengaruh Campuran Limbah Tongkol Jagung, Batang Singkong dan Batu Bara dengan Perekat Tapioka terhadap Kualitas Briket Biocoal Aditia Haidar; Tamrin Tamrin; Sandi Asmara; R. A. Bustomi Rosadi
Jurnal Agricultural Biosystem Engineering Vol 1, No 2 (2022): J. Agricultural Biosystem Engineering
Publisher : abe.fp.unila.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.894 KB)

Abstract

Coal briquette is an alternative fuel or as a substitute for other fuels. Biocoal briquettes, the composition not only consists of calcium and adhesive but also added a mixture of biomass in it as a substance to reduce emissions and accelerate combustion. In making briquettes, it require adhesives to bind biomass and coal particles. The biomass use casson stone and corncob. This research purpose to determine the composition the waste mixed of corncob, cassion stone and coal with tapioca glues to be quality of biocoal briquettes. The method of this research is Completely Randomized Design Factorial. This research had two factors, the first factor (P) is comparison of composition material. The second factor (K) is composition of adhesive had three levels composition. Several experiment had repetition (U) by 3 times, with the result get 36 exprimental units. Result of research show the treatment of comparison of compostion material and adhesive is significant of density and shatter resistance value (p > 0,05). From result, treatment of P1K1 produced high density by 0,423 g/cm3. 13,89% from all of experimental units with bigger moisture content than 8% and 86,11% with under moisture content 8%. Optimal heating value produced of P4 by 5150,4 kal/g. The best of combustion rate produced of P2K1 and P4K1 by 0,43 g/minute. The base temperature of the pan base is 6 minutes start duration. Maximum temperature reach of every treatment P about 295-299 oC and minimum temperature is 256 oC and brickets of produce can keep with temperature on 180oC during 14 – 34 minutes. The treatment of P1K1 produce high shatter resistance index value by 99,75%.
Aplikasi Sistem Informasi Geografis Untuk Analisis Potensi Alat dan Mesin Pertanian Kabupaten Lampung Tengah Dodi Setiawan; Mohamad Amin; Sandi Asmara; Ridwan Ridwan
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 8, No 1 (2019): MARET
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1331.517 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v8i1.20-28

Abstract

Penerapan alat dan mesin pertanian (alsintan) merupakan salah satu upaya mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. Alsintan dinilai mampu meningkatkan produksi pertanian dengan mempercepat pekerjaan petani hingga mengurangi kehilangan hasil panen saat proses panen maupun pasca panen. Dalam penerapan alsintan dibutuhkan adanya proses analisis untuk mengetahui potensi wilayah dan potensi jumlah yang dapat diterapkan dan penambahan. Penelitian ini dilakukan dengan objek penelitian kabupaten Lampung Tengah dan 3 (tiga) alsintan yaitu Traktor Roda Dua, Rice Transplanter, dan Combine Harvester, dengan tujuan mengetahui potensi wilayah penerapan dan potensi jumlah yang dapat diterapkan dan ditambahkan dengan menggunakan software ARCGIS 10.3. Metode yang digunakan adalah Overlay/tumpang susun dan skoring dengan data spasial berupa peta kemiringan lereng, peta jenis tanah, dan peta curah hujan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas lahan sawah di Lampung Tengah masuk dalam kategori Potensi Wilayah II (Dua) yaitu 92,76% sedangkan sisanya adalah Potensi Wilayah I (satu) ada 7,24%, dan Potensi Wilayah III (tiga) tidak ada atau 0%. Untuk potensi jumlah penerapan terbanyak adalah Rice Transplanter yaitu 22.321 unit dengan potensi penambahan 22.171 unit. Traktor Roda Dua memiliki potensi penerapan sebanyak 10.147 unit dengan potensi penambahan 4.369 unit. Combine Harvester memiliki potensi penerapan sebanyak 3.190 unit dengan potensi penambahan 3.155 unit.
Application of Internet of Things (IoT) on Microclimate Monitoring System in The ALG Unpad Greenhouse Based on Raspberry Pi Nurpilihan Bafdal; Irfan Ardiansah; Sandi Asmara
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 11, No 3 (2022): September 2022
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v11i3.518-530

Abstract

The Internet of Things (IoT) is currently influencing many facets of human life. Smart agriculture is one system that can use the IoT to improve production efficiency and consistency across agriculture, improve crop quality, and reduce negative environmental impacts. The architecture of an IoT-based microclimate monitoring system tailored for use with the Unpad ALG greenhouse is shown in this paper. The suggested system design can collect microclimate data using the SHT11 and GUVA-S12SD microclimate sensors and store it in a database on a Raspberry Pi with a cloud computing back-end idea. The Raspberry Pi is also used to process and analyze data in order to set up mist-based greenhouse cooling systems. The collected data is delivered to a web-based front-end node, where users can access from their own device. The results reveal that when the temperature rises beyond the predetermined threshold of 30°C or the humidity falls below 80%, the system can activate the mist-based cooling system. With a temperature difference of 6.25 degrees Celsius lower and humidity of 28.06 percent greater, the system is able to perform better than it was introduced before. The automation system's performance can reach 15.22% better, however it declines as the light intensity rises.Keywords: Greenhouse, Internet of things, Micro-climate, Misting system, Raspberry pi
Studi Analisis Kelayakan Ekonomi Mesin Perajang Batang Singkong (Rabakong) Tipe TEP 2: Economic Feasibility Analysis Study of Cassava Stems Chopper (Rabakong) Type TEP 2 Elhamida Rezkia Amien; Sandi Asmara; Ferdita Kurnia; Siti Suharyatun
Open Science and Technology Vol. 1 No. 1 (2021): Open Science and Technology
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ost.vol1no1.2021.12

Abstract

Untuk mempermudah pemanfaatan limbah batang singkong, diperlukan mesin yang dapat merubah ukuran batang singkong menjadi lebih kecil. Perajang Batang Singkong (Rabakong) tipe TEP 2 merupakan mesin yang dapat menghasilkan rajangan batang singkong berbentuk serbuk halus. Tujuan pnelitian ini adalah untuk mendapatkan analisis kelayakan mesin Rabakong tipe TEP 2 yang dapat digunakan sebagai pertimbangan pemanfaatan bagi masyarakat luas. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data mulai dari biaya pembuatan mesin sampai biaya pengujian atau biaya operasi mesin Rabakong tipe TEP 2. Analisis yang dilakukan meliputi analisis biaya mesin, analisis BEP, dan analisis kelayakan. Berdasarkan hasil analisis ekonomi mesin Rabakong tipe TEP 2 menghasilkan pendapatan sebesar Rp. 26.258.447,45 dengan jumlah jam kerja 8 jam/hari. Sehingga mesin ini layak untuk digunakan dengan tujuan ekonomi tertentu. To facilitate the utilization of cassava stem waste, a machine is needed that can reduce the size of the cassava stems to be smaller. Cassava stem chopper (Rabakong) type TEP 2 is a machine that can produce chopped cassava stems in the form of fine powder. The aim of this research is to obtain a feasibility analysis for the Rabakong type TEP 2 machine which can be used as a consideration for the utilization to the public. This research was conducted by analyzing data ranging from machine manufacturing costs to testing costs or operating costs for the TEP 2 Rabakong machine. The analysis carried out includes machine cost analysis, BEP analysis, and feasibility analysis. Based on the results of the economic analysis of the Rabakong type TEP 2 engine, it generates an income of Rp. 26,258,447.45 with the number of working hours 8 hours/day. So that this machine is suitable for use for certain economic purposes.  
Pemanfaatan Limbah Batang Singkong Menjadi Obat Nyamuk Bakar Dengan Campuran Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L.): Utilization Of Cassava Stem Waste Into Mosquito Coils With Citronella (Cymbopogon nardus L.) Elhamida Rezkia Amien; Sandi Asmara; Resa Anggraini; Ridwan
Open Science and Technology Vol. 1 No. 2 (2021): Open Science and Technology
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ost.vol1no2.2021.24

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu produsen singkong terbesar di Indonesia. Salah satu limbah melimpah yang perlu diolah adalah batang singkong. Sebagai upaya pemanfaatan limbah batang singkong menjadi produk alternative lain, maka perlu dilakukan kajian tentang pembuatan limbah batang singkong menjadi obat nyamuk bakar melalui pencampuran dengan sereh wangi. Pelaksanaan penelitian terdiri dari beberapa tahap yaitu persiapan alat dan bahan, pengecilan ukuran dan penyaringan, pengeringan bahan, pencampuran bahan dan perekat, pencetakan, pengeringan obat nyamuk, dan analisis data. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Analisis data meliputi Uji kadar air, kerapatan, lama bakar, berat per satuan, dan uji keutuhan obat nyamuk bakar.  Berdasarkan pengujian, dihasilkan obat nyamuk bakar dengan diameter lingkaran 12 cm, lebar 0,7 cm, ketebalan 0,4 mm, panjang  80 cm, dan berwarna kuning kecoklatan. Obat nyamuk yang dihasilkan dari pencampuran limbah batang singkong dan sereh wangi memenuhi 2 kriteria standard SII yaitu keutuhan dan kadar air. 2 kriteria belum memenuhi standard SII yaitu berat per satuan dan lama bakar. Lampung Province is one of the largest cassava producers in Indonesia. One of the abundant wastes that need to be processed is cassava stems. To utilize cassava stem waste into other alternative products, it is necessary to conduct a study on the manufacture of cassava stem waste into mosquito coils through mixing with citronella. The implementation of the research consisted of several stages, namely preparation of tools and materials, size reduction and screening, drying of materials, mixing of materials and adhesive, printing, drying of insect repellent, and data analysis. The results of data analysis were presented in the form of tables and graphs. Data analysis includes testing of moisture content, density, burning time, weight per unit, and wholeness test of mosquito coils. Based on the test, mosquito coils were produced with a circle diameter of 12 cm, a width of 0.7 cm, a thickness of 0.4 mm, a length of 80 cm, and a brownish yellow color. Mosquito repellent produced from mixing cassava stem waste and Citrolella that fulfils two SII standard criteria, namely wholenes test and water content. two criteria does not meet the SII standard, namely weight per unit and burn time.
Campuran Serbuk Batang Singkong dan Serbuk Daun Cengkeh untuk Pembuatan Obat Nyamuk Bakar Sapto Kuncoro; Sandi Asmara; Warji Warji; Luthfi Wisnu Wijaya
Jurnal Agricultural Biosystem Engineering Vol 1, No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : abe.fp.unila.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jurnal abe.v1i4.6461

Abstract

Cassava is a long-lived plant that grows in tropical areas and is very adaptable to the environment. The potential for cassava, especially in Indonesia, is dominated by Lampung Province with a harvest area of 342,100 ha. Lampung is also a province that distributes clove plants. One of the uses of cassava stem and clove leaf waste is making a powder to be used as a mosquito coil. The purpose of this study was to obtain the best quality from cassava stem powder, clove leaf powder, and white glue (PVAc) as an adhesive that conforms to the standards of the Indonesian Industry Standard (SII). The research method used was an experimental method using a completely randomized design (CRD) experiment. The test results for mosquito coils in accordance with the Indonesian Industrial Standard (SII) are the integrity test, and for tests that are close to the SII standard is the weight per unit, the test results. water content. For the long test burn with the longest result, which is 366.51minute and the density test with a result of 0.5323 g/cm³, and for test on  the effectiveness of mosquito coils who have a major influene on mosquitoes, namely P5 treatment, which showed that most of the mosquitoes stuck to the bottom and looked weak within ± 5 minutes of ignition. Key words: Cassava, Mosquito, Mosquito Coils.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd. Rasyid Syamsuri Abdilah, Rois Aditia Haidar Aditiya, Muhammad Kharisma Aditya, Muhammad Alif Adnan Bahrul Ulum Agung Pratama Agus Haryanto Agus Haryanto Agus Karyanto Agus Karyanto Ahmad Dharu Athallah Ahmad Tusi Airansi, Adraisna Aldama, Daffa Chairunissa Aldo Christian Ali Rahmat Aliftama, Althoriq Rizky Amalia, Anggun Clarisa Amanullah, Deo Arif Amelia, Ayu Andayani, Siti Andini, Tiara Angraeni, Rini Anhar, Satria Radly Ardianto, Asep Asbi, Adnin Musadri Asshidiq, Miftahul Huda Azmi, Faadiyah Nurul Bramayuda, Taufiq Budianto Lanya Budianto Lanya Bustomi Rosadi Chandra Pranata Christine Wulandari Cicih Sugianti Cicilia Novian Puspitarini Dahlia Dahlia Danesta Ayu Saputri Dedi Hermawan Dodi Setiawan Doria, Cici Dwi Dian Novita Elhamida Rezkia Amien Fauzan, Naufal Dani Febryan Kusuma Wisnu Ferdita Kurnia Fery Dwiriyanto Firdasari Firdasari Firmansyah, Aulia Chandra Fitria Tsani Farda Forky Indra Kano Gemilang, Tirta Satria Hayane Adeline Warganegara, Hayane Adeline Indah Listiana Intan Nuraini Ipang Setiawan Irfan Ardiansah Irfan Musyaffa Jati, Dhanur Pramono Jati, Galih Kuncoro Jayanegara, Hanissa I Juliantoro, Rizky Alif Kamadie Sumanda Syafis Ktut Murniati Kuncoro, Sapto Kurnia, Berti Kurniadi, Riko Kus Hendarto, Kus Kusuma, Abi Satria Jaya Kuswanta Futas Hidayat Luthfi Wisnu Wijaya M. Amin M. Zen Kadir Made Aditya Putra Mahesa, Khoirul Muhammad Dendi Manullang, Gregoius Tua Chandra Mareli Telaumbanua Meilani, Kezia Yesi Mohamad Amin Mohamad Amin Muhamad Nurdin Yusuf Muhamad Teguh Angga Saputra Muhammad Amin Muhammad Amin Nahak, Gradiana Eny Neli Aida Nikolaus Saras Kurniawan Nugraha, Danang Rezki Nurpilihan Bafdal Nurpilihan Bafdal Oktafri Oktafri Oktafri Oktafri Oktafri Oktafri Oktafri, Oktafri Panga Argovani Perdana, Tio Arya Prasetyo, Gilang Putra Priska Diana. S Putri Windasari Putri, Mustika R. A. Bustomi Rosadi Raden Ajeng Diana Widyastusi Raden Ajeng Diana Widyastuti Rala, M.Andrian Soni Ramadhani, Julia Ratna Puspita, Ratna Resa Anggraini Resha Moniyana Putri Ridho Al Akbar Gustam Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Riskia, Annissa Cindra Rohman, Fatkhur S, Rizki Kurniawan Samsul Bakri Samudro, Panji Ario Sanjaya, Purba Sapto Kuncoro Saputra, Rio Dwi Sari, Selvi Yunita Satya, Dheo Ihza Amaya Sembiring, Rinawati Setiawan, Fajar Arief Setiawan, Firnando Anggi Setiya Wati, Tri Agus Sinaga, Elisabeth Intan Siti Anisa Siti Suharyatun Syamto, Ilham Nur Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin, Tamrin Tanto Pratondo Utomo Teguh Endaryanto Utomo, Basri Wahyu W, Nazova Falhbian Wahyu Ratnaningsih Wan Abbas Zakaria Warji Warji Wicaksono, Steffanus Adrian Wibowo Widyastuti, R. A. Diana Winda Rahmawati Winda Rahmawati Winda Rahmawati Winda Rahmawati Yudi Haryono Yusnita yusnita YUSNITA YUSNITA Yuyun Ari Trisnawati Zainal Abidin Zakaria, Rizky