Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Membangun Generasi Sehat dan Mandiri Pangan melalui Sosialisasi Sanitasi, Peternakan, Hidroponik di Desa Jendi Aulia, Titania
Bakti Cendana Vol 7 No 1 (2024): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.7.1.2024.64-75

Abstract

Activities to build a healthy and self-sufficient generation of food through socialization on sanitation, animal husbandry and hydroponics in Jendi Village are carried out through three programs. The first program is integrated livestock socialization, which is carried out through door-to-door socialization to breeders in Jendi Village. The program intend to increase the efficiency of production and reproduction of livestock with high nutritional animal feed. The second program is optimizing the yard with hydroponics which is carried out with a wick system for PKK women in Jendi Village. The program intend to take advantage of the home page and agricultural productivity of the Jendi Village residents. While the third program is a movement for healthy living with nutritious food and love for the environment from an early age using the socialization method in the form of counseling to children in grades 1-3 at SDN 2 Jendi. The program intend to educate children about personal hygiene, nutritious food, and how to grow plants for the school yard.
Membedah Ketimpangan Gender: Responsivitas Kebijakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Bogor Fatchiya, Anna; Puspita, Dyah Retna; Firmansyah, Adi; Indriana, Hana; Aulia, Titania; Syamsiah, Siti; Azhari, Rafnel
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 20 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/157rfh57

Abstract

Kesetaraan gender pada sektor pertanian merupakan salah satu elemen kunci dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis responsivitas gender kebijakan penyuluhan pertanian di Kabupaten Bogor serta mengevaluasi perbedaan persepsi penyuluh laki-laki dan perempuan terhadap kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 60 penyuluh pertanian yang dipilih melalui purposive sampling dengan mempertimbangkan keragaman berdasarkan gender dan status penyuluh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas gender dalam kebijakan penyuluhan pertanian masih belum optimal, dengan kesenjangan terlihat pada aspek penyediaan transportasi, biaya operasional, akses pelatihan dan pendidikan lanjutan. Penyuluh perempuan cenderung menghadapi lebih banyak kendala dibandingkan penyuluh laki-laki. Hal ini diperkuat dengan masih rendahnya dukungan untuk melibatkan penyuluh perempuan dalam kegiatan penyuluhan dan kewajiban untuk selalu membuat data terpilah gender. Uji statistik mengungkapkan adanya perbedaan signifikan dalam persepsi gender penyuluh terkait beberapa indikator, seperti kemudahan pelatihan dan pendidikan lanjutan. Dari hasil ini disarankan agar kebijakan penyuluhan perlu lebih responsif terhadap kebutuhan spesifik penyuluh perempuan melalui pengembangan materi penyuluhan yang inklusif, penyediaan fasilitas transportasi ramah gender, serta penguatan pelatihan dan pendidikan berbasis gender untuk mendukung kesetaraan dan keberlanjutan dalam pembangunan pertanian.
Evaluasi Pengujian Akurasi Titik Koordinat GPS Neo 6MV2 Pada Sistem Monitoring Keberadaan Anak Simanjuntak, Lukcy T; Sitopu, Mutiara Widasari; Aulia, Titania
Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi Vol. 5 No. 1 (2025): : April 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya kasus penculikan anak yang membuat orang tua khawatir akan keselamatan anaknya maka pentingnya sistem keamanan anak baik di rumah maupun di sekolah. Pada penelitian merancang sistem keamanan untuk mengetahui posisi keberadaan anak. Sistem ini berbasis GPS dan posisinya akan ditampilkan pada smartphone pengguna melalui Telegram. Pada sistem ini menggunakan GPS Neo 6MV2 Berbasis Telegram dan dirangkai dengan beberapa komponen, yaitu ESP32, ISD1820, dan push button. Perlu dilakukan evaluasi hasil pengujian terhadap akurasi titik kordinat pada GPS Neo 6MV2 dibandingkan dengan hasil pengujian dengan Google Maps. Berdasarkan hasil pengujian, perbedaan akurasi latitude GPS 6MV2 terhadap GPS smartphone paling kecil 0,00012, sedangkan perbedaan akurasi yang paling besar pada pengujian ini sebesar 0,00015. Selain itu terdapat juga perbedaan akurasi longitude GPS 6MV2 terhadap GPS smartphone paling kecil 0,00020 dan perbedaan akurasi longitude yang paling besar pada pengujian ini sebesar 0,00021.
Evaluasi Pengujian Jarak Akses Koordinat dan Notifikasi Telegram Menggunakan GPS Neo 6MV2 Sinurat, Michael Stevano; Mahadi, Panangian; Aulia, Titania
Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi Vol. 5 No. 1 (2025): : April 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya kasus penculikan anak yang membuat orang tua khawatir akan keselamatan anaknya maka pentingnya sistem keamanan anak baik di rumah maupun di sekolah. Pada penelitian merancang sistem keamanan untuk mengetahui posisi keberadaan anak. Sistem ini berbasis GPS dan posisinya akan ditampilkan pada smartphone pengguna melalui Telegram. Pada sistem ini menggunakan GPS Neo 6MV2 Berbasis Telegram dan dirangkai dengan beberapa komponen, yaitu ESP32, ISD1820, dan push button. Perlu dilakukan evaluasi hasil pengujian terhadap jarak akses maksimal dalam mengirimkan notifikasi dari GPS Neo 6MV2 ke telegram. Jarak akses maksimal sebesar 40 meter dari titik hotspot.
Responsivitas Gender Kebijakan Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Bogor Fatchiya, Anna; Retna Puspita, Dyah; Firmansyah, Adi; Indriana, Hanna; Aulia, Titania; Syamsiah, Siti; Azhari, Rafnel
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 7 No 1 (2025): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0701.1177-1182

Abstract

Kesetaraan gender dalam penyuluhan pertanian adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, termasuk di Kabupaten Bogor. Meskipun perempuan memegang peran penting dalam sektor pertanian, mereka sering kali diabaikan dalam program penyuluhan, pelatihan, dan akses teknologi. Kondisi ini antara lain disebabkan oleh hambatan budaya, stereotip gender, dan kebijakan yang tidak sensitif gender. Untuk itu, policy brief ini mengkaji peran lembaga dalam mendorong terwujudnya kesetaraan gender dalam kebijakan penyuluhan bagi ujung tombak pelaksana kegiatan tersebut, yakni para penyuluh. Pemberian akses yang lebih besar bagi penyuluh perempuan untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan lanjutan yang didukung oleh pelibatan yang lebih besar bagi para petani perempuan, diyakini menjadi solusi guna mewujudkan kebijakan penyuluhan yang lebih setara gender. Kondisi ini didukung oleh pewajiban bagi penyuluh dan staf bagian lainnya untuk membiasakan membuat pendataan secara terpilah gender. Dengan data ini, akan dapat diketahui permasalahan dan kebutuhan masing-masing gender, sehingga dapat dibuat program dan kegiatan yang lebih tepat sasaran. Upaya untuk memenuhi komitmen kesetaraan gender bagi penyuluh dan petani perempuan ini tidak saja memenuhi hak mereka, melainkan juga dapat meningkatkan produktivitas mereka yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perubahan Perilaku Kelompok Tani dengan Perancangan Strategi Pemilihan Varietas Tanaman pada Musim Kemarau Anna Sabrina; Marsha Nadira; Vira Annisa Putri; Aulia, Titania; Ninuk Purnaningsih
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i1.2913

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah analisis perubahan perilaku dari strategi kelompok tani Jabon Hiber dalam mempertahankan stabilitas ekonomi saat musim kemarau, sehingga kegiatan pertanian tetap dapat dilakukan tanpa memicu kerugian terutama bagi kelompok tani. Metode yang dilakukan adalah penggunaan metode teknik Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil dari perubahan perilaku kelompok tani adalah kegiatan pengelolaan tanaman semusim sebagai bentuk strategi pada Kelompok Tani Jabon Hiber yang dilakukan selama musim kemarau berlangsung, yaitu dengan mengubah penanaman cabai menjadi ubi kayu karena tanaman tersebut dapat bertahan selama musim kemarau serta perawatannya lebih mudah, sehingga kelompok tani tidak mengalami kerugian. Selain itu, adanya kestabilan dari segi perekonomian.
Implementasi ‘Petualangan Tani Kecil’ pada Siswa Sekolah Dasar untuk Keberlanjutan Pertanian di Masa Depan Maulana, Fajar Bagus; Madani, Magfirah Ulya; Azis, Riza Rahmat; Fridman, Dzakiriza Dira; Lestari, Lisa; Sinaga, Elizabeth Berliana Paulina; Mufidah, Salsabila Syarifah; Aulia, Titania
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i1.3677

Abstract

As time goes by, the younger generation's interest in agriculture is decreasing. Therefore, agricultural learning needs to be carried out among elementary school students, because learning must be instilled from an early age. This activity aims to introduce the concept of sustainable agriculture to elementary school students through practice-based active learning. This service aims to provide an understanding of the importance of sustainable agricultural practices in order to achieve a more sustainable future economically, socially and environmentally. This service approach focuses on learning through simple agricultural practical activities that are relevant to the school environment and students' daily lives. The result of this activity is that elementary school students become more aware of the importance of agriculture in the future. Apart from that, they know how the agricultural process starts from planting, caring for and harvesting.
EDUKASI LITERASI DIGITAL: PENGEMBANGAN KAPASITAS DIGITAL PETANI IKAN KOI Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Ardinal Barlan, Zessy; Aulia, Titania; Adistika, Exciyona; Luthfiyah Arham, Iffah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.236-243

Abstract

Masih rendahnya kemampuan petani koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, dalam pemahaman dan pemanfaatan teknologi digital dalam membudidayakan ikan koi menjadi alasan dilaksanakannya pelatihan literasi digital. Pelatihan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu tahap persiapan berupa Focus Group Discussion (FGD) antara tim IPB dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi dan tahap pelaksanaan berupa pengembangan masyarakat berbasis desa wisata dan pelatihan literasi digital untuk pengembangan media promosi paket wisata unggulan berbasis budi daya ikan koi. Rangkaian pelatihan ini dilaksanakan di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada bulan 2-10 Agustus 2024. Pelatihan ini membekali petani koi tentang pentingnya pengetahuan dan pemahaman mengenai literasi digital dan kemampuan digital dalam perkembangan usaha, seperti penggunaan teknologi IoT untuk budi daya koi. Melalui penggunaan IoT, efisiensi dan efektivitas dalam budi daya ikan koi lebih dapat dirasakan, salah satunya dalam pemberian pakan yang tidak terlalu boros namun tepat waktu. Pelatihan literasi digital ini menjadi salah satu strategi dalam menyelesaikan permasalahan terkait keterbatasan pemahaman terkait literasi digital, sehingga melalui pelatihan ini harapannya tingkat literasi digital petani dapat meningkat dan diaplikasikan langsung dalam membudidayakan ikan koi.
PEMETAAN PARTISIPATIF SEBAGAI TEKNIK PARTISIPATORIS DALAM PENGUATAN DATA SPASIAL LOKAL DI RW 07 DESA BABAKAN, KABUPATEN BOGOR Razita Safrani, Firza; Noor Faizah, Nada; Amanda Putri, Dina; Triadinda Fayola, Tabina; Adisurya Putra Romaz, Danendra; Aulia, Titania
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1153-1162

Abstract

Pemetaan partisipatif di RW 07 Desa Babakan dilaksanakan untuk mengatasi keterbatasan data spasial pada platform digital daring yang belum mampu merepresentasikan kondisi riil wilayah permukiman secara detail. Pemetaan partisipatif merupakan salah satu bentuk teknik partisipatoris yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pengumpulan, pengolahan, dan validasi data, sehingga pengetahuan lokal dapat terintegrasi dalam representasi spasial wilayah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi literatur. Proses pemetaan melibatkan tokoh masyarakat dan warga secara aktif dalam mengidentifikasi elemen ruang, memverifikasi informasi lapangan, serta menyusun peta wilayah secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemetaan partisipatif mampu menghasilkan prototipe peta RW 07 yang lebih akurat dan kontekstual, mencakup informasi jalan setapak, fasilitas umum, serta titik lokasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sebelumnya tidak teridentifikasi pada peta digital daring. Keberhasilan program ditunjukkan oleh meningkatnya keterlibatan aktif masyarakat, terbentuknya peta yang tervalidasi secara kolektif, serta tumbuhnya kesadaran warga akan pentingnya data spasial sebagai dasar perencanaan wilayah dan peningkatan pelayanan publik di tingkat lokal. Melalui penerapan teknik partisipatoris ini, masyarakat memiliki peran dan kendali dalam merepresentasikan kondisi wilayahnya secara lebih akurat dan berkelanjutan.
SEKOLAH LAPANG IOT: PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA WISATA BERBASIS BUDIDAYA IKAN KOI MELALUI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL Siwi, Mahmudi; Retno Hapsari, Dwi; Budiarto, Tri; Haryanto, Toto; Aulia, Titania; Luthfiyah Arham, Iffah; Adistika, Exciyona
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat telah membuka peluang baru sekaligus tantangan bagi masyarakat perdesaan, termasuk para petani ikan koi di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Meskipun budidaya koi telah menjadi mata pencaharian utama, para petani masih menghadapi berbagai kendala teknis dan manajerial seperti perubahan kualitas air, kesalahan pemberian pakan, keterbatasan akses pasar, serta rendahnya pemanfaatan inovasi berbasis digital. Untuk menjawab persoalan tersebut, program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University tahun 2025 melaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat melalui pengenalan Internet of Things (IoT) pada budidaya koi dan pelatihan pembuatan film pendek storytelling sebagai strategi pemasaran digital. Kegiatan berlangsung pada 23–27 September 2025, melibatkan 65 warga, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ana Cahaya Koi, pemerintah desa dan kecamatan, serta pemangku kepentingan lokal lainnya. Rangkaian kegiatan meliputi partisipasi dalam acara Jagong Petani multipihak, pelatihan Sekolah Lapang IoT, serta praktik langsung pembuatan video pendek untuk promosi koi. Pelatihan IoT memperkenalkan sistem sensor untuk pemantauan kualitas air secara real-time, teknologi pemberian pakan otomatis, dan kerangka kerja digital yang dapat meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Sementara itu, pelatihan storytelling membekali peserta terutama generasi mudadengan keterampilan merancang konten, teknik pengambilan gambar, penyuntingan video, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan minat petani dalam menerapkan teknologi IoT dan media digital untuk pemasaran koi. Beberapa output berupa modul pelatihan, HKI, publikasi media, serta dokumentasi video berhasil dihasilkan. Program ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital, inovasi IoT, dan promosi berbasis storytelling berpotensi meningkatkan kesiapan teknologi petani, memperluas pemasaran, dan mendukung pengembangan desa wisata berbasis budidaya koi. Pendampingan lanjutan dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan direkomendasikan untuk memperkuat dampak program