Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Iltifāt dalam Al-Qur’an: Analisis Semantik–Retoris Surah al-Baqarah dan Āli ‘Imrān Arsyad, Berti
Al-Kalim : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 4 No. 1: APRIL 2025
Publisher : Yayasan Daarul Qimmah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60040/jak.v4i1.154

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena uslūb al-iltifāt al-nahwī dalam Surah al-Baqarah dan Āli ‘Imrān dengan tujuan mengungkap fungsi semantik-retorisnya dalam kerangka Ma’ānī–Badī’. Pendekatan kualitatif berbasis analisis teks dan korpus-stilistik digunakan untuk mengidentifikasi pola peralihan persona, bentuk kalimat, dan dampaknya terhadap makna. Dari 45 kasus iltifāt yang ditemukan, 62% merupakan peralihan dari al-takallum (persona I) ke al-ghāʾibah (persona III), sedangkan 26% menunjukkan pola sebaliknya, dan sisanya merupakan variasi struktural seperti jumlah fiʿliyyah ke jumlah ismiyyah. Hasil menunjukkan bahwa peralihan ini menciptakan kohesi semantik dan efek retoris berupa penegasan (ta’kīd), pengagungan (taʕẓīm), serta penjelasan (tabyīn), yang semuanya memperkaya keindahan stilistika Qur’ani. Integrasi teori Ma’ānī–Badī’ dengan pendekatan korpus-stilistik menunjukkan bahwa perubahan dhamīr bukanlah penyimpangan, melainkan strategi semantik untuk menjaga kesesuaian makna dengan konteks tuturan (muṭābaqat al-kalām li-muqtaḍā al-ḥāl). Studi ini memperkuat posisi iltifāt sebagai sistem komunikasi ilahi yang konsisten secara linguistik, semantik, dan estetis, sekaligus berkontribusi pada pengembangan teori stilistika Qur’ani modern berbasis analisis digital.
Pelatihan Literasi Bahasa Arab Dasar dengan Metode Tamyiz Muyassar Bagi Santri Pondok Pesantren Khairul Hikmah Bone Bolango Arsyad, Berti; Saleh, Sriwahyuningsih R.; Doni, Chaterina P.; Pakaya, Nurul Aini; Safii, Randi
Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jaanur ElBarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/v179t740

Abstract

This community service program aims to improve basic Arabic literacy among students at the Khairul Hikmah Islamic Boarding School through the application of the Tamyiz Muyassar method.. The activity was implemented using a descriptive and action research approach during the training period, involving 25 students as the main participants. Evaluation of the program's effectiveness was conducted using pre-test and post-test instruments to measure improvements in Arabic literacy skills. The results of this program's service have an impact on increased motivation and student activeness, as well as changes in the teacher's learning approach to a more participatory and interactive direction. It can be concluded that the Tamyiz Muyassar method is effective and relevant for improving basic Arabic literacy in Islamic boarding schools with limited facilities. This service provides a practical contribution in the form of an adaptive and contextual Arabic language training model, and has the potential to be developed and replicated in other Islamic boarding schools with similar characteristics.
Integrasi Termbase Berbantuan Kecerdasan Buatan dalam Penerjemahan Teks Medis Forensik Arab–Indonesia Gani, Saida; Ilolu, Roymanto; Arsyad, Berti
Al-Kalim : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 4 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Yayasan Daarul Qimmah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60040/jak.v4i2.184

Abstract

Penerjemahan teks medis–forensik Arab–Indonesia menuntut akurasi terminologis dan keterbacaan yang tinggi karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien dan integritas hukum. Perbedaan sistem bahasa serta keterbatasan machine translation (MT) dalam menangani istilah khusus sering memunculkan ketidakkonsistenan dan kesalahan terminologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak integrasi termbase berbantuan kecerdasan buatan terhadap kualitas penerjemahan teks medis–forensik Arab–Indonesia, dengan fokus pada akurasi terminologi, keterbacaan, dan beban post-editing. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain komparatif berbasis korpus. Data berupa teks medis dan forensik Arab diterjemahkan ke dalam tiga versi, yaitu terjemahan manual komunikatif, terjemahan MT tanpa termbase, dan terjemahan MT yang terintegrasi dengan termbase AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi termbase menurunkan kesalahan terminologis secara signifikan dan meningkatkan konsistensi istilah lintas teks. Selain itu, penerapan metode komunikatif dan teknik mikro meningkatkan keterbacaan teks terjemahan. Urgensi penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memperkuat praktik penerjemahan medis–forensik yang andal dan efisien, serta memberikan landasan empiris bagi pengembangan manajemen terminologi digital berbantuan AI dalam penerjemahan domain berisiko tinggi.
Analisis Sintaktis dan Retoris Struktur Taqdim al-Khabar dalam Juz ke-28 Al-Qur’an Dunggio, Rahmat; R. Saleh, Sriwahyuningsih; Pakaya, Nurul Aini; Arsyad, Berti
‘A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 2 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.2.612-621.2025

Abstract

Struktur jumlah ismiyyah dalam bahasa Arab klasik ditandai oleh kehadiran mubtada’ (subjek) dan khabar (predikat), dengan susunan standar berupa subjek mendahului predikat. Namun, dalam Al-Qur’an ditemukan berbagai ayat yang membalik urutan ini, dikenal sebagai taqdīm al-khabar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk, distribusi, serta fungsi semantik dan retoris dari taqdīm al-khabar dalam Juz ke-28. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berbasis kajian pustaka terhadap ayat-ayat dalam juz tersebut. Hasil analisis menunjukkan terdapat 32 ayat dengan struktur taqdīm al-khabar, terdiri atas 19 ayat dengan bentuk jar wa majrūr, 11 ayat dengan ẓarf, dan 2 ayat dengan bentuk istifhām. Klasifikasi struktur ini terbagi menjadi dua: wajib dan Jaiz, bergantung pada bentuk mubtada’ dan jenis khabar. Struktur ini digunakan untuk memperkuat pesan ayat, memberikan penekanan makna, dan meningkatkan aspek estetika serta retoris wahyu. Studi ini menunjukkan bahwa taqdīm al-khabar tidak hanya merupakan fenomena sintaksis, melainkan juga perangkat ekspresif yang esensial dalam komunikasi ilahiah. Implikasinya penting bagi studi linguistik Arab, tafsir tematik, dan pengajaran nahwu. Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan ke juz lain atau konteks lintas bahasa.