Claim Missing Document
Check
Articles

Addition To Green-Based Feed Preparations With Fermentation Technology Innovation Good Ruminant Feeding Practices Priyadi, Sapto; Fatchul Aziez, Achmad; Haryuni
Journal of Community Capacity Empowerment Vol 2 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jcce.v2i1.3113

Abstract

Improving ruminant feed quality is an important factor in increasing livestock productivity and health. To improve feed quality, accompanying forage-based ruminant feed preparation with fermentation technology innovation is the focus of community service activities. Accompanying forage-based ruminant feed preparations with a fermentation technology approach is intended to optimize the nutrition and microbial content in the feed, thereby increasing the availability of nutrients and digestion of livestock, with impact factors on growth, animal health, and milk production. Fermentation technology innovations can improve feed quality by increasing nutritional content, reducing anti-nutritional ingredients, and increasing nutritional availability for livestock without depending on or being influenced by changes from the rainy season to the dry season.
Assistance Innovation In Organic Waste Management As A Hydroponic Media Substrate Building A Green Future Priyadi, Sapto; Suprapti, Endang; Kurnia Dewi, Tyas Soemarah; Soelistijono, R.; Haryuni, H.; Achmad Fatchul Aziez; Daryanti; Mardhika Sari, Siti; Shodiq, Yusuf Nur; Nugroho, Benny; Alanusa, Awang
Journal of Community Capacity Empowerment Vol 2 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jcce.v2i2.3684

Abstract

Organic waste management is becoming increasingly important in responding to current global environmental challenges. In this context, this community service aims to explore the potential for using organic waste as a substrate for hydroponic media in building a greener agricultural future in a sustainable system. The use of organic waste as a substrate for hydroponic media has great potential in supporting plant growth, because it contains available N, P2O5, K2O and C-organic nutrients which are sufficient for plant growth and development. Plants grown in organic waste-based substrates show comparable or even better growth compared to plants grown in conventional substrates. The use of organic waste in hydroponic farming also has a positive impact on the environment. More effective management of organic waste helps reduce environmental pollution and greenhouse gas emissions. This community service program has also succeeded in increasing public awareness and knowledge about organic waste management and hydroponic technology. Thus, the use of organic waste as a substrate for hydroponic media offers great potential in improving organic waste management, increasing agricultural productivity, and reducing negative impacts on the environment. This activity makes a real contribution to building a more sustainable agricultural future and contributes to global efforts in facing increasingly complex environmental challenges.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR DAN PEMANGKASAN BATANG LATERAL TERHADAP BERAT KERING TANAMAN DAN KOMPONEN HASIL MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Aziez, Achmad Fatchul; Sari, Siti Mardhika; Suprapti, Endang; Wiyono, Wiyono; Sumarah KD, Tyas; Rohmatulloh, Hafizhudin
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v10i2.7997

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan tanaman merambat yang tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Budidaya mentimun umumnya tanpa pemangkasan, menyebabkan tanaman rimbun dan fotosintat rendah, sedangkan pemangkasan dapat merangsang pertumbuhan bagian tertentu. Selain pemangkasan, penggunaan pupuk organik cair juga dapat meningkatkan produksi mentimun, salah satunya melalui pemupukan organik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interval aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) dan jumlah pemangkasan batang lateral dan interaksinya pada berat kering tanaman dan komponen hasil mentimun.Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama interval aplikasi POC, yaitu tanpa pemupukan, pemupukan setiap 5 hari sekali, dan pemupukan setiap 10 hari sekali. Faktor kedua pemangkasan batang lateral yaitu tanpa pemangkasan, pemangkasan 3 cabang, dan 5 cabang. Parameter meliputi berat kering tanaman, jumlah dan berat buah per tanaman serta jumlah dan berat buah per petak. Hasil penelitian menunjukkan Interval POC, jumlah pemangkasan maupun interaksinya berpengaruh sangat nyata pada semua parameter yang diamati : berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, jumlah buah per petak, dan berat buah per petak, kecuali pengaruh interval pemangkasan pada berat kering tanaman hanya berpengaruh nyata saja. Penggunaan POC dan pemangkasan maupun interaksinya sangat bermanfaat untuk peningkatan produktivitas tanaman mentimun. Kata Kunci : Batang lateral, hasil, interval POC, mentimun, pemangkasan,
Root Growth Response of Soybean Under Water Deficit Achmad Fatchul Aziez; Agung Prasetyo; Paiman Paiman
Journal of Biodiversity and Biotechnology Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Biodiversitas (P3BB) LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jbb.v2i2.66465

Abstract

Roots are plant organs that function to absorb water and nutrients from the rhizosphere. If the soil is dry, the roots will be affected first. This study aims to know the response of soybean root to drought stress. This research was arranged in a randomized completely block design (RCBD) with two factors and three replications. The first factor was soil moisture content, which consisted of four levels, e.i., 100, 75, 50, and 25% field capacity. The second factor was the growth stage, which consisted of three kinds, e.i., the vegetative active, flowering time, and seed filling period. The results showed that the soil water content in below 75% field capacity decreased root length, root fresh weight, root dry weight, root volume, and increased shoot root ratio. The seed filling period was more sensitive to water deficiency than the active vegetative and flowering time. The study findings that soybean plants can grow well at 100% field capacity. The practical implication of planting soybeans use a soil moisture content of 100% field capacity.
RESPON VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) PADA BERBAGAI FREKUENSI PEMBERIAN AIR TERHADAP KARAKTER PERAKARAN Pradika, Frengki Novi; Aziez, Achmad Fatchul; Sari, Siti Mardhika
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/hijau.v11i1.8682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon beberapa varietas padi (Oryza sativa L.) pada berbagai frekuensi pemberian air terhadap karakter perakaran. Penelitian dilaksanakan di Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali pada bulan Juni sampai Agustus 2025. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) secara faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah varietas padi yang terdiri atas enam varietas, yaitu IR64, Mamberamo, Situbagendit, Way Apo Buru, Inpari 32, dan M-70D. Faktor kedua adalah frekuensi pemberian air yang terdiri atas empat taraf, yaitu penyiraman setiap hari, dua hari sekali, empat hari sekali, dan enam hari sekali. Parameter yang diamati meliputi panjang akar, diamaeter akar, luas permukaan akar, berat kering akar dan Roo/shoot ratio. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas padi memberikan pengaruh signifikan terhadap panjang akar dan berat kering akar, Frekuensi penyiraman tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter yang diamati dan Interaksi antara varietas padi dan frekuensi pemberian air memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter yang diamati meliputi panjang akar, diamaeter akar, luas permukaan akar, berat kering akar dan Roo/shoot ratio.
Co-Authors Adi Prasetyo Adwityam Padma Putra Listariyanto Agung Prasetyo Agus Budiyono Alanusa, Awang Ameylia, Annisa Dika Angga Firman Saputra Annisa Dika Ameylia Ari Kus Wardiyanto Choirul Fariawan Putra Christina Sindy Permatasari Damayanti, Adhisty Puri Daryanti Daryanti DARYANTI DARYANTI Dicky Nursasi Didik Indradewa Dika Saputra Dimar Prabawati Dwi Susilo Utami Dwi Susilo Utami Dwi Susilo Utami Dwi Susilo Utami Dwi Susilo Utami Dwi Susilo Utami Eko Hanudin Endang Suprapti Fikri Ramadhani Handayu Anis Fatmala Hanudin, Eko HARTOYO, EKO Haryuni Haryuni, H. Indradewa, Didik JOKO PRIYANTO Listariyanto, Adwityam Padma Putra Lutfi Ali Setiawan Mahananto Mardhika Sari, Siti Nendro Asto W Nugroho, Benny Nur Falahi, Muhammad Nurul Ida Cahyani OKTI PURWANINGSIH ongko cahyono Ongko Cahyono Paiman Paiman Paiman Paiman Pauline Ista Setyo Budi Permana, Ilham Aji Permatasari, Dewi Rahmawati Intan Pradika, Frengki Novi Prapto Yudhono Prapto Yudono Prasetio, Suji Tegar Qulfatin, Taliana Indriyani Nur R Soelistijono R. Sulistijono Rahmana, Viola Ramdani, Aziz Rani Latifah Rohmatulloh, Hafizhudin Sapto Priyadi Sari, Sri Mardhika Setie Harieni Setie Harieni Setie Harieni Setie Harieni Setie Harieni Shodiq, Yusuf Nur Siti Mardhika Sari SKD, Tyas Solikhun Sukamto Sukamto SUMARAH KD, TYAS Suswadi Teguh Supriyadi Tyas Soemarah K.D Tyas Soemarah K.D Tyas SOEMARAH KURNIA DEWI Tyas Sumarah Kurnia Dewi TYAS SUMARAH KURNIA DEWI Tyas. S. K. Dewi Wanda Julisna Wardani, Pramudita Kusuma Wiyono Wiyono Wiyono Wiyono wiyono Yudono, Prapto