Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Proses Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 di SDN 25 Ampenan Tahun Ajaran 2021/2022 Nurul Hidayah; I Nyoman Karma; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.506

Abstract

Pembelajaran daring merupakan model pembelajaran yang dilakukan di masa pandemi, karena dalam prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi yaitu lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan dalam rangka memenuhi layanan pendidikan selama masa pandemi Covid-19. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring guru dapat memanfaatkan beberapa aplikasi atau platform seperti zoom, whatsapp group dan lain sebagainya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran daring, hambatan pada pelaksanaan pembelajaran daring serta solusi untuk mengatasi hamabatan pada pelaksanaan pembelajaran daring. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru kelas IV dan guru kelas V, kepala sekolah serta peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di kelas IV dan kelas IV termasuk dalam kategori baik dengan memperoleh persentase untuk kelas IV yaitu 77,27 dan untuk kelas V yaitu 79,54. Jadi dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring dikelas IV dan kelas V sudah terlaksana dengan baik. Terdapat hambatan pada pelaksanaan pembelajaran daring yaitu handphone, koneksi internet, penyampaian materi pembelajaran dan peserta didik yang jarang/tidak mengumpulkan tugas. Adapun solusi untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu meminta peserta didik yang tidak memiliki handphone untuk ke sekolah mengambil materi pelajaran, guru membagi pembelajaran menjadi 2 shift yaitu pagi dan sore hari dengan menerapkan pembelajaran yang sama, guru memberikan perbaikan melalui pengulangan materi pembelajaran yang tidak dipahami oleh peserta didik dan guru juga akan lebih mengfokuskan fokus kepada peserta didik yang jarang/tidak mengumpulkan tugas.
Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SDN 3 Gunungsari Tahun Ajaran 2021/2022 Novi Kurniawati; I Nyoman Karma; Nur Hasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.524

Abstract

Motivasi belajar merupakan daya dorong utama umum pada siswa yang melahirkan latihan-latihan pembelajaran, yang menjamin kemajuan latihan-latihan pembelajaran dan memberikan bimbingan kepada latihan-latihan pembelajaran, sehingga tujuan yang diinginkan oleh mata pelajaran pembelajaran dapat tercapai. Hasil belajar dapat diartikan sebagai tingkat kemajuan siswa dalam memperoleh topik yang dikomunikasikan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes terhadap berbagai topik. Terlebih lagi, Ilmu Sosial Sosial (IPS), adalah ilmu yang mempelajari berbagai disiplin ilmu sosiologi dan humaniora serta latihan dasar manusia yang digabungkan secara eksperimental untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam kepada siswa.Penelitian ini bertujuan untuk memutuskan hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN 3 Gunungsari tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 SDN 3 Gunungsari yang terdiri dari 2 kelas dan objek hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar yang masing-masing memiliki 24 siswa, sehingga mutlak 84 siswa. Pengumpulan informasi motivasi belajar dengan menggunakan instrumen berupa angket, sedangkan pengumpulan hasil belajar menggunakan bahan ajar meliputi hasil belajar IPS kelas IV. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan yang sangat besar antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN 3 Gunungsari dengan hasil yang diperoleh rhitung > rTabel (0,540 > 0,284) dengan koefisien kepastian sebesar 29,16%. Sehingga cenderung beralasan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV SDN 3 Gunungsari yang berada pada rentang nilai 0,40-0,599, dan memiliki hubungan yang sangat tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SDN 1 Beleka Tahun 2021/2022 Melya Mariskhantari; I Nyoman Karma; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.613

Abstract

Pendidikan adalah usaha  agar manusia mengembangkan potensi  dirinya melalui proses belajar di sekolah. Perlu adanya variasi mengajar yang berbeda dalam proses pembelajaran agar siswa lebih aktif, antusias dan senang dalam belajar, seperti menggunakan model pembelajaran Problem based Learning. Problem Based Learning  adalah sebuah model pembelajaran kontekstual menggunakan masalah sebagai fokus utama pembelajaran. Model Problem Based Learning menjadi model pembelajaran yang mampu mengasah berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA siswa kelas IV SDN 1 Beleka tahun ajaran 2021/2022.  Metode penelitian ini dalah metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design serta populasi penelitian ini ialah 81 siswa yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan uji effect size. Sedangkan untuk teknik penyajian data histogram dan Tabel. Hasil identifikasi pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV SDN 1 Beleka menunjukkan adanya pengaruh  model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV  serta uji hipotesis dalam penelitian ini digunakan rumus independent sample t test. Hasil analisis data menunjukkan df=79, di peroleh hasil t hitung =3,122 > t Tabel, maka hipotesis (Ha) yang diajukan diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV SDN 1 Beleka tahun 2021/2022.
Pengaruh Komunikasi antara Guru dengan Siswa terhadap Hasil Belajar IPS Kelas IV SDN Gugus III Sekarbela Kota Mataram Sri Wahyuningsih; I Nyoman Karma; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.673

Abstract

Komunikasi Guru memiliki peranan penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di mana guru mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif dan menyenangkan. Komunikasi yang menyenangkan mampu mempengaruhi semangat belajar siswa sehingga siswa termotivasi untuk belajar dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi guru terhadap hasil belajar siswa SDN di Gugus III Sekarbela Kota Mataram . Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,042 < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak.Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh komunikasi antara guru dengan siswa terhadap hail belajar IPS kelas IV SDN Gugus III Sekarbela Kota Mataram.
Pengaruh Strategi Gallery of learning Terhadap Kemampuan Berbicara Peserta Didik Kelas V di SDN 28 Mataram Suci Mulyati; I Nyoman Karma; Heri Hadi Saputra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.735

Abstract

Strategi gallery of learning adalah model belajar secara berkelompok yang menjamin setiap siswa diberi kesempatan untuk berkontribusi serta mendengarkan pendapat. Penelitian dengan tujuan mengetahui pengaruh strategi gallery of learning terhadap kemampuan berbicara peserta didik kelas V SDN 28 Mataram. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan jenis Quasy Eksperimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas V ganjil sebagai kelompok kontrol sejumlah 17 siswa dan kelas V genap sebagai kelompok eksperimen sejumlah 17 siswa yang ditentukan dengan sistem undian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji homogenitas, uji normalitas dan uji hipotesis dengan rumus Paired sample t-test dan uji effect size. Uji hipotesis dengan taraf signifikan 5 % bahwa nilai Sig (2-tailed) 0.000 < 0.05 dan nilai thitung 26,954 >tTabel 1,697. Ketentuan pengambilan keputusan dalam penelitian ini yaitu: jika nilai sig (2-tailed) < 0,05 dan nilai thitung >tTabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini diperkuat juga dengan perolehan hasil perhitungan menggunakan uji effect size dengan nilai yang dihasilkan 6,26351, berdasarkan Tabel interpretasi effect size yang dihasilkan menunjukan treatmen yang dilakukan peneliti menunjukan pengaruh dalam kategori sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa te rdapat pengaruh strategi gallery of learning  terhadap kemampuan berbicara siswa kelompok V SDN 28 Matara. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran strategi gallery of learning dapat diterapkan di siswa SD kelompok V untuk kemampuan berbicara siswa.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Tematik di Masa Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas IV SDN 2 Sape Tahun Ajaran 2021/2022 Nuratikah Nuratikah; I Nyoman Karma; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.758

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang  menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran. Dalam penerapannya, satu pembelajaran pada tema yang dibahas dialokasikan untuk 1 hari. Namun pada masa pandemi dengan keterbatasan waktu hal tersebut terkadang sulit dilaksanakan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi pembelajaran tematik pada masa pandemi covid-19 serta kendala dan upaya yang dilakukan. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas IVA, guru kelas IVB, kepala sekolah dan siswa kelas IV SDN 2 Sape. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif  deskriptif, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, transferability, dependability dan konfirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa pandemi covid-19 pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka dengan waktu pelaksanaan 2 jam/hari. Pada tahap perencanaan, belum dilakukan penetapan jaringan tema. Pada tahap pelaksanaan guru sudah melaksanakan kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir. Tahap evaluasi/penilaian tetap mengacu pada aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan. Kendala yang terjadi, guru masih sulit menentukan dan menjabarkan metode pembelajaran yang aktif/kooperatif dalam langkah-langkah pembelajaran, siswa banyak yang tidak hadir dan kurang memperhatikan saat pembelajaran berlangsung, kebijakan pelaksanaan pembelajaran yang berubah-ubah serta waktu yang terbatas. Upaya yang dilakukan yaitu diskusi sesama guru, aktif mengikuti pelatihan, memberikan materi tambahan melalui whatsapp, memberikan PR tiap pertemuan dan mengevaluasi kembali pada saat pengumpulan. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tematik yang dilaksanakan selama masa pandemi covid-19 pada siswa kelas IV SDN 2 Sape sudah cukup baik.
Analisis Strategi Pembelajaran Bagi Siswa Lamban Belajar (Slow Learner) di SDN Tojong-Ojong Tahun Ajaran 2021/2022 Widya Supriyani; I Nyoman Karma; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.781

Abstract

Siswa lamban belajar merupakan siswa yang memiliki kemampuan belajar lebih lambat dibandingkan siswa lainnya yang ditandai dengan prestasi belajar rendah, sering terlambat menyerahkan tugas dan membutuhkan waktu lama dalam memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran bagi siswa lamban belajar di SDN Tojong-ojong. Aspek yang diteliti adalah strategi guru dalam menangani siswa lamban belajar sebagai bentuk bimbingan belajar selama proses pembelajaran dilihat dari pemberian bantuan berupa layanan akomodasi cara pengajaran dan materi, tugas dan penilaian, tuntutan waktu, dan lingkungan belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada layanan akomodasi cara pengajaran dan materi pemberian bantuan pada beberapa aspek tidak terlaksana. Pada layanan akomodasi tugas dan penilaian dan pada layanan akomodasi tuntutan waktu seluruhnya terlaksana. Pada layanan akomodasi lingkungan belajar pemberian bantuan sebagian dilaksanakan oleh guru. Sehingga dapat disimpulkan strategi guru dalam menangani siswa lamban belajar sebagai bentuk bimbingan belajar dilihat dari pemberian bantuan berupa layanan akomodasi pembelajaran sebagian besar terlaksana.
Pengaruh Strategi Gallery of learning Terhadap Keterampilan Berbicara Peserta Didik Kelas IV di SDN 38 Mataram Muhammad Ramadhan; I Nyoman Karma; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.835

Abstract

Strategi gallery of learning adalah model belajar secara berkelompok yang menjamin setiap siswa diberi kesempatan untuk berkontribusi serta mendengarkan pendapat. Penelitian dengan tujuan mengetahui pengaruh strategi gallery of learning terhadap keterampilan   berbicara peserta didik kelompok IV SDN 38 Mataram. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan jenis Quasy Eksperimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelompok IV A sebagai kelompok kontrol sejumlah 20 siswa dan kelompok IV B sebagai kelompok eksperimen sejumlah 19 siswa yang ditentukan dengan sistem undian. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji homogenitas, uji normalitas dan uji hipotesis dengan rumus Paired sample t-test dan uji effect size. Uji hipotesis dengan taraf signifikan 5 % bahwa nilai Sig (2-tailed) 0.000 < 0.05 dan nilai thitung 13,816 > ttabel 1,697 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini diperkuat juga dengan perolehan hasil perhitungan menggunakan uji effect size dengan nilai yang dihasilkan 2,1365 menunjukan pengaruh dalam kategori sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi gallery of learning terhadap keterampilan   berbicara siswa kelompok IV SDN 38 Mataram. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi gallery of learning dapat diterapkan di siswa SDN kelompok IV untuk keterampilan   berbicara siswa.
Pengembangan Media Video Berbasis Powtoon Pada Pembelajaran Tematik Tema 6 Kelas V Raodatul Jannah; I Nyoman Karma; Nurul Kemala Dewi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.858

Abstract

Media video berbasis powtoon adalah sebuah video pembelajaran yang dibuat menggunakan aplikasi powtoon, media video berbasis powtoon ini dibuat dengan mengkombinasikan berbagai media, seperti: animasi, suara, teks, clip, dan gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media video berbasis Powtoon pada pembelajaran tematik tema 6 kelas V dan menghasilkan media video berbasis Powtoon pada pembelajaran tematik tema 6 kelas V yang layak ditinjau dari kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model Borg & Gall. Subjek uji coba penelitian yakni peserta didik kelas V di SDN 1 Sakra Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes, dan angket. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket respon siswa, dan instrument hasil belajar peserta didik kelas V SDN 1 Sakra Selatan. Materi pembelajaran yang digunakan adalah materi pembelajaran tematik yang termuat pada tema 6 panas dan perpindahannya subtema 2 perpindahan kalor disekitar kita pembelajaran 1. Berdasarkan hasil validasi dari ahli materi, persentase yang diperoleh sebesar 83,3% dengan kriteria “sangat valid”. Hasil validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 89,2% dengan kriteria “sangat valid”. Hasil persentase respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 82,2% dengan kriteria “sangat praktis”. Hasil persentase belajar peserta didik memperoleh persentase sebesar 90% dengan kriteria “efektif”. Ditinjau dari kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan, maka dapat disimpulkan bahwa media video berbasis Powtoon memenuhi kriteria layak sebagai media pembelajaran di sekolah SDN 1 Sakra Selatan.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture and Picture Terhadap Hasil Belajar Matematika di Kelas IV SD Negeri 1 Dasan Baru Lilik Apriani; Muhammad Turmuzi; I Nyoman Karma
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.908

Abstract

Pembelajaran kooperatif picture and picture merupakan model pembelajaran yang menekankan pada situasi siswa yang sedang aktif belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif picture and picture terhadap hasil belajar matematika kelas IV SD Negeri 1 Dasan Baru. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design, dengan desain eksperimen semu. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IV A yang merupakan kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif bergambar, sedangkan Kelas IV B merupakan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan khusus. Observasi aktivitas pembelajaran guru, esai dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji hipotesis independent sample t-test dan uji Cohen effect size. Teknik penyajian data tabel dan histogram. Berdasarkan hasil belajar matematika siswa, pada tahap pre-test rata-rata kelompok eksperimen adalah 53,5 dan kelompok kontrol adalah 60,1, rata-rata kelompok eksperimen adalah dengan nilai post-test. adalah 81,8 dan kelompok kontrol adalah 69,9. Hasil pengujian hipotesis memberikan t-score sebesar 7,513 dan t-tabel sebesar 1,672 pada taraf signifikansi 0,05 atau 5%, sehingga dapat diketahui bahwa t-hitung > t-tabel. Berdasarkan kriteria pengujian, hal ini menunjukkan bahwa Hₐ diterima dan H ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif picture and picture berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika kelas IV SD Negeri 1 Dasan Baru.