Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kesantunan Berbahasa dalam YouTube Channel Deddy Corbuzier Diana Ferjiniaa Kaluku; Asna Ntelu; Muslimin Muslimin
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 4, No 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v4i1.20514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan satuan lingual yang mendukung kesantunan berbahasa dalam video youtube Deddy Corbuzier, dan mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa di video youtube Deddy Corbuzier.Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dari podcast youtube millik Deddy Corbuzier dengan mencatat semua percakapam yang terjadi bersama Bapak Prabowo tentang politik edisi 13 juni 2021 dan bersama Nikita Mirzani tentang kehidupan pribadinya edisi 19 oktober 2021. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa (1) satuan lingual yang mendukung kesantunan berbahasa yang terdapat dalam video youtube Deddy Corbuzier, yaitu satuan lingual yang terdiri dari dari kata terima kasih, kata maaf, kata beliau, kata Bapak/Ibu, dan kalimat yang mendukung kesantunan berbahasa yaitu berupa kalimat deklaratif, kalimat introgatif, kalimat imperatif, kalimat interjektif, dan kalimat empatik, dan (2) Bentuk pematuhan prinsip kesantunan yang terdapat dalam video youtube channel Deddy Corbuzier, yaitu pematuhan maksim kebijaksanaan/kearifan, maksim penerimaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan, serta/maksim kesimpatian. Bentuk pelanggaran prinsip kesantunan yang terdapat dalam video youtube channel Deddy Corbuzier, yaitu pelanggaran maksim kebijaksanaan, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian. Kata Kunci :Kesantunan Berbahasa, Youtube, Deddy Corbuzier
EKOLOGI SASTRA LISAN DI TOWALE Gazali Lembah; Ulinsa Ulinsa; Muslimin Muslimin; Moh. Reza
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2023: THE 31st HISKI INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERARY LITERACY AND LOCAL WISDOM (JUNI 2023)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v3i0.115

Abstract

Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk “Ekologi Sastra Lisan di Towale” serta kaitannya dengan lingkungan. Penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk ekologi sastra lisan yang terdapat pada masyarakat desa Towale serta kaitannya dengan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data tertulis yang bersumber dari satra lisan masyarakat desa Towale.. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, teknik catat dan teknik baca. Berdasarkan hasil penelitian di temukan beberapa bentuk sastra lisan Towale diantaranya ada yang berbentuk cerita dan bentuk bukan cerita yaitu: (1) Sastra lisan bercorak cerita a) Legenda, b) Mitos. (2) Sastra lisan bercorak bukan cerita a) Peribahasa, b) Teka-teki, c) Mantra, d) Nyanyian anak, e) Balada, f) Hukum adat
The Effectiveness of the Guided Reading Method on Students’ Ability to Evaluate Negotiation Texts in Grade X/Phase E at Senior High School Sutanti Ramli; Asna Ntelu; Muslimin
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 14 No. 1 (2026): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v14i1.10649

Abstract

This study investigates the effectiveness of the Guided Reading method on students’ ability to evaluate negotiation texts. This research employed a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The participants of this study were 30 tenth-grade students of Senior High School. The data were collected through a reading test and analyzed using a paired sample t-test. The results showed a significant improvement in students’ ability, as indicated by the increase in the mean score from 39.00 in the pre-test to 80.17 in the post-test. The t-test analysis revealed a statistically significant difference (p = 0.000 < 0.05), indicating that the Guided Reading method had a significant effect on students’ evaluative reading ability.This improvement occurred because the Guided Reading method promotes guided analysis and critical engagement with text structure and content, enabling students to better understand, interpret, and evaluate negotiation texts. In conclusion, the Guided Reading method is effective in improving students’ ability to evaluate negotiation texts and can be recommended as an alternative strategy in teaching reading comprehension, particularly in developing students’ critical thinking skills.
Sociolinguistic Variations in the Novel Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohar Nur Ameliya Hasan; Ellyana Hinta; Muslimin; Sayama Malabar
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i3.1640

Abstract

This study aims to describe the sociolinguistic variation in the novel Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari based on age and gender, and explain its relevance in learning Indonesian language and literature. Research was conducted on the novel Ronggeng Dukuh Paruk by Ahmad Tohari as a source of research data. The research population was in the form of all the speeches of the characters in the novel Ronggeng Dukuh Paruk, while the research sample was in the form of the speech of the characters that contained sociolectic variations. The research instrument uses the researcher as the main instrument with the help of a data card. Data collection is carried out through reading techniques, tagging techniques, and recording techniques. The collected data was analyzed using a qualitative descriptive method through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that in the novel Ronggeng Dukuh Paruk there are various forms of sociolinguistic variation that reflect the social conditions of the people of Dukuh Paruk. This variation is seen through the use of local vocabulary, traditional expressions, and forms of speech that show the social identity of the speaker. Based on age, it was found that there was a difference in language use between older characters and younger characters. Older characters tend to use speech that is loaded with the values of local traditions and culture, while younger characters use simpler and more direct language. Based on the type of gender, there are differences in word choice and speaking styles between male and female figures that reflect their respective social roles in society. This research has relevance in learning Indonesian language, especially in novel analysis materials and sociolinguistic studies. The research findings can be used as teaching materials to improve students’ understanding of the relationship between language, society, and culture represented in literary works.
Skemata pada Slogan Produk Kecantikan di Media Sosial Annisya Rahmatika Mutiara; Muslimin; Sitti Rachmi Masie
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk-bentuk skemata kognitif yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over, dan (2) Bentuk-bentuk skemata membaca yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over, dan (3) Makna yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over tersebut. Penelitian ini menggunakan teori skemata kognitif Jean Piaget dan teori skemata membaca Carrell & Eisterhold. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan riset dan membaca jurnal maupun situs laman dan sosial media resmi yang memuat data penelitian, mengidentifikasi data, serta mencatat data serta mengklasifikasi data slogan berdasarkan bentuk atau jenisnya. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data yang telah dicatat, menganalisis data berdasarkan teori Skemata, dan menarik kesimpulan dari hasil analisis yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over membangun skemata kognitif yang berbeda sesuai dengan karakter merek dan segmentasi konsumennya. Dari sisi skemata membaca, slogan ketiga merek mengaktifkan skemata konten, skemata formal, dan skemata linguistik secara bersamaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan makna slogan pada produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over menggambarkan cara masing-masing merek membangun citra kecantikan sesuai dengan target konsumennya. Dengan demikian, slogan tidak hanya berfungsi sebagai identitas merek, tetapi juga sebagai strategi komunikasi dalam membentuk persepsi konsumen tentang konsep kecantikan yang ditawarkan.
The Use of Digital-Based Media in Speech Writing Learning for Grade VIII Students at SMP Negeri 1 Pulubala Novita Bangi; Sayama Malabar; Muslimin
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i3.1464

Abstract

Based on the above research, the objectives of this study are (1) to describe the design of digital-based learning media in teaching speech writing to eighth-grade students of SMP Negeri 1 Pulubala, (2) to describe the use of digital-based media in teaching speech writing to eighth-grade students of SMP Negeri 1 Pulubala, and (3) to describe the inhibiting factors in the use of digital-based media in teaching speech writing to eighth-grade students of SMP Negeri 1 Pulubala. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation. The subjects in this study were 27 teachers and eighth-grade students and the object of this study was the results of students' speech writing using digital media. The aspects assessed in writing speech texts were the appropriateness of the speech text content, content organization, accuracy of diction, and accuracy of the speech text structure. Based on the results of the study, the design and use of digital-based learning media such as PowerPoint and YouTube in teaching speech writing have been effective because they are able to present material in a structured manner, provide concrete examples, and increase student understanding, motivation, and activeness. Digital media also supports varied learning strategies and assessment of learning outcomes. However, its use still faces challenges such as limited devices and internet access, necessitating improvements in facilities and infrastructure to optimize learning.
Application of Ecucandy in Listening Skills Learning of Descriptive Texts for Grade IX Students of SMP Negeri 1 Telaga Tedi Korompot; Muslimin; Eka Sartika
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i3.1486

Abstract

This study aimed to describe the implementation of Educandy in teaching listening skills for descriptive texts to ninth-grade students at SMP Negeri 1 Telaga and to identify students’ responses toward the use of the media. This study employed a descriptive approach with a qualitative research design. The population consisted of all ninth-grade students of SMP Negeri 1 Telaga, while the sample included 28 students and one Indonesian language teacher. Data were collected through observation, interviews, documentation, and learning achievement tests. The data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques to obtain a clear description of the learning process and outcomes. The findings revealed that the implementation of Educandy in descriptive text learning effectively improved students’ listening comprehension skills. This was indicated by the results of the Educandy quiz, which showed that 25 students achieved learning mastery with scores ranging from 120 to 193, while 3 students were still categorized as low achievers. The percentage of students’ learning mastery reached 89.29%. In addition, students gave positive responses to the use of Educandy because the media made the learning process more interesting, interactive, enjoyable, and capable of increasing students’ learning motivation and understanding of descriptive text materials.
Netizens of Rhetorical Strategy in Responding to President Prabowo Subianto's Political Policy Campaign on Budget Cuts Helmin Maele; Muslimin; Puspita Dian Agustin
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i3.1496

Abstract

This study aims to describe the forms and identify patterns of netizens' rhetorical strategies in the comments section in response to President Prabowo Subianto's political campaign policy regarding budget cuts. This study uses a qualitative approach with a descriptive qualitative approach. The data analyzed consisted of public comments sourced from the KompasTV YouTube video titled "Prabowo Bluntly: Some Oppose Him Regarding Budget Cuts, Feeling Like a Little King!". Data collection techniques were carried out through reading techniques, documentation techniques, and purposive sampling techniques. The data analysis technique includes three stages: data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results of this study indicate that 55 netizens' rhetorical strategies were found, consisting of 2 Ethos (3.6%), 15 Pathos (27.3%), 8 Logos (14.5%), 24 Pathos + Logos combinations (43.6%), 2 Ethos + Pathos combinations (3.6%), and 4 Ethos + Pathos + Logos combinations (7.3%). These rhetorical strategies are demonstrated through the use of references to figures, personal experiences, emotional sentences, satire, rhetorical questions, and logical arguments. These findings indicate that netizens tend to combine emotional elements and logical reasoning when expressing their opinions regarding President Prabowo Subianto's budget cuts policy on digital media.
Politeness in Language in the Mootayu Village Community, Bone Raya District, Bone Bolango Regency Lisnawati Kamaru; Mumkizul Umam Kau; Muslimin
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i3.1534

Abstract

later
Gangguan Kecemasan Tokoh Segara Alam dalam Novel Namaku Alam: Kajian Psikologi Sastra dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Masni Hasan; Muslimin; Ayu Hidayanti Ali
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i2.7481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gangguan kecemasan berupa Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang dialami tokoh Segara Alam dalam novel Namaku Alam karya Leila S. Chudori berdasarkan kajian psikologi sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan gejala gangguan kecemasan pada tokoh utama. Sumber data diperoleh dari novel Namaku Alam sebagai data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan cara membaca secara intensif, mencatat, dan mengklasifikasikan data sesuai fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis data mengacu pada teori Post-Traumatic Stress Disorder yang dikemukakan oleh Gerald C. Davison dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Segara Alam mengalami gangguan kecemasan berupa PTSD yang ditandai oleh tiga gejala utama, yaitu gejala penghindaran, gejala gairah, dan gejala mengalami kembali. Pada gejala penghindaran ditemukan tiga bentuk gangguan, gejala gairah ditunjukkan dalam dua bentuk, sedangkan gejala mengalami kembali juga ditemukan dalam dua bentuk. Gejala-gejala tersebut menggambarkan dampak trauma masa lalu terhadap kondisi psikologis tokoh utama. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan kecemasan PTSD memengaruhi sikap, emosi, dan perilaku tokoh Segara Alam secara signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikologi sastra serta dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran analisis novel dalam pendidikan Bahasa Indonesia.