Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Evaluasi Strategi Pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah terhadap Peningkatan Kinerja Pelaku Usaha di Kota Gorontalo Heru Roji Dwi Santoso; Rahmisyari Rahmisyari; Arifin Arifin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.3992

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah maupun nasional. Di Kota Gorontalo, keberadaan UMKM tidak hanya menyediakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan penopang stabilitas ekonomi lokal. Meskipun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan krusial, antara lain keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, lemahnya manajemen usaha, dan minimnya akses terhadap pasar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas strategi pendampingan UMKM dalam meningkatkan kinerja pelaku usaha di Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan metode kajian literatur deskriptif dengan menganalisis 15 jurnal nasional bereputasi yang diterbitkan pada periode 2022–2025. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk pendampingan, pola pelaksanaan, serta dampaknya terhadap produktivitas, tata kelola, pemasaran, dan keberlanjutan usaha. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendampingan yang berfokus pada digitalisasi, penguatan kemampuan manajerial, peningkatan literasi keuangan, fasilitasi akses permodalan, dan kolaborasi lintas sektor mampu meningkatkan produktivitas, memperluas jangkauan pasar, memperbaiki pengelolaan usaha, dan memperkuat keberlanjutan UMKM. Efektivitas program semakin tinggi apabila pendampingan dilaksanakan secara terstruktur, berkelanjutan, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, lembaga keuangan, komunitas bisnis, dan pelaku UMKM diperlukan untuk membangun ekosistem pendampingan yang lebih terpadu. Pendampingan yang komprehensif diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi Kota Gorontalo.
Industry 4.0-Based Schools in Vocational High Schools Moh Ilham Mokoolang; Ansar; Arifin
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2026 - Januari 2027)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i2.575

Abstract

This study aims to describe the implementation of an Industry 4.0-based school at State Vocational High School (SMK) 5 of GorontaloCity, focusing on three aspects: (1) strategic planning program, (2)program implementation, and (3) program achievement. A qualitativeapproach with a case study design was employed, conducted fromApril to May 2026. Data sources included the school principal, viceprincipals, department heads, and productive teachers. Data werecollected through in-depth interviews, direct observation, anddocumentation, then analyzed using Miles, Huberman, and Saldana'sinteractive model. Data validity was verified through sourcetriangulation and technique triangulation. Findings reveal that: (1)Strategic planning was carried out through six systematic stages:environmental analysis (SWOT), vision and mission formulation,strategic goal setting, program development, implementation, andevaluation. The school leveraged its strengths in industrypartnerships and master's-qualified teachers, supported bygovernment funding under Director General of Vocational EducationDecree No. 127/D/M/2023; (2) Program implementation proceededin three phases—preparation (managing Rp1.9 billion in governmentgrants), strategic planning (benchmarking, industry-basedcurriculum development, MoU, and TEFA 4.0 SOPs), and execution(22-module training, construction of a two-floor TEFA building withSmart Classroom, and procurement of industry-standard equipment);(3) Program achievements include enhanced student creativitythrough technology-based projects (robots, IoT automation),improved teacher competence in Smart Classroom and LMS use, ablock scheduling curriculum system, and strengthened graduatereadiness through TEFA practice and industry internships.