Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Menyimpang pada Naskah Drama Orkes Madun I Karya Arifin C. Noer:: Tinjauan Sosiologi Sastra Zalukhu, Salsadila; Bahardur, Iswadi; Tatalia, Ricci Gemarni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2152

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perilaku menyimpang individu yang memiliki tiga jenis, yaitu : pelacuran, tindak kejahatan/kriminal, dan gaya hidup dalam naskah Orkes Madun I karya Arifin C. Noer. Penelitian ini difokuskan pada bentuk Perilaku Menyimpang Dalam Naskah Drama Orkes Madun I karya Arifin C. Noer: Tinjauan Sosiologi Sastra Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat dan dialog yang terdapat konflik sosial dalam naskah drama Orkes Madun I karya Arifin C. Noer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, (1) membaca dan memahami naskah drama Orkes Madun I karya Arifin C. Noer, (2) mencatat dan menandai data-data yang berhubungan dengan perilaku menyimpang dalam naskah drama Orkes Madun I karya Arifin C. Noer, (3) mengklasifikasikan data yang berhubungan dengan perilaku menyimpang dalam naskah drama Orkes Madun I karya Arifin C. Noer. Dalam penelitian ini terdapat 31 kutipan data perilaku menyimpang yang ditemukan dalam Naskah Drama Orkes Madun I karya Arifin C. Noer, yaitu 12 kutipan data perilaku menyimpang individu jenis pelacuran, 7 data kutipan perilaku menyimpang individu jenis tindak kejahatan, dan 10 kutipan data perilaku menyimpang individu jenis gaya hidup dalam Naskah Drama Orkes Madun I karya Arifin C. Noer.
Nilai-nilai Budaya Jawa dalam Novel Rara Mendut Karya Yb Mangunwijaya Oktavia, Tiara; Bahardur, Iswadi; Satini, Ria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2245

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai budaya Jawa dalam novel Rara Mendut karya Y.B. Mangunwijaya. Novel ini dipilih karena menggambarkan secara mendalam budaya Jawa, khususnya dalam aspek patriarki, kehidupan sosial, dan sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat. Berbagai nilai budaya yang dianalisis mencakup nilai religius, sosial, moral, serta adat istiadat yang menjadi pedoman hidup masyarakat Jawa. Selain itu, novel ini juga mengangkat isu kesetaraan gender dalam konteks budaya patriarki yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat.Melalui tokoh Rara Mendut, Mangunwijaya menghadirkan kritik terhadap ketidakadilan sosial, keterbatasan pendidikan bagi perempuan, serta eksploitasi dalam sistem patriarki. Selain itu, novel ini juga menampilkan kehidupan keraton dan masyarakat Jawa dengan berbagai tradisi, hierarki sosial, gotong royong, serta kepercayaan mistis yang masih kental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Rara Mendut tidak hanya merepresentasikan budaya Jawa secara autentik, tetapi juga berfungsi sebagai kritik sosial terhadap sistem yang menindas kelompok tertentu, terutama perempuan.Kajian ini penting karena nilai budaya dalam karya sastra tidak hanya mencerminkan realitas sosial, tetapi juga berperan dalam menjaga warisan budaya dan membentuk karakter generasi muda. Analisis terhadap novel Rara Mendut dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai budaya Jawa serta relevansinya dalam kehidupan modern. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam studi sastra Indonesia dan pelestarian nilai-nilai budaya Jawa.
Peran Perempuan dalam Menghadapi Perubahan Sosial dalam Novel “Negeri Senja” Karya Seno Gumira Ajidarma Anadya, Dina; Bahardur, Iswadi; Samsiarni, Samsiarni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2251

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Perempuan dalam Menghadapi Perubahan Sosial dalam Novel Negeri Senja Karya Seno Gumira Ajidarma. Karya sastra mencerminkan kehidupan nyata serta mengandung nilai sosial dan budaya. Dalam konteks sosial, perempuan sering mengalami peran ganda dan tantangan dalam perubahan sosial. Berdasarkan teori sosiologi sastra, karya sastra berkaitan erat dengan kondisi sosial masyarakat, termasuk peran gender. Permasalahan seperti diskriminasi, keterbatasan pendidikan, dan peran tradisional perempuan menjadi isu utama dalam novel Negeri Senja. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana peran perempuan menghadapi perubahan sosial serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi terhadap novel Negeri Senja untuk mengidentifikasi peran perempuan dan perubahan sosial. Dasar teori yang digunakan adalah sosiologi sastra serta teori peran sosial dari Erick Fromm dan Soekanto. Selain itu, penelitian Saskia Wieringa (2000) dan Toeti Heraty (1985) menjadi rujukan dalam menganalisis faktor yang memengaruhi peran perempuan dalam perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam Negeri Senja menghadapi ketidakadilan gender, keterbatasan pendidikan, dan peran tradisional yang kuat. Namun, novel ini juga menampilkan perjuangan perempuan dalam menghadapi perubahan, baik sebagai pekerja, ibu rumah tangga, maupun agen perubahan. Kesimpulannya, novel ini merefleksikan realitas sosial serta dinamika peran perempuan dalam menghadapi perubahan sosial.
ANALISIS DIKSI DALAM BERITA KRIMINAL PEREMPUAN PADA MEDIA ONLINE POSMETRO PADANG EDISI JUNI DAN JULI 2025 Selvia Agustin; Wahyudi Rahmat; Iswadi Bahardur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32800

Abstract

The choice of diction in mass media reporting, especially crime news involving women as victims or perpetrators is the reason for this research. Diction not only functions to convey information, but also forms the construction of reality and influences the reader's perspective on an event. This study aims to describe the types of diction used in women's crime news in the online media Posmetro Padang June and July 2025 editions, as well as to analyze the denotative and connotative meanings of the diction. The type of research used is descriptive qualitative with the listening and note-taking method. The research data are in the form of excerpts from women's crime news published in the online media Posmetro Padang. Data analysis was carried out using the referential matching method and the distribution method through the replace, disappear, and read markah techniques. Based on the results of the data analysis, it shows that women's crime news in the online media Posmetro Padang uses a lot of connotative diction, such as molest, raped, and sex slave, which creates an emotional impression and frames women as vulnerable and marginalized parties. Denotative diction such as the words molestation and rape. The choice of connotative diction is more dominant because it serves to create a dramatic effect and attract the reader's attention. However, on the other hand, it can reinforce gender stereotypes towards women.    
KONFLIK BATIN TOKOH KIM JI-YEONG DALAM NOVEL KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 KARYA CHO NAM- JOO Agusman; Iswadi Bahardur; Ricci Gemarni Tatalia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33105

Abstract

This study aims to analyze and describe the various forms of inner conflict experienced by the main character, Kim Ji-yeong, in the novel "Kim Ji-yeong Born in 1982" by Cho Nam-joo. This novel is highly relevant because it depicts the complex experiences of Korean women in facing patriarchal social pressures and expectations. Through the analysis of inner conflict, this study shows that women have complex desires, aspirations, and struggles in life, and they are not passive creatures. The type of research used is qualitative with a descriptive approach. The research data were taken from words or sentences contained in the novel itself. Data analysis was carried out through the stages of data collection, data analysis, and drawing conclusions. The results of the study revealed five forms of inner conflict found in the character of Kim Ji-yeong. First, a painful neurotic inner conflict, characterized by perfectionism, self-blame, and pressure from family. Second, inner conflict moves toward others, where Ji-yeong tries to conform to social expectations to avoid conflict. Third, inner conflict moves against others, shown by Ji-yeong's efforts to aggressively fight against her family. Fourth, the inner conflict of moving away from others, which makes Ji-yeong feel isolated, inferior, and lose her identity due to constant pressure. Fifth, the inner conflict of an unrealistic ideal image, where Ji-yeong is expected to be a perfect mother, wife, and worker without adequate support. Overall, this study not only provides an in-depth understanding of the experiences of fictional characters but also provides insights into the social realities faced by many women worldwide, including in Indonesia. Keywords: Inner Conflict, Kim Ji-yeong, Literary Psychology, Novel, Gender
MANTRA MASYARAKAT MELAYU DI DESA PULAU BINJAI KECAMATAN KUANTA MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI : TINJAUAN EKOLOGI BUDAYA Stiani, Ongki Erkin Stiani; Bahardur, Iswadi; Satini, Ria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.33598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur mantra masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Kerangka kerja untuk mengkaji masalah dengan menerapkan metode kualitatif deskriptif analisis dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis untuk memperoleh struktur mantra masyarakat Melayu, Tradisi dan Keyakinan Masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi : Tinjauan Ekologi Budaya. Data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi terus terang, wawancara terstruktur kepada informan sebagai pemilik mantra. Temuan penelitian menunjukan bahwa dalam mantra masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai memiliki struktur mantra, yaitu pembuka, isi dan penutup. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya struktur mantra masyarakat Melayu di Desa Pulau Binjai struktur mantra pemilik mantra terdiri dari pembukaan, isi dan penutup. Pembukaan mantra diawali dengan lafaz taauz selanjutnya basmalah, bagian isi mantra berisi penjelasan mengenai bahasa dalam mantra menggunakan bahasa melayu, bagian akhir mantra diakhiri dengan kalimat lailahaillaallah.
STRUKTUR MANTRA PAWANG DALAM PERTUJUKAN KUDA LUMPING DI DESA SUNGAI TENANG KABUPATEN SIJUNJUNG Fitriyani, Fitriyani; Bahardur, Iswadi; Mana, Lira Hayu Afdetis
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimanakah struktur mantra pawang dalam pertunjukan kuda lumping di Desa Sungai Tenang Kabupaten Sijunjung. Kerangka kerja untuk mengkaji masalah tersebut dengan menerapkan metode kualitatif dan menggunakan metode deskriptif analisis, metode deskriptif analisis dilakukan dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analaisis untuk memperoleh struktur mantra pawang dalam pertunjukan kuda lumping. Data terkait permasalahan tersebut dikumpulkan dengan cara melakukan perekaman pertunjukan kuda lumping, selanjutnya pengamatan serta pencatatan, dilanjutkan dengan melakukan wawancara kepada informan sebagai pawang kuda lumping. Temuan penelitian menunjukan bahwa dalam mantra pawang kuda lumping memiliki struktur mantra, yaitu pembuka, isi dan penutup. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya struktur mantra pawang, struktur mantra pawang terdiri dari pembukaan, isi dan penutup. Pembukaan mantra diawali dengan lafaz basmalah, pada bagian isi mantra berisi penjelasan mengenai bahasa dalam mantra yang menggunakan bahasa jawa, sedangkan pada bagian akhir mantra diakhiri dengan kalimat allahuakbar.
KEARIFAN LOKAL DALAM BUKU CERITA RAKYAT DAERAH SUMATERA BARAT Fadilla, Asrifa; Bahardur, Iswadi; Afdetis, Lira Hayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal dalam buku Cerita Rakyat Raerah Sumatera Barat. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan konsep kearifan lokal melalui pendekatan folklor sastra lisan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca keseluruhan isi buku Cerita Rakyat Daerah Sumatra Barat. Data pada penelitian ini berbentuk kata dan kalimat dalam buku Cerita Rakyat Daerah Sumatra Barat, Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Menurut Sugiono (2016:1), dalam penelitian kualitatif pengumpulan data tidak dipandu oleh teori, tetapi dipandu oleh fakta-fakta yang ditemukan. Oleh karena itu, analisis data yang dilakukan bersifat induktif, berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan, dan kemudian dapat dikonstruksikan menjadi hipotesis atau teori. Dengan demikian, dalam penelitian kualitatif, analisis data bertujuan untuk membangun hipotesis.
PROFIL TOKOH AKU DALAM NOVEL CINTA TAK PERNAH TEPAT WAKTU KARYA PUTHUT EA Mardiah, Dea Radhaihtul; Bahardur, Iswadi; Samsiarni, Samsiarni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39559

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kehidupan seorang tokoh utama bernama tokoh aku yang menghadapi masalah percintaannya yang rumit dan penuh dengan penderitaan. Adapaun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil tokoh aku dalam novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu karya Puthut EA di tinjau dari sikap dasar manusia berbudaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, kalimat yang berhubungan dengan profil tokoh aku. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu karya Puthut EA. Hasil penelitian mengenai profil tokoh aku yang terdapat dalam novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu karya Puthut EA. Setelah dikaji melalui sikap manusia berbudaya maka dapat disimpulkan bahwa profil tokoh aku ditinjau dari aspek sikap manusia berbudaya sebagai berikut. Pertama, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan cinta kasih yang mencakup: hakikat cinta kasih, cinta kasih dalam berbagai dimensi, kasih sayang, kemesraan, pemujaan, dan belas kasihan. Kedua, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan penderitaan yang mencakup: hakikat penderitaan, penderitaan sebuah fenomena universal, penderitaan sebagai anak penguasaan, siksaan, rasa sakit dan neraka. Ketiga, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan pandangan hidup yang mencakup: cita-cita, kebajikan, dan sikap hidup. Keempat, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan kegelisahan yang mencakup: pengertian kegelisahan, kegelisahan apa dan mengapa?, keterasingan, kesepian, dan ketidakpastian. Kelima, profil tokoh aku yang menunjukkan aspek manusia dan harapan yang mencakup: pengertian kegelisahan, harapan sebuah fenomena nasional, dan kepercayaan.
LANSKAP LINGUISTIK DI MUSEUM ADITYAWARMAN Ramadhani, Anggini Tria; Bahardur, Iswadi; Tatalia, Ricci Gemarni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42744

Abstract

Lanskap linguistik di Museum Adityawarman menghasilkan berbagai bentuk variasi bahasa. Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan (1) Bentuk variasi bahasa dalam lanskap linguistik pada papan informasi di barang peninggalan sejarah Minangkabau, (2) fungsi bahasa dalam lanskap linguistik pada papan informasi di barang peninggalan sejarah Minangkabau di Museum Adityawarman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan  metode penelitian kualitatif yang bersifat deskripstif, atau biasa disebut dengan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini yaitu Museum Adityawarman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dokumentasi yang menggunakan teknik catat-rekam.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi bahasa yaitu Monolingualisme, Bilingualisme dan Multingualisme. Variasi monolingualisme yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Minangkabau. Kemudian variasi bilingualisme yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia Inggris dan bahasa Indonesia-Miangkabau Selain itu, variasi multilingualisme yang ditulis menggunakan bahasa Indonesia-Inggris-Minangkabu. Variasi Lanskap Linguistik yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini yaitu variasi bilingualisme bahasa Indonesia-Inggris tepatnya di museum Adityawarman. Lanskap Linguistik yang di temukan pada Museum Adityawarman memiliki fungsi informatif. Fungsi informatif pada Lanskap Linguistik di Museum Adityawarman memberikan informasi kepada pengunjung berupa papan informasi mengenai barang peninggalan sejarah.