Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANGMEMPENGARUHI HARGA IKAN KAKATUA (Scarus Sp) DI PULAU PANGGANG, KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Lestari, Diana Puji; Bambang, Azis Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.771 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan Kakatua di perairan pulau Panggang dan mengetahui distribusi pemasaran ikan kakatua (Scarus Sp). Pengamatan dilakukan selama 14 hari. Hasil percobaan menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan kakatua adalah jumlah produksi. Karena saat produksi ikan Kakatua menurun maka harga akan naik, dan permintaan ikan akan turun. Saat produksi ikan meningkat maka harganya akan turun. Sedangkan, pada faktor kualitas tidak berpengaruh karena kualitas ikan kakaktua yang telah di daratkan memiliki kualitas yang baik dan masih segar. Sementara itu, jumlah bakul tidak berpengaruh terhadap harga ikan, karena harga produksi ikan ditentukan oleh tengkulak. Distribusi pemasaran ikan di Pulau Panggang merupakan distribusi pemasaran yang relatif panjang, karena proses pengiriman barang dari produsen ke konsumen mencakup beberapa pelaku pemasaran dari dalam pulau Panggang ke luar pulau Panggang.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERBENTUKNYA HARGA IKAN KEMBUNG LELAKI (Rastrelliger kanagurta) HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE DI TPI BULU KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Larasati, Hapsari; Bambang, Azis Nur; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.845 KB)

Abstract

Harga merupakan nilai suatu barang dan jasa yang diukur dengan sejumlah uang, merupakan factor penting yang selalu diperhatikan penjual dan pembeli, terbentuk dari interaksi beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan nilai produksi ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) di TPI Bulu, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta), dan menganalisis faktor yang paling berpengaruh terhadap harga ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan analisis korelasi linier berganda. Analisis statistik yang digunakan adalah software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh produksi, jumlah bakul, mutu, dan harga ikan substitusi terhadap pembentukan harga ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) sebesar 66,6 % untuk ikan besar dan 62,2 % untuk ikan kecil. Faktor produksi dan mutu adalah faktor yang memiliki pengaruh yang kuat terhadap pembentukan harga ikan Kembung Lelaki karena memiliki nilai koefisien korelasi (r) mendekati -1 atau +1.
ANALISIS HARGA DAN PEMASARAN IKAN KEMBUNG LELAKI (Rastrelliger kanagurta) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) CITUIS KABUPATEN TANGERANG Damayanti, Rizky; Bambang, Azis Nur; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.192 KB)

Abstract

Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) merupakan salah satu produk perikanan yang menjadi komoditas penting diwilayah Tangerang. Produksi ikan terbanyak di Kabupaten Tangerang didaratkan di TPI Cituis. Total produksi ikan yang didaratkan di TPI Cituis selama tahun 2009 – 2013 adalah 151,745 kg dengan rata-rata produksi per tahun 30,349 kg. Ikan kembung lelaki di TPI Cituis memiliki harga yang tinggi tetapi tidak stabil. Faktor - faktor yang mempengaruhi harga yang akan diteliti untuk penelitian antara lain jumlah produksi (X1), mutu ikan (X2), jumlah bakul (X3) dan ukuran berat ikan (X4). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan kembung lelaki yang didaratkan di TPI Cituis dan mengetahui saluran pemasaran dan margin pemasaran ikan kembung lelaki di TPI Cituis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan persamaan regresi Y= 3.168 - 0.084X1 + 0,501X2 + 0,076X3 + 0,350X4 + 0,006811. Pemasaran ikan kembung lelaki terbentuk ada 3 tipe distribusi pemasaran. Lembaga pemasarannya meliputi nelayan, TPI, pedagang besar, pedagang pengecer dan pengolah. Margin pemasaran terbesar dalam saluran pemasaran ikan kembung lelaki di TPI Cituis adalah pengasinan sebesar Rp. 10.000,- . Mutu ikan yang baik akan menghasilkan harga tinggi, maka disarankan menjaga mutu  yang baik sampai ke konsumen. Indian Mackerel (Rastrelliger kanagurta) is one fisheries products became an important commodity in Tangerang. Production Indian Mackerel Most landed in Tangerang at TPI Cituis. The total production of Indian Mackerel landed in TPI Cituis during 2009-2013 was 151.745 kg with an average annual production of 30.349 kg . Indian Mackerel in TPI Cituis has a high price but not stable. Factors - factors that will be affected the price from research comprise total production (X1) , the quality of the fish (X2) , the number of wholeseller (X3) and the size of the fish (X4). Research objective to analyze the factors that affect the price of Indian Mackerel landed at TPI Cituis and to know marketing channels and marketing margins of Indian Mackerel in TPI Cituis . Case study was used as a method in this research.  The research results showed that the regression equation Y= 3.168 - 0.084X1 + 0,501X2 + 0,076X3 + 0,350X4 + 0,006811. Marketing Indian Mackerel formed there was three types of marketing distribution. Marketing institutions consist the fishermen, TPI, wholesalers, retailers and processors. The biggest margin in the marketing distribution in TPI Cituis is the processor of Rp.10.000,-. Good quality fish will result in higher prices, it is advisable to maintain a good quality to the consumers.
ANALISIS EKONOMI RUMAH TANGGA NELAYAN PANDEGA PADA ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE DI TPI PELABUHAN, KOTA TEGAL Astuti, Tia Tri; Bambang, Azis Nur; Pramitrasari, Sulistyani Dyah
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.046 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nelayan Mini Purse seine dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan dan pengeluaran rumah tangga nelayan pandega Mini Purse seine di TPI Pelabuhan Kota Tegal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2017 di TPI Pelabuhan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat studi kasus. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan 84 orang nelayan ABK biasa. Data diambil dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda dengan software SPSS 20. Hasil penelitian diperoleh karakteristik nelayan mini purse seine berumur 31-40 tahun, tingkat pendidikan terakhir nelayan didominasi ditingkat sekolah dasar (SD), lama pengalaman melaut 21-30 tahun dan jumlah tanggungan anggota keluarga didominasi 3-4 orang. Pendapatan melaut nelayan dipengaruhi oleh GT Kapal, pengalaman nahkoda, jumlah ABK, umur dan jumlah tangkapan (R square 80%), secara parsial faktor – faktor pendapatan nelayan dipengaruhi oleh GT Kapal, pengalaman nahkoda, jumlah ABK dan jumlah tangkapan. Pengeluaran rumah tangga nelayan dipengaruhi oleh pendapatan rumah tangga, jumlah tanggungan keluarga, umur dan pendidikan (R square 65%). Secara parsial, faktor-faktor pengeluaran rumah tangga nelayan dipengaruhi oleh pendapatan rumah tangga dan jumlah tanggungan keluarga.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NELAYAN TERHADAP PELAYANAN PENYEDIAAN KEBUTUHAN MELAUT DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) SADENG KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA Wahyuningsih, Mita; Bambang, Azis Nur; Pramitrasari, Sulistyani Dyah
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 4: Oktober, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.036 KB)

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan suatu rasa kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan sebagai respon pelanggan terhadap evaluasi ketidaksesuaian yang dipersepsikan antara harapan awal sebelum pembelian dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah pemakaian. Nelayan sebagai pengguna fasilitas pelabuhan mengginginkan pelayanan yang optimal dari pelabuhan, sehingga setiap pelabuhan perikanan seharusnya dapat memberikan pelayanan yang dibutuhkan secara tepat, cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang yang ada di PPP Sadeng untuk menganalisis tingkat kepuasan nelayan purse seine, gillnet dan handline terhadap pelayanan penyediaan kebutuhan melaut (solar, es, air bersih) dan fasilitas di PPP Sadeng. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan analisa deskriptif. Analisis yang digunakan untuk menganalisis tingkat kepuasan adalah Customer Satisfication Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang di PPP Sadeng kondisinya baik. Tingkat kepuasan nelayan purse seine terhadap pelayanan kebutuhan melaut solar 61,6% (cukup puas), kebutuhan es 63% (cukup puas), kebutuhan air bersih 56% (cukup puas), pelayanan fasilitas 56,8% (cukup puas). Tingkat kepuasan nelayan gillnet dan purse seine terhadap kebutuhan solar 66,2% (puas), kebutuhan es 67% (cukup puas), kebutuhan air bersih 65,4% (cukup puas), pelayanan fasilitas 66% (puas).
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA NELAYAN MINI PURSE SEINE, DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MORODEMAK, KABUPATEN DEMAK Sari, Arum Laela; Bambang, Azis Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.032 KB)

Abstract

Usaha perikanan mini purse seine di PPP Morodemak merupakan usaha penangkapan yang menguntungkan dan menjadi sumbangan terbesar produksi ikan hasil tangkapan di TPI Morodemak, hal ini mengindikasikan bahwa nelayan mini purse seine hidup dalam taraf yang sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan keluarga nelayan mini purse seine di PPP Morodemak berdasarkan indikator kesejahteraan BPS,UMR dan NTN, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga nelayan mini purse seine di PPP Morodemak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus. Jumlah sampel yang diambil yaitu 39 orang juragan dan 61 orang ABK. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara yang dilengkapi daftar kuisioner dan observasi langsung di lapangan. Teknik analisis data menggunakan Indikator Kesejahteraan BPS, UMR serta konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan juragan dengan indikator BPS di atas 33 atau sejahtera tinggi, sedangkan ABK yaitu 26-36 yang artinya sejahtera sedang dan sejahtera tinggi. Sedangkan hasil analisis tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan UMR Kabupaten Demak untuk nelayan juragan >1.900.000 termasuk dalam kriteria sejahtera tinggi/diatas UMR, dan untuk ABK yaitu 48 orang sudah berpenghasilan >1.900.000 yang artinya sejahtera tinggi/diatas UMR. Hasil analisis tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan konsep Nilai Tukar Nelayan (NTN) untuk nelayan juragan yaitu >1 yang menunjukkan bahwa juragan termasuk dalam kriteria sejahtera tinggi, sedangkan untuk ABK yaitu 48 orang=1 yang artinya sejahtera sedang. Hasil dari analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan adalah Ho ditolak karena terdapat variabel-variabel yang mempengaruhi dengan nilai sig dibawah 0,05.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS USAHA PERIKANAN TANGKAP DRIFT GILL NET DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP Hastuti, Indri; Bambang, Azis Nur; Rosyid, Abdul
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 2: April, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.585 KB)

Abstract

The purpose of this study was to identify and analyze factors that influence the technical and economical aspects of drift gill net operation at Cilacap Fishing Port. The study was conducted in October-November 2012, at Cilacap Fishing Port. The material used in this study is a business operation unit of drift gill nets that are still actively operating with this type of material monofilament and multifilament fishing gear, with a number of their ships - each 10 vessels <30 GT. The method used in this research is descriptive method using a case study approach. The results of this research showed that the technical aspects between multifilament and monofilament drift gill net have differences in terms of net material and operation, namely for drift gill net monofilament made of chord (winding yarn) and operated by swept away by a circular position while the drift gill net multifilament nylon twisted 12-13 strings millennium, and operation of drift gill net multifilament is simply washed away by the stretched position, and the average gain drift gill net multifilament higher than monofilament drift gill net. The analysis shows the feasibility of drift gill net multifilament and monofilament drift gill net worth to be continued visits from the NPV 563,712,463 with 112,415,740; B / C ratio of 1,7 with 1,1; IRR of 74% to 19%, and PP 2 years 18 days with 2 years 6 month.
ANALISIS HUBUNGAN PRODUKSI DAN HARGA CUMI-CUMI (Loligo sp.) DENGAN ALAT TANGKAP BOUKE AMI DI PPN KEJAWANAN, CIREBON Sari, Vivera Avrodita Chandra; Bambang, Azis Nur; Wijayanto, Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 3: Agustus, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.322 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan (PPNK) terletak di Kota Cirebon, kegiatan pelelangan ikan di PPNK sendiri sudah tidak ada lagi. Distribusi hasil perikanan dilakukan langsung dari nelayan ke perusahaan yang ada di Kejawanan. Salah satu produk perikanan yang ada adalah cumi-cumi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2014 sampai Januari 2015 di PPNK, Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi distribusi pemasaran cumi-cumi (Loligo sp.) dan menganalisis hubungan jumlah produksi cumi-cumi dengan harga cumi-cumi (Loligo sp.). Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah eksportir PT (Perseroan Terbatas) Horizon. Metode analisis yang digunakan adalah analisis linier dan non linier dengan asumsi uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi pemasaran cumi-cumi (Loligo sp.) berasal dari nelayan ke PT (Perseroan Terbatas) Horizon dimana harga cumi-cumi telah ditetapkan oleh PT (Perseroan Terbatas) Horizon kemudian cumi-cumi (Loligo sp.) di proses untuk dikemas dalam bentuk beku setiap 10Kg dan diekspor ke berbagai  negara seperti Jepang dan Cina melalui Jakarta. Hubungan jumlah produksi (X) dan harga (Y) cumi-cumi (Loligo sp.) pada model linier Y = 24.343,026 + 0.009 X, sedangkan pada model non linier adalah LnY = 3.216 + 0.601 LnX. Hasil analisis korealsi hubungan antara jumlah produksi dan harga cumi-cumi (Loligo sp.) termasuk hubungan yang  sangat lemah dengan nilai R= 0,13 dan 0,81. Kejawanan national fishing port (PPNK) is located in the town of Cirebon, the activity of fish auction in PPNK is not available. Distribution of fisheries products is directly from fishermen to the companies in Kejawanan. One of fisheries products there is squid. The research was conducted from December 2014 to January 2015 in PPNK, Cirebon. The objective of the research is to identify the marketing distribution of squid (Loligo sp.)and to analyze the relationship between the amount of production at a price of squid (Loligo sp.). Case study method was used in this research. Respondent in this research is fish exporter Horizon Ltd. The analytical method was used is linear and non-linear with the assumtion of normality test. The results showed that marketing distribution of squid (Loligo sp.) is from fishermen to Horizon Ltd that the price is fixed by Horizon Ltd after that squid (Loligo sp.) were in the process to be packed in every 10Kg and exported to various countries such as Japan and China through Jakarta. Relations of price (Y) and production quantity (X) of squid (Loligo sp.) on the linear model Y = 24.343,026 + 0.009 X,while the non-linear models are LnY = 3.216 + 0.601 LnX. The results of correlation analysis between the production and the price of squid is a very weak correlation with the value of R= 0,13 and 0,81.
ANALISIS ASPEK TEKNIS DAN KELAYAKAN USAHA PERIKANAN PURSE SEINE DI TPI PELABUHAN, KOTA TEGAL Sitorus, Hanny Farida; Bambang, Azis Nur; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 4: Oktober, 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.733 KB)

Abstract

Ada dua jenis penanganan hasil tangkapan purse seine di TPI Pelabuhan kota Tegal ada yang menggunakan freezer atau menggunakan garam dan es, yang menyebabkan perbedaan harga jual ikan, hal ini menunjukkan bahwa tingkat kelayakan purse seine freezer dan purse seine garam dan es berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek teknis purse seine (konstruksi, teknik pengoperasian, daerah dan musim pengoperasian, ukuran kapal dan mesin) dan kelayakan purse seine freezer dan purse seine garam di TPI Pelabuhan Tegal. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif, pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis data terdiri dari aspek teknis, analisis statistik (uji normalitas dan uji t) dan analisis finansial. Hasil penelitian aspek teknis purse seine terdiri dari tali pelampung, tali pemberat, tali ris, tali kerut, serampat, badan jaring, kantong, pelampung, pemberat, cincin, tahapan pengoperasian meliputi persiapan, fishing ground, setting dan hauling, daerah pengoperasian purse seine yaitu Laut Jawa, perairan Sulawesi, perairan Kalimantan, dan Laut Natuna, musim puncak agustus - desember, kapal purse seine memiliki ukuran antara 50 - 90 GT. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai produksi dan produksi freezer dan garam dan es tidak sama. Hasil analisis finansial menunjukkan usaha perikanan purse seine freezer dan purse seine garam layak untuk dijalankan. Tingkat kelayakan purse seine freezer lebih tinggi daripada purse seine garam dan es.
FAKTOR DETERMINAN HARGA IKAN BAWAL PUTIH (Pampus argentus) DARI HASIL TANGKAPAN CANTRANG DI TPI ASEMDOYONG KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH Nadyasari, Ardhana; Bambang, Azis Nur; Purnama Fitri, Aristi Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.029 KB)

Abstract

Ikan Bawal Putih (Pampus argentus) merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pemalang. Produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) terbanyak di Kabupaten Pemalang didaratkan di TPI Asemdoyong dan TPI Tanjungsari. Total produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) yang didaratkan di TPI Asemdoyong selama tahun 2010 – 2013 adalah 456.329 kg dengan rata-rata produksi per tahun 152.109 kg. Ikan Bawal Putih (Pampus argentus) yang dilelang di TPI Asemdoyong memiliki harga yang tinggi tetapi cenderung tidak stabil. Faktor determinan harga yang akan diteliti untuk penelitian antara lain jumlah produksi, jumlah bakul, mutu ikan dan berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) dari hasil tangkapan cantrang, menganalisis besar pengaruh faktor determinan yang terdiri dari jumlah produksi (X1), jumlah bakul (X2), mutu ikan (X3), dan berat ikan (X4) terhadap pembentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) dan Menganalisis faktor manakah yang paling menentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) yang terbentuk di TPI Asemdoyong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan produksi ikan Bawal Putih (Pampus argentus) di TPI Asemdoyong dari hasil tangkapan cantrang tahun 2010 - 2012 mengalami peningkatan yaitu 64.091 kg (2010); 87.229 kg (2011); dan 114.200 kg (2012). Dari hasil analisa data terdapat pengaruh yang simultan antara jumlah produksi (X1), jumlah bakul (X2), mutu ikan (X3), dan berat ikan (X4) terhadap pembentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) ukuran besar sebesar 80,3%; ukuran sedang 88,1%, dan ukuran kecil 82,6%. Faktor yang paling signifikan mempengaruhi pembentukan harga ikan Bawal Putih (Pampus argentus) ukuran besar dan kecil adalah jumlah produksi (X1), sedangkan faktor yang mempengaruhi harga ikan Bawal Putih ukuran sedang adalah jumlah produksi (X1) dan mutu ikan (X3).
Co-Authors - Asriyanto - Ismail - Pramonowibowo - Sardiyatmo Abdillah, Rangga Fajar Abdul Kohar Mudzakir Abdul Rosyid Abdulaziz, Muhammad Humam Ade Sony Noverianto, Ade Sony Alfian Oktaveasmara Ambaryanto Ambaryanto Ambaryanto Ambaryanto Andi Kusumo Andini, Anisa ASti Anggilaras Setiawati, Anggilaras Anis Syahfitri Rilia Giamurti, Anis Syahfitri Rilia Antoni Arif Priadi Ardhana Nadyasari Aristi Dian Purnama Fitri Aryany Chandra Wahyu Wijayanti, Aryany Chandra Wahyu Asriyanto Asriyanto Astuti, Tia Tri Bambang Argo Wibowo Bogi Budi Jayanto Bogi Budi Jayanto Bramasto Nugroho Chairunnisa, Sasha Dersi Herka Mayu Desyandri Desyandri Dian Ayunita NN Dewi, Dian Ayunita NN Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi Dian Wijayanto Diana Nur Afifah, Diana Nur Diana Puji Lestari, Diana Puji Dicky Rinanto Dini Restumurti, Dini Faik Kurohman Faisal Riza, Faisal Faizin Faizin Firna, Aklesta Leni Frida Purwanti Handoko, Wisnu Hapsari Larasati Hartuti Purnaweni Hasan Mustofa Amirudin, Hasan Mustofa Hellen Nanlohy Hellen Nanlohy Hendrik Anggi Setyawan Heni Novita Herry Boesono Heryoso Setiyono Hildani Yulia Fatmawati, Hildani Yulia Himawan Arif Sutanto Ika Susanti Imam Triarso Indradi Setiyanto Indradi Setiyanto Indri Hastuti Ira Adiatma Ismail Fahmy Almadi Kismartini Kismartini Kristini, Florentina Kukuh Eko Prihantoko Kurniawan Kurniawan Manik, Dessyanti Melinda Puspa Sari, Melinda Puspa Mohamad Heri Hidayattuloh Mohammad Saleh Lubis Muh Yusuf Muhammad Helmi Munifatul Izzati Nugroho Sukmawardhana Pramitrasari, Sulistyani Dyah Pramonowibowo M.Pi. Prasetyowati, Wulan Prihantoko, Kukuh Eko Primawati, Lydia Prio, Rudy Al Putra, Rizal Ichsan Putri Ayu Riandani, Putri Ayu Reza Putra Amirulloh Rini, Indri Putri Sekar Rizky Damayanti Rizky Muliani Dwi Ujianti Rudhi Pribadi S Supriharyono Sahala Hutabarat Said Abdusysyahid Saputri, Deby Weviditya Sari, Arum Laela Shasa Chairunnisa Siti Meilanisa Nurul Iman Sudrajat Sitorus, Hanny Farida Slamet Budi Prayitno Sutrisno Anggoro Sutrisno Anggoro Syahputra,, Rakhmanda Dimas Taufik Yulianto Trisnani Dwi Hapsari Vivera Avrodita Chandra Sari, Vivera Avrodita Chandra Wahyuningsih, Mita Widyaningrum, Vira Oktaviani Yohan Valen Hutagalung Yolanda Manurung