Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penyuluhan Dampak Lama Waktu Membatik dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) di Kampoeng Batik Laweyan Mirawati, Diah Kurnia; Budianto, Pepi; Prabaningtyas, Hanindya Riani; Putra, Stefanus Erdana; Hafizhan, Muhammad; Susilo, Wahyu Agung; Santosa, Novian Anindito
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.45576

Abstract

Pengabdian masyarakat berjudul “Penyuluhan Dampak Lama Waktu Membatik dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) di Kampoeng Batik Laweyan” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pengrajin batik akan dampak negatif gerakan tangan yang repetitif atau berulang selama membatik dalam jangka waktu yang lama. Kegiatan ini juga bertujuan mengarahkan para pembatik untuk melakukan modifikasi posisi kerja yang ergonomis dalam proses membatik sehingga dapat mencegah timbulnya kejadian CTS. Target yang dicapai adalah peningkatan pemahaman dan informasi terkait dampak lama waktu membatik serta pencegahan kejadian CTS pada pembatik. Metode pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat pada mitra berupa pemetaan demografi pengrajin batik dengan cara mendata jumlah pembatik, jenis kelamin, umur, lama masa kerja sebagai pembatik, frekuensi gerakan repetitif pada pergelangan tangan, riwayat penyakit sebelumnya, pemeriksaan elektromiografi (EMG) gratis pada pembatik, dan analisa hasilnya. Selanjutnya, peneliti melakukan penyuluhan dengan cara menjelaskan hasil pemeriksaan EMG, dampak negatif yang ditimbulkan dari gerakan tangan repetitif dalam membatik, diskusi dan tanya jawab, edukasi posisi kerja yang ergonomis dalam membatik, serta evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para pembatik memiliki pemahaman yang meningkat dibandingkan sebelum penyuluhan tentang hubungan lama waktu membatik dan dampak buruknya, sehingga meningkatkan kesadaran para pembatik akan kejadian CTS yang dapat timbul akibat posisi kerja yang tidak ergonomis. Kata kunci: Carpal Tunnel Syndrome, pengabdian masyarakat, pengrajin batik, penyuluhan
INTEGRATION OF ACUPUNCTURE AND STANDARD MEDICAL TREATMENT FOR A GERIATRIC PATIENT WITH POST-PAROTIDECTOMY FACIAL NERVE PARALYSIS: A CASE REPORT Supriyana, Dwi Surya; Prasetyawati, Arsita Eka; Budianto, Pepi
MNJ (Malang Neurology Journal) Vol. 12 No. 2 (2026): July
Publisher : PERDOSSI (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia Cabang Malang) - Indonesian Neurological Association Branch of Malang cooperated with Neurology Residency Program, Faculty of Medicine Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mnj.2026.012.02.19

Abstract

Background: Acupuncture is an established treatment for peripheral facial nerve paralysis, but optimal management of post-parotidectomy facial nerve paralysis in the geriatric population remains uncertain. Case Report: A 60-year-old man developed right facial nerve paralysis following parotidectomy and received integrated care from a medical acupuncturist, neurologist, and family physician with corticosteroids, mecobalamin, other oral medications, and acupuncture. Electroacupuncture (EA) and manual acupuncture (MA) were given twice weekly for 30-minute sessions (28 sessions), resulting in progressive improvements: lagophthalmos resolved by session 7, mouth symmetry improved by session 20, and eyebrow movement was stored by session 28. Conclusions: House-Brackmann Facial Nerve Grading System (HBFNGS) and nerve conduction velocity (NCV) testing demonstrated functional recovery, suggesting that combined electroacupuncture, manual acupuncture, and pharmacotherapy may be effective for post-parotidectomy facial nerve paralysis.
Efektifitas Penyuluhan Epilepsi Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader PMR SMA/SMK Surakarta Tentang Penyakit Epilepsi dan Penanganan Kedaruratan pada Kasus Kejang Diah Kurnia Mirawati; Pepi Budianto; Hanindia Riani Prabaningtyas; Subandi Subandi; Rivan Danuaji; Ira Ristinawati; Raden Andi Ario Tedjo; Ginong Pratidina Wijnaputri; Dhiandra Dwi Hapsari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94925

Abstract

 Epilepsi merupakan salah satu penyakit saraf yang menjadi permasalahan kesehatan masyarakat global. Prevalensi epilepsi di Indoesia berdasarkan data dari Departemen Kesehatan tahun 2018 sebesar 1.8 juta. Insidensi epilepsi berkisar 50.4 per 100.000 populasi pertahun dengan 80% pasien epilepsi di dunia terjadi di negara berkembang. Penderita epilepsi sering mendapatkan stigma negatif di masyarakat. Pentingnya penyuluhan mengenai informasi terkait epilepsi pada masyarakat khususnya pada kader PMR diharapkan dapat memberikan informasi secara lebih lengkap terkait epilepsi sekaligus sebagai pemutus stigma. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui efektivitas penyuluhan epilepsi terhadap tingkat pengetahuan kader PMR SMA/SMK Surakarta mengenai penyakit epilepsi dan penanganan kedaruratan pada kasus kejang. Penyelenggaraan penyuluhan diikuti oleh 159 responden yang berasal dari 70 SMA/SMK se-karesidenan Surakarta dengan masing-masing mengirimkan minimal 2 perwakilan PMR. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan evaluasi terkait pengetahuan peserta mengenai epilepsi melalui pretest dan posttest. Data hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan peserta dari skor rata rata awal  74.12 menjadi 82.5. Kata kunci : epilepsi, penyuluhan, anggota PMR 
Co-Authors ., Subandi Apriyanto, Arif Ari Probandari Arif Apriyanto Arsita Eka Prasetyawati Astrida Fesky Febrianty B, Benedictus Baarid Lukman Hamidi Baarid Luqman Hamidi Bambang Purwanto Benedictus Benedictus Cynthia Hanny Lestari Damayanti, Elok Dewi Hayu Kirana Dewi, Endang Kusuma Dhiandra Dwi Hapsari Diah Kurnia Mirawati Dono Indarto Dwi Surya Supriyana Endang Kusuma Dewi Ervina Arta Jayanti Hutabarat Faizal Muhammad Fathu Thaariq Baihaqy Fauzi Novia Isnaening Tyas Ginong Pratidina Wijnaputri Hafizhan, Muhammad Hambarsari, Yetty Hamidi, Baarid Lukman Hamidi, Baarid Luqman Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindia Riani Prabaningtyas Hanindya Riani Prabaningtyas Hapsari, Maria Yosita Ayu Hutabarat, Ervina Arta Jayanti Ira Ristinawati Kenneth Tan Lawly Arrel Dionnie Greatalya Maria Yosita Ayu Hapsari Modesty, Kyra Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Muhammad Hafizhan Muhammad, Faizal Muhana Fawwazy Ilyas Novian Anindito Santosa Prabaningtyas, Hanindia Riani Prabaningtyas, Hanindya Prabaningtyas, Hanindya Riani Pretikasari, Zefania Yonisa Raden Andi Ario Tedjo Raden Andi Ario Tedjo Rakhma, Titian Revi Gama Hatta Novika Rivan Danuaji Rivan Danuaji Sitepu, Brigitta Ellycia Soetrisno Stefanus Erdana Putra Subandi Subandi Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani SUROTO Suroto Suroto Suroto Suroto Suroto Suroto Susilo, Wahyu Agung Tan, Kenneth Tandiyo, Desy Kurniawati Teddy Tejomukti Tedjo, Raden Andi Ario Tejomukti, Teddy Vitri Widyaningsih Vivienne Tjung Wahyu Gusti Randa Widhianingsih, Nella Lusti Wilson Arpin Yeremia Suryo Pratama Yetty Hambarsari Yetty Hambarsari