Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Character Education Through Learning to Appreciate the Drama of the Stretcher Bearer by Gepeng Nugroho Sholikah, Amilatus; Fatoni, Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 4 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v4i1.13408

Abstract

This research aims to strengthen students' character education through learning drama appreciation using video media. The activity was held at SDN Pagerejo, Gedeg District, Mojokerto Regency, in November 2024 with 40 students in grades IV and V. The type of research method used is participatory, where students watch a video of the drama The Stretcher Bearer which contains moral values such as responsibility, empathy, cooperation, and loyalty. Then, students discuss to analyze character and moral messages and reflect on their application in daily life. The results showed an improvement in critical thinking, communication, empathy, and social awareness. This learning is effective in supporting character education in elementary schools.
Perubahan Sosial Kultural Masyarakat Pedesaan (Suatu Tinjauan Teoritik-Empirik) Arrizal Diwa Muzzaki; Akhmad Fatoni; Andhita Risko Faristiana
Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 3 (2023): September : Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/dewantara.v2i3.1270

Abstract

Socio-cultural change is a topic of interest to social scientists and the general public. Awareness of the importance of studying socio-cultural change increases with the rapid development of science and technology. Both urban and rural communities experience changes and developments due to technology, communication and transportation. Social change is an inevitable phenomenon in society. Balgat village is an interesting example to study social change. This paper analyzes social change in Balgat village using the theoretical approaches of modernization, social transformation, social conflict, mass communication, and cultural change. The research method used is a literature study to collect data that is analyzed with valid methods. The results of the study provide insight into the socio-cultural changes in Balgat village, including the role of urbanization, literacy, and media consumption. Analysis with a structural functionalism approach helps to understand the relationship of social change with the community system. In conclusion, social change in Balgat village is understood through a multifactorial approach and structural functionalism theory, making an important contribution to understanding socio-cultural change in the village.
ANALISIS STRUKTURAL NASKAH DRAMA BERJUDUL SENJA DENGAN DUA KELELAWAR KARYA KRIDJOMULYO Fatoni, Akhmad; Ningrum, Seftia Wulan Ayu
ASMARALOKA: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 nomer 1 Februari 2025
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v3i1.486

Abstract

Abstrak Dalam konteks nilai-nilai kemanusiaan, realitas sosial, kekayaan budaya sastra, pengembangan ilmu pengetahuan, serta wacana budaya dan sosial, naskah drama Kirdjomulyo memiliki peranan yang sangat signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan unsur-unsur struktural yang terdapat dalam naskah drama berjudul “Senja dengan Dua Kelelawar.” Analisis struktural digunakan sebagai pendekatan untuk meneliti karya sastra dari sudut pandang intrinsik, dengan menekankan elemen-elemen yang membentuk struktur dan makna dalam karya tersebut. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, yang memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi informasi secara mendalam mengenai konteks dan isi naskah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah "Senja dengan Dua Kelelawar" mengangkat tema percintaan yang mendalam, mencerminkan dinamika hubungan antar karakter dalam konteks sosial yang lebih luas. Naskah ini memperkenalkan delapan karakter, masing-masing dengan peran dan karakteristik yang berbeda, sehingga menciptakan interaksi yang kompleks dan menarik. Alur cerita disusun secara kronologis, sementara latar sosial, waktu, dan tempat memberikan konteks yang kaya bagi perkembangan narasi. Selain itu, penggunaan sudut pandang serba tahu orang ketiga memungkinkan pembaca untuk memahami perspektif berbagai karakter secara mendalam, sehingga memperkaya pengalaman membaca dan menonton drama ini. Kata kunci: Struktural, Naskah, Drama. Abstrac In the context of human values, social reality, the richness of literary culture, the development of science, and cultural and social discourse, the Kirdjomulyo drama script has a very significant role. This study aims to describe the structural elements contained in the drama script entitled "Senja dengan Dua Kelelawar." Structural analysis is used as an approach to examine literary works from an intrinsic perspective, with an emphasis on the elements that form the structure and meaning in the work. This research method is descriptive and uses data collection techniques through literature studies, which allows researchers to explore information in depth regarding the context and content of the script. The results of the study show that the script "Senja dengan Dua Kelelawar" raises a deep theme of romance, reflecting the dynamics of relationships between characters in a broader social context. This script introduces eight characters, each with different roles and characteristics, creating complex and interesting interactions. The storyline is arranged chronologically, while the social setting, time, and place provide a rich context for the development of the narrative. In addition, the use of a third-person omniscient point of view allows readers to understand the perspectives of various characters in depth, thus enriching the experience of reading and watching this drama. Keyword: Structural, Script, Drama.
Kajian Sosiologi Sastra Dan Nilai Sosial Dalam Novel Negeri 5 Menara Karya A. Fuadi Nur Kholida Hanum; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6152

Abstract

Penelitian ini menggunakan salah satu karya sastra novel yang berjudul Negeri 5 Menara karya A. Fuadi yang terbit pada tahun 2009 sebagai sumber kajian. Novel ini menceritakan budaya pesantren, perjuangan dan keinginan kuat tokoh utama Alif menempuh pendidikan untuk mencapai cita-citanya. Novel ini mencakup beberapa nilai seperti nilai agama, budaya, dan nilai pendidikan. Namun, pada kajian ini peneliti lebih berfokus pada nilai-nilai sosial di tokoh utama Alif. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk penelitian ini. pengumpulan datanya menggunakan teknik baca, analisis dan catat dengan tujuan untuk mengetahui nilai sosial yang terkandung dalam novel. dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat beberapa nilai sosial yang ditunjukkan oleh Alif, seperti kasih sayang, kepedulian, kesetiaan, keadilan, kerja sama, tolong-menolng, rasa menerima, kewajiban, dan empati.
Kajian Semiotik Pertunjukan Drama "Sudah Gila" Karya Chairil Anwar Lestari, Tiwi Widya; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6163

Abstract

Penelitian ini menganalisis tanda-tanda semiotika yang terdapat dalam drama “Sudah Gila” yang menggambarkan kisah seorang pria bernama Pak Amir yang kehilangan istrinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap makna semiotika yang terkandung dalam drama tersebut, baik dari segi denotatif maupun konotatif. Drama ini tidak hanya membahas perjalanan emosional Pak Amir setelah kehilangan istrinya, tetapi juga menyoroti dinamika sosial masyarakat, termasuk stigma terhadap penyakit mental. Dengan menggunakan media tayangan video sebagai sumber data, penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti juga melakukan studi literatur dengan membaca buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Dalam analisisnya, penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk mengidentifikasi makna denotatif dan konotatif pada setiap adegan, dialog, serta elemen suara dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama “Sudah Gila” mengandung berbagai makna semiotik yang memperkaya cerita, seperti simbol kehilangan, isolasi sosial, dan pencarian identitas nasional
Realitas Sosial pada Novel 7 Manusia Harimau (Tinjauan Sosiologi Sastra) Wardani, Dania Kusuma; Akhmad Fatoni
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6164

Abstract

Novel mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat dan mempengaruhi cara pandang mereka terhadap isu-isu sosial. Hal ini menjadikan novel sebagai sarana pendidikan dan kesadaran sosial yang efektif, terutama ketika novel tersebut didasarkan pada situasi nyata yang relevan dengan kehidupan pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas objektif dan realitas subjektif pada novel 7 Manusia Harimau Jilid 2 Rahasia Kitab Tujuh karya Motinggo Busye. Novel ini menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat yang diliputi oleh mitos dan kepercayaan terhadap hal-hal gaib. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif yang memfokuskan terhadap sosiologi karya Sastra mempergunakan teori realitas objektif dan subjektif perspektif George Ritzer. Sumber data penelitian, yakni novel fiksi 7 Manusia Harimau karya Motinggo Busye, sedangkan teknik pengumpulan data mempergunakan teknik baca catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 Manusia Harimau merefleksikan realitas sosial masyarakat yang penuh dengan ketegangan antara tradisi dan modernitas. Novel ini juga menyingkap bagaimana masyarakat memandang kekuatan supranatural sebagai bagian dari identitas kolektif yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Realitas sosial objektif dan subjektif dalam novel 7 Manusia Harimau tergambar melalui beberapa aspek, diantaranya pengultusan, pendidikan, perkawinan, kepercayaan, dan kekuatan supranatural. Penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam memahami khazanah sastra sebagai cermin sosial serta menginspirasi basis penelitian berikutnya terkhusus pada karya sastra
Hubungan Pengetahuan, Pola Makan, Konsumsi Fe dan Peran Petugas Kesehatan dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Mileniaputri, Ni Putu Rainita; Sulaiman, Lalu; Fatoni, Akhmad
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.18356

Abstract

ABSTRACT The prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia, which reaches 48.9%, is a serious problem that can cause various health problems. Important factors, such as iron deficiency and lack of knowledge, as well as inadequate diet, all contribute to the prevalence of anemia. Anemia in pregnant women increases the risk of premature birth as well as maternal and child death. The purpose of this study is to look at the study of the impact of knowledge, diet, fe consumption and the role of health workers with the incidence of anemia in pregnancy with a review of cross-sectional studies. The method used is observational analysis with a cross-sectional design of the number of pregnant women samples as many as 93 people from 1,313 pregnant women population which will be taken by simple random sampling. The location of the research was carried out in the Working Area of the Cakranegara Health Center, Mataram City. Data was collected through a questionnaire on knowledge and role of officers, and an FFQ form to find out the diet, as well as a checklist form to observe fe consumption. The analysis was carried out using Chi square and multiple regression static tests. The results showed that knowledge, diet, fe consumption and the role of officers were significantly related (p < 0.05) and the dominant factor for the dependent variable, namely fe consumption and diet. The conclusion of this study is that knowledge, diet, fe consumption and the role of officers are significantly related to the incidence of anemia in vulnerable groups, one of which is pregnant women. Keywords: Knowledge, Diet, Fe Consumption, The Role Of Officers, Anemia  ABSTRAK Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia yang mencapai 48,9% merupakan sebuah masalah serius yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Faktor-faktor penting, seperti kekurangan zat besi dan kurangnya pengetahuan, serta pola makan yang tidak memadai, semuanya berkontribusi terhadap prevalensi anemia.Anemia pada ibu hamil menambah risiko kelahiran prematur juga kematian ibu dan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kajian dampak dari Pengetahuan, pola makan, konsumsi fe dan peran petugas kesehatan dengan kejadian anemia pada Hamil dengan tinjauan studi cross sectional. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional jumlah sampel ibu hamil sebanyak 93 orang dari 1.313 populasi ibu hamil yang akan diambil secara simple random sampling. Lokasi penelitian di lakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Cakranegara, Kota Mataram. Data dikumpulkan melalui kuesioner Pengetahuan dan peran petugas, dan Form FFQ untuk mengetahui pola makan, serta form ceklist untuk mengobservasi konsumsi fe. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji stastik Chi square dan Regresi berganda. Hasil menunjukkan Pengetahuan, pola makan, konsumsi fe dan peran petugas berhubungan signifikan (p < 0,05) dan faktor dominan terhadap variabel dependen yaitu Konsumsi fe dan pola makan. Kesimpulann dari studi ini yaitu pengetahuan, pola makan, konsumsi fe dan peran petugas berhubungan signifikan dengan kejadian anemia pada kelompok rentan salah satunya Ibu Hamil.  Kata Kunci: Pengetahuan, Pola Makan, Konsumsi Fe, Peran Petugas Kesehatan, Anemia 
Konflik Batin dalam Naskah Drama Rindu Ibu dan Nilai Pendidikan Karakter: Perspektif Carl Rogers Jasmine Noer Aini; Wawan Hermawan2; Akhmad Fatoni
Journal Innovation In Education Vol. 3 No. 2 (2025): Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v3i3.3044

Abstract

This study explores inner conflict in the drama script Rindu Ibu by Kukun Triyoga. It uses a descriptive qualitative approach with literary psychology methods. The analysis is based on Carl Rogers’ personality theory, focusing on organism, phenomenal field, and self. The findings show that characters experience psychological tension due to a mismatch between experience and self-concept. Mita faces the deepest conflict after being rejected by her biological mother. Character values such as honesty, courage, and empathy emerge in the emotional healing process.
REPRESENTASI PROSES PENERIMAAN DIRI TOKOH UTAMA DALAM DRAMA KOREA TRUE BEAUTY: ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA MASLOWIAN Istianah, Uut; Fatoni, Akhmad; Hermawan, Wawan
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i2.1323

Abstract

Drama Korea "True Beauty" merepresentasikan kompleksitas proses penerimaan diri remaja dalam menghadapi tekanan standar estetika sosial. Penelitian ini menganalisis transformasi psikologis tokoh utama Lim Ju-gyeong melalui pendekatan psikologi sastra berbasis teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Metodologi kualitatif deskriptif diterapkan untuk mengkaji enam belas episode drama dengan fokus pada manifestasi kebutuhan harga diri dan aktualisasi diri. Temuan mengungkap bahwa penerimaan diri tokoh berlangsung melalui empat tahapan sistematis: krisis identitas akibat tekanan sosial, pembentukan harga diri melalui dukungan interpersonal, pengembangan kepercayaan diri berbasis kompetensi, dan pencapaian aktualisasi diri melalui integrasi potensi personal. Representasi visual drama mendemonstrasikan transisi dari ketergantungan validasi eksternal menuju penerimaan identitas otentik. Penelitian menegaskan bahwa media populer memiliki kapasitas signifikan dalam merepresentasikan dinamika psikologis kompleks yang relevan dengan realitas sosial kontemporer, khususnya dalam konteks pembentukan identitas remaja.
Menggali Kritik Sosial dalam Cerpen Mereka Mengeja Larangan Mengemis Karya Ahmad Tohari Kholis, M. Nur; Fatoni, Akhmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kritik sosial dalam cerpen Mereka Mengeja Larangan Mengemis karya Ahmad Tohari dari perspektif sosiologi sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan fokus pada teori kritik sosial. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi kepustakaan, lalu dianalisis secara deskriptif dan analisis isi. Sumber utama data adalah cerpen Mereka Mengeja Larangan Mengemis. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa bentuk kritik sosial dalam cerpen tersebut, yaitu: (1) kritik terhadap perlindungan hak anak, (yang di dalam nya terdapat konvensi hak anak dan UU No. 23 tahun 2002 (2) kritik sosial terhadap masalah keluarga yang tidak harmonis (ketidak lengkapan anggota keluarga akan menjadi problem dalam perkembangan anak) (3) kritik terhadap pelanggaran norma-norma masyarakat,(Profesi buruk berpengaruh pada kehiidupan bermasyarakat) (4) kritik mengenai konflik antara pemerintah dan masyarakat terkait kemiskinan,(masyarakat berkolaborasi dengan pemerintahan) (5) kritik terhadap interaksi dan perilaku antara kelas sosial bawah dan kelas sosial atas, (berisi tentang cara bertahan hidup).