p-Index From 2021 - 2026
8.809
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Analisa PRISMA ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar INSPIRAMATIKA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) JCES (Journal of Character Education Society) International Journal on Emerging Mathematics Education Jurnal Tadris Matematika Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education MEJ (Mathematics Education Journal) Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Educatio FKIP UNMA JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Padegogik Arithmetic : Academic Journal of Math Hipotenusa : Journal of Mathematical Society Range : Jurnal Pendidikan Matematika Jambura Journal of Mathematics Education Asimetris: Pendidikan Matematika dan Sains Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Edumatika Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Jurnal Cakrawala Pendas Inovasi Matematika (Inomatika) International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Tadris Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Animated Videos Based on the Merdeka Curriculum to Improve Students' Mathematical Problem Solving Ability Safitri, Dista Anggraeni; Hamidah Suryani Lukman; Aritsya Imswatama
Jurnal Inovasi Matematika Vol 5 No 2 (2023): Inovasi Matematika (Inomatika)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/inomatika.v5i2.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi berbasis kurikulum merdeka untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar dengan menguji kualitasnya berdasarkan kriteria valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah R&D dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian ini adalah 1 guru dan 23 siswa kelas V di salah satu SD Negeri di Kota Sukabumi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar validasi ahli media dan ahli materi untuk menguji validitas video animasi, angket respon guru dan siswa untuk menguji kepraktisan video animasi, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa untuk menguji efektivitas video animasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Uji Hipotesis dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Video animasi yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid atau sangat layak untuk diuji coba. (2) Guru dan siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap video animasi yang dikembangkan dan termasuk dalam kategori sangat praktis. (3) Berdasarkan hasil uji hipotesis dan N-Gain menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam kategori sedang sehingga video animasi yang dikembangkan dinyatakan efektif.
Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Teori Krulik dan Rudnick: Analisis Validitas Konten Lukman, Hamidah Suryani; Setiani, Ana; Agustiani, Nur
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i1.1761

Abstract

Biasanya instrument asesmen yang dirancang guru lebih berfokus pada ranah kognitif, khususnya pada aspek pengetahuan dan pemahaman, sehingga kurang menggali kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan indikator heuristic Krulik dan Rudnick sebagai alah satu alternatif solusi untuk membantu guru mewujudkan pembelajaran yang mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE. Namun pada artikel ini tahapan penelitian yang dilakukan terbatas hanya sampai tahap ADD (Analysis, Design, dan Development). Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi instrumen yang terdiri dari tiga aspek penilaian yaitu penilaian kelayakan isi, penilaian aspek bahasa, dan penilaian kesesuaian butir soal dengan indikator Krulik dan Rudnick yang disajikan dalam 38 pertanyaan. Proses validasi dilakukan oleh lima orang Ahli Pendidikan Matematika menggunakan Teknik delphi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, produk instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis denagn indikator Krulik dan Rudnick, 92% telah memenuhi kriteria penilaian kelayakan isi dan tergolong kategori sangat valid. Pada aspek kelayakan bahasa, 88% kriteria penilaian sudah terpenuhi dan tergolong kategori sangat valid. Pada aspek kesesuaian butir soal dengan indikator Krulik dan Rudnick, 90,20% kriteria penilaian sudah terpenuhi dan tergolong kategori sangat valid. Dengan demikian, secara keseluruhan 90% kriteria penilaian kelayakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis Krulik dan Rudnick sudah terpenuhi, tergolong kategori sangat valid, serta layak digunakan dalam pembelajaran.
Validitas Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Berdasarkan Teori FRISCO Lukman, Hamidah Suryani; Setiani, Ana; Agustiani, Nur
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 7 No 1 (2023): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v7i1.6960

Abstract

This study aims to analyze the content validity of the test instrument for the mathematical critical thinking ability of junior high school students using the FRISCO indicator as an alternative solution to help teachers realize learning that develops students' mathematical critical-thinking ability. This study uses the Research and Development method with the ADDIE model. However, the stages are limited to the ADD (Analysis, Design, and Development). The instrument used an instrument validation sheet consisting of three assessment aspects: content feasibility assessment, language aspect assessment, and assessment of the suitability of items with FRISCO indicators, presented in 26 questions. The validation was carried out by five Experts in Mathematics Education Experts using the Delphi technique. Data were analyzed descriptively. Based on the results of data analysis, the product of the mathematical critical thinking ability test instrument with the FRISCO theory, 92% have met the content feasibility assessment criteria and are categorized as very valid. In the aspect of language feasibility, 86.60% of the assessment criteria have been met and classified as very valid categories. In the aspect of the suitability of the items with the FRISCO indicators, 92.20% of the assessment criteria have been met and classified as very valid categories. Thus, overall, 90.20% of the criteria for assessing the feasibility of the critical thinking ability test instrument with the FRISCO theory have been met and classified as very valid categories, and are suitable for use in learning.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENYIAPKAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Nur Agustiani; Ana Setiani; Hamidah Suryani Lukman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26496

Abstract

Abstrak: Pendampingan penyusunan modul ajar kurikulum merdeka dilaksanakan sebagai wadah guru-guru belajar menyusun modul ajar yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran berdiferensiasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mendampingi guru SMP sehingga mampu membuat modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka secara mandiri. Kegiatan ini dilakukan di salah satu SMP negeri di Kabupaten Sukabumi, yang melibatkan 19 orang guru. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dalam 3 tahap, yaitu sebelum kegiatan, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan. Sebagai hasil dari pendampingan ini yaitu setiap guru membuat modul ajar. Sistem evaluasi pada kegiatan pengabdian ini melalui pengecekan hasil modul ajar yang dirancang oleh guru. Tugas penyusunan modul ajar yang dikumpulkan menunjukkan bahwa sekitar 92% modul ajar sudah sesuai dengan komponen modul ajar kurikulum merdeka.Abstract: Mentoring in the preparation of independent curriculum teaching modules is carried out as a forum for teachers to learn to prepare teaching modules that can be implemented in differentiated learning. The purpose of this community service activity is to assist junior high school teachers so that they can independently create independent curriculum teaching modules. This activity was carried out in one of the public junior high schools in Sukabumi Regency, involving 19 teachers. The implementation of this service was carried out in 3 stages, namely before the activity, implementation, and supervision and evaluation. The methods used are training and mentoring. As a result of this mentoring, each teacher creates a teaching module. The evaluation system in this community service activity is through checking the results of the teaching modules designed by the teacher. The collected teaching module preparation assignments showed that around 92% of the teaching modules were appropriate.