p-Index From 2021 - 2026
8.988
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Analisa PRISMA ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar INSPIRAMATIKA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) JCES (Journal of Character Education Society) International Journal on Emerging Mathematics Education Jurnal Tadris Matematika Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education MEJ (Mathematics Education Journal) Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Educatio FKIP UNMA JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Padegogik Arithmetic : Academic Journal of Math Hipotenusa : Journal of Mathematical Society Range : Jurnal Pendidikan Matematika Jambura Journal of Mathematics Education Asimetris: Pendidikan Matematika dan Sains Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Edumatika Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Jurnal Cakrawala Pendas Inovasi Matematika (Inomatika) International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Tadris Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

Validitas Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Berdasarkan Teori FRISCO Lukman, Hamidah Suryani; Setiani, Ana; Agustiani, Nur
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 7 No 1 (2023): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v7i1.6960

Abstract

This study aims to analyze the content validity of the test instrument for the mathematical critical thinking ability of junior high school students using the FRISCO indicator as an alternative solution to help teachers realize learning that develops students' mathematical critical-thinking ability. This study uses the Research and Development method with the ADDIE model. However, the stages are limited to the ADD (Analysis, Design, and Development). The instrument used an instrument validation sheet consisting of three assessment aspects: content feasibility assessment, language aspect assessment, and assessment of the suitability of items with FRISCO indicators, presented in 26 questions. The validation was carried out by five Experts in Mathematics Education Experts using the Delphi technique. Data were analyzed descriptively. Based on the results of data analysis, the product of the mathematical critical thinking ability test instrument with the FRISCO theory, 92% have met the content feasibility assessment criteria and are categorized as very valid. In the aspect of language feasibility, 86.60% of the assessment criteria have been met and classified as very valid categories. In the aspect of the suitability of the items with the FRISCO indicators, 92.20% of the assessment criteria have been met and classified as very valid categories. Thus, overall, 90.20% of the criteria for assessing the feasibility of the critical thinking ability test instrument with the FRISCO theory have been met and classified as very valid categories, and are suitable for use in learning.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENYIAPKAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Nur Agustiani; Ana Setiani; Hamidah Suryani Lukman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26496

Abstract

Abstrak: Pendampingan penyusunan modul ajar kurikulum merdeka dilaksanakan sebagai wadah guru-guru belajar menyusun modul ajar yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran berdiferensiasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mendampingi guru SMP sehingga mampu membuat modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka secara mandiri. Kegiatan ini dilakukan di salah satu SMP negeri di Kabupaten Sukabumi, yang melibatkan 19 orang guru. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dalam 3 tahap, yaitu sebelum kegiatan, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan. Sebagai hasil dari pendampingan ini yaitu setiap guru membuat modul ajar. Sistem evaluasi pada kegiatan pengabdian ini melalui pengecekan hasil modul ajar yang dirancang oleh guru. Tugas penyusunan modul ajar yang dikumpulkan menunjukkan bahwa sekitar 92% modul ajar sudah sesuai dengan komponen modul ajar kurikulum merdeka.Abstract: Mentoring in the preparation of independent curriculum teaching modules is carried out as a forum for teachers to learn to prepare teaching modules that can be implemented in differentiated learning. The purpose of this community service activity is to assist junior high school teachers so that they can independently create independent curriculum teaching modules. This activity was carried out in one of the public junior high schools in Sukabumi Regency, involving 19 teachers. The implementation of this service was carried out in 3 stages, namely before the activity, implementation, and supervision and evaluation. The methods used are training and mentoring. As a result of this mentoring, each teacher creates a teaching module. The evaluation system in this community service activity is through checking the results of the teaching modules designed by the teacher. The collected teaching module preparation assignments showed that around 92% of the teaching modules were appropriate.
PENGUATAN PENYUSUNAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI UNTUK MEMAKSIMALKAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Setiani, Ana; Agustiani, Nur; Lukman, Hamidah Suryani; Nur’azizah, Mira Siti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.23963

Abstract

Abstrak: Pendampingan kurikulum Merdeka di tahun kedua pada jenjang SMP di kabupaten Sukabumi, masih banyak sekolah penggerak yang belum maksimal dalam mengimplementasikan modul ajar berdiferensiasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk penguatan penyusunan modul ajar berdiferensiasi sampai dengan mengimpelentasikannya pada sekolah penggerak. Metode pendekatan yang di gunakan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi lokakarya, workshop, kunjungan lapangan dan pendampingan secara rutin untuk menonitoring pencapaian dari setiap sekolah. Kegiatan ini melibatkan 4 kepala sekolah dan 16 komite pembelajaran. Untuk melihat dampak dari implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada kegiatan pembelajaran, perlu mengetahui ketercapaian modul ajar berdiferensiasi. Hal ini dibuktikan dari hasil aspek refleksi keterapaian modul ajar berdiferensiasi yang terdiri dari 5 komponen indikator tergolong baik dengan rata-rata pencapaian sebesar 86,6%, para peserta sudah memahami komponen modul ajar berdiferensiasi pada kurikulum Merdeka. Hal tersebut, diperkuat ketika kunjungan langsung ke sekolah menujukan 84,5% para guru sebagain besar sudah menerapkan implementasi modul ajar berdiferensiasi dengan baik.Abstract: Supporting the Merdeka curriculum in the second year at the junior high school level in the Sukabumi district, many driving schools still have not implemented differentiated teaching modules optimally. Therefore, this community service activity aims to strengthen the preparation of differentiated teaching modules and implement them in driving schools. The approach used to carry out community service activities includes workshops, field visits, and regular mentoring to monitor the achievements of each school. This activity involved four school principals and 16 learning committees. To see the impact of implementing differentiated learning on learning activities. It is necessary to know the achievements of differentiated teaching modules. That is proven by the results of the reflection aspect of the achievement of the differentiated teaching module, which consists of 5 indicator components that are classified as good with an average achievement of 86.6%; the participants already understand the components of the differentiated teaching module in the Merdeka curriculum. That was reinforced when direct school visits showed that 84.5% of teachers had implemented differentiated teaching modules well.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN BERBASIS DATA UNTUK MEWUJUDKAN PAUD BERKUALITAS Lukman, Hamidah Suryani; Setiani, Ana; Agustiani, Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22323

Abstract

Abstrak: Perencanaan Berbasis Data (PBD) merupakan cara yang tepat untuk mengidentifikasi, merefleksi akar masalah, dan membenahi permasalahan yang dihadapi sekolah dengan memanfaatkan Rapor Pendidikan. Namun, jangkauan layanan PAUD dan kualitas pengelolaannya masih belum merata. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan bagi Kepala Sekolah dan guru PAUD di Kota Sukabumi dalam merencanakan program sekolah yang efektif melalui perencanaan berbasis data dengan metode Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB), penentuan akar masalah menggunakan metode 5Why, penusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT), dan anggaran kegiatan yang disepakati. Sehingga diharapkan melalui kegiatan ini satuan PAUD dapat meningkatkan kesiapannya untuk implementasi kurikulum Merdeka dan pengelolaan PAUD yang berkualitas. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari 5 pertemuan meliputi workshop dan pendampingan. Mitra yang terlibat adalah HIMPAUDI Kota Sukabumi, dengan total peserta 153 orang dari 53 Lembaga PAUD. Hasil evaluasi kegiatan ini tergolong efektif dengan pencapaian sebesar 87%. Selain itu, respon guru dalam kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa kegiatan ini bermanfaat bagi guru dalam memecahkan masalah prioritas agar mampu mewujudkan pengelolaan PAUD yang akuntabel. Kegiatan pendampingan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada kepala sekolah dan guru dalam memanfaatkan platform perencanaan berbasis data, melakukan identifikasi refleksi benahi (IRB) secara terstruktur, dan menyusun RKT serta anggaran prioritas yang tepat dan dirasa efektif untuk menyelesaikan akar masalah di setiap satuan PAUD.Abstract: Data-based planning is the right way to identify, reflect on the roots of problems and fix the problems faced by schools by utilizing Educational Report Cards. However, the reach of early childhood education services and the quality of management are still uneven. Therefore, this service activity aims to provide understanding and skills for School Principals and PAUD teachers in Sukabumi City in planning effective school programs through data-based planning using the Identification, Reflection and Correction (IRB) method, determining the root of the problem using the 5Why method, preparation of the Annual Work Plan (RKT), and agreed activity budget. So, it is hoped that through this activity the PAUD unit can increase its readiness for implementing the Merdeka curriculum and managing quality PAUD. The implementation of this community service activity consists of 5 meetings including workshops and mentoring. The partners involved were HIMPAUDI Sukabumi City, with a total of 153 participants from 53 PAUD institutions. The evaluation results of this activity were classified as effective with an achievement of 87%. Apart from that, the teacher's response to mentoring activities shows that this activity is useful for teachers in solving priority problems in order to be able to realize accountable PAUD management. This mentoring activity also provides direct experience to school principals and teachers in utilizing data-based planning platforms, carrying out structured reflection improvement (IRB) identification, and preparing RKTs and priority budgets that are appropriate and deemed effective in resolving the root of problems in each PAUD unit.
Efektivitas Model Problem Based Learning Berbantuan Nearpod Terhadap Kemampuan Literasi Matematika Siswa Rahmah, Tisya Sofia; Lukman, Hamidah Suryani; Saefuloh, Nandang Arif
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/6ms1wg69

Abstract

ABSTRACT: This study aims to examine the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) learning model assisted by Nearpod application in improving students' mathematical literacy skills. Mathematical literacy is an essential -century competency that includes the ability of communication, mathematization, representation, problem solving strategies, the use of symbols and arithmetic operations and reasoning. The method used was descriptive quantitative method with pretest-posttest control group design. The sampling technique used was cluster random sampling. The subjects consisted of three VII classes at MTs Az-Zain Jaya which were divided into two experimental classes (PBL and PBL + Nearpod) and one control class (direct learning). The research instruments included a description test to measure mathematical literacy and an observation sheet to assess learning activities. The results of the study showed that there was a significant difference in math literacy skills between the three groups and the PBL model assisted by Nearpod showed effectiveness in improving math literacy skills. These findings suggest that the integration of PBL model with interactive technology such as Nearpod can increase student engagement, deepen understanding of concepts and encourage optimal development of mathematical literacy skills.   ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Nearpod dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Literasi matematika menjadi kompetensi esensial abad 21 yang mencakup kemampuan komunikasi, matematisasi, representasi, strategi pemecahan masalah, penggunaan symbol dan operasi hitung serta penalaran. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Subjek terdiri dari tiga kelas VII di MTs Az-Zain Jaya yang terbagi menjadi dua kelas eksperimen (PBL dan PBL + Nearpod) dan satu kelas control (pembelajaran langsung). Instrumen penelitian meliputi tes uraian untuk mengukur kemampuan literasi matematika dan lembar observasi untuk menilai aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kemampuan literasi matematika antar ketiga kelompok dan model PBL berbantuan Nearpod menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi model PBL dengan teknologi interaktif seperti Nearpod dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperdalam pemahaman konsep dan mendorong pengembangan kemampuan literasi matematika secara optimal.