Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Pengolahan Krupuk Kerang Hijau Di Kalibaru Barat, Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara Khoirunnisa Khoirunnisa; Andi Saidah; Sri Henny Indarti
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v2i1.1687

Abstract

Masyarakat yang tinggal di pesisir Kalibaru rata-rata bekerja sebagai nelayan. Sebagian besar dari mereka adalah nelayan tradisional yang memiliki penghasilan yang kurang memadai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kondisi alam berupa perubahan cuaca/iklim yang tidak menentu seperti saat ini, membuat mereka harus mencari alternatif untuk mendapatkan penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Seperti yang dilakukan seorang ibu bernama Ipah, yang membuat satu kelompok kerja (yang terdiri dari 5 orang) untuk membantu suami mereka dalam mendapatkan penghasilan tambahan,usaha yang dibuat adalah memproduksi makanan ringan berupa Kerupuk Kerang Hijau.Namun mengingat peralatan yang digunakan untuk memproduksi Kerupuk Kerang Hijau tersebut masih sangat sederhana dan sangat terbatas baik dari permodalan, kelengkapan peralatan, serta pemasarannya ,sehingga produk krupuk yang dihasilkan belum mampu berkembang dengan baik apalagi berkembang pesat. Untuk itu maka perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan hasil produksinya. Upaya yang dilakukan dalam program pengabdian masyarakat antara lain; Bantuan peralatan pendukung untuk produksi yang berbasis teknologi, pelatihan cara peningkatan pemasaran produk tersebut, dan pembuatan merek dagang. 
Pelatihan Pemanfaatan Serat Alam (Sabut Kelapa dan Jerami Padi) Bagi Warga Desa Jaya Raharja Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor Sri Endah Susilowati; Andi Saidah
BERDIKARI Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.772 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v2i2.4095

Abstract

Serat alam merupakan alternatif bahan reinforcement untuk berbagai komposit polimer karena keunggulannya dibanding serat sintetis. Serat alam mudah didapatkan dengan harga yang murah, mudah diproses, densitasnya rendah, ramah lingkungan, dan dapat diuraikan secara biologi. Bahan komposit serat mempunyai keunggulan yang utama yaitu strong (kuat), stiff (tangguh) dan lebih tahan terhadap panas pada saat didalam matriks. Di Indonesia pemanfaatan serat sabut kelapa (cocofiber) belum banyak dilakukan atau ditangani dengan baik, sehingga akan menjadi limbah yang kurang bermanfaat. Selama ini pemanfaatan serat sabut kelapa dalam skala kecil. Misalnya dalam pembuatan bahan sapu, keset, dan alat-alat rumah tangga lain. Padahal serat sabut kelapa dapat digunakan untuk bahan industri karpet, pengisi sandaran kursi, dasboard mobil, kasur, genteng, dan plafon. Untuk itu, diperlukan edukasi  cara pengolahan Pemanfaatan Serat Alam  (sabut kelapa dan jerami padi ) menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi untuk penguatan ekonomi mikro berbasis variasi produk olahan sabut kelapa. Berdasarkan analisis situasi maka permasalahan yang dihadapi mitra yaitu warga Desa Jaya Raharja, Kecamatan Sukajaya Bogor adalah minimnya pengetahuan tentang pemanfaatan limbah tanaman pertanian termasuk sabut kelapa dan jerami padi. Adapun solusi yang diberikan  adalah dengan pelatihan mengolah limbah tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi dan membawa dampak positif terhadap lingkungan. Salah satu caranya dengan mendaur ulang limbah tersebut menjadi komposit bahan alam dengan menambahkan matriks yang murah dengan cara yang sederhana, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Metode yang digunakan dengan cara ceramah, diskusi dan demonstrasi. Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat semakin memahami  pentingnya pemahaman tentang pemanfaatan limbah pertanian diantaranya jerami padi dan sabut kelapa yang dapat diolah secara sederhana menjadi material komposit yang dapat bermanfaat untuk berbagai macam keperluan.Kata Kunci: Penyuluhan, Jerami Padi, Sabut Kelapa, Komposit Bahan AlamABSTRACTNatural fiber is an alternative filler for various polymer composites because of its advantages over synthetic fibers. Natural fibers are easily available at low prices, are easy to process, have low density, are environmentally friendly, and can be decomposed biologically. Fiber composite materials have the main advantages of being strong (strong), stiff (tough) and more resistant to heat when in the matrix. In Indonesia the use of coconut fiber (cocofiber) has not been done or handled well enough, so that it will become less useful waste. So far the use of coconut fiber in a small scale. For example in making broom, doormats and other household appliances. Whereas coconut fiber can be used as a material for the carpet industry, seat back fillers, car dashboards, mattresses, tiles, and ceilings. For this reason, education is needed on how to process the utilization of natural fiber (coconut fiber and rice straw) into something of economic value for the strengthening of microeconomics based on variations in processed coconut fiber products. Based on an analysis of the situation, the problem faced by partners, namely the residents of Jaya Raharja Village, Sukajaya District, Bogor is the lack of knowledge about the utilization of agricultural crop waste including coconut coir and rice straw. The solution provided is by training to process the waste into something more useful and of economic value and bring a positive impact on the environment. One way is to recycle the waste into a composite of natural materials by adding an inexpensive matrix in a simple way, which can be used for various purposes. The method used by lectures, discussions and demonstrations. After counseling, the community increasingly understands the importance of understanding about the use of agricultural waste including rice straw and coconut fiber which can be processed simply into composite materials that can be useful for various purposes.Keywords: Counseling, Rice Straw, Coconut Fiber, Natural Composites
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI ENERGI BAHAN BAKAR BAGI MASYARAKAT DESA SIPAYUNG, KECAMATAN SUKAJAYA, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT Sri Endah Susilowati; Andi Saidah; Riris Rotua Sitorus
BERDIKARI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.082 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v1i2.1333

Abstract

AbstrakSalah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup adalah limbah sampah plastik. Sampah plastik terutama kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola.  Diperlukan waktu puluhan tahun untuk membuat sampah bekas kantong plastik itu benar-benar terurai. Untuk itu, diperlukan edukasi  cara pengolahan limbah plastik, bukan hanya bermanfaat untuk mengurangi jumlah limbah plastik, tetapi juga dapat membantu menghemat penggunaan bahan bakar minyak dari alam. Berdasarkan analisis situasi maka permasalahan yang dihadapi mitra yaitu warga Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya Bogor, adalah sampah yang menumpuk baik sampah organik dan anorganik, termasuk sampah plastik yang semakin lama semakin meningkat jumlah dan volumenya dan  minimnya pengetahuan tentang sampah plastik dan pengelolaannya. Adapun solusi yang diberikan  adalah dengan pelatihan mengolah limbah plastik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi dan membawa dampak positif pada penghematan energy dan dampak positif terhadap lingkungan. Salah satu caranya dengan mengolah sendiri sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif melalui cara yang sederhana, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Metode yang digunakan dengan cara ceramah, diskusi dan demonstrasi. Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat semakin memahami  pentingnya pemahaman tentang plastik dan bahaya yang ternyata sebesar kegunaannya jika plastik tidak dikelola dengan baik dan masyarakat memahami bagaimana pengelolaan limbah plastik secara sederhana menjadi bahan bakar minyak alternatif.Kata kunci : Penyuluhan, Sampah Plastik, Bahan Bakar Minyak
Pembuatan Alat Press Untuk Sampah dan Kaleng Bekas Minuman untuk Masyarakat Pengepul Barang Bekas di Wilayah Desa Cipeucang, Cileungsi, Kabupaten Bogor Didit Sumardiyanto; Andi Saidah; Ajeng Wijayanti; Sri Endah Susilowati; Delia Kusuma
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1711.017 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5552

Abstract

ABSTRAKDalam kehidupan sehari-hari banyaknya kaleng aluminium bekas yang terdapat di sekitar kita menjadi limbah jika tidak tertangani dengan baik dan dapat menganggu kebersihaan lingkungan.  Limbah  kaleng bekas kemasan tersebut memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, sehingga banyak para pemulung mengumpulkan kaleng minuman bekas untuk baik, untuk itu ada kelompok warga masyarakat yang berpenghidupan dengan mengumpulkan kaleng bekas kemasan tersebut untuk dijual ke pengepul. Sebelum dijual biasanya mereka press terlebih dahulu secara manual dengan menggunakan kaki ataupun dipukul dengan menggunakan palu yang bisa mencederai sekaligus membahayakan mereka. Kaleng bekas kemasan tersebut memiliki bobot yang kecil, tapi memiliki volume yang besar. Hal tersebut menjadi masalah bagi tempat penampungan dan transportasi ke perusahaan pendaur-ulang. Pada kegiatan pengabdian ini dibuatlah alat press kaleng dengan tenaga pnematik yang selanjutnya diserahkan kepada kelompok  masyarakat pengepul barang bekas. Alat press kaleng memiliki dimensi ruang pres sebesar  30cm x 30cm x 30cm. Fokus kegiatan pengabdian ini adalah pemberian pemahaman mendesain alat press, pelatihan cara menggunakannya, serta cara perawatannya. Proses pengepresan secara manual yang dilakukan selama ini tentu saja tidak efektif karena membutuhkan waktu yang lama dan juga bisa mencederai tangan jika tidak hati-hati. Dengan dibuatnya alat press kaleng dengan menggunakan sistem pneumatic ini  diharapkan  dapat menghemat waktu dan lebih efisien.
Penyuluhan Destilasi Dan Filtrasi Air Laut Menjadi Air Bersih Untuk Masyarakat Sekitar Jakarta Utara Didit Sumardiyanto; Sri Endah Susilowati; Fajri Hidayat; Andi Saidah
BERDIKARI Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.578 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v4i2.4999

Abstract

Tujuan dari penyuluhan mengenai Destilasi dan filtrasi air laut menggunakan tenaga surya adalah memberikan pengetahuan tentang pembuatan alat untuk filtrasi air tawar dan alat destilasi air laut dengan memanfaatkan tenaga surya agar dapat membantu atau  mempermudah masyarakat wilayah pesisir Jakarta Utara untuk mendapatkan air bersih. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk seminar daring dengan dua orang keynote speaker. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat sekitar Kampus. Realisasi dari kegiatan ini, jumlah peserta sebanyak 48 orang, yang terdiri dari masyarakat sekitar Kampus di Jakarta Utara, beberapa alumni Fakultas Teknik dan  juga sivitas akademika Fakultas Teknik. Distribusi peserta berdasarkan kehadiran adalah sebagai berikut: sebanyak 33,3 % adalah masyarakat sekitar kampus, sebanyak 52,08% adalah sivitas akademika Fakultas Teknik, sebanyak 14,5 % adalah alumni fakultas,  dan secara kualitas 83,33% peserta dapat memahami materi yang diberikan dengan parameter nilai posttest ≥ 60. Hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dalam mengedukasi masyarakat mengenai cara filtrasi air tawar dan destilasi  air laut menjadi air bersih sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat
PEMBERDAYAAN PEDAGANG (UMKM) PASCA GEMPA CIANJUR DENGAN PEMANFAATAN ENERGI RAMAH LINGKUNGAN Andi Saidah; Muktar Sinaga; Alosius Eka Kurnia
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu pendorong ekonomi kerakyatan, UMKM tentu berperan untuk menurunkan angka pengangguran di Indonesia. Semakin berkembang UMKM, maka tingkat penyerapan tenaga kerja juga meningkat. Potensi UMKM sebagai sumber pendapatan masyarakat dikarenakan efek terbukanya usaha baru yang mampu memperluas lapangan pekerjaan. Hal ini sangat berperan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di masa kritis dan pasca gempa, UMKM juga berpotensi menaikkan pendapatan domestik bruto (PDB) Pada masa krisis saat pandemi Covid-19, sektor makanan tumbuh sebesar 55 persen yang banyak didominasi oleh usaha kecil namun setelah gempa usaha mereka hancur, untuk itu tim dari pengabdian masyarakat dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta melakukan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memberikan PLTS diharapkan dapat menguragi biasa pemakaian listrik dimalam hari sehingga dapat meningkatkan pendapatanya. Dan juga dengan pemberian alat pendukung proses produksinya diharapkan dapat menambah motivasi dan semangat setelah mengalami bencana gempa.dan ada peningkatan jumlah produksinya, dan dengan dilakuka penyuluhan tentang pentingnya energi ramah lingkungan dan motivasi dalam proses produksi diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan ,dan maanfaat yang bisa ditimbukan dengan pemakaian energi ramah lingkungan.
ALAT PERAJANG SINGKONG DENGAN SISTEM SERUT UNTUK USAHA RUMAHAN DI DERAH KAMPAK, JAWA TIMUR Sri Endah Susilowati; Didit Sumardiyanto; Fajri Hidayat; Muktar Sinaga; Andi Saidah
BERDIKARI Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i1.6245

Abstract

Perancangan alat pengiris singkong dengan sistem serut ini bertujuan untuk memberikan alternatif bagi usaha kecil/industri rumah tangga untuk mengatasi masalah pencacahan, terutama pada pencacahan bahan baku dengan sifat keras seperti singkong.  Home Industry penghasil keripik singkong ( termasuk UKM) yang ada di Desa Kampak saat ini masih banyak masyarakat yang menggunakan cara pemotongan sederhana – alat potong manual yang membutuhkan banyak tenaga dan waktu. Cara lain untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas adalah dengan membangun mesin perajang singkong dengan sistem serut. Pembuatan mesin ini diawali dengan perancangan mekanisme penggerak pisau menggunakan sistem serut. Perhitungan dimulai dengan menentukan besarnya gaya pada elemen mekanik yang digunakan, besarnya daya motor yang digunakan, dan besarnya daya yang dihasilkan oleh mesin perajang. Mesin perajang singkong dengan system serut ini mempunyai data spesifikasi sebagai berikut : Ukuran, Panjang 960 mm, lebar 550 mm, tinggi 700 mm dan berat 70 kg. Mesin menggunakan motor listrik 1 fasa, dengan daya 1 hp, kecepatan putar  1400 rpm. Kapasitas produksi penyerutan  sekitar 2400 irisan/jam.
PENYULUHAN TENTANG BAHAYA AKAN ARUS PENDEK LISTRIK BAGI MASYARAKAT DI WILAYAH PAPANGGO, JAKARTA UTARA Muktar Sinaga; andi Saidah
KAMI MENGABDI Vol 2, No 1 (2022): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.654 KB) | DOI: 10.52447/km.v2i1.6505

Abstract

Konsleting listrik atau hubungan arus pendek yang merupakan suatu hubungan dengan tahanan listrik yang sangat kecil. hal ini dapat mengakibatkan aliran listrik yang sangat besar. jika tidak ditangani bisa mengakibatkan keledakan atau kebakaran apalagi kaitannya dengan listrik rumah tangga bila tidak digunakan secara aman juga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran. Hal ini mengakibatkan kerusakan secara material yang cukup besar dan juga kehilangan nyawa manusia. Berdasarkan statistik dan catatan dari dinas kebakaran menyatakan bahwa penyebab utama kebakaran adalah korsleting listrik, obyek yang banyak terbakar adalah perumahan, kejadian-kejadian kebakaran tersebut dapat dikurangi hanya dengan mendidik pemakai dan tidak dihalangi dengan persediaan peraturan untuk instalasi listrik dan persediaan yang canggih, tetapi kerusakan dalam instalasi dapat mengakibatkan kebakaran, dalam artikel ini ditinjau apa penyebab kebakaran dan bagaimana dapat dicegah dengan perencanaan dan seleksi pemasangan peralatan untuk instalasi listrik.
PEMANFAATAN BARANG BEKAS (CANGKANG TELUR) SEBAGAI MEDIA TANAM GUNA MENUJU LINGKUNGAN BERSIH Andi Saidah; Didit Sumardiyanto
KAMI MENGABDI Vol 2, No 1 (2022): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.591 KB) | DOI: 10.52447/km.v2i1.6496

Abstract

Penanggulangan sampah daur ulang masih terbilang sangat kurang terutama botol bekas dan cangkang telur, apabila penanggulangan sampah daur ulang dapat dilaksanakan dengan optimal, hal ini dapat mengurangi sampah secara signifikan, salah satu contoh sampah yang dapat didaur ulang adalah limbah cangkang telur mengandung unsur hara yang baik untuk tanaman namun belum dimanfaatkan secara optimal, Telur merupakan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan protein dalam tubuh. Sehingga penggunaan telur sangat melimpah. Penggunaan telur yang melimpah tersebut menghasilkan limbah cangkang telur yang melimpah juga. Cangkang telur yang merupakan limbah dapat kita manfaatkan menjadi media tanam dalam bentuk pot bunga yang skala kecil atau yang besar, Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai cara pembuatan pot bunga dari cangkang telur dan botol bekas. Tujuan melakukan pengabdian ini adalah untuk memberi wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat terutama di Kali Baru Barat yang selama ini belum memanfaatkan cangkang telur sebagai media tanam. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2022 dimulai pukul 08.00 WIB yang dimulai dengan penyuluhan, kemudian wawancara dan penyebaran kuesioner, mengisi absensi. Pada acara tersebut dilakukan dalam beberapa sesi. Acara diawali dengan Pembukaan dan pengisian absensi ke-1, Sambutan, Pelaksanaan Pretest sebelum acara tersebut sebanyak 59% sudah memahami penggunaan cangkang telur sebagai media tanam, Pemaparan Materi, Sesi Tanya jawab, Penutup dan Sesi Dokumentasi.
АLАT PЕNЕTАS TЕLUR SІSTЕM RОLLЕR SKALA USAHA KECIL MENENGAH UNTUK MASYARAKAT KELURAHAN WARAKAS, TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA Andi Saidah
KAMI MENGABDI Vol 1, No 1 (2021): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.948 KB) | DOI: 10.52447/km.v1i1.5426

Abstract

Mеsіn pеnеtаs tеlur mеrupаkаn sаlаh sаtu pеrаlаtаn yаng bаnyаk dіgunаkаn pаdа bіdаng pеtеrnаkаn unggаs. Mеsіn іnі dіgunаkаn untuk mеnіngkаtkаn kuаntіtаs pеnеtаsаn tеlur. Wаlаupun sudаh bаnyаk pеnеtаs tеlur yаng dіprоduksі bаіk mаnuаl, sеmі оtоmаtіs mаupun оtоmаtіs, аkаn tеtаpі tіngkаt kеbеrhаsіlаn dаrі mеsіn pеnеtаs tеrsеbut mаsіh rеndаh. Sаlаh sаtu pеnyеbаb yаng sаngаt bеrpеngаruh аdаlаh kеtіdаkmаmpuаn аlаt untuk mеmpеrtаhаnkаn tеmpеrаtur dаn kеlеmbаpаn аgаr tеtаp kоnstаn. Pаdа pеnеlіtіаn іnі, аlаt sudаh dіbuаt sеsuаі pеrhіtungаn pеrаncаngаn untuk mеmеnuhі tujuаn-tujuаn аkhіr pеrаncаng sеcаrа spеsіfіk dаn оbyеktіf. Dеngаn Pеrаncаngаn аlаt yаng sudаh dіbuаt mеnggunаkаn dіmеnsі tіnggі 310 mm, lеbаr 450 mm dаn pаnjаng 620 mm mеnjаdіkаn mеsіn pеnеtаs tеlur оtоmаtіs mеmіlіkі kаpаsіtаs 30 butіr tеlur bеbеk. Suhu rаtа-rаtа yаng dіhаsіlkаn pаdа mеsіn pеnеtаs tеlur оtоmаtіs bеrkіsаr dі 38,57 оC dаn rаtа-rаtа kеlеmbаpаn dі sеkіtаr 62,86 %, dаrі 30 butіr tеlur 5 dіаntаrаnyа busuk dаn tеlur lаіnnyа mеnеtаs dаlаm kurun wаktu bеrbеdа. Kаtа kunсі : mеsіn pеnеtаs tеlur, rаk bеrputаr оtоmаtіs, tеlur bеbеk, suhu dаn kеlеmbаpаn.