Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Non-Pharmacologic Intervention for Nausea and Vomiting of Pregnancy: Systematic Review Sumah, Dene Fries; Madiuw, Devita; Tasijawa, Fandro Armando; Leutualy, Vanny
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 4: December 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.969 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i4.685

Abstract

Nausea and vomiting of pregnancy affect almost 75% of pregnant women. In most cases, nausea, which is ended with or without vomiting, is a mild condition.However, the rest could become hyperemesis gravidarum, in which both mother and fetus are in danger. Non-pharmacological therapy is needed as an alternative or complementary treatment when pharmacological therapy causes side effects in some cases of nausea and vomiting. This systematic review aims to identify non-pharmacological therapies to help women deal with nausea and vomiting of pregnancy. Three electronic databases were used to conduct systematic research, namely Pubmed, CINAHL Ebsco, and Proquest between 2004 and 2019. Those studies included in the review were only a randomized controlled trial design. Of the 898 articles, 16 articles met the inclusion criteria and were analyzed. This systematic review provides evidence of non-pharmacological methods that can be used as an alternative to conquer nausea and vomiting of pregnancy, namely ginger, acupressure, acupuncture, and aromatherapy. Further research can examine which method is most effective in dealing with nausea and vomiting of pregnancy.  Mual dan muntah dalam kehamilan mempengaruhi hampir 75% wanita hamil. Dalam kebanyakan kasus, mual yang disertai atau tanpa muntah adalah kondisi ringan, namun beberapa kasus dapat berlanjut menjadi hyperemesis gravidarum, yang berakibat buruk bagi ibu dan janin. Mempertimbangkan efek samping terapi farmakologis bagi ibu dan janin, dan tidak cukup mengatasi mual dan muntah dalam kehamilan pada sebagian kasus, sehingga diperlukan terapi non farmakologi sebagai pilihan lain atau terapi tambahan. Sistematik review ini bertujuan untuk mengidentifikasi terapi non farmakologi untuk membantu mengatasi mual dan muntah dalam kehamilan. Tiga database elektronik digunakan untuk melakukan pencarian sistematis, yaitu Pubmed, CINAHL ebsco dan Proquest. Penelitian dilakukan dalam rentang waktu antara 2004 dan 2019. Desain penelitian yang dimasukkan dalam review hanya randomised controlled trial. Dari 898 artikel, sebanyak 16 artikel memenuhi kriteria inklusi, kemudian dianalisis. Sistematik review ini memberikan bukti tentang metode non farmakologi yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi mual dan muntah dalam kehamilan, yaitu jahe, akupresur, akupuntur dan aromaterapi. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengetahui metode mana yang paling efektif untuk mengatasi mual dan muntal dalam kehamilan.  
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DI DESA AMAHUSU DALAM MENDETEKSI RISIKO KANKER SERVIKS Devita Madiuw; Adriana Sainafat
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v3i2.891

Abstract

Kejadian kanker serviks masih tinggi, ironisnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini masih rendah. Padahal, salah satu metode deteksi dini kanker serviks yaitu inspeksi visual melalui asam asetat (IVA) dapat dijangkau di layanan kesehatan dasar seperti puskesmas. Demi meningkatkan kesadaran deteksi dini, hadirlah SINARA sebagai instrumen untuk mendeteksi risiko kanker serviks yang dapat dilakukan sendiri oleh wanita usia subur. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dengan sasaran mitra Pemerintah Desa Amahusu. Permasalahan yang dihadapi mitra Pemerintah Desa Amahusu, yaitu: 1) rendahnya pengetahuan kader kesehatan tentang program deteksi dini kanker serviks; 2) kurangnya keterlibatan kader kesehatan dalam program deteksi dini kanker serviks. Kegiatan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra, yaitu: 1) penyuluhan tentang program deteksi dini kanker serviks; 2) pelatihan pengisian instrumen SINARA kepada kader. Penyuluhan dan pelatihan telah dilakukan kepada mitra. Penyuluhan dilakukan oleh narasumber yang mumpuni di bidangnya, juga merupakan tim, untuk meningkatkan pemahaman tentang deteksi dini kanker serviks. Pelatihan dilakukan oleh tim untuk pengenalan dan keterampilan penggunaan instrumen. Sebelum dan sesudah proses penyuluhan dan pelatihan, dilakukan tes untuk mengukur pemahaman kader selama kegiatan. Evaluasi terhadap hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 97,25% pada hasil post-test semua kader kesehatan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa seluruh kader kesehatan (100%) mengalami peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks. Pelatihan pengisian instrumen dilakukan setelah penyuluhan dan didapatkan bahwa semua kader (100%) memiliki kemampuan baik dalam mengisi instrumen SINARA.
Strategi Penanganan Mual Muntah Ibu Hamil Melalui Kombinasi Intervensi Non Farmakologi: Tinjauan Literatur Devita Madiuw; Westy Tahapary; Lisse Pattipeiluhu; Fandro Armando Tasijawa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 3 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i3.707

Abstract

Mual dan muntah selama hamil yang tidak dapat dikendalikan dapat menjadi hiperemesis gravidarum, yang berdampak negatif bagi ibu maupun janin. Intervensi farmakologi cukup efektif dalam mengurangi keluhan mual dan muntah ibu hamil, namun memiliki efek samping bagi kehamilan, sehingga terapi non farmakologi dapat dijadikan alternatif. Memiliki efek samping minimal, intervensi non farmakologi dapat dipertimbangkan untuk dikombinasikan antara beberapa terapi sehingga lebih meningkatkan efektifitasnya. Tinjauan literatur ini bertujuan mengidentifikasi kombinasi intervensi non farmakologi dalam penanganan mual dan muntah selama kehamilan. Pencarian artikel dilakukan melalui tiga database elektronik yaitu Pubmed, CINAHL Ebsco dan Google Scholar, dengan rentang tahun publikasi 2011-2021. Enam artikel diikutsertakan dalam review. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kombinasi terapi non farmakologi yang dapat digunakan dalam mengatasi keluhan mual dan muntah selama kehamilan, yaitu kombinasi jahe dan gula aren, kombinasi rebusan jahe merah dan daun mint, kombinasi air tebu dan air jahe, kombinasi daun mint dan jahe merah, jeruk nipis dan madu, kombinasi aromaterapi jahe dan lemon, pijat tangan dan jahe madu, serta kombinasi kneading dan pisang ambon. Analisis tentang terapi kombinasi mana yang lebih efektif disarankan untuk penelitian selanjutnya.
SIDIK SIAMA: An instrument for Risk Detection of Stunting Since Pregnancy Devita Madiuw; Feby Manuhutu; Adriana Sainafat; Zasendy Rehena; Vanny Leutualy; Fandro Armando Tasijawa; Valensya Yeslin Tomasoa; Dian Thiofany Sopacua; Joan Herly Herwawan; Arthur Huwae
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.504 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i1.1618

Abstract

Stunting problems need to be detected early so that the interventions given can reduce long-term effects. One of the reasonable periods to detect the risk of stunting is pregnancy. Ironically, there has not been an instrument to detect the risk of stunting since pregnancy. This study aims to develop and test the validity of an instrument for early detection of stunting risk since pregnancy (SIDIK SIAMA). Instrument development uses the seven stages of development from Roberth DeVellis (2017). A total of 20 women were involved in pre-testing, and 100 pregnant women were involved in instrument testing. Based on a literature search, 28 articles were used to construct the item pool and produce 10 items to be tested for validity and reliability. Content validity uses the content validity index (CVI) and construct validity used principal component analysis (PCA). Alpha Cronbach is used to test the reliability of the instrument. The validity test results showed that there were 9 valid and reliable items, with a CVI of 1 and a Measure of Sampling Adequacy (MSA) value of less than 0.5, and a Cronbach Alpha value of 0.682. Thus, the SIAMA SIDIK instrument has achieved good validity and reliability so that it can be used to detect the risk of stunting since pregnancy. Abstrak: Permasalahan stunting perlu dideteksi sejak dini, sehingga intervensi yang diberikan dapat mengurangi efek jangka panjang. Salah satu periode tepat untuk mendeteksi risiko stunting yaitu sejak kehamilan, ironisnya belum teridentifikasi instrumen untuk mendeteksi risiko stunting sejak masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas instrumen deteksi dini risiko stunting sejak kehamilan (SIDIK SIAMA). Pengembangan instrumen menggunakan tujuh tahapan pengembangan dari Roberth DeVellis (2017). Sebanyak 20 wanita terlibat dalam pre-testing dan 100 wanita hamil terlibat dalam pengujian instrumen. Berdasarkan pencarian literatur, 28 artikel digunakan untuk menyusun item pool dan menghasilkan 10 item untuk diuji validitas dan reliabilitas. Validitas isi menggunakan content validity index (CVI) dan validitas konstruk menggunakan principal component analysis (PCA). Alpha Cronbach digunakan untuk menguji reliabilitas instrumen. Hasil uji validitas menunjukan sebanyak 9 item valid dan reliabel, dengan CVI adalah 1 dan nilai Measure of Sampling Adequacy (MSA) kurang dari 0.5, serta nilai Cronbach Alpha adalah  0.682. Dengan demikian, instrumen SIDIK SIAMA telah mencapai validitas dan reliabilitas yang baik, sehingga dapat dipakai untuk mendeteksi risiko stunting sejak kehamilan.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA DETEKSI MASALAH KESEHATAN IBU HAMIL DI AMAHUSU Madiuw, Devita; Sopacua, Dian Thiofany; Latuputty, Zefanya Lea
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v5i2.1307

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Amahusu, dengan mitra Kader Posyandu Wainener. Tujuan kegiatan pengabdian adalah membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu 1) masih rendahnya pemahaman tentang pemeriksaan ibu hamil yang dapat dilakukan oleh kader posyandu; 2) kurangnya keterlibatan kader dalam upaya deteksi dini masalah kehamilan, dibuktikan dengan belum pernah dilatih untuk melakukan pemeriksaan pada ibu hamil, serta belum tersedia alat penunjang pemeriksaan. Kegiatan yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra, yaitu: 1) penyuluhan tentang pentingnya peran kader posyandu dalam deteksi masalah kesehatan ibu hamil; 2) pelatihan penggunaan alat sphygmomanometer digital, alat cek Hb digital dan pita LILA. Luaran dan indikator yang telah dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu: 1) publikasi kegiatan PkM di media massa elektronik (klikmaluku.com) https://www.klikmaluku.com/klik-ambon/1074674857/peduli-kesehatan ibu-hamil-dosen-ukim-berdayakan-kader-posyandu-amahusu; 2) peningkatan tingkat keberdayaan mitra melalui peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil post-test (92%); 3) peningkatan keterampilan penggunaan alat sphygmomanometer digital, alat cek Hb digital dan pita LILA (100%); 4) video kegiatan; 5) publikasi artikel. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa seluruh kader Posyandu mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendeteksi masalah kesehatan ibu hamil.
Optimalisasi Penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Melalui Program Pemberdayaan Pada Masyarakat (PPM) Pugesehan, Donny Japly; Tasijawa, Fandro Armando; Leutualy, Vanny; Madiuw, Devita; Lesnussa, Rio Harly; Tupamahu, Ganezia M; Kakiay, Mitha Loudia; Bartholomeus, Yakomince; Yusak, Olivya; Alfons, Sheila; Huwae, Harlen; Pembuain, Damiaris; Setiawan, Rafi; Sahetapy, Friska
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12854

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat Indonesia yang membutuhkan perhatian, salah satunya yaitu diare. Hal ini terlihat dari meningkatnya kasus diare dari tahun ke tahun. Pemerintah telah berupaya dengan berbagai program. Salah satu program yang menjadi kebijakan nasional yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM merupakan program untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian masyarakat terkait kesehatan lingkungan tempat tinggal. Namun, analisis situasi di Desa Sehati masih ditemukan ada keluarga yang tidak menggunakan jamban dan buang air besar sembarangan, serta kejadian diare yang masih cukup tinggi. Kegiatan untuk mengoptimalisasi kesehatan lingkungan dilakukan dengan 4 program berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat yaitu analisis situasi 5 pilar STBM, rancangan program bersama dengan masyarakat, sosialisasi oleh dinas kesehatan, dan implementasi program pada pilar 1, 2 dan 4. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-19 November 2021 dengan melibatkan dinas kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Camat Amahai, Staf Pemerintah Desa Sehati, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat. Hasil kegiatan didapatkan bahwa masyarakat terlibat dalam implementasi program dari sosialisasi STBM, siswa SD menunjukkan antusias dan adanya perubahan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Kegiatan ini juga dilakukan pemasangan tanda larangan membuang sampah dan pembuatan tempat sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kunci penambahan pemahaman, kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan.
INTERVENSI NON FARMAKOLOGI UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL NAPISAH, PIPIH; MAHWATI, YENI; HADIYATI, LILIS; SYAFRULLAH, HAIDIR; MADIUW, DEVITA
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 1 No. 3 (2023): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v1i3.131

Abstract

Anemia merupakan masalah yang umum terjadi pada kehamilan. Akibat anemia pada ibu hamil, yaitu abortus, partus premature, partus lama, perdarahan postpartum, syok, infeksi intrapartum atau postpartum. Angka kejadian anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%. Tujuan penelitian, yaitu mereview keefektifan berbagai intervensi untuk meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Metode penelitian: Pencarian terbatas dilakukan pada lima data base, yaitu Pubmed, EBSCO, ProQuest, Google Scholar dan Neliti. Kriteria inklusi artikel, yaitu diterbitkan 3 tahun terakhir, dapat diakses secara penuh, membahas tentang intervensi non farmakologi untuk meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil, bahasa Indonesia dan Inggris. Data yang didapat dilakukan quality assessment dan dianalisa menggunakan JBI. Hasil penelitian: berdasarkan studi literature didapatkan 32 artikel. Intervensi non farmokologi untuk meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil berdasarkan literature terdiri dari 32 artikel. Intervensi tersebut, yaitu terapi nutrisi, senam hamil dan pemberian edukasi nutrisi, serta pemberian HIPP. Intervensi berupa terapi nutrisi diantaranya dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, seperti buah-buahan, sayuran, kombinasi buah serta sayuran dan Fe, telur. Selain itu, senam hamil, dan pemberian pendidikan kesehatan dapat meningkatkan kadar Hb. Kesimpulan: semua intervensi efektif untuk meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil. Namun, intervensi yang mudah dilakukan, tidak memerlukan keahlian khusus, hemat biaya, dan tidak menimbulkan efek samping, yaitu dengan mengkonsumsi pisang ambon dan jus jambu merah. Saran: ibu hamil diharapkan dapat mengkonsumsi pisang ambon sehari 2 kali sebanyak 320 gram (2 buah pisang sedang) atau jus jambu biji merah sehari 1 kali sebanyak 250 cc selama kehamilan sehingga dapat mencegah anemia kehamilan.
Pengabdian Masyarakat Melalui Pengadaan Papan Nama RT dan Peta Desa Haruru, Kabupaten Maluku Tengah Devita Madiuw; Vanny Leutualy; Fandro Armando Tasijawa; Donny Japly Pugesehan
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol2iss2pp151-156

Abstract

Pemerintahan suatu desa dikatakan baik dan maju sangat bergantung pada ketersediaan fasilitas. Hasil observasi di lapangan maupun hasil wawancara dengan staf desa dan tokoh masyarakat menunjukkan bahwa perlunya pengadaan Papan Nama RT dan Peta Desa sebagai fasilitas penunjang pada Desa Haruru. Papan nama penting sebagai tanda untuk mengetahui tempat atau lokasi tertentu agar mudah dikenali. Demikian pula peta, karena dapat menggambarkan kewilayahan dan keruangan suatu daerah. Berdasarkan masalah prioritas yang ditemukan, dilakukan kegiatan pengadaan Papan Nama RT pada RT 12-RT 23 dan Peta Desa Haruru. Kegiatan pengabdian masyarakat oleh kelompok telah berhasil dilakukan atas dukungan dan kerjasama yang baik dari staf desa, ketua majelis jemaat maupun masyarakat Desa Haruru sebagai mitra kegiatan pengabdian.
Optimalisasi Penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Melalui Program Pemberdayaan Pada Masyarakat (PPM) Pugesehan, Donny Japly; Tasijawa, Fandro Armando; Leutualy, Vanny; Madiuw, Devita; Lesnussa, Rio Harly; Tupamahu, Ganezia M; Kakiay, Mitha Loudia; Bartholomeus, Yakomince; Yusak, Olivya; Alfons, Sheila; Huwae, Harlen; Pembuain, Damiaris; Setiawan, Rafi; Sahetapy, Friska
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i2.12854

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat Indonesia yang membutuhkan perhatian, salah satunya yaitu diare. Hal ini terlihat dari meningkatnya kasus diare dari tahun ke tahun. Pemerintah telah berupaya dengan berbagai program. Salah satu program yang menjadi kebijakan nasional yaitu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM merupakan program untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian masyarakat terkait kesehatan lingkungan tempat tinggal. Namun, analisis situasi di Desa Sehati masih ditemukan ada keluarga yang tidak menggunakan jamban dan buang air besar sembarangan, serta kejadian diare yang masih cukup tinggi. Kegiatan untuk mengoptimalisasi kesehatan lingkungan dilakukan dengan 4 program berkelanjutan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat yaitu analisis situasi 5 pilar STBM, rancangan program bersama dengan masyarakat, sosialisasi oleh dinas kesehatan, dan implementasi program pada pilar 1, 2 dan 4. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-19 November 2021 dengan melibatkan dinas kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Camat Amahai, Staf Pemerintah Desa Sehati, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat. Hasil kegiatan didapatkan bahwa masyarakat terlibat dalam implementasi program dari sosialisasi STBM, siswa SD menunjukkan antusias dan adanya perubahan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Kegiatan ini juga dilakukan pemasangan tanda larangan membuang sampah dan pembuatan tempat sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kunci penambahan pemahaman, kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan.
Analisis Recovery Orang Dengan Gangguan Jiwa di Kepulauan Maluku Tasijawa, Fandro Armando; Suryani; Ratumanan, Tanwey Gerson; Nanuru, Ricardo Freedom; Tuhuteru, Hennie; Makaruku, Alfian Reymon; Nivaan, Goldy Valendria; Tomasoa, Valensya Yeslin; Leutualy, Vanny; Madiuw, Devita; Herwawan, Joan Herly; Hentihu, Emma Khumairah
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2023): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol4issue1page13-22

Abstract

Mental health is still an issue that has not received optimal attention from various parties. It is because there is a large treatment gap with most mental illness disorders not yet detected, there are still many health workers who have not been trained in mental health screening and management programs, and the treatment gap means that many People With Mental Illness (ODGJ) have not treated. This requires an analysis of recovery in the Maluku Islands region to give meaning to the lives of ODGJ even though they experience relapse. The research aims to analyze the recovery of ODGJ in the Maluku Islands region. This research used a cross-sectional approach with 268 respondents spread across five districts/cities of the Maluku Islands. The data analysis used in this research is univariate, bivariate, and multivariate. The research results show that most respondents live in Central Maluku (29.5%). In the bivariate analysis, it was found that the variables gender, religion, marital status, education level, duration of suffering from schizophrenia, living in the same house, drug consumption, and visits to the health center were significantly related to ODGJ recovery (p<0.05). Meanwhile, the variables' age and distance from home to the health center showed a statistically insignificant relationship with ODGJ recovery (p>0.05). Meanwhile,multivariate analysis shows that ODGJ living at home is the strongest predictor (OR=8.295, 95% CI=4.441-10.172) among other variables that influence the recovery of ODGJ in the Maluku Islands. The findings of this research are crucial for developing interventions and policies to promote institutional recovery in the Maluku Islands.
Co-Authors Adriana Sainafat Ai Rahmawati Alex Alvin Thenu Alfian Reymon Makaruku Alfons, Sheila Aliyudin, Novi Arthur Huwae Bartholomeus, Yakomince Baumase, Riko Bhekti Imansari Bhekti Imansari Cecep Eli Kosasih Cindy Regina Loppies Dasnel, Muhammad Ridwan Dene Fries Sumah Dian Thiofany Sopacua Donny Japly Pugesehan Donny Japly Pugesehan Elita Stephanie Lenderts Fando Armando Tasijawa Fandro Armando Tasijawa Febby Jeanry Polnaya Feby Manuhutu Feby Tahanora Haidir Syafrullah Hennie Tuhuteru Hennie Tuhuteru Henny Suzana Mediani Hentihu, Emma Khumairah Herwawan, Joan Herly Huwae, Harlen Ida Nurhidayah Joan Herly Herwawan Jotlely, Hery Kakiay, Mitha Loudia Latuputty, Zefanya Lea Lenderts, Elita Stephanie Lesnussa, Rio Harly LILIS HADIYATI Lisse Pattipeiluhu Marleen Muskita Mevi Lilipory Moomina Siauta Muhammad Ridwan Dasnel Napisah, Pipih Natelda Rosaldiah Timisella Nivaan, Goldy Nivaan, Goldy Valendria Novi Aliyudin Orno, Theosobia Grace Pattipeiluhu, Lisse Pembuain, Damiaris Pugesehan, Donny Japly Rajagukguk, Sartika Ratumanan, Tanwey Gerson Rehena, Zasendy Restuning Widiasih Ricardo Freedom Nanuru Sahetapy, Friska Selpina Embuai Setiawan, Rafi Siahaya, Griennasty Clawdya Sinthia Rosanti Maelissa Sopacua, Dian Thiofany SURYANI Syulce Luselya Tubalawony Tahapary, Westy Tasijawa, Fandro Armando Tetti Solehati Tetti Solehati Theosobia Grace Orno Tupamahu, Ganezia M Valensya Yeslin Tomasoa Vanny Leutualy Vanny Leutualy Viere Allanled Siauta Westy Tahapary Westy Tahapary Yanti Hermayanti Yeni Mahwati Yusak, Olivya Zasendy Rehena