p-Index From 2021 - 2026
7.132
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan IQRO: Journal of Islamic Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Teknologi Kedirgantaraan (JTK) International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Jurnal Asy-Syukriyyah Journal Civics and Social Studies Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Airman Pengmasku Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Journal of Law, Administration, and Social Science Indo-MathEdu Intellectuals Journal As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Jurnal Islam Nusantara Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Multidisipliner Bharasa Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Nanggroe: Journal of Scholarly Service Journal International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL) Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Journal of Innovative and Creativity Jurnal Asy-Syukriyyah Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Panoptikon Al Bahri: Journal of Islamic Education AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Jurnal Cendekia Ilmiah SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerbangan Berkelanjutan: Perlindungan Hak Masyarakat Adat Berbasis Nilai Pancasila Kurnianto, Benny; Abdusshomad, Alwazir; Kalbuana, Nawang
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2091

Abstract

In Indonesia, the protection of indigenous peoples' rights in the context of the aviation industry based on Pancasila values faces complex challenges. Although there have been efforts to establish a legal basis that respects these rights, their implementation in the aviation sector is still limited. This research aims to explore the implementation of Pancasila values in the protection of indigenous peoples' rights in the aviation sector and identify collaborative steps that can be taken by the government, the aviation industry, and other stakeholders. Using a descriptive qualitative approach through literature studies, this study evaluates challenges such as the lack of participation of indigenous peoples in aviation project decisions and the lack of effective law enforcement. The results show that cooperation between governments, airlines, civil society, and indigenous peoples is essential to strengthen the protection of their rights. It is also necessary to evaluate the impact of airport development policies to ensure the protection of land rights and the sustainability of indigenous peoples' culture. The involvement of indigenous peoples in the planning of aviation projects is a concrete step to ensure the alignment of aviation infrastructure development with Pancasila values and the rights of indigenous peoples
Analisis Tata Letak Ground Support Equipment (GSE) Non-Motorized Pada Area Equipment Storage Di Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang Indra Suprapto; Dwi Afriyanto CH; Alwazir Abdusshomad
SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology Vol. 3 No. 1 (2025): SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology (January-June 2025)
Publisher : Politeknik Penerbangan Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61510/skyeast.v3i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata letak Ground Support Equipment (GSE) non-motorized pada Area Equipment Storage di Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang. Permasalahan utama yang ditemukan adalah penempatan GSE yang kurang terorganisir akibat ketiadaan marka atau petunjuk penempatan yang jelas, serta kebiasaan penataan berdasarkan pengalaman individu tanpa panduan tertulis. Kondisi ini mengakibatkan penggunaan ruang yang tidak efisien serta berpotensi menurunkan tingkat keselamatan operasional di apron. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur kepada petugas apron dan operator GSE, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakteraturan penataan GSE dapat diminimalisir melalui penerapan marka yang sesuai standar serta penyusunan SOP penempatan GSE. Rekomendasi yang diusulkan meliputi desain ulang layout area storage dengan pertimbangan kapasitas apron dan kebutuhan operasional, serta peningkatan pemahaman petugas terhadap pentingnya keteraturan penempatan GSE demi kelancaran dan keselamatan operasional bandara.
Kesesuaian Garasi PKP-PK Dengan Regulasi Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Personel Di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Anisa Nazula Rahma Rahma; Alwazir Abdusshomad; Wahyu Dwi Agustini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2214

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum sesuainya lantai garasi PKP-PK dengan standar Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : PR 30 Tahun 2022 Pada BAB V tepatnya pada butir 5.3.4 huruf j dan k disebutkan bahwa fasilitas ruang penyimpanan kendaraan PKP-PK (vechile housing) harus dilengkapi dengan perangkat untuk pengisian baterai dan peralatan lainnya. yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kinerja personel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kondisi lantai garasi unit PKP-PK di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan regulasi Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : PR 30 Tahun 2022 Pada BAB V tepatnya pada butir 5.3.4 huruf j dan k disebutkan bahwa fasilitas ruang penyimpanan kendaraan PKP-PK (vechile housing) harus dilengkapi dengan perangkat untuk pengisian baterai dan peralatan lainnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kinerja personel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan metode gap analysis dengan membandingkan kondisi aktual dengan standar teknis yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lantai garasi masih berupa plester atau semen polos, tidak rata, dan tidak dilapisi bahan anti-slip sehingga menimbulkan risiko tergelincir, genangan air, dan pertumbuhan lumut. Hal ini berdampak langsung terhadap keselamatan personel dan kecepatan response time dalam situasi darurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat kesenjangan nyata antara kondisi lapangan dengan regulasi yang berlaku, sehingga diperlukan perbaikan fisik berupa pelapisan lantai dengan epoxy, perataan permukaan, dan sistem drainase yang optimal guna mendukung keselamatan kerja personel
Pengaruh Simulasi Virtual Berbasis Animasi terhadap Peningkatan Kesiapan ARFF dalam Table Top Exercise: Studi Kasus Bandara Ahmad Yani Semarang Masrur Amprulloh; Dwi Afriyanto; Alwazir Abdusshomad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan simulasi virtual berbasis animasi terhadap peningkatan kesiapan personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) dalam pelaksanaan Table Top Exercise (TTX) di Bandara Ahmad Yani Semarang. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental design dengan pendekatan pre-test dan post-test terhadap 43 responden ARFF. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup berbasis skala Likert 4 poin yang mengukur tiga dimensi kesiapan: pengetahuan prosedural, keterampilan teknis, dan kematangan kerja. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dimensi kesiapan mengalami peningkatan signifikan secara statistik (p < 0.05), dengan peningkatan tertinggi pada aspek kematangan pengambilan keputusan. Simulasi animasi terbukti mampu meningkatkan pemahaman prosedural, respons teknis, serta ketepatan pengambilan keputusan. Temuan ini didukung oleh teori manajemen krisis dan dual coding theory yang menekankan pentingnya media visual interaktif dalam pelatihan berbasis situasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi simulasi animasi ke dalam modul resmi pelatihan ARFF sebagai metode yang efektif, efisien, dan aman.
A Conceptual Model of Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF) Training Effectiveness for Enhancing National Aviation Safety Abdusshomad, Alwazir; Kurnianto, Benny; Kalbuana, Nawang
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v11i1.362

Abstract

Aviation safety serves as the fundamental pillar of the global aviation industry, with Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF) personnel playing a critical role in managing emergency situations. Although the International Civil Aviation Organization (ICAO) has established global training standards, their implementation in Indonesia continues to face various challenges related to advancing aircraft technologies and increasing operational complexity. This study aims to formulate a holistic conceptual model to enhance the effectiveness of ARFF training programs in Indonesia by integrating international best practices and contextualizing them within national realities. Through a systematic literature review of scholarly publications, regulatory frameworks, and technical reports from 2015–2025, four key components of training effectiveness were identified: (1) Training Input, encompassing competency standards, psychologically based participant selection, and the availability of modern facilities; (2) Training Process, emphasizing the application of Competency-Based Training and Assessment (CBTA), simulation technology, and cross-functional exercises; (3) Training Output, assessing improvements in technical competence, stress management, and team coordination; and (4) Long-Term Outcomes, oriented toward enhanced emergency preparedness and reduced incident response time. The proposed model is expected to strengthen ARFF human resource capacity while reinforcing the national aviation safety ecosystem in a sustainable manner
Revitalizing the Islamic Religious Education Curriculum in Higher Education: Integrating Ecotheology and Social Justice to Support the Sustainable Development Goals (SDGs) Abdusshomad, Alwazir
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v9i1.9637

Abstract

The implementation of the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesian higher education has largely emphasized environmental and social dimensions, while ethical and spiritual aspects remain relatively overlooked. This study positions Islamic Education (PAI) as a vital instrument to address this moral gap through a transformative education approach. This article aims to formulate a conceptual framework for integrating Islamic values rooted in ecotheology and social justice into the PAI curriculum to strengthen the achievement of the SDGs agenda, particularly SDG 4 (Quality Education), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), SDG 13 (Climate Action), and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). The study employs a systematic literature review combined with a critical analysis of 45 reputable academic publications from 2020–2025. The findings highlight three key pillars: Tauhid as the basis of an ecological paradigm, Khilafah as an ethical mandate of stewardship, and Maqasid al-Shari’ah as a socio-ecological justice framework. Theoretically, this study offers a new pedagogical model that shifts PAI from mere normative knowledge transfer to action-based education aligned with global sustainability concerns