p-Index From 2021 - 2026
7.991
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan IQRO: Journal of Islamic Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Jurnal Asy-Syukriyyah Journal Civics and Social Studies Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Airman Pengmasku Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Journal of Law, Administration, and Social Science Indo-MathEdu Intellectuals Journal As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Jurnal Islam Nusantara Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Multidisipliner Bharasa Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Nanggroe: Journal of Scholarly Service Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Journal of Innovative and Creativity JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Asy-Syukriyyah Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Panoptikon Al Bahri: Journal of Islamic Education AL MAQRIZI: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam Jurnal Cendekia Ilmiah SKY EAST: Education of Aviation Science and Technology International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL) Teknik: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer
Claim Missing Document
Check
Articles

Hidden Curriculum, Subject Formation, and Islamic Education in an Aviation Cadet Institution Abdusshomad, Alwazir; Kalbuana, Nawang; Kurnianto, Benny
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 2 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i2.9509

Abstract

This study analyses how the hidden curriculum at Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPI Curug) shapes cadet subject formation and reframes the practical meaning of Islamic Religious Education (IRE) beyond formal classroom instruction. Using a qualitative case-study design based on critical document analysis, the study examines ten official institutional texts issued or published between 2019 and 2025, including regulations, cadet-care guidelines, strategic documents, academic calendars, dormitory-entry announcements, public-information reports, and official institutional webpages. The data were analyzed through data reduction, thematic coding, data display, and critical interpretation using hidden curriculum theory, Foucault’s concept of discipline and subjectivation, Bourdieu’s habitus and symbolic power, critical pedagogy, and Islamic educational concepts such as adab, amanah, responsibility, and ethical self-formation. The findings show that the hidden curriculum operates through four interrelated mechanisms: the regulation of time, the regulation of space and body, administrative moralization, and humanistic formation. These mechanisms construct the ideal cadet as punctual, orderly, visible, self-monitoring, professionally reliable, and morally legible. The article concludes that IRE in disciplinary vocational institutions is mediated by institutional conditions that translate piety, discipline, responsibility, and professionalism into governable forms of conduct.
Between Memorization and Critical-Transformative Pedagogy: Translating Islamic Religious Education Reform in Indonesia and Malaysia Alwazir Abdusshomad; Benny Kurnianto; Nawang Kalbuana
J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam JPAI Vol. 12 No. 2 Januari-Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpai.v12i2.41966

Abstract

This article examines how official curriculum texts in Indonesia and Malaysia translate Islamic Religious Education (IRE) reform into pedagogical design. It addresses a curricular translation gap: reform vocabulary such as critical thinking, learner agency, religious moderation, ethical judgment, and digital discernment is increasingly visible in policy discourse, but its conversion into classroom-actionable pedagogy remains uneven. Using qualitative document analysis and reflexive thematic analysis, the study examines purposively selected official curriculum texts, teacher and student materials, Malaysian DSKP standards, and UNESCO reform frameworks published or accessed between 2021 and 2025. The documents were selected because they make visible learning outcomes, activity sequences, teacher guidance, assessment expectations, and transnational reform language relevant to IRE. The analysis distinguishes competency rhetoric from operational pedagogy by examining whether reform aims are supported by task sequences, teacher moves, student roles, and assessment criteria. Four findings are presented: memorization and correct performance remain the most procedurally explicit elements; criticality is often stated as an outcome rather than scaffolded as practice; moral formation is strongly visible but is not always accompanied by ethical reasoning routines; and transformative elements exist but are fragmented across curriculum components. The article contributes by conceptualizing the curricular translation gap and by proposing a staged curriculum logic in which memorization supports comprehension, interpretation, dialogue, ethical reasoning, and responsible action.
Kondisi Kendaraan, Sistem Komunikasi, dan Infrastruktur Pos sebagai Faktor Pendukung Efektivitas PKP-PK: Sebuah Kajian Literatur Dewa Agung Mangku Jagadhita; Rai Bagus Ardian Setiadarma; Alwazir Abdusshomad
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11372

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis secara konseptual peran kondisi kendaraan, sistem komunikasi, dan infrastruktur pos dalam mendukung efektivitas layanan PKP-PK di bandar udara. Kajian dilakukan melalui metode narrative literature review dengan menelaah artikel jurnal ilmiah, regulasi keselamatan penerbangan nasional, serta penelitian terdahulu yang relevan. Literatur dikumpulkan dari Google Scholar dan Garuda menggunakan kata kunci PKP-PK, ARFF, response time, kendaraan operasional, sistem komunikasi darurat, dan infrastruktur pos pemadam kebakaran, mencakup publikasi tahun 2015-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan kendaraan, keandalan sistem komunikasi, dan kelayakan infrastruktur pos merupakan faktor yang secara konseptual berperan penting dalam mendukung pencapaian response time, ketepatan koordinasi, dan kesiapan operasional PKP-PK. Artikel ini menghasilkan kerangka konseptual dan tiga proposisi penelitian yang dapat digunakan sebagai landasan bagi studi empiris selanjutnya. Temuan kajian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola bandar udara dalam memperkuat kesiapan fasilitas dan peningkatan layanan PKP-PK di Indonesia.
Implementasi Nilai Islam dalam Pendidikan Toleransi: Studi Literatur terhadap Upaya Pemersatu dalam Masyarakat Pluralis Indonesia Alwazir Abdusshomad
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1 (2024): Education and Islamic Studies (Januari-Juni)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i1.269

Abstract

Dengan berubahnya zaman, cara hidup dalam masyarakat juga mengalami perubahan. Jika tidak ada pendidikan dasar yang baik, perubahan ini bisa menyebabkan konflik dalam kehidupan berkomunitas. Terlebih lagi di Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, perbedaan suku, agama, ras, dan adat istiadat menjadi hal yang umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji prinsip-prinsip toleransi yang terdapat dalam nilai-nilai Islam dan memperoleh pemahaman tentang cara penerapannya. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengakses data melalui metode library research. Proses pengumpulan data dalam studi ini dilakukan dengan membaca dan menganalisis buku, jurnal, majalah, berita online, serta sumber-sumber lain yang memiliki relevansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan suatu mekanisme untuk menyatukan masyarakat Indonesia yang beragam, misalnya dengan mengajarkan sikap toleransi sejak dini melalui pendidikan karakter di lembaga pendidikan. Dengan menerapkan pendidikan karakter mengajarkan sikap toleransi, konflik antar kelompok dapat diantisipasi dan persatuan bangsa Indonesia tetap terjaga. Nilai-nilai islam dalam toleransi pada pendidikan karakter diantaranya dengan pemahaman tentang tauhid, keadilan dan kesetaraan, persaudaraan dan kerukunan dan teladan dari Rasulullah SAW
Pancasila Dan Kebebasan Berpendapat: Tantangan Dan Batasan Dalam Era Digital Benny Kurnianto; Alwazir Abdusshomad
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 12, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v12i1.22180

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak perkembangan teknologi informasi dan media sosial terhadap konsep kebebasan berpendapat dalam Pancasila di era digital. Dalam era ini, kebebasan berpendapat menjadi semakin kompleks dengan munculnya tantangan seperti penyebaran berita palsu, polarisasi, dan pelanggaran privasi. Penelitian ini juga mempertimbangkan implikasi dari tantangan dan batasan dalam kebebasan berpendapat terhadap stabilitas sosial dan politik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah memberikan peluang besar bagi individu untuk menyampaikan pandangan mereka, namun juga membawa risiko penyebaran berita palsu dan polarisasi. Pengaturan konten online yang bijak, penegakan hukum yang efektif, dan peningkatan literasi media di antara masyarakat menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan perlindungan terhadap masyarakat. Implikasi dari tantangan ini meliputi potensi kerusakan stabilitas sosial dan politik, yang memerlukan upaya bersama dari pemerintah, platform digital, masyarakat sipil, dan individu untuk mengatasi dampak negatifnya. Kesimpulannya, menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan perlindungan masyarakat di dunia digital adalah tantangan yang kompleks, tetapi sangat penting untuk masa depan Indonesia di era digital ini
Optimalisasi Penggunaan Drone dalam Operasi Penyelamatan di Perairan: Meningkatkan Efisiensi dan Keselamatan dalam Situasi Darurat Supri S; Wahyudono W; Alwazir Abdusshomad
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15016785

Abstract

The use of drones in water rescue operations offers an innovative solution to enhance efficiency and safety in emergency situations. Challenges such as limited accessibility, unpredictable weather conditions, and high risks for rescue teams can be addressed with drone technology equipped with advanced sensors, including thermal and infrared cameras. This study aims to examine the optimization of drone utilization in water rescue operations. A literature review method was employed by analyzing relevant academic sources. The findings indicate that drones can accelerate victim searches, improve detection accuracy, and assist in the distribution of rescue equipment. However, several challenges remain, including battery life limitations, extreme weather conditions, and regulatory constraints that require further adjustments. With continued technological advancements and supportive policies, drones have the potential to become essential tools in enhancing the effectiveness of water rescue operations.
Pengembangan Sistem Berbasis Video dan Qr Code untuk SOP Pengoperasian Peralatan Personel Arff di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Dewa Putu Arcelino Anggrean; Dhian Supardam; Alwazir Abdusshomad
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i2.1013

Abstract

Pelatihan bagi personel ARFF (Aircraft Rescue and Fire Fighting) merupakan kegiatan vital untuk menjamin kesiapan dan keselamatan operasional di lingkungan bandar udara. Namun, keterbatasan jadwal pelatihan dan tingginya jumlah jenis peralatan operasional menciptakan kebutuhan akan media pembelajaran tambahan yang fleksibel dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pelatihan berbasis video dan QR Code sebagai alat belajar mandiri untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan personel dalam situasi darurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sistem ini menyediakan video instruksional untuk prosedur operasi (SOP), yang dapat diakses melalui QR Code yang langsung ditempatkan pada setiap peralatan. Uji coba yang dilakukan terhadap 19 personel menunjukkan bahwa sistem ini layak dan efektif, dengan kepuasan yang tinggi terkait aksesibilitas, kejelasan konten, dan kontribusinya terhadap kesiapan operasional. Penelitian ini merekomendasikan implementasi yang lebih luas dan pengembangan fitur interaktif untuk penelitian mendatang. Training for ARFF (Aircraft Rescue and Fire Fighting) personnel is vital to ensuring operational readiness and safety in airport environments. However, limited training schedules and the high number of operational equipment types create a need for additional, flexible and accessible learning media. This study aims to design and develop a video-based and QR Code-based training system as a self-learning tool to improve personnel understanding and preparedness in emergency situations. This study uses a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The system provides instructional videos for standard operating procedures (SOPs), which can be accessed through QR codes placed directly on each piece of equipment. A trial conducted with 19 personnel demonstrated the system's feasibility and effectiveness, with high satisfaction regarding accessibility, content clarity, and its contribution to operational readiness. This study recommends broader implementation and the development of interactive features for future research.
Revitalizing the Islamic Religious Education Curriculum in Higher Education: Integrating Ecotheology and Social Justice to Support the Sustainable Development Goals (SDGs) Alwazir Abdusshomad
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v9i1.9637

Abstract

The implementation of the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesian higher education has largely emphasized environmental and social dimensions, while ethical and spiritual aspects remain relatively overlooked. This study positions Islamic Education (PAI) as a vital instrument to address this moral gap through a transformative education approach. This article aims to formulate a conceptual framework for integrating Islamic values rooted in ecotheology and social justice into the PAI curriculum to strengthen the achievement of the SDGs agenda, particularly SDG 4 (Quality Education), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), SDG 13 (Climate Action), and SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). The study employs a systematic literature review combined with a critical analysis of 45 reputable academic publications from 2020–2025. The findings highlight three key pillars: Tauhid as the basis of an ecological paradigm, Khilafah as an ethical mandate of stewardship, and Maqasid al-Shari’ah as a socio-ecological justice framework. Theoretically, this study offers a new pedagogical model that shifts PAI from mere normative knowledge transfer to action-based education aligned with global sustainability concerns
Evaluasi Pengetahuan Taktis Personel PKP-PK dalam Penanggulangan Kebakaran Gedung Terminal Bandar Udara Internasional Juanda Safina Anil Hawa; Alwazir Abdusshomad; Lina Rosmayanti
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9101

Abstract

Kebakaran gedung terminal memiliki karakteristik yang berbeda dari kebakaran pesawat udara sehingga menuntut pengetahuan taktis yang memadai dari personel Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dalam merespons keadaan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan taktis personel PKP-PK di Bandar Udara Internasional Juanda dalam penanggulangan kebakaran gedung terminal serta mengidentifikasi upaya peningkatan kompetensinya. Metode yang digunakan adalah evaluasi deskriptif kualitatif, dengan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data terhadap tiga informan yang dipilih secara purposive. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, didukung triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek fundamental pengetahuan taktis, yaitu identifikasi kondisi awal (size-up), strategi penanggulangan kebakaran, penggunaan peralatan dan media pemadam, koordinasi dan komunikasi operasi, serta pemahaman Standar Operasional Prosedur (SOP), telah dipahami oleh informan. Namun, pengetahuan tersebut masih memerlukan penguatan melalui pelatihan yang lebih spesifik, simulasi yang lebih sering, dan proses pembelajaran yang lebih terstruktur mengenai kebakaran gedung. Penelitian ini memberikan gambaran evaluatif atas lima indikator pengetahuan taktis dalam konteks kebakaran gedung terminal, sebagai dasar rekomendasi peningkatan kompetensi personel PKP-PK.
Analisis Risiko Ergonomi Menggunakan Metode Rula Pada Proses Penggulungan Selang Pemadam Sebagai Dasar Perancangan Alat Bantu Agung Muhammad Rizky Firmansyah; Alwazir Abdusshomad; Saptandry Widiyanto
Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/teknik.v5i3.7873

Abstract

Abstract. This study aims to analyze and evaluate the potential musculoskeletal injuries experienced by PKP-PK personnel at Ahmad Yani International Airport Semarang during the manual fire hose rolling activity. The method used for posture analysis is Rapid Upper Limb Assessment (RULA), which functions to identify and assess the risk level of injuries to the body parts involved in the activity. Manual hose rolling can pose a serious risk of injury to the lower back and waist, as the posture often used is not ergonomic. This activity requires repetitive movements that can increase the physical strain on the body, especially on the lower back muscles, wrists, and arms, potentially leading to long-term injuries such as back pain or disorders to other body structures. The results of the RULA analysis show that most respondents obtained scores indicating a high risk of musculoskeletal injury, particularly in the areas most affected, namely the waist and lower back. Based on these findings, this study proposes the design of a hose rolling assistive device, the RollHandline Multifunction, which is designed to reduce physical strain and improve ergonomic posture during the hose rolling activity. This device is expected to minimize pressure on the waist and lower back, as well as reduce the need for excessive physical exertion.