Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Peran Guru Sebagai Motivator Terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran PAI Kelas X IPS 1 SMAN 9 Bandung Alliqa Dafa; Salwaa Rustin Salsabiil; Zahra Hasna Khansa; Ganjar Eka Subakti
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every student has a different style and spirit of learning. In this case, the teacher is needed to provide the necessary motivation by the students. Learning motivation is the overall driving force in the student who raises learning activities and ensure the continuity of learning activities, and provide direction to learning activities, so that the desired goals by the subject of learning can be achieved. Islamic Religious Education teacher is one of the educators whose role is to convey the values of Islam well to students.The method chosen in this study is a qualitative method, due to find a deep understanding of the object under study. Subjects in this study were students of Class X IPS 1 SMAN 9 Bandung. In the results of the questionnaire in the form of Google Form on 35 students of Class X IPS 1 SMAN 9 Bandung stated that Islamic Education subject teachers influential as a motivator and has motivated students to be more active in learning. They stated that the teacher of Islamic Religious Education gave a good example and applied his knowledge and they agreed that the subject of Islamic Religious Education was fun.Keyword: Teacher Role; Motivation to Learn; Student. Abstrak Setiap siswa memiliki gaya dan semangat belajar yang berbeda-beda. Dalam hal ini, guru dibutuhkan untuk memberikan motivasi yang diperlukan oleh siswa. Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar serta menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar, dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Guru Pendidikan Agama Islam adalah salah satu pendidik yang berperan menyampaikan nilai-nilai agama Islam dengan baik kepada siswa.Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dikarenakan untuk menemukan pemahaman mendalam bagi objek yang diteliti. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 SMAN 9 Bandung. Dalam hasil pembagian angket berupa Google Form pada 35 orang siswa kelas X IPS 1 SMAN 9 Bandung menyatakan bahwa guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berpengaruh sebagai motivator dan sudah memotivasi siswa untuk lebih giat dalam belajar. Mereka menyatakan bahwa guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam memberikan contoh yang baik serta menerapkan ilmu yang dimilikinya dan mereka setuju bahwa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menyenangkan.Kata Kunci: Peran Guru; Motivasi Belajar; Siswa.
Islam dan Filsafat Stoisisme: Kajian Buku Filosofi Teras Karya Henry Manampiring Maulida Ilhami Zuhruful Ilmi; Ganjar Eka Subakti
Cakrawala: Jurnal Studi Islam Vol 18 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/cakrawala.8399

Abstract

Filsafat stoisisme memiliki prinsip utama yaitu hidup selaras dengan alam. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan keterkaitan nilai-nilai dalam filosofi stosisme yang terdapat dalam buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring dengan nilai-nilai yang ada dalam ajaran Islam. Penelitian literatur ini dilakukan dengan metode kualitatif dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat keterkaitan dan persamaan antara nilai-nilai dalam filosofi stoisisme dengan Islam, meskipun keduanya memiliki dasar kebijakan yang berbeda. Anjuran hidup selaras dengan alam yang ada dalam filosofi stoisisme memiliki persamaan dengan konsep sunnatullah dalam ajaran Islam. Amor fati yang bermakna mencintai takdir juga sejalan dengan konsep takdir, tawakal, husnudzon, dan ikhlas. Selain itu, stoisisme dan Islam memiliki kesamaan cara pandang terhadap kematian.
Perkembangan Industri Wisata Halal Indonesia dan Dunia Fadhlan, Muhammad; Subakti, Ganjar Eka
Indonesia Journal of Halal Vol 5, No 1 (2022): Indonesia Journal of Halal
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v5i1.14385

Abstract

Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana perkembangan industri wisata halal di Indonesia maupun di dunia. Wisata halal merupakan pembeda dengan wisata pada umumnya karena didasarkan pada hukum Islam yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadist. Pengembangan wisata halal menjadi alterantif bagi industri wisata di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode studi literatur seperti buku dan beberapa jurnal ilmiah yang sudah ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini perkembangan wisata halal Indonesia dan dunia sudah berkembang dan akan menjadi kompetitor di bidang wisata. Indonesia sendiri memiliki potensi wisata yang sangat besar begitu pun di dunia seperti Malaysia, Jepang, Korea dan Turki yang saat ini tengah mengembangkan industri wisata halal.
Perkembangan Industri Halal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Manusia Adamsah, Bahtiar; Subakti, Ganjar Eka
Indonesia Journal of Halal Vol 5, No 1 (2022): Indonesia Journal of Halal
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v5i1.14416

Abstract

Sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang besar terhadap perkembangan industri halal dan syariah. Namun sayangnya, potensi tersebut belum diimbangi dengan prestasi yang baik di tingkat global. Kehalalan suatu produk menjadi kebutuhan wajib bagi setiap konsumen, terutama konsumen muslim. Baik itu produk berupa makanan, obat-obatan maupun barang-barang konsumsi lainnya. Industri produk halal, saat ini mengalami perkembangan tidak hanya sekedar produk halal tapi juga menjadi gaya hidup halal. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normative dengan metode penelitiannya adalah penlitian kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal maka ada penjamin dan kepastian hukum tentang penjaminan produk halal. Untuk menjadi pemain utama industri halal dunia, perlu dukungan penuh dari pemerintah. Roadmap industri halal perlu dibuat secepat mungkin agar tujuan dan perkembangan industri halal di Indonesia lebih terarah. Keberadaan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) diharapkan juga dapat membantu perkembangan industri halal di Indonesia.
Pengaruh Budaya Ngabuburit Pada Bulan Ramadhan Terhadap Perilaku Konsumtif Umat Islam Selvi Vebriyanti; Eka Subakti, Ganjar
Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Vol. 7 No. 2 (2023): Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial
Publisher : Prodi Sosiologi Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asketik.v7i2.1170

Abstract

Ngabuburit merupakan budaya masyarakat yang hadir di bulan ramadhan, umumnya kegiatan ngabuburit ini dilaksanakan di sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa. Kegiatannya pun beragam mulai dari mengaji sampai berbelanja kudapan untuk berbuka puasa. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh budaya ngabuburit pada bulan ramadhan terhadap perilaku konsumtif umat islam. Penelitian ini menggunakan metode riset kuantitatif, yang mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang kemudian disebarluaskan pada media sosial, dengan kategori yang ditentukan berdasarkan sampling kuota, analisis riset yang dilakukan melalui regresi linier sederhana. Riset ini menguji keadaan ada tidaknya pengaruh indikator dari variabel X (Budaya Ngabuburit) terhadap variabel Y (Perilaku Konsumtif). Berdasarkan hasil riset maka didapatkan nilai koefesien sebesar 0.424 dimana nilai tersebut menunjukan bahwa tingkat hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat bernilai sedang dengan pengaruh sebesar 18% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. kata kunci; budaya, konsumtif, ngabuburit, ramadhan, umat islam
Upaya Nahdlatul Ulama dalam Melawan Kolonialisme dan Imperialisme pada Masa Pergerakan Nasional Indonesia 1926 – 1942 Asiah, Nur; Subakti, Ganjar Eka
MISYKAT AL-ANWAR JURNAL KAJIAN ISLAM DAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.7.2.135-148

Abstract

Meningkatkan Student Engagement dalam Pembelajaran Sejarah pada Mata Pelajaran PAI melalui Pesta Topeng Subakti, Ganjar Eka; Faqihuddin, Achmad; Ilyasa, Faisal Fauzan; Muflih, Abdillah
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i2.23290

Abstract

Abstrak: Pentingnya penelitian ini yaitu untuk mengatasi tantangan dalam pembelajaran Sejarah pada PAI dengan memperkenalkan pendekatan inovatif. Penelitian ini mengungkapkan pentingnya memperbaiki tingkat keterlibatan siswa dalam pembelajaran Sejarah pada PAI dengan menggunakan pendekatan inovatif melalui Pesta Topeng dengan menciptakan suasana belajar yang kreatif dan mengundang partisipasi aktif siswa. Riset ini menjawab permasalahan dimana siswa mengalami kurangnya keterlibatan aktif dalam pembelajaran, yang dapat berdampak negatif pada pemahaman mereka terhadap sejarah dan nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini melibatkan penerapan Pesta Topeng sebagai strategi interaktif dalam pembelajaran Sejarah PAI. Pesta Topeng dipilih karena dapat menciptakan suasana belajar yang kreatif, menyenangkan, dan mengundang partisipasi aktif siswa. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 4 guru PAI dan 100 siswa yang terdiri dari kelas XI dan XII yang mengikuti mata pelajaran PAI sebagai subjek penelitian di Sekolah Menengah Atas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis kuesioner. Data dianalisis dengan bantuan perangkant lunak NVivo 12. Pesta Topeng mampu memotivasi siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Hasil survei menunjukkan 95% siswa menjadi termotivasi untuk terlibat dalam pembelajaran. Hasil survei juga menunjukkan 85% siswa menunjukkan peningkatan minat terhadap sejarah dan pemahaman mendalam terkait nilai-nilai keagamaan yang sebelumnya hanya 53%. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran Sejarah pada mata pelajaran PAI. Strategi Pesta Topeng dapat dijadikan alternatif inovatif untuk mengatasi masalah keterlibatan siswa, menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, dan meningkatkan efektivitas pendidikan keagamaan dalam mengembangkan pemahaman dan keterampilan siswa. Implikasi hasil penelitian bagi guru dapat meningkatkan keterampilan dalam merancang dan menyelenggarakan yang menarik dan relevan dengan materi pembelajaran. Bagi sekolah dapat membuat lingkungan belajar yang mendukung dan mendorong partisipasi aktif siswa. Bagi pembuat kebijakan pendidikan dapat mendorong pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung penggunaan pendekatan inovatif dalam pembelajaran.Abstract: The importance of this study lies in addressing the challenges in learning History in Islamic Religious Education (PAI) by introducing an innovative approach. This research highlights the significance of enhancing student engagement in PAI History lessons through the use of an innovative approach via the Pesta Topeng, creating a creative learning environment that fosters active student participation. This study addresses the issue where students experience a lack of active engagement in learning, which can negatively impact their understanding of history and religious values. The research involved implementing the Pesta Topeng as an interactive strategy in PAI History education. The Pesta Topeng was chosen because it can create a creative, enjoyable learning atmosphere and invite active student participation. The study was conducted involving 4 PAI teachers and 100 students from grades XI and XII who were enrolled in the PAI subject as research subjects in a Senior High School. Data collection was conducted through participatory observation, interviews, and questionnaire analysis. Data were analyzed using NVivo 12 software. The Pesta Topeng was able to motivate students to participate more actively in the learning process. Survey results indicated that 95% of students were motivated to engage in learning. Additionally, 85% of students showed an increased interest in history and a deeper understanding of religious values, up from previously 53%. This research provides a significant contribution to efforts to enhance the quality of History education in PAI subjects. The Pesta Topeng strategy can be considered an innovative alternative to address the issue of student engagement, creating a more dynamic learning environment, and improving the effectiveness of religious education in developing student understanding and skills. The implications of the research results for teachers can enhance skills in designing and conducting engaging and relevant educational content. For schools, it can create a supportive learning environment that encourages active student participation. For educational policymakers, it can encourage the development of educational policies that support the use of innovative approaches in learning.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF IMAM Al-ZARNUJI DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM PADA ERA SOCIETY 5.0 Tanjung, Fadhilah Sukmawati; Eka Subakti, Ganjar
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol 21 No 1 (2023): (April 2023)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/ar-risalah.v21i1.1920

Abstract

Era Society 5.0 succeeded in coloring the world of Islamic education in Indonesia. The world of Islamic education is experiencing a digital transformation that brings real changes to people's paradigms and behavior. This study uses a type of qualitative research with the method of literature (library research). The results of the study found that the educational ideas formulated by al-Zarnuji were related to educational goals, curriculum, teachers, students, and learning methods. Al-Zarnuji's Islamic educational thinking is still relevant to be applied in the Society 5.0 era.
Efforts to Foster Students' Attitude of Independence Through Islamic Entrepreneurship Activities at Al-Aziz Islamic Boarding School Hikayat, Bunga Anisa; Fakhruddin, Agus; Subakti, Ganjar Eka
Medina-te : Jurnal Studi Islam Vol 20 No 2 (2024): Medina-Te: Jurnal Studi Islam
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/medinate.v20i2.24989

Abstract

The goals of Islamic Religious Education (PAI) are in principle in line with the character values developed by the government, one of which is the value of independence. Therefore, PAI has a role as a means for the realization of these character values. Regarding the increase in the number of unemployed based on education levels that are not in accordance with ideal conditions, it is a phenomenon that is quite concerning. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS), shows that until February 2024, the unemployment rate at the vocational and high school levels is still the largest contributor to unemployment compared to graduates from other education levels. Therefore, the attitude of student independence needs to be maximized. Just as the Prophet (saw) became an entrepreneur for ± 25 years and became an exemplary example for his people to form an attitude of independence from a young age. This research generally aims to describe efforts to foster independence attitudes through Islamic entrepreneurship at Al-Aziz Islamic Boarding School High School. This research is important to be carried out as a reference for efforts to reduce the unemployment rate and improve the quality of students so that they become useful human beings and have a strong survival of life. This research uses a qualitative approach and a case study method with data collection techniques, namely observation, interview, and documentation. The results of the study show that the Islamic entrepreneurship program at Al-Aziz IBS High School has succeeded in shaping students' attitudes of independence in accordance with six indicators of independence in a person.
Pengaruh Budaya Ngabuburit Pada Bulan Ramadhan Terhadap Perilaku Konsumtif Umat Islam Vebriyanti, Selvi; Subakti, Ganjar Eka
Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Vol. 7 No. 2 (2023): Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial
Publisher : Prodi Sosiologi Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/asketik.v7i2.1170

Abstract

Ngabuburit merupakan budaya masyarakat yang hadir di bulan ramadhan, umumnya kegiatan ngabuburit ini dilaksanakan di sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa. Kegiatannya pun beragam mulai dari mengaji sampai berbelanja kudapan untuk berbuka puasa. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh budaya ngabuburit pada bulan ramadhan terhadap perilaku konsumtif umat islam. Penelitian ini menggunakan metode riset kuantitatif, yang mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang kemudian disebarluaskan pada media sosial, dengan kategori yang ditentukan berdasarkan sampling kuota, analisis riset yang dilakukan melalui regresi linier sederhana. Riset ini menguji keadaan ada tidaknya pengaruh indikator dari variabel X (Budaya Ngabuburit) terhadap variabel Y (Perilaku Konsumtif). Berdasarkan hasil riset maka didapatkan nilai koefesien sebesar 0.424 dimana nilai tersebut menunjukan bahwa tingkat hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat bernilai sedang dengan pengaruh sebesar 18% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. kata kunci; budaya, konsumtif, ngabuburit, ramadhan, umat islam