Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

TETRASIKLIN RESISTANCE IN Escherichia coli ISOLATED FROM PIG FARM, PIG SLAUGTERHOUSE, AND THE ENVIRONMENT IN BANTEN PROVINCE Pazra, Debby Fadhilah; Latif, Hadri; Basri, Chaerul; Wibawan, I Wayan Teguh
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 17, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v17i4.32529

Abstract

This study aims to determine the prevalence of tetracycline antibiotic resistance to Escherichia coli (E. coli) isolated from farms, pig slaughterhouses, and the environment in Banten Province. This study used 44 samples of solid waste/feces and effluent from pig farms, 10 samples of floor swab and effluent from pig slaughterhouses and 4 samples of the environment (river water). Isolation and identification ofE. coli using Tryptone Bile X-Glucuronide (TBX), MacConcey Agar (MCA) media and confirmed by indole test. Sensitivity test against oxytetracycline and tetracycline antibiotics was carried out using Kirby-Bauer method (disc diffusion). The results showed that oxytetracycline was the most resistant antibiotic. The prevalence of oxytetracycline resistance was highest in farms in solid waste/feces samples (56.82%), pig slaughterhouses in effluent samples (80%) and environment in river samples (upstream, downstream) (100%). Tetracycline showed the highest prevalence in solid waste/feces samples of farm (40.91%), in floor swab samples of pig slaughterhouses (70%), in upstream river samples of environment (100%). This study indicates that waste from farms and pig slaughterhouses could be a source of transmission of E. coli resistant to tetracycline antibiotics to the environment.
Praktik Kesejahteraan Hewan di Tempat Pemotongan Itik di Pasar Tradisional di Kota Bogor Farrah Nadhira, Ivania Farrah Nadhira; Purnawarman, Trioso; Basri, Chaerul
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 13 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.13.3.199-208

Abstract

Kesejahteraan hewan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dan diterapkan dalam pemotongan hewan ternak, termasuk pemotongan pada itik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat praktik kesejahteraan hewan pada proses penyembelihan itik di pasar tradisional di Kota Bogor. Pemotongan itik di Kota Bogor hanya dilakukan di tiga pasar dengan total keseluruhan terdapat tujuh pemotongan sehingga seluruhnya dijadikan sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan penilaian terhadap praktik kesejahteraan hewan dengan menggunakan checklist yang terdapat dalam Pedoman Pembinaan Kesrawan Pada Unit Usaha Produk Hewan Tahun 2023. Aspek kesejahteraan hewan yang dinilai meliputi aspek kedatangan, istirahat, pra-penyembelihan, penyembelihan, sumber daya manusia, dan rencana darurat. Kategori penilaian tingkat praktik kesejahteraan hewan dikategorikan menjadi baik, sedang, dan buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71% pemotongan itik di pasar tradisional di Kota Bogor berkategori sedang, sementara 29% berkategori buruk, dan tidak ada pemotongan berkategori baik. Penyimpangan ini banyak terjadi pada aspek kedatangan, pr-penyembelihan, sumber daya manusia, dan rencana darurat. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan praktik kesejahteraan melalui program Edukasi, Informasi, dan Komunikasi serta perlu dilakukan pemantauan pemotongan itik secara berkala oleh instansi terkait.