Claim Missing Document
Check
Articles

Penentuan Kompetensi Mahasiswa dengan Algoritma Genetik dan Metode Fuzzy C-Means Rosalia Hadi; I Ketut Gede Darma Putra; I Nyoman Satya Kumara
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15 No 2 (2016): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan kompetensi mahasiswa merupakan hal yang penting karena akan memudahkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja yang sesuai dengan kompetensinya dimana kompetensi  akan berpengaruh  positif  terhadap  kinerja seseorang  dalam pekerjaannya. Teknik klasterisasi data telah dipakai dengan sangat luas sekarang ini. Namun pada kenyataannya, masalah-masalah tentang fitur yang digunakan dalam proses klasterisasi data masih sangat diabaikan, sehingga kerap kali terjadi penggunaan fitur yang kurang relevan dalam proses klasterisasi data tersebut. Untuk itu penelitian ini menggunakan penggabungan antara Algoritma Genetik dan Fuzzy C-Means dalam penentuan kompetensi mahasiswa. Data uji yang digunakan adalah data mahasiswa program studi Sistem Informasi STIKOM Bali. Algoritma Genetik digunakan dalam menentukan fitur yang relevan dan Fuzzy C-Means digunakan dalam melakukan klasterisasi data secara optimal. Kombinasi antara dua buah algoritma ini menghasilkan dari 77 fitur yang dimiliki oleh dataset, hanya 61 fitur yang relevan dan valid untuk digunakan dalam proses clustering. Hasil percobaan yang dilakukan, penggabungan Algoritma Genetik dan Fuzzy C-Means memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan Fuzzy C-Means saja dengan persentase rata-rata kesesuaian pada pengujian yang dilakukan adalah sebesar 88.89%.
IMPLEMENTASI ALGORITMA APRIORI UNTUK MENEMUKAN FREQUENT ITEMSET DALAM KERANJANG BELANJA Adie Wahyudi Oktavia Gama; I Ketut Gede Darma Putra; I Putu Agung Bayupati
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15 No 2 (2016): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Algoritma apriori menggunakan pendekatan iteratif dimana k-itemset digunakan untuk mengeksplorasi (k+1)-itemset. Calon (k+1)-itemset yang mengandung frekuensi subset yang jarang muncul atau dibawah threshold akan dipangkas dan tidak dipakai menentukan aturan asosiasi. Aturan asosiasi berbentuk if antecedent then consequent. Implementasi algoritma apriori didahului dengan persiapan database transaksi serta penentuan batas minimum support dan confidence. Algoritma apriori akan menemukan kombinasi dengan cara iterasi yaitu scaning database berulang-ulang, memasangkan satu item dengan item lainnya dan mencatat jumlah kemunculan kombinasi dalam keseluruhan transaksi. Frequent itemset ditentukan dengan memilih itemset yang nilai kemuculannya diatas atau sama dengan nilai minimum support dan kemudian menjadi calon aturan asosiasi. Persentase nilai support dan confidence dari masing-masing calon aturan asosiasi kemudian dihitung. Aturan asosiasi yang berlaku dipilih dari yang memenuhi syarat minimum support dan confidence. Penelitian ini membuktikan bahwa algoritma apriori cocok diimplementasikan untuk mencari frequent itemset pada keranjang belanja. Aturan asosiasi yang dibentuk dari frequent itemset tersebut dapat dipakai sebagai pendukung keputusan dalam penjualan.
SEGMENTASI CITRA RETINA DIGITAL RETINOPATI DIABETES UNTUK MEMBANTU PENDETEKSIAN MIKROANEURISMA I Ketut Gede Darma Putra; I Gede Suarjana
Jurnal Teknologi Elektro Vol 9, No 1 (2010): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retinopati diabetes merupakan komplikasi mikro vaskuler yang dapat terjadi pada penderita diabetes dan menyerang fungsi penglihatan. Gejala klinis dari penyakit ini adalah munculnya mikroaneurisma yang merupakan pembengkakan pembuluh darah berukuran mikro dan dapat terlihat sebagai titik-titik kemerahan pada retina. Sistem segmentasi citra retina digital untuk membantu pendeteksian mikroaneurisma adalah sistem yang dikembangkan untuk melakukan segmentasi terhadap citra retina sehingga citra retina yang dihasilkan layak digunakan sebagai masukan pada sistem identifikasi mikroaneurisma. Pada penelitian ini dilakukan kombinasi terhadap metode-metode seperti variasi grayscale (grayscale biasa, red channel, green channel, blue channel), filter Gaussian, histogram modifikasi (histogram ekualisasi dan adaptif histogram ekualisasi), binerisasi (iterasi dan threshold ganda), filter median dan pelabelan komponen terhubung. Pengujian masing-masing kombinasi dilakukan pada citra retina yang berasal dari basis data Departement of Ophthamology, Faculty of Medicine,University of Kuopio, Finland dan dihitung akurasi dengan membandingkan hasil penandaan dokter antara citra asli dan citra hasil segmentasi. Hasilnya kombinasi metode dengan grayscale green channel, filter Gaussian, adaptif histogram ekualisasi 9 x 9, Threshold ganda dengan T1=70 dan T2=90, dan filter median memberikan akurasi sistem yang paling tinggi yaitu sebesar 94%.
Local Adaptive Thresholding Pada Preprocessing Citra Lontar Aksara Bali Ni Putu Sutramiani; IKetut Gede Darmaputra; Made Sudarma
Jurnal Teknologi Elektro Vol 14 No 1 (2015): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2015.v14i01p06

Abstract

Balinesse lontar digitalization generates image file which acquired through a scanner or camera. Lontar image has noise because the results of the acquisition of the original lontar contained brown color that exist on the leaves. Therefore this paper focuses on improving the quality of the image to remove noise contained in the image by thresholding process. The method used in this paper is a Local Adaptive Thresholding. The test results in this paper generates the best image with the window (W)=70 and the threshold value (C)=0.05 which proved to remove noise at most of the few testing that has been done in this paper
SISTEM VERIFIKASI MENGGUNAKAN GARIS-GARIS TELAPAK TANGAN I Ketut Gede Darma Putra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 6 No 2 (2007): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telapak tangan merupakan biometrika yang masih relatif baru, yang memiliki karakteristika unik berupa garis-garis (rajah) telapak tangan dan bersifat stabil. Keunikan dan kestabilan rajah tersebut merupakan ciri handal setiap telapak tangan.Sistem verifikasi telapak tangan merupakan proses pencocokan telapak tangan yang diuji dengan suatu telapak tangan yang diklaim. Hasilnya adalah suatu keputusan apakah telapak tangan yang diuji milik pengguna sah (genuine user) atau tidak sah (imposter user). Proses perolehan ciri rajah telapak tangan memegang peranan penting terhadap keberhasilan verifikasi. Pada tulisan ini, ciri-ciri rajah telapak tangan diperoleh dengan menggunakan metode deteksi garis dan operasi blok. Sedangkan proses pencocokan menggunakan metrika korelasi.Sistem yang dibuat diuji menggunakan sekitar 1000 citra telapak tangan milik 200 orang, setiap orang diwakili 5 sampel telapak tangan. Dua dari 5 citra sampel tersebut digunakan sebagai citra uji, sedangkan sisanya (3) untuk citra acuan. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu memberikan unjukkerja tinggi yaitu sekitar 97% tepat, atau memiliki EER sekitar 1.42%.
Perbandingan Metode SOM/Kohonen dengan ART 2 pada Data Mining Perusahaan Retail Anak Agung Gede Bagus Ariana; I Ketut Gede Darma Putra; Linawati Linawati
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 2 (2017): (May - Agustus) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i02p10

Abstract

Intisari—Penelitian ini ingin mengetahui unjuk kerja metode clustering data berbasis jaringan saraf tiruan. Menggunakan data set profil pelanggan UD. Fenny tahun 2009 dengan atribut Recency, Frequency dan Monetary. Metode clustering yang dibandingkan pada penelitian ini adalah Self Organizing Map dan Adaptive Resonance Theory 2. Evaluasi kinerja metode dilakukan dengan mengukur validasi index dari cluster yang terbentuk. Validasi cluster yang digunakan antara lain Indeks Davies-Bouldin, Indeks Dunn dan Indeks Silhouette. Hasil pengujian menunjukkan metode Self Organizing Map lebih baik dalam melakukan proses clustering data.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi TPA Sampah Menggunakan Metode Min_Max Inference Fuzzy Ni Kadek Ariasih; I P Agung Bayupati; I Ketut G. Darmaputra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 14 No 1 (2015): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2015.v14i01p02

Abstract

Disadari bahwa pemilihan lokasi Tempat Pambuangan Akhir (TPA) sampah sangatlah rumit mengingat banyaknya faktor yang perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu diperlukan kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan lokasi sampah yang layak dan memenuhi persyaratan. Adapun persyaratan tersebut dikukuhkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-3241-1994 yaitu tentang tata cara pemilihan lokasi TPA. Dalam penelitian ini disusun berdasarkan tahapan regional, dimana tahapan untuk menghasilkan peta yang berisi daerah dalam wilayah perencanan yang terbagi menjadi beberapa zona kelayakan. Dengan menggunakan metode Min- Max Inference Fuzzy memudahkan dalam melakukan analisis data untuk menghasilkan keputusan layak, cukup layak dan Tidak layak suatu lokasi yang dipilih.
PENGENALAN KEPRIBADIAN SESEORANG BERDASARKAN SIDIK JARI DENGAN METODE FUZZY LEARNING VECTOR QUANTIZATION DAN FUZZY BACKPROPAGATION I Gede Sujana Eka Putra; I K G Darma Putra; I Putu Agung Bayupati
Jurnal Teknologi Elektro Vol 13 No 2 (2014): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/10.24843/MITE.2015.v13i02p08

Abstract

Kepribadian dapat diidentifikasi melalui analisis pola sidik jari. Pengenalan kepribadian umumnyamenggunakan uji psikometri melalui serangkaian tahapan yang relatif panjang. Melalui analisis pola sidik jari, dapatdiidentifikasi kepribadian secara lebih efisien. Penelitian ini mengajukan algoritma klasifikasi Fuzzy LearningVector Quantization (Fuzzy LVQ) karena waktu komputasi yang lebih cepat dan tingkat pengenalan yang tinggi, dandengan metode Fuzzy Backpropagation yang mampu menyelesaikan model data non linier. Tahapan penelitianterdiri dari akuisisi dan klasifikasi. Tahapan pertama melalui akuisisi sidik jari, ekstraksi fitur, proses pelatihan, danpre-klasifikasi. Selanjutnya tahap klasifikasi, melalui klasifikasi fitur sidik jari uji menggunakan algoritma FuzzyLVQ, dibandingkan dengan Fuzzy Backpropagation. Kepribadian diidentifikasi melalui pola hasil klasifikasimenggunakan basis pengetahuan dermatoglyphics. Unjuk kerja diukur dari pencocokan pola hasil pre-klasifikasidan hasil klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan klasifikasi Fuzzy LVQ tingkat kecocokan tertinggi 93,78%dengan iterasi pelatihan maksimum=100 epoh pada target error 10-6. Sedangkan Fuzzy Backpropagation dengantingkat kecocokan tertinggi 93,30% dengan iterasi maksimum diatas 1000 epoh pada target error 10-3. Hal inimenunjukkan Fuzzy LVQ memiliki unjuk kerja lebih baik dibandingkan Fuzzy Backpropagation. Survey respondendilakukan untuk menguji kesesuaian analisa kepribadian sistem dibandingkan dengan kepribadian responden, danhasil survey menunjukkan analisa kepribadian sistem sebagian besar cocok dengan kepribadian responden.
Ekstraksi Ciri pada Citra Iris Menggunakan Gabor 2-D I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi; I Putu Agung Bayupati; I Ketut Gede Darma Putra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15 No 1 (2016): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2016.v15i01p03

Abstract

Abstrak – Iris merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang sering digunakan dalam sistem pengenalan biometrik karena tingkat perbedaannya yang tinggi. Ektraksi ciri merupakan salah satu tahapan yang dilalui dalam pengembangan sistem pengenalan biometrik iris. Tahap ini bertujuan untuk mengekstrak informasi dari citra iris yang telah disegmentasi sehingga dapat digunakan sebagai ciri unik dari iris bersangkutan. Pada paper ini tahap ekstraksi ciri dilakukan dengan menggunakan tapis Gabor 2-D. Tapis tersebut digunakan karena mampu menyediakan representasi gabungan yang optimal dari sinyal dalam domain spasial dan frekuensi. Hasil penerapan tapis Gabor 2-D didemodulasi dengan menggunakan quadrature Gabor 2-D untuk menghasilkan iris code yang dijadikan sebagai informasi pembeda (fitur ciri) iris. Hasil uji coba pada penelitian ini menghasilkan fitur iris terbaik ketika ukuran tapis yang digunakan adalah 33×33. Sudut orientasi yang digunakan untuk fitur real dan imaginary adalah -45º, 0º, 45º, dan 90º. DOI: 10.24843/MITE.1501.03
PENENTUAN LOKASI BTS PT. SMARTFREN MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP putu roy nurbhawa; I Ketut Gede Darma Putra; Nyoman Gunantara
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 3 (2017): (September - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2017.v16i03p11

Abstract

One way to increase service coverage of telecom operators such as PT. Smartfren is by adding or building new Base Transceiver Stations (BTS). To determine where to place the new BTS, there are several criteria and sub criteria that must be considered. Incorrect choice of criteria and sub criteria or lack of data can cause the new BTS to be built in a less precise location thus the service coverage will not be optimal. Based on that consideration, a decision-making system application to determine BTS location is created using Fuzzy AHP method with VB and MySQL applications. The outcome of this application is a list of area, in several regencies, from the highest to the lowest score of BTS location based on the selected criteria and sub-criteria. It helps the user in knowing the most appropriate location for the placement of PT. Smartfren’s new BTS. [TURNITIN 19%, 22022017]
Co-Authors A. A. K. Oka Sudana Adie Wahyudi Oktavia Gama Agung Udayana Putra Ahmad Catur Widyatmoko Anak Agung Ketut Agung Cahyawan Wiranatha Anak Agung Kompiang Oka Sudana Anindya Santika Devi Ariana, Anak Agung Gede Bagus Arsa, Dewa Made Sri Arya Widyaningrat, Made Gunawan Astutik, Dian Bagus Yudistira Citra Arum Sari Desak Ayu Savita Desak Ayu Sista Dewi Desy Purnami Singgih Putri Dewa Agung Krishna Arimbawa P Dewa Ayu Nadia Taradhita Dewa Made Sri Asra Dwi Putra Githa Dwi Rusjayanthi, Dwi Erdiawan Erdiawan Erdiawan Erdiawan Erdiawan Erdiawan, Erdiawan G M Arya Sasmita Gede Eridya Bayu Gede Ngurah Pasek Pusia Putra Gede Riska Wiradarma I Dewa Gede Wahya Dhiyatmika I Gede Aditya Nugraha I Gede Galang Surya Prabawa I Gede Hendra Parwata I Gede Suarjana I Gede Sujana Eka Putra I Gede Sujana Eka Putra, I Gede Sujana Eka I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi I Gusti Ayu Triwayuni I Gusti Made Ngurah Ardi Yasa I Gusti Ngurah Dwiva Hardijaya I Kadek Erik Priyanto I Kadek Surya Widiakumara I Ketut Adi Purnawan I Made Agus Dwi Suarjaya I Made Aris Satia Widiatmika I Made Budi Adnyana I Made Budi Sentana I MADE SUDARMA I Made Sukafona I Made Sukarsa I Made Sukarsa I Made Sunia Raharja I Made Suwija Putra I Made Suwija Putra, I Made I Made Yudha Arya Dala I N Satya Kumara I Nyoman Gede Arya Astawa I Nyoman Gunantara I Nyoman Piarsa I Nyoman Putu Suwindra I Nyoman Satria Paliwahet I Putu Adi Purnawan I Putu Agung Bayupati I Putu Agus Eka Darma Udayana I Putu Agus Eka Darma Udayana, I Putu Agus Eka I Putu Agus Eka Pratama I Putu Arya Dharmaadi I Putu Bayu Krisnawan I Putu Indra Permana I Putu Jordi Astika I Putu Satwika Putra I Putu Yoga Pertama Yasa I Wayan Agus Surya Darma I Wayan Budi Sentana I Wayan Gunaya I Wayan Muka I Wayan Ryon Waryanta I Wayan Wahyu Gautama Ida Ayu Dwi Giriantari Ida Ayu Putu Febri Imawati Ida Bagus Nyoman Yoga Ligia Prapta Kadek Adi Praptha Kadek Suar Wibawa Komang Ayu Triana Indah Komang Budiarta Lie Jasa Linawati Linawati Luki Ardiantoro M Sudarma Made Adi Widyatmika Made Sudarma Made Sudarma Made Sudarma Mimin F Rohmah Minho Jo Minho Jo Minho Jo Naser Jawas Ni Kadek Ariasih, Ni Kadek Ni Kadek Dwi Rusjayanthi, Ni Kadek Ni Kadek Riska Sadini Ni Komang Surya Cahyani Putri Ni Komang Sutiari Ni Komang Widyasanti Ni Luh Gede Pivin Suwirmayanti, S.Kom, MT, Ni Luh Gede Pivin Ni Made Ary Esta Dewi W Ni Made Ary Esta Dewi Wirastuti Ni Made Ika Marini Mandenni Ni Putu Ayu Oka Wiastini Ni Putu Chendy Widya Santi Ni Putu Intan Waindika Dharma Ni Putu Ratindia Apriyanti Ni Putu Sutramiani Nyoman Purnama, Nyoman Nyoman Putra Sastra Nyoman S Kumara Nyoman Sumerta Yasa Perdana, I Putu Iduar Pirade, Evangelika Purnamaswari, Anak Agung Arimas Putra, I Made Suwija Putri Isma Oktawiani Putu Githa Pratiwi Putu Manik Prihatini Putu Putri Wrestra Saridewi putu roy nurbhawa Putu Wira Buana Ricky Aurelius Nutanto Diaz, Ricky Aurelius Riskiyanti, Zuraida Malini Cantika Risky Aswi R, Risky Rosalia Hadi Rukmi Sari Hartati Rukmi Sari Hartati Siti Helmyati Sulya Arya Wasika Tri Ginarsa, I Nyoman Adi Wayan Oger Vihikan Wijayakusuma, I Gusti Ngurah Lanang Wira Bhuana Wira Bhuana, Wira Wiranatha, AA.Kt. Agung Cahyawan Yandi Perdana Yogiswara Dharma Putra Yudiadewi, Made Aprisintia Yusliza Binti Mohd Yasin