Claim Missing Document
Check
Articles

WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU PAUD PENAMBANGAN: WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU PAUD PENAMBANGAN Tirtoni, Feri; Luluk Iffatur Rocmah; Rofiqul Halim
Kanigara Vol 4 No 1 (2024): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v4i1.7933

Abstract

This community service aims to explore strategies for increasing the role of preschool teachers in implementing the independent curriculum. The method used in community service is the socialization method, through this service through the implementation of activities such as seminars and question and answer sessions. The conclusion of this community service reveals that the role of the teacher is the main driver, the essence of the concept of "Freedom to Learn" actually lies in the individual who learns. The main focus is to ensure that learning does not cause pressure or stress, but rather allows creativity, innovation, and freedom without limitations under the "Freedom to Learn" approach. "more appropriate to the stage of development of children who are basically still in the world of play, a natural learning process, with the aim of achieving intellectual freedom. The flow of learning objectives is defined as a series of learning objectives that are arranged logically according to the learning sequence from beginning to end. Each of these sub-elements needs to be facilitated in learning activities in the PAUD unit so that children receive holistic learning achievement elements.
Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Kegiatan Ice Breaking: Penerapan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Angelina, Vivi; Rocmah, Luluk Iffatur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia 5-6 tahun di TK AL-Muhajirin Sumengko melalui kegiatan ice breaking. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 anak dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking bisa meningkatkan motivasi belajar anak di TK AL-Muhajirin Sumengko. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang diperoleh di lapangan, pada kondisi awal motivasi belajar anak sangat rendah dengan presentasi 58% pada pra siklus. Hasil penelitian dengan menggunakan kegiatan ice breaking pada siklus l meningkat dengan presentase sebesar 61,4%. Pada siklus ll presentase peningkatan motivasi belajar mencapai 78,3%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bahwa dengan penggunaan kegiatan ice breaking pada anak usia dini efektif untuk meningkatkan motivasi belajar.
Application Of The Steam Method With Loose Parts To Stimulate Critical Thinking In Children Aged 5-6 Years At Aisyiyah Bustanul Athfal Iv Kindergarten, Sidoarjo Nurmala, Dinda; Luluk Iffatur Rocmah
Academia Open Vol 9 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.9.2024.7820

Abstract

Learning that provides space for children to be able to solve problems and make decisions independently is one of the learning strategies that can be used to improve children's critical thinking skills. The STEAM method is a reform in the world of education that combines science, mathematics in order to have a logical and rational mindset, so that children can understand phenomena critically and logically. The research was carried out by conducting direct observation in learning activities in the classroom. Then the results of the observations were corroborated by interviews conducted with school principals, class educators and students who directly played a role in the process of implementing the STEAM method with Loosepart. Data analysis in this research uses analysis which includes three stages, namely data reduction is the process of selecting, focusing on simplification, abstracting and transforming raw data that emerges from written records in the field. In stimulating children's critical thinking, educators provide opportunities to observe and explore the tools and materials in front of them with various senses. So that children are encouraged to be more curious about what they will do with various tools and materials. In this way, critical thinking in children can be stimulated so that children have the ability to ask questions and find out about information and observe and explore the tools and materials around them, they also have the ability to solve problems through play activities, and have the confidence to make decisions. in carrying out their activities. Highlights: Interdisciplinary Approach: STEAM method integrates science, technology, engineering, arts, and mathematics, fostering a holistic and logical mindset in children. Loose Parts Play: Utilizing loose parts in learning activities stimulates curiosity, encouraging children to explore and solve problems independently. Observation and Exploration: Educators play a crucial role in providing opportunities for children to observe, explore, ask questions, and make decisions, fostering critical thinking skills. Keywords: STEAM method, Loose parts, Critical thinking, Kindergarten
Improve Initial Numeracy Skills Through Animated Arithmetic Media of Children Aged 5-6 Years at TK Ar-Rochman Pondok Jati Sidoarjo Nurlaila, Anissa; Rocmah, Luluk Iffatur
Academia Open Vol 9 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.9.2024.7907

Abstract

This study discusses efforts to improve initial numeracy skills through animated arithmetic media at Ar-Rochman Kindergarten Pondok Jati Sidoarjo.The research method used is the Classroom Action Research model of Kemmis and Mc.Taggart with the stagees of planning, implementing, observing, and reflecting. Action subjects totaled 15 children. The activity begins with the Pre-Cycle, then the research process uses 2 stages, namely Cycle I, children study with assistance and Cycle II, children study alone with friends. The results of the study showed that the initial numeracy skills of the Pre-Cycle, Cycle I and Cycle II experienced a significant increase. This proves that there is an increase in children’s initial numeracy skills after using animated arithmetic media. Highlights: The study utilizes Classroom Action Research to assess the impact of animated arithmetic media on initial numeracy skills in a kindergarten setting. The research consists of three stages: Pre-Cycle, Cycle I, and Cycle II, demonstrating a progressive improvement in children's numeracy skills. Findings indicate a significant enhancement in children's initial numeracy skills, affirming the effectiveness of animated arithmetic media in the learning process. Keywords: Counting Starts, Children, Animated Arithmatic Media
PENDAMPINGAN PERSIAPAN AKREDITASI SATUAN PAUD MENUJU PAUD BERKUALITAS DI SIDOARJO Budi Sartika, septi; Rocmah, Luluk Iffatur
Journal of Social Comunity Services Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Social Comunity Services (JSCS)
Publisher : Antis-publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/jscs.v1i3.157

Abstract

Adanya akreditasi ini sangat penting dapat dijadikan dasar untuk meningkatkan mutu pendidikan di setiap lembaga pendidikan baik formal maupun non formal, melaksanakan tujuan, misi dan visi sekolah dengan baik, sehingga membuat setiap sekolah giat untuk bersaing meningkatkan mutu pendidikannya baik untuk tingkat dalam negeri sampai luar negeri. Melalui akreditasi sekolah dapat memudahkan identifikasi pemerintah dalam memberikan bantuan operasional dan lainnya kepada lembaga pendidikan yang ada. Mekanisme pelaksanaan kegiatan pendampingan persiapan akreditasi dilakukan di 4 tahapan yaitu tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi sosialisasi, tahap pelaksanaan kegiatan pendampingan, serta tahap evaluasi akhir evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan di 3 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, yaitu Wonoayu, Tulangan, dan Krian. Hasil pendampingan ini berjalan dengan khidmat dan lancar. Dalam pendampingan ini telah dilakukan tiga hal utama yaitu 1) memberikan pembekalan pemahaman mengenai delapan standar nasional yang dijadikan dasar instrument akreditasi, 2) memberikan pemahaman pada tiap-tiap butir instrument pada tiap-tiap standar akreditasi, 3) pendampingan pada lembaga saat menyiapkan dokumen pendukung. Respon guru dari masing-masing lembaga yang mengikuti kegiatan ini sangat positif sehingga guru memahami 8 standar nasional pendidikan yang menjadi dasar dari instrumen akreditasi PAUD. Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan motivasi lembaga PAUD dalam menghadapi proses panjang akreditasi yang dimulai dari pengecekan kelayakan, visitasi, validasi, dan verifikasi.
Penggunaan Media Papan Angka untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1-5 pada anak Usia 3-4 Tahun Khofifah, Niswatul; Rocmah, Luluk Iffatur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia dini melalui media papan angka dan mengetahui penggunaan media papan angka meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak di KB Kartini Ganting. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap pertemuan dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok bermain di KB Kartini Ganting dengan jumlah 10 anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui media papan angka. Dilihat dari hasil ketuntasan belajar anak pada pra siklus 37,5%, siklus I dengan nilai presentase 56,66%, dan siklus II dengan nilai presentase 84,99%.
Strategi Penanaman Kedisiplinan Anak Usia 3-4 Tahun di KB Permata Sunnah Sidoarjo Nurjannah, Indah; Rocmah, Luluk Iffatur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1686

Abstract

Penanaman kedisiplinan pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam membentuk karakter dan perilaku sosial-emosional yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas pendekatan keteladanan dan reinforcement dalam membentuk kedisiplinan pada anak usia 3-4 tahun di lingkungan PAUD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian berupa pendidik dan anak didik di KB Permata Sunnah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keteladanan pendidik, komunikasi yang efektif, dan reinforcement positif maupun negatif secara signifikan meningkatkan kedisiplinan anak. Anak-anak yang diberikan contoh perilaku disiplin oleh pendidik serta mendapatkan reinforcement atas perilaku baik mereka menunjukkan peningkatan tanggung jawab, kepatuhan terhadap tata tertib, dan kemandirian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi strategi keteladanan, komunikasi, dan reinforcement merupakan pendekatan yang efektif dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada pentingnya penerapan strategi integratif dalam sistem pembelajaran di PAUD untuk mengoptimalkan perkembangan karakter disiplin pada anak-anak.
Penerapan Media Dadu Berputar untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia 4-5 Tahun Istiqomah, Lailatul; Rocmah, Luluk Iffatur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan media dadu putar dalam proses pembelajaran dan mengukur efektivitasnya dalam membantu anak mengenali huruf. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan berharga tentang cara meningkatkan keterampilan literasi awal anak melalui metode interaktif yang sesuai dengan perkembangan mereka. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas A KB Nurul Muta'allimin, terdiri dari 9 siswa (7 perempuan dan 2 laki-laki). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan tes. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif, sementara data kuantitatif dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa sebelum tindakan, guru mengalami kesulitan dalam mengajarkan pengenalan huruf. Setelah menggunakan media dadu putar, terjadi peningkatan pengenalan huruf, dari 68,89% di siklus I menjadi 87,22% di siklus II. Pembelajaran dengan media ini dinilai berhasil karena anak menjadi lebih aktif dan terlibat.
PELATIHAN PENINGKATAN KREATIVITAS GURU DALAM PERANCANGAN POSTER DAN PEMBELAJARAN FLIPPEDCLASSROOM DI IGABA SIDOARJO Rindaningsih, Ida; Awaliyah, Warda; Rocmah, Luluk Iffatur; Stutik, Ika Ratna Indra
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1259

Abstract

The Aisyiyah Bustanul Athfal Teachers Association (IGABA) is a community of Early Childhood Education (PAUD) teachers, one of which is in Sidoarjo. In this digital era, educators must master learning methods and technology in education. However, there are quite a few early childhood teachers who still have little knowledge regarding learning methods and educational technology, so the ABDIMAS team program is an effort to overcome the problems faced by IGABA Sidoarjo to provide training to increase creativity in designing posters and flipped classroom learning. The purpose of this activity is to provide assistance to IGABA teachers so that they can develop learning methods and technology in the digital era. The program implementation method is observation, idea planning, activity process, assistance and activity evaluation. This activity was carried out on August 21, 2024 at SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo with a mentoring process from August 22, 2024 to August 27, 2024. The results of this activity are posters that have been made and the application of flipped classroom learning that has began to be implemented by IGABA Sidoarjo.
Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Kegiatan Ice Breaking: Penerapan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Angelina, Vivi; Rocmah, Luluk Iffatur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia 5-6 tahun di TK AL-Muhajirin Sumengko melalui kegiatan ice breaking. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 anak dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking bisa meningkatkan motivasi belajar anak di TK AL-Muhajirin Sumengko. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang diperoleh di lapangan, pada kondisi awal motivasi belajar anak sangat rendah dengan presentasi 58% pada pra siklus. Hasil penelitian dengan menggunakan kegiatan ice breaking pada siklus l meningkat dengan presentase sebesar 61,4%. Pada siklus ll presentase peningkatan motivasi belajar mencapai 78,3%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bahwa dengan penggunaan kegiatan ice breaking pada anak usia dini efektif untuk meningkatkan motivasi belajar.