Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Papan Angka untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1-5 pada anak Usia 3-4 Tahun Khofifah, Niswatul; Rocmah, Luluk Iffatur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia dini melalui media papan angka dan mengetahui penggunaan media papan angka meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak di KB Kartini Ganting. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap pertemuan dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok bermain di KB Kartini Ganting dengan jumlah 10 anak. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui media papan angka. Dilihat dari hasil ketuntasan belajar anak pada pra siklus 37,5%, siklus I dengan nilai presentase 56,66%, dan siklus II dengan nilai presentase 84,99%.
Strategi Penanaman Kedisiplinan Anak Usia 3-4 Tahun di KB Permata Sunnah Sidoarjo Nurjannah, Indah; Rocmah, Luluk Iffatur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1686

Abstract

Penanaman kedisiplinan pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam membentuk karakter dan perilaku sosial-emosional yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi efektivitas pendekatan keteladanan dan reinforcement dalam membentuk kedisiplinan pada anak usia 3-4 tahun di lingkungan PAUD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian berupa pendidik dan anak didik di KB Permata Sunnah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keteladanan pendidik, komunikasi yang efektif, dan reinforcement positif maupun negatif secara signifikan meningkatkan kedisiplinan anak. Anak-anak yang diberikan contoh perilaku disiplin oleh pendidik serta mendapatkan reinforcement atas perilaku baik mereka menunjukkan peningkatan tanggung jawab, kepatuhan terhadap tata tertib, dan kemandirian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi strategi keteladanan, komunikasi, dan reinforcement merupakan pendekatan yang efektif dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada pentingnya penerapan strategi integratif dalam sistem pembelajaran di PAUD untuk mengoptimalkan perkembangan karakter disiplin pada anak-anak.
Penerapan Media Dadu Berputar untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia 4-5 Tahun Istiqomah, Lailatul; Rocmah, Luluk Iffatur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan media dadu putar dalam proses pembelajaran dan mengukur efektivitasnya dalam membantu anak mengenali huruf. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan berharga tentang cara meningkatkan keterampilan literasi awal anak melalui metode interaktif yang sesuai dengan perkembangan mereka. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas A KB Nurul Muta'allimin, terdiri dari 9 siswa (7 perempuan dan 2 laki-laki). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan tes. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif kualitatif, sementara data kuantitatif dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa sebelum tindakan, guru mengalami kesulitan dalam mengajarkan pengenalan huruf. Setelah menggunakan media dadu putar, terjadi peningkatan pengenalan huruf, dari 68,89% di siklus I menjadi 87,22% di siklus II. Pembelajaran dengan media ini dinilai berhasil karena anak menjadi lebih aktif dan terlibat.
PELATIHAN PENINGKATAN KREATIVITAS GURU DALAM PERANCANGAN POSTER DAN PEMBELAJARAN FLIPPEDCLASSROOM DI IGABA SIDOARJO Rindaningsih, Ida; Awaliyah, Warda; Rocmah, Luluk Iffatur; Stutik, Ika Ratna Indra
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1259

Abstract

The Aisyiyah Bustanul Athfal Teachers Association (IGABA) is a community of Early Childhood Education (PAUD) teachers, one of which is in Sidoarjo. In this digital era, educators must master learning methods and technology in education. However, there are quite a few early childhood teachers who still have little knowledge regarding learning methods and educational technology, so the ABDIMAS team program is an effort to overcome the problems faced by IGABA Sidoarjo to provide training to increase creativity in designing posters and flipped classroom learning. The purpose of this activity is to provide assistance to IGABA teachers so that they can develop learning methods and technology in the digital era. The program implementation method is observation, idea planning, activity process, assistance and activity evaluation. This activity was carried out on August 21, 2024 at SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo with a mentoring process from August 22, 2024 to August 27, 2024. The results of this activity are posters that have been made and the application of flipped classroom learning that has began to be implemented by IGABA Sidoarjo.
Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Kegiatan Ice Breaking: Penerapan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Angelina, Vivi; Rocmah, Luluk Iffatur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar anak usia 5-6 tahun di TK AL-Muhajirin Sumengko melalui kegiatan ice breaking. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 anak dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking bisa meningkatkan motivasi belajar anak di TK AL-Muhajirin Sumengko. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang diperoleh di lapangan, pada kondisi awal motivasi belajar anak sangat rendah dengan presentasi 58% pada pra siklus. Hasil penelitian dengan menggunakan kegiatan ice breaking pada siklus l meningkat dengan presentase sebesar 61,4%. Pada siklus ll presentase peningkatan motivasi belajar mencapai 78,3%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan kegiatan ice breaking sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar anak. Disarankan untuk penelitian lebih lanjut hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bahwa dengan penggunaan kegiatan ice breaking pada anak usia dini efektif untuk meningkatkan motivasi belajar.
Pop Up Bilangan Kreatifitas Belajar untuk Anak TK Reiska Primanisa; Rocmah, Luluk Iffatur
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.705

Abstract

Perkembangan kognitif pada anak usia dini secara signifikan mempengaruhi kemampuan mereka untuk mengenali simbol angka, yang membentuk fondasi untuk kemahiran matematika. Namun, di TK DWP KEPADANGAN II, hanya 5 dari 18 siswa yang menunjukkan kemahiran dalam bidang ini, yang menunjukkan adanya kesenjangan yang kritis dalam pendidikan berhitung sejak dini. Untuk mengatasi hal ini, sebuah inisiatif penelitian tindakan kelas dilakukan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal simbol-simbol angka. Melalui intervensi yang ditargetkan, penelitian ini menghasilkan peningkatan yang substansial, dengan tingkat pengenalan mencapai 88,43%. Keberhasilan ini menggarisbawahi efektivitas strategi pembelajaran yang disesuaikan dalam meningkatkan keterampilan matematika awal, menekankan peran penting pendidikan anak usia dini dalam membentuk kemahiran berhitung dan kesiapan akademis.
Memajukan Keterampilan Motorik Halus pada Anak Usia Dini Melalui Intervensi Buku Aktif di Indonesia Setianingsih, Fika Lia; Rocmah, Luluk Iffatur
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.706

Abstract

: Anak usia dini merupakan masa yang sangat berharga bagi anak. Oleh karena itu, sebagai seorang pendidik sangatlah penting untuk mengembangkan kemampuan motorik anak sejak kecil. keterampilan motorik halus anak merupakan perkembangan gerak menggunakan otot-otot halus dengan koordinasi beberapa anggota tubuh tertentu terutama tangan dan mata. Yang dengan ini bertujuan agar anak terbiasa melakukan kegiatan sehari-harinya secara mandiri. Berdasarkan penjelasan, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 3 sampai 4 tahun di KB Al-Quds menggunakan media busy book. Penelitian ini menggunakan 5 indikator yang telah ditentukan, dan dari 10 anak hanya 4 anak yang tuntas kemampuan motorik halusnya sesuai indikator. Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dimulai dari pra siklus dengan persentase nilai sebanyak 34%, siklus I sebanyak 49%, siklus II 78% Berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan media busy book.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Membatik Jumputan Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Dzariyah, Ainun; Rocmah, Luluk Iffatur
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.707

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan Kebaron Tulangan, Sidoarjo, melalui kegiatan membatik jumputan. Pengamatan awal menunjukkan bahwa 6 dari 17 anak mengalami kesulitan dengan kegiatan ini, menandakan kebutuhan akan intervensi. Studi ini menggunakan model spiral berdasarkan kerangka Kemmis dan Taggart, melibatkan pengamatan pra-siklus dan dua siklus intervensi dengan kegiatan terstruktur dan penilaian berkelanjutan. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Intervensi ini secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik halus, seperti dibuktikan dengan peningkatan keberhasilan dalam menyelesaikan tugas dari 69,82% di pra-siklus menjadi 91,91% di siklus kedua. Hasil ini menekankan efektivitas kegiatan kreatif yang melibatkan tangan dalam memajukan perkembangan motorik pada anak-anak muda, menyarankan aplikasi dan penelitian lebih lanjut dalam pengaturan pendidikan yang serupa.
Inclusive Learning at ABA Bebekan Kindergarten: Curriculum and Environment Adaptation: Pembelajaran Inklusif di TK ABA Bebekan: Adaptasi Kurikulum dan Lingkungan Larasati , Laila Rohma; Rocmah, Luluk Iffatur
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 20 No. 2 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v20i2.898

Abstract

General Background : The implementation of inclusive education is a crucial issue in modern education to ensure all children's right to learn is fulfilled. Specific Background : This study specifically describes the implementation of inclusive learning at TK ABA Bebekan, focusing on curriculum adjustments, the use of inclusive learning technology, and the creation of an inclusive learning environment. Knowledge Gap : While the concept of inclusive education is well-known, there is a lack of detailed descriptive case studies that can serve as a practical guide for other institutions. Aims : The purpose of this research is to provide a comprehensive analysis of how TK ABA Bebekan implements inclusive learning. Results : The findings indicate that the implementation follows a systematic process, including child identification, assessment, and curriculum adjustment. This process also incorporates inclusive learning technology and a supportive environment. The study found no differences in implementation except for learning outcomes. Novelty : The research's novelty lies in its detailed and practical description, which can serve as a model for other educational institutions. Implications : The findings are expected to serve as a valuable reference for schools beginning to apply inclusive learning programs, emphasizing that inclusive practices can be implemented effectively without differentiation, except for adjusted learning outcomes. Highlights : This research describes the implementation of inclusive education at TK ABA Bebekan. The implementation process involves child identification, assessment, and curriculum adjustments. The study provides a practical reference for other educational institutions looking to adopt inclusive learning programs. Keywords : Inclusive Education, Curriculum Adjustment, Inclusive Environment, Educational Technology, Early Childhood
Developing Children’s Cooperation Skills through Traditional Bakiak Games: Mengembangkan Keterampilan Kerja Sama Anak-Anak Melalui Permainan Tradisional Bakiak Bariyah, Khoirul; Rocmah, Luluk Iffatur
Indonesian Journal of Islamic Studies Vol. 13 No. 2 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijis.v13i2.1814

Abstract

Specific Background: In modern times, digital games reduce children’s opportunities to develop cooperation and gross motor skills. Gap: Few studies focus on how the traditional “bakiak” game improves children’s cooperative abilities in early childhood education. Aims: This study aims to explore how the use of bakiak games can foster cooperation skills among group B kindergarten students. Results: The findings show that participation in bakiak games increases children’s teamwork, communication, and coordination. Teachers observe significant improvement in collaborative play. Novelty: The research highlights the integration of local traditional games as effective learning tools for character development. Implications: The study implies that educators can utilize traditional games to promote socio-emotional learning in early childhood settings. Highlights:• Strengthening cooperation through cultural games• Integrating traditional play in early education• Supporting social-emotional development Keywords: Traditional Games, Cooperation, Early Childhood, Social Development, Bakiak