Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analysis of The Implementation of Differentation Learning in Class V Primary Schools Based on The Independent Curriculum Laila Khanifatul Fitriyah; Gunarhadi Gunarhadi; Kartika Chrysti Suryandari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i1.84305

Abstract

This research is descriptive qualitative research using observation, interview and documentation study methods which aims to analyze the implementation of differentiated learning in class V elementary school based on the independent curriculum at SDN Jimbaran 01 Bandungan. The research subjects were the principal and class V teacher at SDN Jimbaran 01. The research results showed that 1) teachers had difficulty carrying out initial diagnostic assessments, especially for quiet children. 2) teachers have difficulty integrating differentiated strategies into learning steps in preparing teaching modules. 3) There is a slight misperception that differentiated learning is creating a learning design that is similar to individual mentoring. Based on the results of the analysis of observations and interviews with teachers, it can be concluded that in analyzing differentiation there are still some difficulties, especially in implementing differentiated learning in the classroom. So there is a need for further training for teachers who have implemented the independent curriculum in the learning process in their classes, especially class V.
Early Grade Teachers’ Professional Competence in Applying Sets to Numbers Tyas Herwinda; Gunarhadi Gunarhadi; Sri Yamtinah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i1.84323

Abstract

This study describes the professional competence of early grade teachers in applying set material in learning number material. The main objective of this study is to describe the competence of early grade teachers on set material applied in learning numbers. This type of research is descriptive qualitative with data collection methods through tests and teaching observations. The results showed that: 21 out of 25 teachers (84%) understood the notion of A∪B but were unable to apply it in addition operation; 24 out of 25 teachers (96%) understood about Cardinal numbers but what was spoken was number not lot; 25 out of 25 teachers (100%) understood the notion of A-B but were unable to apply the notion of subtraction operation. 
Membangun karakter bangsa melalui pendidikan inklusif di sekolah Gunarhadi Gunarhadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan untuk semua (PUS) menjadi prioritas bagi setiap bangsa. Tuntutan global akan hak atas pendidikan bagi semua individu semakin menjadi perhatian dunia sejak dekade 90an. Ketuntasan literasi suatu bangsa diukur melalui keseriusan bangsa tersebut dalam mewujudkan pendidikan untuk semua warganya. Secara historis, PUS lahir atas prakarsa CIVIL SOCIETY OGANIZATIONS initiative EDUCATION for ALL (CSOiEFA). Organisasi-organisasi ini merupakan konsorsium organisasi sipil yang peduli akan pentingnya pendidikan melalui pijakan “Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia” oleh PBB tahun 1948, yang menegaskan bahwa: "Setiap orang memiliki hak untuk pendidikan". Meskipun negara-negara di seluruh dunia dilanda berbagai krisis global baik ekonomi, politik dan demografi, organisasi-organisasi ini memiliki semangat kepedulian yang  tinggi untuk menjamin hak pendidikan untuk semua seiring nafas deklarasi tersebut.
Differentiated Learning with the Problem Based Learning Model in Elementary School Science Learning: Literature Review Nur Hidayah; Gunarhadi Gunarhadi; Karsono Karsono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i1.84313

Abstract

This research aims to present a comprehensive understanding of differentiated learning strategies using the problem based learning (PBL) model through a synthesis of relevant literature. The literature review method was carried out by investigating scientific articles, books, and publications related to the application of differentiated learning using the PBL model in the context of basic education. A critical analysis of the literature was carried out to evaluate the implementation, impact, and obstacles that arise in implementing these learning strategies. This article seeks to provide an in-depth view of the principles and practices of implementing differentiated learning with PBL at the elementary school level. The research results show that the application of differentiated learning using the problem based learning (PBL) model is carried out through four components, namely differentiation of content, process, product, and learning environment. This learning also has a positive impact on the science competency of elementary school students, such as improving learning outcomes. The obstacles encountered by teachers in implementation are difficulties in compiling and carrying out diagnostic assessments, compiling appropriate content, implementing differentiated learning using the PBL learning model according to grouping, and giving assignments that must suit the learning style of each student. The implications of this literature can guide educators in designing and implementing innovative learning strategies that suit students' needs.
Analysis of Science Misconceptions for Class VI Elementary School Using The Certainty of Response Index Method Nahar Nur Rahman; Gunarhadi Gunarhadi; Chumdari Chumdari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98880

Abstract

Penting bagi pendidik menanamkan konsep yang benar pada siswa, sebab konsep yang diajarkan di Sekolah Dasar akan menjadi dasar pemikiran bagi siswa dan itu akan mendasari pemikiran siswa pada jenjang selanjutnya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi yang dialami peserta didik kelas VI di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas VI di Kecamatan Pilangkenceng, dengan sampel sebanyak 100 peserta didik yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui tes dan non-tes. Tes dilakukan menggunakan instrumen diagnostik yang dilengkapi dengan CRI (Certainty of Response Index) untuk mengidentifikasi miskonsepsi, sedangkan non-tes menggunakan wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa 45% peserta didik mengalami miskonsepsi mengenai konsep adaptasi makhluk hidup. Persentase miskonsepsi tertinggi terdapat pada subkonsep adaptasi tumbuhan xerofi sebesar 65%, sedangkan persentase terendah pada subkonsep adaptasi kantong semar sebesar 10%. Faktor utama penyebab miskonsepsi ini berasal dari pemikiran peserta didik  dan berbagai macam sumber belajar. Peran pendidik dalam memberikan pemahaman konsep yang benar sejak dini untuk mencegah terjadinya miskonsepsi yang dapat berlanjut ke jenjang pendidikan berikutnya. Upaya perbaikan dalam strategi pembelajaran dan penyediaan sumber belajar yang valid sangat diperlukan untuk mengurangi tingkat miskonsepsi di kalangan peserta didik.
Learners' Perceptions of the Indonesian Learning Process on Writing Skills Materials Eka Kurniati; Gunarhadi Gunarhadi; Septi Yulisetiani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98965

Abstract

Bagi sebagian peserta didik keterampilan berbahasa Indonesia secara tertulis dianggap lebih rumit dibandingkan dengan keterampilan berbahasa lisan. Kompetensi peserta didik yang memiliki anggapan demikian, dalam hal praktik menulis cenderung rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi peserta didik terhadap proses pembelajaran menulis yang dilakukan oleh guru dikelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk survey. Teknik pengambilan partisipan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan melalui: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menganalisis secara deskriptif menggunakan rumus frekuensi relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah dianggap bagus oleh sebagian besar peserta didik dan guru dianggap telah memiliki wawasan yang cukup dalam memberikan pelajaran dikelas. Adapun persepsi negatif peserta didik disebabkan oleh metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang menarik dan membosankan. Sehingga evaluasi yang perlu diperbaiki yaitu guru diharapkan membuat suatu peningkatan pada proses pembelajaran menulis dikelas dengan menggunakan metode atau inovasi pembelajaran ataupun kreasi pembelajaran sehingga peserta didik dapat belajar dengan mudah, dan menyenangkan walaupun ada keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki sekolah.
Identification of Students' Perceptions of Fraction Adventure Game in The Learning Process of Fraction Calculation Operation Ayu Radiandara Wibowo; Gunarhadi Gunarhadi; Karsono Karsono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98937

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang menarik seperti game edukatif relevan untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dalam memahami konsep pecahan. Namun, kurangnya penelitian mendalam mengenai persepsi siswa terhadap game edukatif menciptakan kebutuhan untuk eksplorasi lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi pemahaman operasi hitung pecahan, 2) menganalisis keterlibatan aktif siswa dalam belajar, dan 3) menilai efektivitas game edukatif dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan diskriptif kualitatif dengan menganalisis hasil angket, wawancara, dan observasi. Kemudian data divalidasi dengan triangulasi sumber. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 dan 5 sekolah dasar dengan total 45 siswa. Hasil penelitian menujukkan sebagian besar siswa mengalami peningkatan pemahaman konsep pecahan setelah bermain game edukatif, merasa lebih percaya diri dalam menghitung dan menjelaskan pecahan. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan aktif selama pembelajaran, dengan 60% merasa senang dan tertarik saat bermain, serta berpartisipasi secara interaktif dengan teman.Serta ayoritas siswa menganggap game edukatif lebih efektif daripada metode tradisional, merasakan peningkatan hasil belajar dan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Game edukatif efektif meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan hasil belajar siswa dalam operasi hitung pecahan, menjadikannya metode pembelajaran yang menarik dan bermanfaat.