Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

KEARIFAN LOKAL DALAM CERITA RAKYAT SUMBA TIMUR Febriani A. R. Lika; Haris Supratno; Suyatno .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.174 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dimensi kearifan lokal yang terdapat dalam cerita rakyat masyarakat Sumba Timur. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kearifan lokal oleh Jim Ife yang terdiri dari enam dimensi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografis. Subyek penelitiannya adalah cerita rakyat yang dikisahkan oleh para informan. Sumber data primer pada penelitian ini adalah cerita rakyat yang dituturkan oleh informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari informan lain berupa data etnografi dan kearifan lokal yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat Sumba Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) dimensi pengetahuan masyarakat Sumba Timur tentang cara melestarikan alam, yaitu pahomba (hutan larangan); 2) dimensi nilai, yaitu sikap sopan santun dalam menyambut tamu dengang memberi pahappa sebagai simbol penerimaan; 3) dimensi keterampilan masyarakat Sumba Timur, yaitu tenun ikat yang menghasilkan hinggi (selimut), lawu (sarung), dan tera (selendang); 4) dimensi sumber daya, yaitu masyarakat Pahunga Lodu yang memanen bulu babi (bera tawoda) di laut; 5) dimensi mekanisme pengambilan keputusan, yaitu masyarakat menerapkan musyawarah untuk mufakat (pulu pamba bata bokulu); 6) dimensi solidaritas kelompok, yaitu pada saat ada keluarga atau kerabat yang meninggal semua keluarga terkait turut ambil bagian untuk meringankan beban keluarga yang berduka.
SPIRITUALITAS DALAM BABAD PETUKANGANKARYA BAGUS SAKIYA Muharningsih .; Suyatno .; Haris Supratno
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.916 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan spiritualitas tokoh utama dalam Babad Petukangan karya Bagus Sakiya. Spritualitas tersebut mencakup diri sendiri, antarsesama, ketuhanan, dan lingkungan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, berupaya untuk mendapatkan data kemudian memaparkan secara analitis konsep spiritualitas Kiai Truna Wongsa dalam Babat Petukangan. Pendekatan yang digunakan yaitu filologi karena objek penelitian berupa karya sastra yang berupa naskah kuna yaitu naskah Babad Petukangan. Penelitian filologi terdiri atas tujuh tahapan kerja, yaitu inventarisasi naskah, deskripsi naskah, perbandingan teks, penentuan teks yang disunting, pertanggungjawaban alih aksara, kritik teks, dan alih aksara. Dalam membaca naskah lama penelitian filologi diperlukan untuk memberikan solusi atas kesulitan-kesulitan akibat kondisinya sebagai produk masa lampau.Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah, terdapat fenomena membentuk realitas perjalanan spiritualitas bagi tokoh utama dalam Babad Petukanngan. Kiai Teruna Wongso sebagai tokoh yang dideskripsikan dalam Babad petukangan memperlihatkan pencapaian spiritualitasnya dalam bentuk diri sendiri, antarsesama, ketuhanan, dan lingkungan.