Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science

Peramalan Ekspor Batu Bara Indonesia Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Brown: Forecasting Indonesian Coal Exports Using Double Exponential Smoothing Brown Method Masa, Amin Padmo Azam; Prafanto, Anton; Setyadi, Hario Jati
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 4 No. 3 (2024): MALCOM July 2024
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v4i3.1552

Abstract

Batu bara adalah sumber energi penting untuk pembangkit listrik di banyak negara. Sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, batu bara tersedia di berbagai negara termasuk Indonesia. Indonesia memiliki sumber daya batu bara sekitar 161 miliar ton dengan cadangan mencapai 28 miliar ton. Indonesia merupakan negara pengekspor batu bara terbesar di dunia dan produsen kedua terbesar. Sekitar 75% dari produksi batu bara di Indonesia diekspor ke luar negeri, sementara 25% digunakan untuk keperluan domestik. Berdasarkan potensi sumber daya batu bara yang besar dan dominasi ekspor yang signifikan dibandingkan dengan konsumsi dalam negeri, peramalan ekspor batu bara di Indonesia menjadi sangat penting. Peramalan ini memberikan panduan untuk mengoptimalkan produksi batu bara dengan tujuan memaksimalkan keuntungan negara tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. Dengan demikian, beberapa kebijakan dapat dipilih berdasarkan pendekatan strategis yang diambil untuk menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Terdapat beberapa pendekatan untuk memprediksi ekspor batu bara di Indonesia, termasuk menggunakan metode Double Exponential Smoothing Brown. Hasil peramalan tren produksi batu bara Indonesia untuk periode 2023-2027 adalah sebanyak 354.847,71 ribu ton, 353.656,62 ribu ton, 352.465,52 ribu ton, 351.274,43 ribu ton, dan 350.083,33 ribu ton. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Minimum Absolute Percentage Error (MAPE) terendah yang dicapai adalah 0,06212.
Co-Authors Adiputra, Dimas Bayu ahmad arifin Aji Prasetya Wibawa Al'Aqsa, Muhammad Ramadhan Alifia, Shafa Nur Aljidannur, Andi Muhammad Rivaldy Amal, Fakhmul Amin Padmo Azam Masa Amin Padmo Azam Masa Andika, Arya Bhima Anggraini, Nela Dwi Anton Prafanto Apriansyah, Muhammad Dandi Aprilianto, Riky Ardana, Utari Widya Ari Pradhana, Alvin Arif, Afdinal Arinda Mulawardani Kustiawan Arviani, Syilla Aulia, Hadriani Avivah, Nur Ayu Rusnawati Azhari, Ikmal Ali Badaruddin Bin Halib Basani, Yuniarta Budiman, Edy Budiman, Edy Chrisman Bonor Sinaga Dinda Izmya Nurpadillah Dwicky Ari Pandawa Dyna Marisa Khairina Fadhilah, Farah Fahriza, Ridho Fajar Syafatoni Raihanadif Felix Andika Dwiyanto Galih Yudha Saputra Ghalda Melika Gibrani, Muhammad Raza Daffa Gubtha Mahendra Putra Hairah, Ummu Hairunnisa, Namira Aida Handoko, Heldi Harianto, Biko Hasman, Firnawan Azhari Haviluddin Haviluddin Ibrahim, Muhammad Rivani Indah Fitri Astuti, Indah Fitri Indra Maulana, Indra Irsyad, Akhmad Islamiyah Islamiyah Islamiyah Islamiyah Islamiyah Islamiyah Islamiyah, Islamiyah Jundillah, Muhammad Labib Kamila, Vina Zahrotun Kelvin Wong Kusumawardani, Aditya Putri Listiana Dewi Milasari Madani, Mohammad Ichsan Masa, Amin Padmo Azam Mifthahuddin, Mifthahuddin Mila Kartika Sari Muhamad Ali Muhammad Bambang Muhammad Hisyam Nugroho Muhammad Labib Jundillah Nadia Nadia Nasrullah, Ryanda Putra Nataniel Dengen Nazwa Tri Ananda Ni’mah Moham Ni’mah Moham Novianti Puspitasari Nurlaila Nurlaila Nurwahyu, Ferryza Pakpahan, Herman Santoso Prafanto, Anton Prasetya, Raya Priantono, Ahmad Agung Purnawansyah Purnawansyah Puspitasari, Novianti Putra, Gubtha Mahendra Putut Pamilih Widagdo Putut Pamilih Widagdo Putut Pamilih Widagdo, Putut Pamilih Rabbani, Zaki Fauzan Ramadiani Ramadiani - Rapiq, Rayhan Abdilah Rara Puspa Aisyah Rayner Alfred Rayner Alfred Reza Wardhana Ririn Yuliani Azahra Zardan Rosita Dewi Rosmasari Rosmasari, Rosmasari Ryan Afriadi Whardana Sagita, Andi Yolanda Sandrina Aulia Saputra, Muhammad Rizq Sari, Upik Kumala Shiva Mutia Maffirotin Sidabutar, Erni Veronica Siti Solikah Yosi Karinda Supriono Supriono Taruk, Medi Tejawati, Andi Tobing, Christina Febriyanti Ulhaq, Dhiya Untu, Zainuddin Untu Upik Kumala Sari Utama, Chorine Jessica Vina Zahrotun Kamila Wage Jason Wahyu Kesuma Bakti Wahyudi, Asnan Fadjri Wanda, Awang Muhammad Trielevy Wardana, Romy Hakim Wardhana, Reza Wati, Masna Wong, Kelvin Yunus, Ahmad