Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Dalam Beternak Sapi Potong di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur Deniastro Bobo; I Made Adi Sudarma; Iven Patu Sirappa
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 6, No 1 (2022): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v6i1.1623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji minat dari masyarakat dalam meningkatkan usaha sapi potong di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur dan menggunakan metode survey dengan jumlah responden sebanyak 94 peternak sapi potong. Struktur pengumpulan data adalah pengkajian dan wawancara yang bersumber dari data primer dan sekunder. Alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda yang berguna untuk mencari tahu pengaruh dari pendapatan, sosial budaya, peran pemerintah dan ketersediaan pakan pada minat masyarakat dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Berkaitan dari hasil penelitian yang dilakukan dapat didefinisikan bahwa variabel ketersedian pakan berpengaruh pada minat masyarakat, namun pada variabel pendapatan, sosial budaya dan peran pemerintah tidak berpengaruh pada minat masyarakat dalam mengembangkan ternak sapi potong di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MINAT MASYARAKAT DALAM BETERNAK KAMBING DI DESA PRAIBANA KECAMATAN PABERIWAI Bertho Nduka Ndapalewa; I Made Adi Sudarma; Iven Patu Sirappa
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 6, No 2 (2022): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v6i2.1617

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui minat masyarakat dalam beternak kambing di Desa Praibana Kecamatan Paberiwai Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 04 September sampai pada 04 Desember 2020 di Desa Praibana Kecamatan Paberiwai Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini memakai metode survei dengan jumlah responden sebanyak 29 peternak. Akumulasi data dengan cara wawancara dan observasi. Dengan akumulasi data yang dipakai yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data primer dan data sekunder adalah data yang dipakai dalam penelitian ini. pada penelitian ini memakai alat analisis deskriptif serta mengunakan tabel distribusi frekuensi dalam penyajian tabel. Minat masyarakat diukur menggunakan skala linkert dalam beternak kambing. Hasil yang didapat dalam penelitian ini ialah dari setiap variabel berdasarkan faktor-faktor minat masyarakat yaitu pengalaman beternak, peran pemerintah, pendapatan dan ketersedian pakan berada pada kategori cukup. Dengan ini bahwa beternak kambing cukup mendorong minat masyarakat di Desa Praibana Kecamatan Paberiwai Kabupaten Sumba Timur dengan ini bahwa upaya dalam beternak kambing dapat dijadikan sebagai salah satu pencaharian utama masyarakat.
PERTUMBUHAN LAMTORO TARRAMBA MENGGUNAKAN PUPUK BOKASHI SLUDGE BIOGAS DAUN KALIANDRA DENGAN LEVEL YANG BERBEDA (0, 250, 500, 750, DAN 1000 GRAM/POLYBAG) Yuningsih Mura Kupang; I Made Adi Sudarma
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 6, No 2 (2022): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v6i2.2498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan lamtoro tarramba menggunakan pupuk bokashi sludge biogas daun kaliandra dengan level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 20 unit percobaan anakan lamtoro tarramba.  Perlakuan yang gunakan yaitu P0 (kontrol), P1 (250) gram, P2 (500) gram, P3(750) gram dan 1000 gram. Variable yang diuji yaitu tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun majemuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan tanaman lamtoro tarramba memberikan pengaruh nyata (P<0,05) pada tinggi tanaman, jumlah daun majemuk kecuali diameter batang. Dimana pada perlakuan level P4 (1000) terbaik pada minggu kesepuluh dengan tinggi tanaman 81,33 cm, dan jumlah daun majemuk 192,67 helai. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pupuk bokashi sludge biogas daun kaliandra hingga dosis 1000gram/polybag mampu memberikan hasil yang baik pada pertumbuhan awal tanaman lamtoro tarramba.
APPLICATION OF BOKASHI SLUDGE BIOGAS FERTILIZER IN LAMTORO LEAVES AT THE EARLY GROWTH OF LAMTORO TARRAMBA WITH DIFFERENT LEVELS Arwati Ata Linda; I Made Adi Sudarma
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 8: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i8.4530

Abstract

This study aims to determine the application of bokashi sludge biogas fertilizer from lamtoro leaves on the early growth of Tarramba lamtoro with different levels. This study used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The treatments tested were without fertilizer/polybag (P0), 200 gram/polybag (P1), 400 gram/polybag (P2), 600 gram/polybag (P3) fertilizer, and 800 gram/polybag (P4). The variables measured in this study were plant height, number of compound leaves (strands), stem diameter, and petiole. The results of this study showed that there was a significant effect (P<0.05) on the growth of the 6th week except for the number of compound leaves. Lamtoro Tarramba plant growth with bokashi sludge biogas fertilizer from lamtoro leaves at the best level of treatment P4(800) gram/polybag at week 6 where the plant height was 48.33 cm, stem diameter was 3.63 cm, number of compound leaves 95.33 leaves. It was concluded that the application of lamtoro leaf biogas sludge with level 800 grams to the lamtoro Tarramba plant give the best result.
THE EFFECT OF FERTILIZER BOKASHI SLUDGE BIOGAS LEAF GAMAL (GLIRICIDIA SEPIUM) WITH DIFFERENT LEVELS ON THE EARLY GROWTH OF LAMTORO TARRAMBA PLANT AGED 6 WEEKS Lambu Emu; I Made Adi Sudarma
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 8: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i8.4531

Abstract

This study aims to determine the effect of giving bokashi sludge biogas from gamal leaves with different levels on the growth of the lamtoro tarramba plant. The experimental design in this study used a completely randomized design (CRD) to make 20 experimental units using 5 treatments and 4 replications. The treatments used were P0 (control) without fertilizer application, P1 (250) grams, P2 (500) grams, P3 (750) grams and P4 (1000) grams. The results of this study showed that the application of bokashi sludge biogas and gamal leaves fertilizer had a significant effect (P<0.05) on the height, stem diameter and number of compound leaves (strands) on the lamtoro plant. It can be concluded that offering bokashi sludge biogas and gamal leaves up to a level of 750 grams is able to give the best results in the initial growth of lamtoro tarramba.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI Pennisetum purpureum cv. Mott YANG DIBERIKAN PUPUK BOKASHI SLUDGE BIOGAS DENGAN LEVEL BERBEDA I Made Adi Sudarma; Junesius Opang Maramba Njara; Denisius Umbu Pati
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Peternakan ( Jurnal Of Animal Science )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v7i1.6138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh performans Pennisetum purpureum cv. Mott (rumput Odot) yang diberikan pupuk bokashi sludge biogas dengan level 0, 15 dan 30 ton/hektar. Penelitian ini menggunakan bibit rumput Odot, bedengan tanah ukuran 160 x 160 x 45 cm, sludge biogas, EM-4, dedak padi, sekam padi, gula air, dan air. Adapun alat-alat yang digunakan sekop, pacul, ember, sabit, terpal, palat drum dan pengukur suhu lingkungan. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakukan dan 4 ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Setiap unit percobaan ditanami 9 anakan/ stek rumput Odot sehingga total terdapat 108 anakan rumput Odot. Perlakuan P0 : tanpa pemberian pupuk; P1 : pemberian pupuk 15 ton/ha; dan P2 : pemberian pupuk 30 ton/ha. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang nyata (P<0.05) perlakuan pupuk level 15 dan 30 ton/ha terhadap perlakuan kontrol (tanpa pemberian pupuk) pada variabel tinggi tanaman, panjang daun dan produksi bahan segar namun tidak terdapat pengaruh nyata (P>0,05) pada variabel jumlah anakan. Disimpulkan bahwa pemberian pupuk bokashi sludge biogas hingga 30 ton/ha dapat meningkatkan produksi rumput odot.
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI SEBAGAI PUPUK ORGANIK BAGI PETANI BAWANG DI DESA KADUMBUL Alexander Kaka; I Made Adi Sudarma; Aris Umbu Hina Pari; Iven Patu Sirappa
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1 No 2 (2021): Abdi Wina Edisi Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.269 KB) | DOI: 10.58300/abdiwina.v1i2.203

Abstract

Pemanfaatan limbah ternak sapi sebagai pupuk organik bagi petani bawang di Desa Kadumbul merupakan salah solusi untuk mengatasi masalah limbah peternakan dan keterbatasan pupuk untuk tanaman pertanian khusus tanaman bawang. Kondisi ini sangat membutuhkan tindakan konkrit serta keseriusan dalam mengatasi kendala-kendala tersebut melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Pelaksanaan kegiatan PkM dilakukan melalui observasi, penyuluhan dan pelatihan serta evaluasi. Hasil pelaksanaan PkM meliputi penyuluhan, persiapan alat dan bahan, praktek pembuatan pupuk, pengemasan dan aplikasi pupuk organic pada tanaman bawang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini memberikan dampak posetif bagi petani peternak karena memiliki semangat dan antusias yang tinggi untuk mengikuti kegiatan PkM dengan tingkat partisipasi mencapai 85% dan memberikan solusi dalam penanganan feses ternak sapi untuk dimafaatkan sebagai pupuk organik. Sedangkan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Tim PkM diperoleh bahwa tingkat pemahaman tentang teori dan praktek mencapai 83,56%.
UJI KUALITAS FISIK DAN KIMIAWI DEDAK PADI PENGGILINGAN DI KECAMATAN UMBU RATUNGGAY BARAT KABUPATEN SUMBA TENGAH Jemis Jaiwu Langu; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 1 No 2 (2022): Edisi Mei-Agustus 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.675 KB) | DOI: 10.58300/jps.v1i2.267

Abstract

Dedak padi merupakan salah satu bahan sampingan yang dihasilkan dari proses penggilingan gabah padi menjadi beras yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan baku pakan karena mengandung kadar nutrisi dan energi yang cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik dan kimiawi dedak padi penggilingan. Penelitian akan di laksanakan Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba untuk uji kualitas fisik, Laboratorium Kimia Pakan Undana Kupang untuk analisis uji kimia. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan dan uji perbandingan dengan dua perlakuan dan enam ulangan. Adapun perlakuan yang di berikan: T1 dedak padi pengilingan yang mengeluarkan sekam dan T2 dedak padi pengilingan yang tidak mengeluarkan sekam. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan April – Juni 2022. Pengambilan sampel dedak padi sebanyak dua kg dari lima penggilingan padi yang masih aktif beroperasi untuk di jadikan bahan penelitian dan di uji kulitas fisik dan kimiawi Laburatoriun MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba dan Laboratorium Kimia Pakan Undana Kupang. Rata-rata uji kualitas fisik kerapatan tumpukan dedak padi yang mengeluarkan sekam (T1) dan tidak mengeluarkan sekam (T2) adalah 3,837,400 sedangkan rata-rata kerapatan pemadatan tumpukan dedak padi yang mengeluarkan sekam (T1) dan tidak mengeluarkan sekam (T2) adalah 3,978,675. Rata-rata kualitas kimiawi dedak padi yang mengeluarkan sekam (T1) dan tidak mengeluarkan sekam (T2) adalah bahan kering 89,725%, protein kasar 14,128% dan serat kasar 11,070%.
UJI KUALITAS FISIK DAN KIMIAWI DEDAK PADI PENGGILINGAN DI KECAMATAN KAMBATA MAPAMBUHANG KABUPATEN SUMBA TIMUR Yohanis Nara; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 1 No 2 (2022): Edisi Mei-Agustus 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.684 KB) | DOI: 10.58300/jps.v1i2.268

Abstract

Dedak padi saat ini mempunyai potensi yang tinggi sebagai sumber bahan pakan dan energi serta mempunyai pendapatan dan harganya relatif murah jumlah yang cukup besar di Kabupaten Sumba Timur.Tujuan dari penetian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik dan kimiawi dedak padi penggilingan di Kecamatan Kambata Mapambuhang. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan Mei – Juli 2022. Pengambilan sampel dilakukan pada tiap-tiap usaha penggilingan padi yang mengeluarkan sekam dan tidak mengeluarkan sekam sebanyak 2 kg dedak padi untuk dijadikan bahan penelitian di Laboratorium. Sampel yang terkumpul akan dianalisis deskriptif. Uji kualitas fisik dedak padi dilakukan di Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Wira Wacana Sumba. Sedangkan uji kualitas kimia bahan kering,protein kasar dan serat kasar dedak padi dilakukan di Laboratorium Kima Pakan Undana Kupang. Kerapatan tumpukan dan kerapatan pemadatan tumpukan dedak padi tidak memiliki pengaruh nyata pada tiap-tiap usaha penggilingan padi. Rata-rata kandungan kimia dedak padi bahan kering 89.317% , protein kasar 10.4825 % , serat kasar 16.486%.
UJI KUALITAS FISIK DAN KIMIAWI DEDAK PADI PENGGILINGAN DI KECAMATAN KATALA HAMU LINGU KABUPATEN SUMBA TIMUR Agus Jawa Hamalinda; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 1 No 2 (2022): Edisi Mei-Agustus 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.269 KB) | DOI: 10.58300/jps.v1i2.269

Abstract

Dedak padi merupakan hasil samping dari penggilingan padi yang dapat digunakan sebagai bahan pakan dengan proses penggilingan padi yang mempengaruhi kualitas fisik dengan kualitas kimiawi dedak padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui uji kualitas fisik dan kimiawi dedak padi pengilingan di Kecamatan Katala Hamu Lingu Kabupaten Sumba Timur. Metode pengambilan data mengunakan sensus pada semua semua pengilingan padi yang ada di di kecamatan katala hamu lingu sejumllah 10 (sepuluh pengilingan). Setiap penggilingan di ambil sampel untuk diukur kualitas fisik dan kimiawi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa tidak adanya perbedaan yang nyata antara kualitas dedak padi yang mengeluarkan sekaam dan tidak mengeluarkan sekam dengan nilai rata-rata kerapatan tumpukan 383,715%, kerapatan pemadatan tumpukan 519,825%., bahan kering 94,166%, protein kasar 11,195%, dan serat kasar 15,459%. disimpulkan bahwa dedak padi yang di hasilkan Kecamatan Katala Hamu Lingu Kabupaten Sumba Timur memilki kualitas yang cukup baik namun dibandingkan Standar Nasional Indonesia belum memenuhi standar mutu pakan.
Co-Authors A. Kaka Abdullah, Muhammad Al- Ihsan Adrianus U. Sugi Agrianto Meharangga Agus Jawa Hamalinda Alberth Nugrahadi Ndun Aldoin Clinton Urland Aloysius Marawali Anderius Remi Andung Andronikus Kahumbu Nggiku Arfandi K. Loyang Aris Umbu Hina Pari Arwati Ata Linda Asmisari Danga Kori Avid, Frita F. A. Babang, Ruth Noti Banju, Gerson N. H. Bertho Nduka Ndapalewa Boku, Melvianus T. Bulu, Lewi Cristensen, Jeri Daniel Dandi Weo Kana Dendris U. Jaya Deniastro Bobo Denisius U. Pati Denisius Umbu Pati Desy Asnath Sitaniapessy Diana A. Djoh Djoh, Diana A. Edeltrudis Milo Watu Edirius Luta Dapakamang Elvis Pati Ranja Firda J. Katehu Frita F. A. Avid Gerson N. H. Banju Gian D. D, Putra H Jawa, Arni Hambakodu, Marselinus Hami, Evan Haru Hamu, Melania Loda Ana Henderiana Belli Hendrik Adu Nara Herdian Katanga Langga I. P. Sirappa Iven Patu Sirappa Iven Patu Sirappa Jaya, Dendris U. Jemis Jaiwu Langu Junesius Opang Maramba Njara Kanjangar, Setiyawan Reku Kareri, Ondri R. Katehu, Firda J. Katrina L. Mbaya Killa, Yonce Melyanus Krispinus Jayance Taso Tawa Kupang, Yuningsih Mura Lambu Emu Lendimbani, Kanserinus Limu, Aldy May Loyang, Arfandi K. Lukas Lowu Dawa Malo, Soningsih Maramba, Marsel U. L. A. Marten U. Nganji Marten Umbu Nganji Marten Umbu Nganji Matias Peli Kadu Amah Maulana Bahasuan Mbaya, Katrina L. Melvianus T. Boku Melvin Ndena Mbani Mercy R. Tawunga Mila, Jintonius Rihi Muhammad Safuad Nanchy Rambu Leki Ndapalewa, Bertho Nduka Nganji, Marten U. Nganji, Marten Umbu Nggau Mila Meha Nggeding, Srilus L. Ngguna, Konda Ningsihyani Kuku Yowa Ondri R. Kareri Ospensius K. Taranau Ospensius K. Taranau Pari, Aris U. H. Pari, Aris Umbu Hina Pati, Denisius U. Putra, Gian D. D, R Hana, Tria R. R. Depawole Rambu Luba Kata Respati Nugrohowardhani Ramu, Meriyana Ata Reni Ratni Dapawole Riven Afrianto Manafe Simon Edison Mulik Stevani Rambu Ledy Sugi, Adrianus U. Sulkarnain Sulkarnain Suryanta U. Radandima Taranau, Ospensius K. Tawunga, Mercy R. Uli, Reynaldy D.P. Umbu Aron Praimajangi Wilmientje Marlene Mesang Nalley Windi, Rano K.K. Yizrael Kamara Praing Yohanis Frans Ratu Pada Yohanis Nara Yonce Melianus Killa Yuningsih Mura Kupang Yustina Tonda Bitu