Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik “Paniwang” Terhadap Produksi Dan Kandungan Nutrisi Biomassa Sorgum Lokal Sumba Umur Panen 100 Hari Hamu, Melania Loda Ana; Sudarma, I Made Adi; Pati, Denisius Umbu
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Januari-April 2025
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v4i1.1137

Abstract

The increasing livestock population triggers the need for forage feed, but limited land and land conversion are obstacles. Sorghum (Watar hammu) Kiku mbimbi, a local variety of East Sumba, has the potential as livestock feed because it is tolerant of dry land and nutritious, but its productivity is influenced by environment and fertilization. This study examines the effect of Paniwang fertilizer on the nutrition and fresh weight production of 100-day-old sorghum. Using a completely randomized design (CRD) with 5 fertilizer dose treatments (0, 10, 20, 30, 40 tons/ha) and 4 replications, the study at the Field Laboratory of Universitas Kristen Wira Wacana Sumba (March-June 2024) measured fresh material production and nutrition (proximate test), analyzed by ANOVA and DUNCAN (95% confidence). The results showed that Paniwang fertilizer significantly affected sorghum production and nutrition. The optimal dose of 30 tons/ha (P3) produced the highest fresh weight (521.20 grams), while high doses (40 tons/ha, P4) reduced production. There was variation in nutrient content between treatments: treatment without fertilizer (P0) produced the highest dry matter (DM) (87.910%) and the lowest metabolizable energy (ME) (2,808.95 kcal/kg), treatment of 10 tons/ha (P1) produced the highest crude protein (CP) (7.460%) and the lowest crude fiber (CF) (13.741%), and treatment of 20 tons/ha (P2) produced the highest ME (3,182.70 kcal/kg). This study confirms that variety, fertilization, harvest age, and environmental conditions affect sorghum nutrient content, which needs to be considered to improve sorghum-based feed quality. Paniwang fertilizer is effective in increasing sorghum production and nutrient content, serving as a reference for the development of sustainable alternative feed.
Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pola Pertumbuhan Tanaman Sorgum Lokal Sumba (Watar Hammu Kiku Mbimbi) Bulu, Lewi; Sudarma, I Made Adi; Pati, Denisius Umbu
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Januari-April 2025
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v4i1.1138

Abstract

The utilization of sorghum biomass as animal feed from agricultural waste needs to be increased due to the lack of availability of animal feed due to the long dry season on Sumba Island. One alternative to increase sorghum productivity is to regulate the appropriate planting distance for the growth and production of sorghum plants. This study used a completely randomized design with 5 treatments and 3 replications where 1 replication had 18 planting holes so that there were 270 planting holes. The treatments given were P1 = planting distance 25 cm x 25 cm; P2 = planting distance 25 cm x 37.5 cm; P3 = planting distance 25 cm x 50 cm; P4 = planting distance 25 cm x 62.5 cm; and P5 = planting distance 25 cm x 75 cm. The variables observed were plant height and number of plants. The results of this study indicate that different planting distance treatments have a significant effect on the height of local sorghum plants where a closer planting distance (25x25) is able to provide a fairly higher plant height, while the number of growth shows good results in all treatments. It is concluded that local sorghum plants as animal feed can be planted at a closer planting distance to produce more optimal biomass production.
Pendampingan Kelompok Masyarakat Difabel Melalui Penerapan Teknologi Akuaponik di Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur Killa, Yonce Melyanus; Nugrohowardhani, Rambu R.L.K.R.; Sudarma, I Made Adi; Hami, Evan Haru; Maramba, Marsel U. L. A.; Cristensen, Jeri
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3589

Abstract

The disabled community group that is part of the PAHDIS organization in Waingapu City faces obstacles in accessing formal education and skills training due to a lack of physical accessibility and inadequate support from educational institutions. This activity aims to improve skills to support economic independence and increase the empowerment of target partner communities through mentoring in implementing aquaponic fish and vegetable cultivation technology. The methods used in this PKM are socialization regarding what aquaponic technology is, training in making aquaponic technology, application of aquaponic technology, mentoring. The results of this service show that the members can understand aquaponic technology. In addition, members can also learn new lessons about aquaponic technology.   Keywords: aquaponics; disabled; skills; economic independence Abstrak: Kelompok masyarakat difabel yang tergabung dalam organisasi PAHDIS di Kota Waingapu menghadapi hambatan dalam mengakses pendidikan formal dan pelatihan keterampilan, baik karena kurangnya aksesibilitas fisik maupun kurangnya dukungan yang memadai dari institusi pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk untuk meningkatkan keterampilan untuk mendukung kemandirian ekonomi dan meningkatkan pemberdayaan komunitas mitra sasaran. Metode yang digunakan dalam pkm ini adalah sosialisasi terkait apa itu teknologi akuaponik, pelatihan pembuatan teknologi akuaponik, penerapan teknologi akuaponik, pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa para anggota mampu memahami terkait teknologi akuaponik. Selain itu para anggota juga dapat pelajaran baru mengenai teknologi akuaponik.Kata kunci: akuaponik; difabel; ketrampilan; kemandirian ekonomi 
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI FESES AYAM DAN DAUN KIRINYUH DENGAN LEVEL YANG BERBEDA (0; 7,5; 15; DAN 22,5 TON/HA) TERHADAP TINGGI TANAMAN DAN PRODUKSI BERAT KERING TANAMAN RUMPUT ODOT PERTUMBUHAN KE TIGA Ramu, Meriyana Ata; Sudarma, I Made Adi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.5037

Abstract

This research aims to see the re-production of odot grass (Pennisetum purpureum Cv. Mott) in the third growth given chicken feces bokashi fertilizer at level 0; 7.5; 15; and 22.5 tonnes/ha. This research was carried out in Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency for 2 months from June to August 2023. The main materials in this research were odot grass cuttings, chicken feces and kirinyuh (Chromolaena odorata) leaves. The research design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 4 replications where in 1 bed plot there were 9 odot grass cuttings, so that 144 experimental units were obtained. Dry weight analysis was carried out at the MIPA Terpadu Laboratory at Wira Wacana Christian University, Sumba. The results of this research show that the plant height variable with a level of 7.5 tons/ha has a significant effect (P<0.05) with an average yield of 81.50 cm while the dry weight production of odot grass with a level of 7.5 tons/ha gives average yield 126.80 grams/clump. So it can be concluded that by administering chicken feces bokashi fertilizer at a dose of 7.5 tons/ha, it is able to meet the needs for plant height growth and dry weight production of odot grass. Keywords: Bokashi fertilizer, Chicken feces, Chromolaena odorata, Odot grass.
Pemberdayaan Masyarakat di Jemaat Gereja Omba Leghu dalam Peningkatan Kapasitas Usaha Peternakan Terpadu Pati, Denisius Umbu; Sudarma, I Made Adi; Sitaniapessy, Desi Asnat; Djoh, Diana A; Nganji, Marten U
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3847

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Jemaat Gereja Omba Leghu merupakan komunitas keagamaan yang memiliki potensi sosial dan ekonomi. Tujuan PKM adalah memberdayakan masyarakat Jemaat Gereja Omba Leghu melalui peningkatan kapasitas pengetahuan, keterampilan, dan kelembagaan dalam pengelolaan usaha peternakan terpadu yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi local. Metode PKM menggunakan pendekatan partisipatif (Participatory Rural Appraisal/PRA) yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam setiap tahapan kegiatan serta digunakan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas (community-based empowerment) dan andragogi, sehingga proses pembelajaran bersifat dialogis, praktis, dan berorientasi pada peningkatan kapasitas nyata masyarakat. Desain kegiatan dilakukan secara bertahap melalui proses identifikasi masalah, peningkatan kapasitas, pendampingan, dan evaluasi, dengan fokus pada pengembangan usaha peternakan terpadu yang berkelanjutan. Hasil PkM adalah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha peternakan terpadu. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jemaat dalam manajemen usaha peternakan, penerapan teknis peternakan yang lebih baik, serta pemanfaatan limbah ternak secara produktif dan ramah lingkungan. Kegiatan tersebut menunjukkan adanya perubahan pola pikir dan praktik masyarakat dari pengelolaan peternakan tradisional menuju sistem yang lebih terencana, efisien, dan berkelanjutan
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN PELET DENGAN LEVEL YANG BERBEDA TERHADAP UKURAN LINEAR TUBUH TERNAK DOMBA JANTAN MUDA: The Effect of Feeding Pellets at Different Levels on the Linear Body Size of Young Male Sheep Muku, Hardi Angga Umbu; Sudarma, I Made Adi
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak berbagai perlakuan pakan terhadap pertumbuhan domba jantan yang ditinjau dari aspek tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai, dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian meliputi empat kelompok perlakuan, yaitu P0 (hay rumput alam secara ad libitum), P1 (P0 + pakan pelet sebanyak 0,5% dari bobot badan), P2 (P0 + pelet 1% dari bobot badan), dan P3 (P0 + pelet 1,5% dari bobot badan). Parameter yang diamati adalah tinggi badan, panjang badan,dan lingkar dada. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel konsumsi ransum terdapat perbedaan nyata (P<0,05) antar perlakuan. Perlakuan P3 menghasilkan peningkatan tertinggi pada tinggi dan panjang tubuh, yaitu sebesar 2 cm, sedangkan perlakuan P2 dan P3 menunjukkan peningkatan lingkar dada sebesar 1% sampai 1,5%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penambahan pakan pelet hingga 1,5% dari bobot badan, disertai dengan pemberian hay rumput alam, mampu mendukung peningkatan performa pertumbuhan domba jantan secara optimal.   Kata Kunci: domba jantan, pakan pellet, pertumbuhan teknologi pakan, ukuran linear tubuh
Co-Authors A. Kaka Abdullah, Muhammad Al- Ihsan Adrianus U. Sugi Agrianto Meharangga Agus Jawa Hamalinda Alberth Nugrahadi Ndun Aldoin Clinton Urland Aloysius Marawali Anderius Remi Andung Andronikus Kahumbu Nggiku Arfandi K. Loyang Aris Umbu Hina Pari Arwati Ata Linda Asmisari Danga Kori Avid, Frita F. A. Babang, Ruth Noti Banju, Gerson N. H. Bertho Nduka Ndapalewa Boku, Melvianus T. Bulu, Lewi Cristensen, Jeri Daniel Dandi Weo Kana Dendris U. Jaya Deniastro Bobo Denisius U. Pati Denisius Umbu Pati Desy Asnath Sitaniapessy Diana A. Djoh Djoh, Diana A Djoh, Diana A. Edeltrudis Milo Watu Edirius Luta Dapakamang Elvis Pati Ranja Firda J. Katehu Frita F. A. Avid Gerson N. H. Banju Gian D. D, Putra H Jawa, Arni Hambakodu, Marselinus Hami, Evan Haru Hamu, Melania Loda Ana Henderiana Belli Hendrik Adu Nara Herdian Katanga Langga I. P. Sirappa Iven Patu Sirappa Iven Patu Sirappa Jaya, Dendris U. Jemis Jaiwu Langu Junesius Opang Maramba Njara Kanjangar, Setiyawan Reku Kareri, Ondri R. Katehu, Firda J. Katrina L. Mbaya Killa, Yonce Melyanus Krispinus Jayance Taso Tawa Kupang, Yuningsih Mura Lambu Emu Lendimbani, Kanserinus Limu, Aldy May Loyang, Arfandi K. Lukas Lowu Dawa Malo, Soningsih Maramba, Marsel U. L. A. Marten U. Nganji Marten Umbu Nganji Marten Umbu Nganji Matias Peli Kadu Amah Maulana Bahasuan Mbaya, Katrina L. Melvianus T. Boku Melvin Ndena Mbani Mercy R. Tawunga Mila, Jintonius Rihi Muhammad Safuad Muku, Hardi Angga Umbu Nanchy Rambu Leki Ndapalewa, Bertho Nduka Nganji, Marten U Nganji, Marten U. Nganji, Marten Umbu Nggau Mila Meha Nggeding, Srilus L. Ngguna, Konda Ningsihyani Kuku Yowa Ondri R. Kareri Ospensius K. Taranau Ospensius K. Taranau Pari, Aris U. H. Pari, Aris Umbu Hina Pati, Denisius U. Putra, Gian D. D, R Hana, Tria R. R. Depawole Rambu Luba Kata Respati Nugrohowardhani Ramu, Meriyana Ata Reni Ratni Dapawole Riven Afrianto Manafe Simon Edison Mulik Sitaniapessy, Desi Asnat Stevani Rambu Ledy Sugi, Adrianus U. Sulkarnain Sulkarnain Suryanta U. Radandima Taranau, Ospensius K. Tawunga, Mercy R. Uli, Reynaldy D.P. Umbu Aron Praimajangi Wilmientje Marlene Mesang Nalley Windi, Rano K.K. Yizrael Kamara Praing Yohanis Frans Ratu Pada Yohanis Nara Yonce Melianus Killa Yuningsih Mura Kupang Yustina Tonda Bitu