Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Perbandingan Komposisi Bokashi Feses Sapi dan Semak Bunga Putih (Chromolaena odorata) terhadap Status Vegetatif Rumput Odot Herdian Katanga Langga; I Made Adi Sudarma; Denisius Umbu Pati
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 1 No 1 (2022): Edisi Januari-April 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.577 KB) | DOI: 10.58300/jps.v1i1.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk bokashi feses sapi dengan level Chromolaena odorata yang berbeda terhadap produktivitas tanaman rumput odot. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kambajawa, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan alat dan bahan berupa, pupuk bokashi feses sapi, EM4, stek anakan rumput odot, tanah aluvial, gulma semak bunga putih (Chromolaena odorata), sekam, dedak padi, molases dan air sedangkan alat yang digunakan berupa polybag ukuran 40 × 40 cm, timbangan gantung digital, terpal, waring, paranet, ayakan, karung plastik, pacul, sekop, parang, ember, meteran, termometer, kamera dan alat tulis. Rancangan yang dipakai untuk penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu: P0 (kontrol/tanpa pupuk), P1 (tanah + pupuk bokashi feses sapi dengan level Chromolaena odorata 0%; P2 (tanah + pupuk bokashi feses sapi dengan level Chromolaena odorata 10%; dan P3 (tanah + pupuk bokashi feses sapi dengan level Chromolaena odorata 20%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang nyata (P<0,05) pada perlakuan (P3) terhadap parameter jumlah tunas (7,82 tunas), tinggi tanaman (80,91 cm), panjang daun (70,47 cm) dan produksi bahan segar (301,25 gram) dibandingkan dengan perlakuan lainya. Disimpulkan bahwa dengan pemberian pupuk bokashi feses sapi dengan penambahan Chromolaena odorata hingga level 20% mampu memberikan pertumbuhan yang baik pada tanaman rumput odot.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK AYAM BROILER DENGAN SISTEM MANDIRI DI KELURAHAN KAMBAJAWA, KECAMATAN KOTA, KABUPATEN SUMBA TIMUR (STUDI KASUS USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER MILIK BAPAK ARIS UMBU HINA PARI) Edirius Luta Dapakamang; I Made Adi Sudarma; Aris Umbu Hina Pari
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 1 No 3 (2022): Edisi September-Desember 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.836 KB) | DOI: 10.58300/jps.v1i3.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan peternak usaha ayam broiler sistem mandiri di kelurahan kambajawa. Variabel penelitian yang dianalisis meliputi: total biaya, total penerimaan, total pendapatan, R/C ratio, B/C ratio dan BEP. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif selama 1 tahun masa usaha peternakan dijalankan selama tahun 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata total pendapatan peternak Ayam Broiler di Kelurahan Kambajawa milik peternak Bapak Aris U. H. Pari sebesar Rp. 46.840.000/ tahun, dengan rata-rata pendapatan per bulan sebesar Rp. 3.903.833/bulan, R/C sebesar 1,211. B/C sebesar 0,21, dan BEP harga sebesar Rp. 33.042 BEP produksi sebesar 2.589 kg.
UJI KUALITITAS FISIK DAN KIMIAWI DEDAK PADI PENGGILINGAN DI KECAMATAN LEWA TIDAHU, KABUPATEN SUMBA TIMUR Anderius Remi Andung; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 1 No 2 (2022): Edisi Mei-Agustus 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.646 KB) | DOI: 10.58300/jps.v1i2.270

Abstract

Kualitas kandungan nutrisi di Kabupaten Sumba Timur masih sangat diragukan, karena dapat ditemukan adanya penggilingan yang mengeluarkan sekan diluar dan penggilingan yang tidak mengeluarkan sekam diluar. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur dengan bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan kimiawi dedak padi di setiap penggilian. Dengan menggunakan motode sensus untuk semua penggilingan yang berada di Kecamatan Lewa Tidahu Kabupaten Sumba Timur dengan sebanyak 12 sampel dedak yang di ambil disetiap penggilingan untuk diuji kualitas fisik dan kimiawi. Uji kualitas fisik dilakukan masing masing satu kali untuk setiap sampel, kemudian sifat fisik yang diamati ialah kerapatan tumpukan dan kerapatan pemadatan tumpukan sedangkan uji kualitas kimiawi yang diamati ialah protein kasar dan serat kesar. Dari hasil penelitan ini menunjukan bahwa dedak padi disetiap penggilingan di kecamatan Lewa Tidahu memiliki kualitasnya yang baik dan tidak adanya perbedaan yang nyata antara penggilingan yang mengeluarkan sekan diluar maupun penggilingan yang tidak mengeluarkan sekam diluar dengan rata rata kerapatan tumpukan 379,84 (kg/m3) dan kerapatan pemedatan tumpukan 533,98, (kg/m3) dan kandungan protein kasar rata rata 11,110 %, serat kasar 15,509 %,dan kandungan nutrisinya sesuai standar SNI 3178:2013.
UJI KUALITAS FISIK DAN KIMIAWI DEDAK PADI PENGGILINGAN KECAMATAN RINDI KABUPATEN SUMBA TIMUR Stevani Rambu Ledy; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 1 No 3 (2022): Edisi September-Desember 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.04 KB) | DOI: 10.58300/jps.v1i3.417

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji kualitas fisik dan kimiawi dedak padi penggilingan, sebanyak 18 pemilik usaha penggilingan padi yang responden. Metode penelitian yang di gunakan yaitu metode secara sensus untuk semua penggilingan yang ada di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur sebanyak 18 penggilingan. Uji kualitas fisik yang dilakukan uji kerapatan tumpukan dedak padi yang mengeluarkan sekam dan tidak mengeluarkan sekam, uji kimiawi yang diamati yaitu uji proksimat. Analisis data menggunakan uji T untuk kualitas fisik, sedangkan pengujian kualitas uji kimiawi menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian dedak padi disetiap penggilingan Kecamatan Rindi memiliki rata – rata kerapatan tumpukan dan nilai kerapatan pemadatan tumpukan dedak padi pada T1 memiliki nilai tidak berbeda dibandingkan dengan dedak padi yang tidak mengeluarkan sekam (T2). Demikian juga pada uji kimiawi dedak padi yang hanya sedikit menunjukkan adanya kualitas yang lebih baik pada T1 dibandingkan T2. Nilai kualitas kimiawi dedak di Kecamatan Rindi memiliki rata-rata BK 86. 225%, PK 14.128%, dan SK 11.07%. disimpulkan bahwa kualitas dedak padi di Kecamatan Rindi tergolong bagus sesuai Standar Mutu SNI Dedak Padi Kelas I.
Diseminasi Hijauan Pakan Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv.Mott) Sebagai Rumput Unggul Kepada Peternak di Desa Kareka Nduku Selatan Kabupaten Sumba Barat I Made Adi Sudarma; Denisius Umbu Pati
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i2.401

Abstract

Rumput odot (Pennisetum purpureum Cv.Mott) merupakan salah satu jenis rumput unggul yang memiliki produktivitas dan zat gizi yang tinggi serta memiliki nilai kesukaan yang baik untuk ternak. Tujuan pembagian dan penanaman stek rumput odot di Desa Kareka Nduku Selatan adalah untuk mengembangkan jenis hijauan ternak dan menyediakan pakan yang cukup bagi ternak ruminansia. Metode pelaksanaan kegiatan PKM meliputi persiapan mitra, sosialisasi tentang manfaat rumput odot, distribusi dan penyimpanan stek rumput odot, pemantauan dan evaluasi serta perencanaan untuk keberlanjutannya. Hasil pembagian dan penyediaan rumput odot di Desa Kareka Nduku Selatan berjalan dengan baik dan seluruh masyarakat mendapatkan potongan rumput odot dengan total 2500 stek untuk 160 KK. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa stek rumput odot yang dibagikan kepada seluruh petani di Desa Kareka Nduku Selatan tumbuh dengan baik dan dapat digunakan sebagai pakan ternak mulai umur 2 bulan setelah penanaman. Odot grass (Pennisetum purpureum Cv.Mott) is one of the superior types of grass which has high productivity and nutrients and has good palability for livestock. The purpose of dividing and protecting odot grass cuttings in Kareka Nduku Selatan Village is to develop a type of forage for livestock and provide sufficient feed for ruminants. Methods for implementing PKM activities include partner preparation, outreach about the advantages of odot grass, distribution and protection of odot grass cuttings, monitoring and evaluation as well as planning for its sustainability. The results of the distribution and storage of odot grass in Kareka Nduku Selatan Village went well and all the people received cuttings of odot grass with a total of 2500 cuttings for 160 households. Evaluation of the activity showed that the odot grass cuttings which were distributed to all farmers in Kareka Nduku Selatan Village grew well and could be used as animal feed starting at the age of 2 months after detention.
PEMBERIAN PUPUK BOKASHI SLUDGE BIOGAS DAUN LAMTORO PADA PERTUMBUHAN AWAL LAMTORO TARRAMBA DENGAN LEVEL YANG BERBEDA I Made Adi Sudarma
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2023): AGRISAINTIFIKA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i1.2496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian pupuk bokashi sludge biogas daun lamtoro pada pertumbuhan awal lamtoro Tarramba dengan level yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan. perlakuan yang diuji adalah tanpa pemberian pupuk/polybag (P0), pemberian pupuk 200 gram/polybag (P1), pemberian pupuk 400 gram/polybag (P2), pemberian pupuk 600 gram/polybag (P3), dan pemberian pupuk 800 gram/polybag (P4). Variabel yang diukur dalam penelitian ini ialah tinggi tanaman, jumlah daun majemuk (helai), diameter batang, dan tangkai daun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata (P<0,05) pada pertumbuhan awal tanaman lamtoro kecuali pada variabel jumlah daun majemuk. Pertumbuhan tanaman lamtoro Tarramba dengan pemberian pupuk bokashi sludge biogas daun lamtoro pada perlakuan level terbaik P4(800) gram/polybag pada minggu ke 10 dimana ditemukan tinggi tanaman sebesar 91,00 cm, diameter batang 5,76 cm, tangkai daun 37,00 tangkai. Disimpulkan bahwa pemberian pupuk sludge biogas daun lamtoro terhadap tanaman lamtoro Tarramba mampu meningkatkan potensi pertumbuhan vegetative tanaman.
Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Sludge Biogas Dan Daun Chromolaena Odarata Dengan Level Berbeda (0, 200, 400, 600 Dan 800 Gram / Polybag) Pada Tanaman Lamtoro Taramba Di Kabupaten Sumba Timur Edeltrudis Milo Watu; I Made Adi Sudarma; Reni Ratni Dapawole
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 2 No 1 (2023): Edisi Januari-April 2023
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v2i1.456

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi sludge biogas daun Chromolena odorata dengan level yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman lamtoro tarramba. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur yang berlangsung selama 6 bulan di mulai dari bulan Desember sampai Mei 2022. Adapun rancangan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, P0 = tanpa pupuk bokashi (kontrol), P1 = pupuk bokashi (200) gram/polybag, P2 = pupuk bokashi (400) gram/polybag, P3 = pupuk bokashi (600) gram/ polybag, P4 = pupuk bokashi (800) gram/polybag. Parameter yang diteliti dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman lamtoro, diameter batang tanaman lamtoro, jumlah tangkai daun dan jumlah helai daun. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perlakuan P1 (level pupuk 200 gram/polybag) sudah cukup baik untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan awal tanaman lamtoro.
Performance Pertumbuhan Tanaman Lamtoro Tarramba (Leucaena Leucocephala Cv. Tarramba) Yang Diberikan Pupuk Sludge Biogas Daun Chromolaena Odorata Dengan Level Yang Berbeda (0, 250, 500, 750, Dan 1000 Gram/Polybag) Nggau Mila Meha; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 2 No 1 (2023): Edisi Januari-April 2023
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v2i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi sludge biogas daun chromolaena odorata terhadap pertumbuhan awal tanaman lamtoro tarramba (Leucaena Leucaphala cv Tarramba). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan anakan lamtoro tarramba. Adapun perlakuan yang diberikan yaitu P0= tanpa pupuk bokashi (control), P1= pupuk bokashi (250) gram/polybag, P2= pupuk bokashi (500) gram/polybag, P3= pupuk bokashi (750) gram/polybag, dan P4= pupuk bokashi (1000) gram/polybag. Variabel yang diteliti meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah tangkai daun dan jumlah helai daun tanaman lamtoro tarramba. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk bokashi sludge bioges daun crhomolaena odorata dengan level berbeda berpengaruh nyata pada pertumbuhan awal lamtoro tarramba yaitu pada tinggi dan diameter tanaman lamtoro tarramba terutama pada perlakuan P2 (500 gram/polybag) minggu ke 6 dengan tinggi 37.66 cm dan dimeter batang 4.53 cm. Sedangkan jumlah helai daun yang paling banyak pada perlakuan P3 (750) gram yaitu 245.33 helai daun. Dalam hal ini pemberian pupuk bokashi sludge biogas daun chromolaena odorata dengan level 500 gram sudah cukup untuk pertumbuhan awal tanaman lamtoro tarramba.
Uji Kualitas Fisik Dan Kimiawi Dedak Padi Penggilingan Di Kecamatan Umbu Ratu Nggai Kabupaten Sumba Tengah Aldoin Clinton Urland; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 2 No 1 (2023): Edisi Januari-April 2023
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v2i1.454

Abstract

Dedak padi merupakan salah satu bahan sampingan yang dihasilkan dari proses penggilingan padi menjadi beras yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan baku pakan ternak karena mengandung kadar nutrisi dan energi yang cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik dan kimiawi dedak padi penggilingan. Penelitian di laksanakan di Laboratorium MIPA Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba untuk uji kualitas fisik, dan Laboratorium Kimia Pakan Undana Kupang untuk analisis uji kimiawi. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan uji perbandingan dengan 2 perlakuan dan 6 ulangan. Adapun perlakuan yang di berikan: T1 dedak padi pengilingan yang mengeluarkan sekam dan T2 dedak padi pengilingan yang tidak mengeluarkan sekam. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan April – Juni 2022. Pengambilan sampel dedak padi masing-masing sebanyak 2 kg. Uji kualitas fisik kerapatan tumpukan dedak padi yang mengeluarkan sekam (T1) dan tidak mengeluarkan sekam (T2) tidak berbeda nyata dengan rataan nilai kerapatan 352,50 kg/m3 sedangkan kerapatan pemadatan tumpukan terdapat perbedaan nyata (P<0,05) pada T1 lebih tinggi 499,17 ( kg/m3) dibandingkan T2 445,00 ( kg/m3). Rata-rata kualitas kimiawi dedak padi tidak jauh berbeda yakni PK 9,9%-11,21% dan SK 15,15%-18,23%. Disimpulkan bahwa dedak padi di Kecamatan Umbu Ratu Nggay memiliki kualitas dedak padi yang baik.
Uji Kualitas Fisik Dan Kimiawi Dedak Padi Penggilingan Di Kecamatan Pinu Pahar, Kabupaten Sumba Timur Agrianto Meharangga; I Made Adi Sudarma
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol 2 No 1 (2023): Edisi Januari-April 2023
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v2i1.463

Abstract

Dedak padi merupakan bahan pakan yang potensi dan sudah banyak digunakan sebagai bahan pakan ternak. Penelitian ini dilakukan di kecamatan pinupahar kabupaten sumba timur dengan tujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan kimiawi dedak padi pada penggilingan yang mengeluarkan sekam dan tidak mengeluarkan sekam. Pada penelitian ini di teliti kerapatan tumpukan dan kerapatan pemadatan tumpukan terhadap kualitas fisik dan kimiawi dedak padi, data yang diperoleh pada kualitas fisik dedak padi diteliti di laboratorium MIPA terpadu Universitas Kristen wira wacana sumba sedangkan data kualtas kimiawi dedak padi di teliti pada laboratorium kimia pakan undana kupang. Uji kualitas fisik yang dilakukan berupa uji kerapatan tumpukan dan kerapatan pemadatan tumpukan sedangkan uji kualitas kimiawi yang diamati ialah uji proksimat. Analisis data menggunakan uji T untuk pengujian kualitas fisik sedangkan pada pengujian kualitas kimiawi menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian pada penggilingan padi yang mengeluarkan sekam maupun yang tidak mengeluarkan sekam di kecamatan pinupahar memiliki hasil yang baik, dengan rata- rata kerapatan tumpukan 369,06 (kg/m3 ) sedangkan kerapatan pemadatan tumpukan memiliki rata-rata 480,1 (kg/m3 ) kualitas fisik dedak padi sedangkan kualitas kimiawi dedak padi memiliki rata-rata BK (90,215%), PK (13,56%) dan SK ( 12,73%).
Co-Authors A. Kaka Abdullah, Muhammad Al- Ihsan Adrianus U. Sugi Agrianto Meharangga Agus Jawa Hamalinda Alberth Nugrahadi Ndun Aldoin Clinton Urland Aloysius Marawali Anderius Remi Andung Andronikus Kahumbu Nggiku Arfandi K. Loyang Aris Umbu Hina Pari Arwati Ata Linda Asmisari Danga Kori Avid, Frita F. A. Babang, Ruth Noti Banju, Gerson N. H. Bertho Nduka Ndapalewa Boku, Melvianus T. Bulu, Lewi Cristensen, Jeri Daniel Dandi Weo Kana Dendris U. Jaya Deniastro Bobo Denisius U. Pati Denisius Umbu Pati Desy Asnath Sitaniapessy Diana A. Djoh Djoh, Diana A Djoh, Diana A. Edeltrudis Milo Watu Edirius Luta Dapakamang Elvis Pati Ranja Firda J. Katehu Frita F. A. Avid Gerson N. H. Banju Gian D. D, Putra H Jawa, Arni Hambakodu, Marselinus Hami, Evan Haru Hamu, Melania Loda Ana Henderiana Belli Hendrik Adu Nara Herdian Katanga Langga I. P. Sirappa Iven Patu Sirappa Iven Patu Sirappa Jaya, Dendris U. Jemis Jaiwu Langu Junesius Opang Maramba Njara Kanjangar, Setiyawan Reku Kareri, Ondri R. Katehu, Firda J. Katrina L. Mbaya Killa, Yonce Melyanus Krispinus Jayance Taso Tawa Kupang, Yuningsih Mura Lambu Emu Lendimbani, Kanserinus Limu, Aldy May Loyang, Arfandi K. Lukas Lowu Dawa Malo, Soningsih Maramba, Marsel U. L. A. Marten U. Nganji Marten Umbu Nganji Marten Umbu Nganji Matias Peli Kadu Amah Maulana Bahasuan Mbaya, Katrina L. Melvianus T. Boku Melvin Ndena Mbani Mercy R. Tawunga Mila, Jintonius Rihi Muhammad Safuad Muku, Hardi Angga Umbu Nanchy Rambu Leki Ndapalewa, Bertho Nduka Nganji, Marten U Nganji, Marten U. Nganji, Marten Umbu Nggau Mila Meha Nggeding, Srilus L. Ngguna, Konda Ningsihyani Kuku Yowa Ondri R. Kareri Ospensius K. Taranau Ospensius K. Taranau Pari, Aris U. H. Pari, Aris Umbu Hina Pati, Denisius U. Putra, Gian D. D, R Hana, Tria R. R. Depawole Rambu Luba Kata Respati Nugrohowardhani Ramu, Meriyana Ata Reni Ratni Dapawole Riven Afrianto Manafe Simon Edison Mulik Sitaniapessy, Desi Asnat Stevani Rambu Ledy Sugi, Adrianus U. Sulkarnain Sulkarnain Suryanta U. Radandima Taranau, Ospensius K. Tawunga, Mercy R. Uli, Reynaldy D.P. Umbu Aron Praimajangi Wilmientje Marlene Mesang Nalley Windi, Rano K.K. Yizrael Kamara Praing Yohanis Frans Ratu Pada Yohanis Nara Yonce Melianus Killa Yuningsih Mura Kupang Yustina Tonda Bitu