Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE EFFECT OF TEACHING CRITICAL THINKING SKILL THROUGH PROBLEM SOLVING TECHNIQUE TOWARD STUDENTS’ WRITING SKILL IN STKIP ADZKIA PADANG Rona Rossa
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 2 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.716 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i2.7232

Abstract

Abstract : The Effect Of Teaching Critical Thinking Skill Through Problem Solving Technique Toward Students’ Writing Skill In Stkip Adzkia Padang. This research was aimed to find out the effect of teaching Critical Thinking Skill through Problem Solving technique toward students’ writing skill of Analytical Exposition text in STKIP Adzkia Padang. This research was a quasi-experimental research. It was conducted at STKIP Adzkia Padang. The population of this research was the students at fifth semester of PGSD which consisted of three classes in academic year 2014/2015 who was totally ninety two students. The instrument that was used for this research was writing. T-test analysis was used in analyzing the data. The result of this research revealed that: the students who were taught by Critical thinking Skill through Problem Solving Technique were better than students who were taught by brainstorming technique toward students’ writing skill. Based on findings, it was be concluded that Critical Thinking skill through Problem Solving technique gave significant effect on students’ writing skill.  Keywords : Critical Thinking Skill through Problem Solving Technique,                    Writing Skill
Perbedaan Individu: Inteligensi, Bakat, Gaya Belajar serta Implikasinya dalam Pembelajaran Zuleni, Elva; Rossa, Rona
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2024): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56248/educativo.v3i1.256

Abstract

Artikel ini mengkaji pentingnya mengakomodasi perbedaan individu dalam pendidikan, mencakup intelegensi, bakat, dan gaya belajar. Setiap individu memiliki potensi dasar yang perlu dikembangkan melalui metode pengajaran yang sesuai. Intelegensi melibatkan kemampuan berpikir rasional dan adaptasi lingkungan, sementara bakat adalah kemampuan potensial yang memerlukan pengembangan. Gaya belajar terdiri dari visual, auditorial, dan kinestetik. Pentingnya kebijakan pendidikan yang fleksibel dan inklusif ditekankan untuk memastikan setiap peserta didik berkembang sesuai potensinya, memberikan pendidikan yang adil dan efektif. Intelegensi, bakat, dan gaya belajar adalah aspek penting yang harus diperhatikan oleh pendidik dan pembuat kebijakan. Dengan memperhatikan perbedaan ini, kita dapat memastikan bahwa setiap individu mendapatkan kesempatan yang adil untuk berkembang sesuai dengan potensinya, mencapai kesuksesan akademik, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Kreativitas Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Marfilinda, Riri; Nissa, Aprilia; Tulljanah, Rahmia; Rossa, Rona; Zuleni, Elva; Helmi, Wahyuni Mulia; Al-Mawla, Muthanna Abdel-Wahab Juma
Journal of Education Research Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i1.2247

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pembelajaran yang kurang menggali pemikiran siswa, rendahnya tingkat kreativitas belajar peserta didik, proses pembelajaran yang masih dominan menggunakan metode ceramah, serta kurangnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap kreativitas belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS Sekolah Dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada eksplorasi mendalam mengenai bagaimana model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan kreativitas belajar peserta didik secara signifikan melalui pendekatan partisipatif dan eksploratif. Metode penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan metode Quasi Eksperimen Design. Sampel penelitian 55 peserta didik yang diambil menggunakan teknik probability sampling. Instrumen penelitian menggunakan modul pembelajaran dan angket berpikir kreatif. Analisis data dilakukan menggunakan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan model pembelajaran inkuiri terhadap kreativitas belajar peserta didik. Penerapan model pembelajaran inkuiri mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi dan mengeksplorasi pengetahuan mereka, sehingga mendukung pengembangan ide-ide kreatif. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa model pembelajaran inkuiri dapat menjadi alternatif yang efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran IPAS, khususnya dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa. Temuan ini memberikan rekomendasi kepada pembuat kebijakan pendidikan dan pihak sekolah untuk memprioritaskan penerapan model inkuiri sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih bermakna.
PENERAPAN MODEL STUDENT CENTERED LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR (SEBUAH KAJIAN LITERATUR) Wina Apriana; Trinda Farhan Satria; Rona Rossa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.21396

Abstract

The background of the research is the low cognitive learning outcomes of students in elementary school in social studies learning caused by teachers who still dominantly use conventional models. Therefore, this research was conducted in order to provide additional references regarding teaching that is more Student Centered Leaning (SCL) to teachers by comparing and describing the effect of the application of the model. The research used a qualitative approach with a library method or literature study of research journals indexed by SINTA 1-4 in the last 5 years (2019-2023). Data were collected through Google Scholar and DOAJ and then analyzed using stages according to Miles & Huberman. The results of the research when the comparison was carried out showed that this model was dominantly used in 2022 on the island of Java with the object of grade 5 elementary school. The dominant method used is PTK which aims to improve learning outcomes. The effect is to improve academic learning outcomes and results at the LOTS and HOTS levels according to Bloom's Revised Taxonomy. The LOTS level affects the competence of knowledge, understanding and mastery of concepts, then at the HOTS level affects the ability to solve problems, think critically and creatively of students. Based on this description, it can be concluded that the SCL model is effective to be applied to social studies learning in elementary school.