Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENYULUHAN MANFAAT BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DI BIDANG KESEHATAN Rosa, Yunilda; Wulandari Eka Putri; Suryasin; Sigit Cahyo H; Nur Ihsan Kamilah
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.497

Abstract

Kopi merupakan minuman segar, disajikan dalam bentuk minuman panas, hangat dan aroma kopi memiliki kekhasan. Aroma kopi tercipta oleh adanya senyawa volatil yang dikandung di dalamnya. Jenis kopi yang banyak dibudidayakan di Indonesia yaitu biji kopi robusta. Biji kopi kaya akan senyawa aktif yang telah terbukti memiliki efek farmakologi diantaranya sebagai imunomodulator, antivirus, anti jamur, anti oksidan, anti inflamasi dan anti bakteri. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengaplikasian hasil penelitian untuk peningkatan pengetahuan masyarakat tentang manfaat biji kopi di bidang kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2024 di Kelurahan Pulokerto Gandus Kota Palembang dengan jumlah peserta 35 orang. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan tingkat pengetahuan tentang manfaat biji kopi (Coffea canephora) sebelum dan setelah diberi penyuluhan . Persentase tingkat pengetahuan katagori baik sebelum penyuluhan berjumlah 18 orang (51.5%) dan setelah penyuluhan menjadi 30 orang (85.7%). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah dapat mengaplikasikan bahwa biji kopi selain bisa digunakan untuk minuman, juga bermanfaat dalam bidang kesehatan (antiinflamasi, antivirus, antijamur, antibakteri, anti oksidan dan imunomodulator). Kata Kunci: Penyuluhan, Biji kopi robusta, Antibakteri, Kesehatan.
UJI EFEKTIFITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH JERUK MANIS (Citrus sinensis L) TERHADAP Staphylococcus epidermidis Yunilda Rosa; Sigit Cahyo H; Khairunnisa; Alinda Tania; Nur Ihsan Kamilah
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i2.383

Abstract

Indonesia memiliki beragam jenis dan macam tumbuhan yang tesebar di berbagai daerah. Salah satunya adalah tanaman jeruk manis yang digunakan sebagai pengobatan akibat infeksi bakteri Staphylococcus epidermidis. Jeruk manis diketahui memiliki beberapa kandungan, diantaranya senyawa fenolik dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 20%, 30%, 50% dan 80%, kontrol positif menggunakan Clindamycin dan kontrol negatif menggunakan DMSO. Hasil penelitian yang telah dilakukan, ekstrak daging buah jeruk manis memiliki efektivitas terhadap Staphylococcus epidermidis dimana pada konsentrasi 20% dan 30% memiliki kategori zona hambat “kuat” sedangkan pada konsentrasi 50% dan 80% memiliki kategori zona hambat “sangat kuat”. Analisis data menggunakan uji One Way Anova dan dilanjutkan dengan menggunakan uji Post-Hoc LSD. Hasil uji One Way Anova menunjukkan ekstrak daging buah jeruk manis memiliki efektivitas antibakteri (sig. = 0.000). Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ekstrak daging buah jeruk manis memiliki efektivitas sebagai antibakteri.
EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli ATCC 25922 Yunilda Rosa; Mayaranti Wilsya; Elza Sushanty
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i1.418

Abstract

Tumbuhan jambu bol merupakan tumbuhan yang berkhasiat untuk mengobati inflamasi, sariawan, batuk, mual, sakit perut, gatal, diare disertai demam, disentri, diabetes, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian ekstrak daun jambu bol terhadap aktivitas bakteri Escherichia coli ATCC 25922 yang biasanya digunakan sebagai obat tradisional karena kandungan senyawa metabolit sekunder yang ada didalamnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan senyawa yang ada didalam daun jambu bol adalah alkaloid, flavanoid, saponin, tanin, dan fenol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan metode difusi kertas cakram. Hasil penelitian yang didapat menunjukan bahwa daun jambu bol (Syzygium malaccense L.) memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 25922, zona hambat mulai terbentuk pada konsentrasi 25% dengan rata-rata 12,5mm, 50% dengan rata-rata 15,1mm, dan 75% dengan rata-rata 22,8mm. Hasil analisis data menggunakan uji statistik One Way Anova menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari ekstrak daun jambu bol terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ekstrak daun jambu bol (Syzygium malaccense L.) memiliki aktivitas terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli ATCC 25922
STUDI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, DAN AIR DAUN SENGGUGU (Clerodendrum serratum) Khairunnisa; Yunilda Rosa; Mia Hafiza
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i2.451

Abstract

Peningkatan polusi lingkungan menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas dalam tubuh manusia. Senyawa antioksidan alami dapat dihasilkan sendiri oleh tubuh, namun tidak cukup untuk mengikat radikal bebas secara efektif, maka di butuhkan sumber antioksidan yang lainnya. Daun dari tanaman senggugu (Clerodendrum serratum) adalah salah satu tanaman obat tradisional yang dapat bertindak sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antioksidan dari fraksi n- heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air daun senggugu (Clerodendrum serratum) terhadap vitamin C dengan metode DPPH. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan melakukan uji efektivitas antioksidan yang terdapat pada fraksi n-heksan, etil asetat dan air daun senggugu (Clerodendrum serratum) terhadap redaman radikal bebas DPPH menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kandungan metabolit sekunder yang terkandung pada ekstrak, fraksi n-heksan, etil asetat, dan air berdasarkan kepolaran masing-masing senyawa, serta terdapat perbedaan nilai IC50 dari masing-masing sampel uji yaitu ekstrak kental 47,00 ppm, fraksi n-heksan 258,20 ppm, fraksi etil asetat 20,5 ppm, dan fraksi air 88,6 ppm dengan efektivitas Vitamin C yang memiliki nilai IC50 8,67 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat merupakan fraksi dengan aktivitas antioksidan paling tinggi dan memilki efektivitas hampir setara dengan vitamin C, sedangkan ekstrak, fraksi n-heksan, dan fraksi air memilki perbedaan yang signifikan (p>0,05) terhadap efektivitas antioksidan vitamin C.
EDUKASI PENGGUNAAN DAN PENYIMPANAN INSULIN DI KECAMATAN GANDUS KOTA PALEMBANG Alinda Tania; Nur Ihsan Kamilah; Yunilda Rosa; Mayaranti Wilsya
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.373

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Salah satu terapi mengatasi diabetes adalah penggunaan insulin pen. Insulin harus digunakan dengan benar agar dapat menghasilkan efek terapi yang optimal. Meski demikian, banyak pasien masih takut menggunakan insulin pen karena kurangnya pemahaman mengenai penggunaan insulin. Melalui penyuluhan ini, diharapkan dapat bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan dan penyimpanan insulin secara tepat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode paparan dan penyuluhan langsung, mengenai prosedur penggunaan dan penyimpanan insulin. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan praktik atau pelatihan secara langsung mengenai penggunaan dan penyimpanan insulin. Selama kegiatan penyuluhan, masyarakat mendapatkan informasi mengenai diabetes secara umum dan cara penggunaan insulin pen yang baik secara khusus. Pada sesi diskusi dengan narasumber, masyarakat antusias terhadap materi yang diberikan, terlihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat menerapkan penggunaan insulin pen dengan tepat secara mandiri, baik untuk diri sendiri maupun keluarga sekitar.
EDUKASI PENGGUNAAN SUNSCREEN PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN 9 ILIR Khairunnisa; Wulandari Eka Putri; Yunilda Rosa; Mayaranti Wilsya; Sigit Cahyo Hardiansyah; febby ola yolandari; Suryasin
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.523

Abstract

Di Indonesia, kanker kulit merupakan salah satu keganasan dengan prevalensi yang terus meningkat, dimana paparan radiasi ultraviolet diperkirakan terkait dengan 80%-90% kasus kanker kulit. Penggunaan tabir surya terbukti efektif mengurangi kejadian kanker kulit melanoma dan non-melanoma, seperti ditunjukkan dalam uji coba terkontrol acak di Australia yang menemukan penurunan 40% insiden karsinoma sel skuamosa pada pengguna tabir surya harian. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan tabir surya yang aman masih rendah. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Jl. Veteran Lrg. RRI Pertama No. 432 Palembang dengan 26 peserta melalui paparan materi dan evaluasi tanya jawab. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan tabir surya dari 16% (pretest) menjadi 80% (posttest), menandakan efektivitas program edukasi dalam meningkatkan kesadaran pencegahan kanker kulit.
ANALISIS PERENCANAAN PENGADAAN OBAT DENGAN METODE KOMBINASI ABC-VEN DI GUDANG FARMASI PUSKESMAS X KABUPATEN BANYUASIN PERIODE 2022 Mayaranti Wilsya; Achmad Wahyudi; Sunitha Mardha Lingga; Yunilda Rosa; Khairunnisa; Sigit Cahyo Hardiansyah; Enny Octaviana
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 2 JULI TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drug procurement planning significantly impacts the quality of pharmaceutical services in Public Health Centres (PHC). Therefore, it's crucial to ensure proper planning to avoid stockpiling of unnecessary drugs and shortages of vital medications, which can ultimately decrease the quality of care. This study investigates the use of the ABC-VEN analysis method to optimize drug procurement planning within budget constraints at PHC X. Employing a descriptive, non-experimental design with retrospective data, the study analyzed drug demand data from January to December 2022. Primary data was collected through in-depth interviews with informants regarding the drug procurement planning process. The ABC-VEN analysis conducted for the period January-December 2022 categorized the drugs as follows: DAK drugs - 22 items (Priority), 87 items (Main), and 8 items (Additional); DPR drugs - 7 items (Main) and 2 items (Additional); JKN drugs - 10 items (Main) and 1 item (Additional). Based on the ABC-VEN analysis of drug procurement planning at PHC X for the January-December 2022 period, a total of 137 drug items were planned by the pharmacy warehouse. These were categorized as: 22 items in Group P (Priority), 104 items in Group U (Main), and 11 items in Group T (Additional).
The Diversity of Butterflies (Lepidoptera): A case Study of Changes in Butterfly Habitat due to Swamp Land Conversion (SLC) in Palembang Indonesia Riyanto Riyanto; Rahmi Susanti; M. Aidil Fatha; Yunilda Rosa
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.8666

Abstract

This study a specific case: whether alterations in butterfly habitats resulting from Swamp Land Conversion (SLC) impact the diversity, species count, and abundance of butterflies, which act as pollinating insects, within Palembang city. This study employs observational methods with a roaming technique, conducted five times at each research location. The research sites were determined using purposive sampling. The findings reveal a total of 230 individual butterflies from 19 species, distributed among five families: Hesperiidae, Lycaenidae, Nymphalidae, Papilionidae, and Pieridae. The highest butterfly diversity index value is recorded at the Alang-Alang Lebar SLC location, whereas the lowest butterfly diversity index value is observed at the swamp land (SL) location. The most recent findings from this study is SLC lead to an increase in the diversity index, species count, and individual butterfly numbers of the Lepidoptera order, particularly in Alang-Alang Lebar SLC and Jakabaring SLC, as compared to SL location on Sungai Ijuk SL. The results suggest that SLC can contribute to the conservation of butterfly species belonging to the Nymphalidae, Papilionidae, Hesperiidae, and Lycaenidae families except the Pieridae family