Claim Missing Document
Check
Articles

Penıngkatan Kognitif Bahasa Inggris Sıswa Dengan Pemanfaatan Media Interaktif Berbasis Metode Pembelajaran CAFE (Content, Activities, Facilitating, Evaluation) Menggunakan Permainan Petualangan Mutohari Mutohari; Suherman Suherman; Isti Rusdiyani
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202172.190

Abstract

This research aims to proving students' Cognitive English enhancement using interactive multimedia with the utilization of interactive multimedia. This research is carried on the student of 7th class from SMPN 14 Kota Serang. The steps in this multimedia refers to the stages of CAFE learning method. The multimedia development is done through the stages of Research and Development (R&D) method: information gathering, planning, product development, Implementation and assessment. The average score obtained by students at the time of the pretest was 40.41 and the average score obtained by the students at the time of the posttest was 82.34. Based on these results, the average difference between the pretest and posttest values expressed in the gain (G) value is 0.709 with a very good category.
Membangun Nilai-Nilai Etika Melalui Budaya Lokal Banten Sebagai Upaya Pencegahan Kasus Tindak Pidana Korupsi di Provinsi Banten Usmaedi Usmaedi; Ade Eka Anggraini; Suherman Suherman; Eka Nurul Mualimah; Elih Solihatulmilah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 2 (2021): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i2.1069

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimaana nilai-nilai etika melalui budaya lokal banten dapat pencegah tindak pidana korupsi di Banten. Korupsi harus dipandang sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang oleh karena itu memerlukan upaya luar biasa pula untuk memberantasnya. Kasus korupsi di Banten sangatlah menghawatirkan karena yang melakukan korupsi adalah kepala daerah (Gubernur, Bupati dan para pejabat dilingkungan Provinsi Banten). Provinsi Banten berdiri tahun 2000 setelah melepaskan diri dari Provinsi Jawa Barat, sebagai provinsi yang baru pembangunan di seluruh wilayah Banten harus bekerja keras karena yang sudah maju sebagai sebuah Kota adalah Kota Tangerang yang berdekatan dengan daerah DKI Jakarta. Kabupaten yang memerlukan perhatian khusus adalah Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui kajian literatur dilakukan dengan studi dokumen. Kajian literatur adalah analisis, evaluasi kritis dan sintesis pengetahuan yang relevan dengan masalah yang ingin disampaikan. Masyarakat Banten yang terkenal dengan nilai relegiusitasnya, dan mempunyai sifat kejawaraan atau kebantenan di dalam menjalankan pemerintahan dengan sistem dinasti artinya pemerintahan yang dijalankan akan dilanjutkan oleh anak, cucu, menantu dari seorang Bupati. Banten yang memiliki sumberdaya alam yang sangat melimpah sangat disayangkan jika prilaku para pejabat banyak yang melakukan tindak pidana korupsi, sehingga potensi sebagai Provinsi Banten yang merupakan pintu gerbang ke pulau Jawa tidak dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Banten. Penanaman nilai-nilai ini kepada masyarakat Banten dilakukan dengan berbagai cara yang disesuaikan dengan kebutuhan. Pendidikan anti- korupsi bagi masyarakat Banten dapat diberikan dalam berbagai bentuk, antara lain kegiatan sosialisasi, seminar, kampanye atau bentuk-bentuk kegiatan ekstra kurikuler lainnya. Upaya perbaikan sistem antara lain dapat dilakukan dengan memperbaiki peraturan perundang-undangan yang berlaku, memperbaiki tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, menciptakan lingkungan kerja yang anti-korupsi, menerapkan prinsip-prinsip clean and good governance, pemanfaatan teknologi untuk transparansi dan lain-lain.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PANAS DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Suherman Suherman; Anggi Rahmani; Alpiani Alpiani
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan media ini dilakukan karena semakin majunya era digital pada masa sekarang. Agar Pendidikan tak lepas dengan perkembangan zaman, dibuatlah media berbasis video animasi ini. Berdasarkan hasil observasi, siswa kurang memiliki minat belajar pada pelajaran IPA. Padahal minat belajar memiliki pengaruh penting terhadap proses belajar dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan serta kelayakan video animasi untuk pembelajaran di kelas V dan mendeskripsikan minat belajar siswa pada pembelajaran berbasis video animasi pokok bahasan panas dan perpindahannya di kelas V. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan jenis penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari: Analisis, Desain, Development, Implementasi, dan Evaluasi. Subyek penilaian produk untuk kelayakan media pembelajaran terbatas pada 4 ahli yaitu ahli materi, ahli media, ahli bahasa dan ahli pembelajaran IPA. Sasaran uji coba produk Siswa kelas V dengan menggunakan sampel yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi pada materi panas dan perpindahannya di Kelas V memenuhi kriteria sangat baik/valid dengan hasil uji ahli media mencapai tingkat kevalidan 92%, ahli materi 81%, ahli pelajaran 87%, dan ahli bahasa 83%. Skor pretest untuk pengukuran minat belajar siswa mencapai 453 atau 45,3% dan skor posttest mencapai 815 atau 81,5%. Dengan memperoleh hasil penilaian uji N-gain menghasilkan jumlah peningkatan sebesar 0,66, dapat disimpulkan bahwa peningkatan minat belajar siswa menggunakan media pembelajaran berbasis video animasi tergolong dalam kategori sedang.
PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Santi Nurhayati; Suherman Suherman; Anggi Rahmani
Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : STKIP Setiabudhi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berhitung siswa sehingga diperlukan media yang dapat membantu siswa dalam berhitung dan media yang dianggap tepat adalah media puzzle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa melalui penggunaan media puzzle. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan tes hasil belajar pada akhir siklus I dan akhir siklus II serta data hasil observasi dan keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilaksanakan tes, rata-rata pada siklus I adalah 67,35 dengan presentase ketuntasan sebesar 53,57% yaitu 16 siswa dari 28 termasuk dalam kategori tuntas dan 12 siswa dari 28 dalam kategori belum tuntas. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 80,07 dengan presentase ketuntasan sebesar 92,85% yaitu 26 siswa dari 28 termasuk dalam kategori tuntas dan 2 siswa dari 28 termasuk dalam kategori tidak tuntas.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS HEYZINE DI GUGUS MENES Wiwik Pratiwi; Sholeh Hidayat; Suherman Suherman
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i1.2173

Abstract

ABSTRAKKreativitas dan inovasi sangat dinanti oleh pemerintah untuk proses pembelajaran yang menyenangkan. Menghasilkan produk elektronik berupa konten materi ialah harapan yang diinginkan oleh peneliti. Materi ini dijabarkan ke bentuk visual dengan memanfaatkan heyzine. Hadirnya beberapa tools pendukung guna membuat bahan ajar salah satunya adalah heyzine yaitu tools dari canva. Heyzine adalah flipbooks yang penggunaannya berbentuk flip, sehingga pengguna dapat menggunakannya seperti membaca buku cetak biasa. Untuk mendapatkan tujuan ini peneliti menggunakan penelitian Reasearch and Development (R&D) dengan model 4D. Pendefinisian, desain, pengembangan, dan penyebaran adalah empat fase dari model ini. Berdasarkan hasil tahapan yang dilakukan dengan model 4D bisa dikonklusikan, bahan ajar dikembangkan menggunakan heyzine amat mudah dipahami dan menarik bagi guru-guru SD di Gugus Menes.Kata Kunci: heyzine, model 4D, modul proyek, flipbook, kurikulum ABSTRACTCreativity and innovation are highly anticipated by governments for the fun learning process. Research is carried out with the producing a product of material content. The material was developed in a visual format using heyzine. In addition to several contributing applications, one is heyzine, which is canva tools. Heyzine is the flipbooks that use them in the shape of a flip, so users can use them as if they were reading a normal print book. To achieve that goal the researchers used research and development (r&d) research with model 4D. Define, design, development, and disseminate are four phases of this model. Based on the results of the 4D model, the teaching material developed with heyzine was perfectly understandable and interesting to elementary school teachers on the Menes.keywords: heyzine, 4D models, project module, flipbook, curicullum
Analysis of Oil Palm Farmer Households Food Security and Nutrition Based on the Share of Food Expenditures and Energy Consumption Siti Widiati; Tatang Sutisna; Aulia Ikhsan; Suherman Suherman
Journal of Nutrition Science Vol 4, No 1 (2023): May, 2023
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jns.v4i1.7647

Abstract

Compared to farmers who cultivate food and horticultural commodities, oil palm farmers have different business characteristics and incomes. The income of the oil palm farming farmer will affect the food security of the farmer's household family. This study aims to determine the level of food security in the households of smallholder oil palm plantation farmers through a review of the share of food expenditure as well as energy adequacy and minimum energy consumption per capita. The research uses a quantitative descriptive method using structured interview data collection techniques and survey techniques. The respondents were oil palm farmer households who joined oil palm farmer groups in Cipuendeuy Village, Malingping District, Lebak Regency, Banten Province. Quantitative data analysis uses analysis of the Adequacy of Energy Rate (AKE) and Adequacy of Protein (AKP), to analyze the level of household food security. Analysis of the share of food expenditure showed the largest food expenditure of households of oil palm farmers was allocated for grains as much as 31.3%, while the smallest food expenditure was tubers at 1.59%. Based on the share of food expenditure, households of oil palm farmers are in a food secure condition, with 75% of households with a share of food expenditure <60%. The average household energy consumption of oil palm farmers is 1,707.39 kcal per capita/day with a household energy adequacy level of 83.79%. The average protein consumption per capita/day is 80.79 grams with a protein adequacy level of 80.63%. Analysis of the level of food security shows that 41.66% of households are at the level of food secure, 33% are at the level of food insecure, 8.33 are at the level of food vulnerability and 16.66% of households are food insecure.
PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK, DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (SUATU KASUS PADA DAGING GRILL DI CILAMAYA CAFE AND RESTO CILEGON) Sheptinaz Putri Herdiana; Ratna Mega Sari; Suherman Suherman; Andjar Astuti
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 16, No 1 (2023): jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v16i1.20159

Abstract

 This study aims to determine the effect of price, product quality, and service quality on grilled meat consumer satisfaction at Cilamaya Cafe and Resto Cilegon. The number of respondents in this study were 40 respondents, namely grilled meat consumers at Cilamaya Cafe and Resto Cilegon. Sampling using purposive sampling. Data collection techniques through observation, interviews, questionnaires, and literature study. In proving and analysis, the data processing method used in this study uses validity test, reliability test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, multiple linear regression analysis test, and analysis of the coefficient of determination (R2), T test (partial), and F test (simultaneous). The test results using the T test in this study can mean that: price has a positive and significant effect on consumer satisfaction (3,496 > 2,028). Product quality has a positive and significant effect on customer satisfaction (4.752 > 2.028). Service quality has a positive and significant effect on customer satisfaction (2.147 > 2.028). While the results of testing using the F test in this study can say that: price, product quality, and service quality have a positive and significant effect on customer satisfaction (120.193 > 2.86). 
Pengembangan Media GAULL (Game Edukasi Wordwall) pada Materi Bangun Ruang untuk Siswa Sekolah Dasar Agus Wildan; Suherman Suherman; Isti Rusdiyani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2357

Abstract

Disrupsi dalam dunia pendidikan saat ini mendorong para pendidik untuk berinovasi dan menumbuhkan kreativitas yang tinggi untuk menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Permasalahan mendasar yang dihadapi antara lain penggunaan media pembelajaran yang masih konvensional, kurangnya media pembelajaran berbasis permainan yang menyenangkan di sekolah dasar, dan kesulitan siswa dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu: (1) menghasilkan produk atau media pembelajaran GAULL (Game Edukasi Wordwall), dan (2) mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media GAULL dalam pembelajaran geometri. Penelitian ini menggunakan paradigma ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDIT Bina Insani, dan objeknya adalah media pembelajaran GAULL yang dikembangkan. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) produk yang dihasilkan adalah GAULL, sebuah permainan wordwall edukatif berbasis website yang disajikan dalam bentuk link yang dikombinasikan dengan PowerPoint, (2) media pembelajaran GAULL telah memenuhi kriteria kevalidan (validasi ahli materi sebesar 88% dan validasi ahli media sebesar 90%), kepraktisan (memperoleh skor 90%), dan keefektifan (memperoleh skor 0,93). Media pembelajaran GAULL yang dikembangkan telah memenuhi aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan, dan diperuntukkan bagi pendidik untuk menggunakan media ini untuk siswa kelas 5 SDIT Bina Insani pada materi geometri.
Efektivitas Pelatihan Pangkas Rambut Dalam Meningkatkan Kecakapan Hidup Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang Jakarta Timur Dafir Zaky Hafidin; Suherman Suherman; Hiadayatullah Hailla
DEDIKASI PKM Vol. 4 No. 2 (2023): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v4i2.30146

Abstract

Penelitian ini menilai efektivitas pelatihan pangkas rambut bagi pencapaian di LAPAS Kelas 1 Cipinang Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan instrumen kisi-kisi, pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai keefektifan pelatihan, hasil peningkatan kemampuan penyerangan, serta faktor pendukung dan penghambatan pelaksanaan pelatihan. Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pangkas rambut di LAPAS Kelas 1 Cipinang terdiri dari tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan ini berhasil meningkatkan ketahanan hidup dalam tiga aspek, yakni kognitif, afektif, dan psikomotorik. Narapidana yang mengikuti pelatihan ini dapat mengembangkan keterampilan pangkas rambut bahkan membuka jasa pangkas rambut di dalam LAPAS. Pelaksanaan pelatihan didukung oleh tutor/instruktur yang telah bersertifikasi dan berpengalaman di bidang pangkas rambut, yang memudahkan peserta dalam menerima materi pelatihan. Namun, terdapat faktor penghambat seperti sarana dan prasarana yang kurang memadai. Alat-alat dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam pelatihan masih belum cukup memenuhi kebutuhan peserta, sehingga proses praktikum harus dilakukan secara bergantian. penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan pangkas rambut efektif dalam meningkatkan kemampuan hidup pemecahan di LAPAS Kelas 1 Cipinang. Rekomendasi penelitian ini adalah peningkatan fasilitas dan perlengkapan yang memadai guna mendukung pelatihan yang lebih efektif di masa depan.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Kepribadian Instrutur Terhadap Kecakapan Vokasional Peserta Pelatihan Otomotif di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur Raihan Kurnia; Suherman Suherman; Dadan Darmawan
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 4 No. 1: Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v4i1.2429

Abstract

Di era sekarang ini pelatihan otomotif adalah sesuatu yang paling dicari oleh masyarakat karena hal tersebut sudah menjamur di berbagai daerah, mengingat tingginya penggunaan kendaraan bermotor yang secara langsung membutuhkan sumber daya manusia dalam bidang service kendaraan bermotor. Hadirnya pusat pelatihan kerja menjadi jembatan bagi individu yang ingin memiliki keterampilan di bidang otomotif. Dalam pelaksanaannya, peran instruktur sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program pelatihan. Seperti tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis Pengaruh Kompetensi Instruktur Terhadap Kecakapan Vokasional Peserta Pelatihan Otomotif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam peneltian ini adalah 120 orang dengan sampel sebanyak 92 dengan menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tejnik observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut: Terdapat pengrauh yang positif dan signifikan antara kompetensi pedagogik dan kepribadian instruktur terhadap kecakapan vokasional peserta pelatihan otomotif. Hal ini dibuktikan dari taraf signifikansi dari t tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Untuk nilai R dalam kategori kuat, positif dan signifikansi dalam pengaruh kompetensi instruktur terhadap kecakapan vokasional peserta pelatihan otomotif.